Share

Simpul Ular putih

Penulis: Rizkymutha14
last update Tanggal publikasi: 2024-04-20 23:16:55

Mendengar perkataan manis Shen Jin, membuat hati kaisar Yuan menghangat. Tidak pernah ia mendapatkan perhatian seperti sekarang ini dimana dia yang tengah menderita akibat racun yang bereaksi.

Semakin larut, malam semakin dingin. Tapi tidak di kamar yang di isi oleh Shen dan kaisar Yuan. Keadaan kaisar Yuan semakin memprihatinkan. Serat nadi di tubuhnya mulai terlihat kemerahan dan berubah kehitaman menandakan racun dalam tubuhnya terus beraksi dan terus menjalar.

"Penyebaran racun ini cepat s
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 187 part2

    "Kalau begitu, mengapa Anda begitu berani memanggil namanya secara langsung?" tanyanya dengan nada tinggi. "Apa Anda tidak takut pada hukum kerajaan?"Beberapa pejabat tua langsung menundukkan kepala.Mereka mulai merasa bahwa Wei Yinlou sedang menggali kuburnya sendiri.Namun gadis itu sama sekali tidak menyadarinya.Shen Jin justru tertawa pelan.Tawanya terdengar ringan, tetapi membuat bulu kuduk beberapa orang berdiri."Takut?"Ia mengulang kata itu seolah mendengar sesuatu yang lucu.Kemudian, di hadapan seluruh tamu yang hadir, Shen Jin memalingkan wajahnya ke arah Bai Li Yuan yang sejak tadi hanya menikmati pertunjukan tersebut."Jangankan hanya Jinyulong."Sudut bibirnya terangkat."Bahkan memanggil nama penguasa tertinggi sekalipun, aku tidak takut."Lalu, dengan santai ia berkata,"Benar, bukan, Bai Li Yuan?"Ruangan itu langsung hening.Begitu hening hingga suara napas para tamu terdengar jelas.Para bangsawan saling memandang dengan ekspresi aneh.Jika orang lain mengucapk

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 186 part2

    "Permaisuri Shen, Anda sungguh pandai berbicara."Tiba-tiba sebuah suara yang terdengar tajam dan tidak bersahabat memecah suasana hangat di tengah perjamuan.Senyum tipis di bibir Shen Jin tidak langsung memudar. Dengan tenang, ia mengangkat pandangan dan mengikuti arah datangnya suara tersebut.Di antara para tamu yang memenuhi ruang perjamuan megah itu, berdiri seorang wanita muda mengenakan gaun merah menyala yang begitu mencolok. Sulaman benang emas menghiasi setiap lekuk pakaiannya, sementara perhiasan giok yang menggantung di pinggangnya berayun perlahan setiap kali ia bergerak. Namun, kemewahan itu tidak mampu menyembunyikan tatapan penuh ketidaksukaan yang terpancar dari matanya.Wanita itu menatap Shen Jin tanpa berusaha menyembunyikan permusuhannya."Yang Mulia Selir belum memulai Perjamuan Seribu Bunga karena menunggu kedatangan Yang Mulia Permaisuri Shen," ucapnya dengan suara lembut yang sengaja dibuat sopan, meski sindiran di balik kata-katanya begitu jelas terdengar.I

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 185 part2

    Gaun merah mudanya disulam dengan benang emas yang berkilauan di bawah cahaya lentera. Sulaman burung-burung mungil yang menghiasi bagian lengan dan ujung roknya tampak hidup, menambah kesan anggun sekaligus lembut pada dirinya.Shen Jin menyipitkan mata sebelum melirik putranya."Wanita yang begitu lembut dan cantik seperti itu, apa kau benar-benar yakin ingin menolak perjodohan ini?"Nada suaranya terdengar santai, tetapi ada sedikit godaan yang terselip di dalamnya.Jinyulong langsung mengerutkan kening."Ibunda, jangan bercanda. Aku tidak mungkin menyukai wanita seperti dia," bisiknya pelan agar tidak terdengar oleh orang lain.Senyuman Shen Jin semakin lebar mendengar jawaban itu.Namun, tepat pada saat itu, Lin Meiling mengangkat kepalanya.Tatapannya yang jernih tanpa sengaja bertemu dengan mata Shen Jin. Sesaat kemudian, pandangannya bergeser ke arah Bai Li Yuan dan akhirnya berhenti pada Jinyulong.Mata gadis itu seketika berbinar.Keceriaan yang semula tersembunyi langsung t

