/ Male Adult / Hasrat Wanita Desa / Bab 96 Verona Ingin Pergi

공유

Bab 96 Verona Ingin Pergi

작가: Tristar
last update 게시일: 2025-12-30 08:36:47

Kembali ke ke warung Bi Ayu.

Terlihat wanita yang masih memakai seragam sekolah, sedang bergoyang liar di atas tubuh pria. Tentu saja mereka adalah Tesa dan Erfan yang sedang terjerat di dalam hasrat yang membara.

Bi Ayu dan Frisa masih ada di dalam studio, mereka sibuk dengan ponsel mereka masing-masing, tidak memperhatikan permainan Erfan dan Tesa.

"Ahh...kak enak mentok ahh!" ucap Tesa, erangannya semakin liar, mengikuti intensitas goyangan yang dia lakukan.

"Ahh...goyanganmu, ah...sudah
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 412 Selidiki Kembali

    Telepon tersambung. "Halo, Tuan Muda. Sudah lama anda tidak menelepon saya. Ada yang bisa saya bantu?" terdengar suara pria yang terdengar sangat bersemangat. "Tolong gali lebih dalam masalah Viona! Soalnya... ada hal yang gak beres," ucap Erfan dengan suara tegas. Di seberang telepon, tampak hening sejenak. Tak lama kemudian, terdengar kembali suara pria di sana. "Maaf, Tuan Muda, bak beres gimana maksudnya?" tanya pria itu dengan nada serius. "Pokoknya cari tahu saja! Kalau bisa korek informasi dari orang terdekatnya! Bagaimana pun caranya!" tegas Erfan. "Baik, Tuan Muda! Saya lakukan hari ini juga!" balas pria itu, tanpa banyak bertanya lagi. Erfan pun menutup panggilan telepon tersebut. Melihat Erfan yang langsung menelepon bawahannya, diam-diam Alana bergumam di dalam hatinya. "Dia ternyata masih sangat peduli. Vio, kalau kamu tahu, Tuan Muda Erfan masih sangat peduli sama kamu, kamu pasti merasa senang." Erfan meletakkan ponselnya, lalu menatap Alana kembali.

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 411 Kebenaran Tentang Viona

    Erfan menghela nafas dalam-dalam, dia berusaha menenangkan kembali hatinya yang terasa campur aduk itu. "Huh, ternyata Nona teman dia! Pantas saja saya merasa familier," ucap Erfan. Dia berusaha tetap tenang, tidak menunjukkan ekspresi yang salah. Namun, tetap saja, Alana menyadari sesuatu. Dia melihat ada percikan kekecewaan di sorot mata Erfan. Bukan hanya Alana, bahkan Jessy dan Erika pun menyadari itu. Jessy dan Erika secara refleks memegang tangan Erfan. Merasakan sentuhan kedua wanita itu, Erfan merasa lebih tenang. Walau Erfan tidak ingin membahas Viona lebih jauh, namun tiba-tiba dia sangat ingin menanyakan sesuatu tentang Viona kepada Alana. "Gimana kabar dia sekarang?" Itulah yang ingin di tanyakan Erfan. Alana menghela nafas panjang. "Huh... sekarang dia sangat menyedihkan! Sejak keluarga Tuan Muda menyuruh semua perusahaan hiburan memblokirnya, dan semua asetnya di ambil sama keluarga Tuan Muda, dia benar-benar sengsara! Bahkan suaminya pun sama! Gak ada perusa

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 410 Teman Viona

    "Sayang, ada ini Nona Alana, pemilik dealer mobil auto, tempat kamu beli mobil," ucap Erika memperkenalkan. "Oh, silakan duduk!" ucap Erfan, sambil memberi gerakan mempersilakan ke arah sofa. Wanita itu mengangguk sambil tersenyum. Erfan bangkit dari kursi, lalu berjalan ke sofa. Wanita itu buru-buru mengikuti. Jessy mengikuti Erfan, sementara Erika pergi menyiapkan minuman dan camilan. Melihat Jessy yang begitu dekat dengan Erfan, sedangkan tadi Erika memanggil Erfan dengan sebutan sayang, wanita bernama Alana itu secara kasar menebak ~ bahwa semua wanita yang ada di ruangan tersebut adalah wanita Erfan. "Tuan Muda Erfan masih seperti biasa," gumam Alana di dalam hati. Setelah duduk santai di sofa, Erfan mulai berkata. "Nona Alana, ada apa datang jauh-jauh ke mari?" "Saya ke sini hanya untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuan Muda. Soalnya, Tuan Muda sudah membeli banyak mobil mewah di dealer saya,. Saya juga mau minta maaf, karena saat Tuan Muda membeli mobil sa

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 409 Pekerjaan Numpuk

    Erfan melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tak terlalu kencang. Di sepanjang jalan, dia terus bernyanyi dan bersiul, yang menunjukkan bahwa suasa hatinya sangat baik. Beberapa saat kemudian, dia pun sampai di vila. Mendengar ruangan mobil sport masuk ke dalam parkiran vila, para wanita yang ada di dalam vila, langsung beranjak keluar. Setelah mobil terparkir, Erfan turun dari mobil, lalu melangkah ke arah pintu masuk vila. Melihat para wanitanya berjalan cepat keluar dari vila, senyuman cerah perlahan terlukis di bibir Erfan. "Sayang..." sapa Erfan, sambil melangkah lebih cepat. "Sayang... kamu pulang," ucap para wanita itu. Erfan memeluk para wanita itu satu persatu. Bahkan, tanpa sadar ia memeluk Riana ~ yang statusnya bukan wanitanya. Saat wanita itu mendapatkan pelukan, hatinya berdebar seperti genderang perang. Seketika, wajahnya pun memerah. Namun, reaksi Riana itu tak ada yang menyadarinya. "Sayang... beli gak susu buat Serina, Dewi, sama Erlina?" tanya Bu

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 408 Beli Susu Ibu Hamil

    "Siapa lagi yang kamu tiduri? Jangan bilang... kalau kamu meniduri teman-teman Tante juga," tebak Nyonya Yuli. "Hehe, benar sekali! Tante memang pintar!" balas Erfan terus terang. "Kamu... kamu nakal banget, sih.... siapa saja yang kami tiduri?" bentak Nyonya Yuli, sambil mencubit pipi Erfan. "Nyonya Abel, Nyonya Wini, sama Nyonya Retno! Mereka bertiga yang semalam menggodaku. Jadi, aku gak akan biarkan mereka lepas tanpa aku cicipi dulu," balas Erfan dengan nada main-main. "Yang lainnya engga?" tanya Nyonya Yuli. "Enggak! Soalnya... cuma mereka bertiga yang menarik minatku," balas Erfan. "Tapi... apa mereka bertiga sadar? Pas kamu tiduri?" tanya Nyonya Yuli. "Enggak! Mereka sama kayak tante! Udah tepar... sampai gak sadarkan diri," balas Erfan. "Berati mereka gak tau, dong... kalau kamu meniduri mereka," ucap Nyonya Yuli. "Enggak tahu juga sih..." balas Erfan dengan nada ragu. "Tapi... mereka pastinya sadar sih... soalnya aku keluarin di dalam! Palingan mereka nanyai

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 407 Gairah Pagi, Sama Ibu Mertua

    Keesokan paginya. Di ruangan tempat teman-teman Nyonya Yuli tertidur tadi malam. Terlihat, para wanita itu sudah terbangun dari tidurnya. Mereka tak ada yang merasa aneh ~ saat terbangun di ruangan itu. Karena mereka menebak, kalau Erfan lah yang menyediakan ruangan itu untuk mereka. Tiga wanita yang Erfan tiduri tadi malam, merasakan ada yang aneh di area apem mereka. Mereka merasakan apem mereka sangat lembab. Namun, ketiga wanita itu tak berkata apapun. Satu persatu dari mereka pergi ke toilet ~ jelas kalau mereka ingin mengecek kondisi apemnya masing-masing. Karena toilet yang ada di ruangan itu hanya satu, ketiga wanita itu masuk secara bergantian. Wanita pertama yang masuk ke toilet adalah Nyonya Wini. Di dalam, dia buru-buru membuka CDnya, lalu menyentuh apemnya. Saat merasakan cairan lengket yang sudah sedekat mengering, keningnya seketika berkerut. Jelas, dia tahu kalau itu cairan milik pria. "Aku... aku ditiduri pria? Siapa yang meniduriku?" gumam Nyonya Wini

  • Hasrat Wanita Desa   Bab 30 Pernikahan Joya

    Erfan dan Anne kembali duduk, di tempat mereka tadi. Semua orang disana memandang Erfan dengan ngeri. "Sayang kamu sangat galak!" ucap Anne, dengan nada sedikit takut. Erfan terkekeh, "Segitu aku tidak termasuk galak!" jawab Erfan. "Aku takut," Anne berkata dengan manja. "Apa yang perlu

    last update최신 업데이트 : 2026-03-18
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 35 Di Tenangkan Bu Resti

    Bu Resti datang ke vila melalui pintu belakang. dia tidak langsung masuk ke dalam vila, dia berdandan cantik dulu di luar vila. Setelah selesai dia masuk ke dalam vila. Bu Resti melihat Erfan yang sedang tiduran sambil bermain ponsel di sofa, langsung menghampiri nya. "Maaf lama tuan muda," ucap

    last update최신 업데이트 : 2026-03-18
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 37 Erfan Ngambek

    Pagi hari, Saat Erfan terbangun dari tidurnya, Bu Evi sudah tidak ada di kamar, itu karena sebelum matahari terbit, Bu Evi pulang ke rumahnya. Erfan pergi bersiap-siap, karena hari ini Erfan mau pergi ke kota menjemput Serina dan orang tua nya. Mobil Lamboghini urus, keluar dari Vila lalu berh

    last update최신 업데이트 : 2026-03-18
  • Hasrat Wanita Desa   Bab 38 Serina Tidak Tahan Lagi

    Mereka pun melakukan pemanasan terlebih dahulu, sebelum pertempuran di mulai. "Sayang, milikmu ini membuat ku candu," ucap Anne sambil bermain dengan senjata Erfan. "Em. enak sayang," Erfan menikmati permainan Anne. Setelah dirasa penasaran cukup, dan Erfan juga, sudah membuat Anne mencapai pu

    last update최신 업데이트 : 2026-03-18
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status