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 184 Part2

    "Jinyu, berikan obat racikan ibumu yang terbaru."Kaisar Jinyulong perlahan membalikkan telapak tangannya. Cahaya keemasan yang lembut berkilauan di udara, berputar seperti kabut tipis sebelum mengembun menjadi sebuah botol porselen putih seukuran telapak tangan. Botol itu tampak sederhana, tetapi aura spiritual yang memancar darinya membuat siapa pun mengerti bahwa isinya bukanlah obat biasa.Hanya dalam hitungan detik, botol porselen itu telah berada di genggaman Kaisar."Ini."Jinyulong menyerahkannya kepada Shen Jin tanpa banyak bicara."Ibunda, ini obatnya."Shen Jin menerima botol tersebut dengan kedua tangan. Begitu tutupnya dibuka, aroma obat yang menenangkan langsung memenuhi ruangan, mengusir samar-samar bau darah yang masih tersisa.Pandangannya kemudian beralih kepada Xiu Jie yang duduk di tepi ranjang."Xiu Jie, luka gores di tanganmu cukup dalam."Nada suaranya terdengar lembut, tetapi sorot matanya penuh perhatian. Ia meraih tangan kanan Xiu Jie dan memeriksanya dengan

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 183 part2

    Tubuhnya merinding hanya dengan mengingat kejadian itu."Aku..."Xiu Jie menggigit bibir bawahnya."Seseorang mendorongku."Tatapan Kaisar Jinyulong langsung berubah dingin.Udara di dalam ruangan seolah ikut membeku."Siapa?"Xiu Jie menggeleng perlahan."Aku tidak melihat wajahnya.""Kau tidak melihatnya?""Aku hanya merasakan seseorang berdiri di belakangku. Sebelum sempat berbalik, orang itu sudah mendorongku ke dalam danau."Wajah Kaisar Jinyulong semakin suram.Berani menyerang seseorang di dalam istana saat pesta berlangsung sama saja dengan menantang kewibawaannya secara langsung.Dan orang yang diserang itu adalah Xiu Jie.Perempuan yang kini berada di bawah perlindungannya."Yang Mulia..."Xiu Jie memanggil pelan.Kaisar Jinyulong menoleh."Ada apa?""Mohon jangan membuat keributan besar karena masalah ini."Alis pria itu langsung berkerut.Kaisar Jinyulong menatap Xiu Jie dengan sorot mata yang semakin tajam."Kau hampir kehilangan nyawamu.""Aku tahu," jawab Xiu Jie pelan.

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Bab. 182 part 2

    "Apa aku akan mati untuk yang kedua kalinya...?"Pikiran itu menjadi hal terakhir yang terlintas di benak Xiu Jie sebelum kesadarannya benar-benar tenggelam ke dalam kegelapan.Entah berapa lama waktu berlalu.Perlahan, Xiu Jie membuka matanya. Pandangannya terasa buram, seolah tertutup lapisan kabut tipis. Kelopak matanya begitu berat hingga ia harus mengedip beberapa kali untuk memaksanya tetap terbuka.Sedikit demi sedikit, bayangan samar di hadapannya mulai menjadi jelas.Hal pertama yang tertangkap oleh matanya adalah langit-langit berwarna putih bersih yang diterangi cahaya lampu terang. Aroma obat-obatan yang khas memenuhi udara, menusuk indera penciumannya dan membuat dadanya terasa sesak.Xiu Jie mengernyit pelan."Di mana aku...?" gumamnya dalam hati.Tatapannya bergerak perlahan menelusuri ruangan asing itu."Apa aku sudah berada di surga?"Namun sebelum sempat menemukan jawabannya, suara langkah kaki yang tergesa-gesa tiba-tiba terdengar dari kejauhan."Cepat panggil dokte

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Apa Nyawa tidak berarti?

    Pelayan yang di kirim oleh selir pertama, bersujud di hadapan Shen Jin dengan tubuh yang gemetar bahkan terlihat juga keringat dingin di dahi pelayan paruh baya itu. Dirinya terlalau bodoh dan menganggap remeh Shen Jin yang dirinya pikir adalah wanita yang mudah di tindas. dia masih tidak percaya d

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Mimpi Yang Aneh.

    Yueyin menghampiri Shen Jin yang masih berada di kolam pemandian dengan membawa nampan berisi pakaian ganti. Shen Jin menatap jutek Yueyin sejenak, merasa di tatap oleh Shen Jin, Yueyin langsung menundukkan kepala takut dan berjalan ke arah meja yang berada di balik sekat pembatas kolam pemandian it

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Yang Mulia, Apa Yang Kau Lakukan?

    Kaisar Bai Li Yuan mengangkat kembali tubuh Shen Jin dan membawanya ke sebuah kolam yang berada tidak jauh dari kamarnya yang di tempati saat ini. Sebelumnya, kaisar terlebih dahulu menanggalkan semua pakaian yang di kenakan Shen Jin tanpa menyisakan sehelai benangpun yang melekat di tubuhnya. Ada

  • ISTRI KECIL SANG KAISAR    Kambuhnya Racun Api.

    Kaisar Bai Li Yuan beranjak meninggalkan aula pernikahan di istana ke kisaran. Semua para selir membelalakan mata ketika melihat penutup kepala yang di pakai oleh Shen Jin lain dari pada yang lain. Sangat cantik dan elegan, bahkan dalam pernikahan mereka dulu tidak secara langsung dijemput oleh san

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status