ホーム / Romansa / Istri Rahasia Om Raymond / 35. Seperti Keluarga Utuh

共有

35. Seperti Keluarga Utuh

作者: Henny Djayadi
last update 公開日: 2026-06-22 14:51:26

Senyum menghiasi bibir Raymond pagi ini, kala merasakan kehangatan yang amat asing tapi sangat dia rindukan. Perasaan seperti memiliki sebuah keluar yang utuh.

Raymond duduk di tepi brankar, memegang mangkuk berisi bubur hangat, dengan telaten menyuapi Viola yang sudah semakin membaik.

Sementara di sudut berbeda, Jovita seperti sedang menjalankan tugas sebagai istri dan ibu yang baik. Dia tampak sibuk dan bergerak lincah melipat selimut sofa, merapikan bantal, dan menata botol-botol air mineral
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (2)
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
ironis sekali ya...viola menyintai dylan.justru Dylan cinta Jovita..tapi Jovita kini milik Raymond.namun Raymond pun terikat pada Karina..gimana hubungan ini teh??
goodnovel comment avatar
Nindry Ayangcrut
Udah On bngt sejak smlm udah nahan ya om hahahahha
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Istri Rahasia Om Raymond   188. Hancurkan Raymond!

    Dylan masih betah mengusap lembut perut Elvi yang mulai membuncit. Rasa tak sabar mendadak menyelimuti pikirannya saat membayangkan kehadiran anggota keluarga baru.“Ma... memangnya kita tahu jenis kelamin Dedek kapan?” tanya Dylan seraya menegakkan tubuhnya kembali.Elvi mengulas senyum lembut seraya merapikan posisi duduknya. “Jadwal pemeriksaan dokter bulan ini katanya sudah bisa terlihat jelas. Bagaimana? Kamu mau ikut mendampingi Mama?”Dylan terkekeh pelan seraya menggelengkan kepala. “Tidak usah, Ma. Nanti kalau aku ikut ke poli kandungan bersama Mama, orang-orang malah menyangka aku bapaknya. Aku yang masih jomblo ini bisa langsung mati pasaran.”Tawa renyah Elvi seketika pecah memenuhi sudut kamar. Ia menepuk pelan lengan putra tirinya itu dengan raut wajah tidak percaya.“Masa sih seorang Dylan Sebastian Hadiningrat yang ketampanannya persis seperti Papi ini masih jomblo?” goda Elvi seraya tertawa lepas. “Paling kamu saja yang terlalu pilih-pilih.”“Tentu saja harus pilih-pi

  • Istri Rahasia Om Raymond   187. Susah Move On

    Jovita berbaring di atas ranjang periksa dengan perasaan campur aduk. Suasana ruang pemeriksaan terasa cukup menakutkan baginya, membuat tubuhnya kaku dan napasnya tertahan. Raymond yang berdiri setia di samping ranjang terus memegang erat jemari istrinya, menyalurkan rasa aman.Dokter Amira yang sangat berpengalaman membaca ketegangan pada raut wajah Jovita. Dengan cekatan dan lembut, sang dokter mulai menyiapkan alat untuk pemeriksaan USG transvaginal. Untuk memecah ketegangan, Dokter Amira membuka obrolan ringan dengan nada santai.“Tadi Pak Raymond bilang Bu Jovita baru saja selesai sidang skripsi, ya?” tanya Dokter Amira seraya mengoleskan gel khusus pada alat periksa.Jovita mengangguk pelan, berusaha mengontrol napasnya. “I-iya, Dok. Baru tadi siang.”“Wah, selamat ya!” Dokter Amira tersenyum hangat. “Ngomong-ngomong, ambil jurusan apa waktu kuliah?”“Arsitektur, Dok,” jawab Jovita, perlahan mulai merasa lebih tenang.“Wah, hebat sekali! Pasti pusing ya urusan maket dan hitunga

  • Istri Rahasia Om Raymond   186. Suami Idaman

    Menjalani profesi dan gaya hidup yang sangat rawan terhadap risiko penyakit menular seksual, membuat Felisa rutin memeriksa kesehatan reproduksinya.Felisa memang sangat disiplin dalam urusan medis ini, bagaimanapun juga, jika kesehatannya sampai bermasalah, nilai dan pesonanya di mata para pria berduit pasti akan merosot tajam.Felisa sungguh tak menduga jika dia akan melihat Raymond bersama perempuan dengan begitu intim dan mesra. Rasa penasaran membuatnya terus mengikuti mantan suaminya tersebut. Dia harus tahu siapa perempuan itu, atau paling tidak dia bisa memotret wajahnya untuk penyelidikan lebih lanjut.“Ternyata semua laki-laki sama,” gumam Felisa kala melihat Raymond yang begitu posesif merangkul pinggang Jovita.Semakin lama Felisa mengikuti, membuatnya semakin mengenali sosok perempuan yang bersama Raymond.Jovita, sahabat dari putrinya. Sebenarnya Felisa sudah lama curiga, tapi entah mengapa banyak petunjuk yang akhirnya dia abaikan. Jovita yang terlihat begitu polos tern

  • Istri Rahasia Om Raymond   185. Siapa Dia?

    “...dengan ini, majelis penguji memutuskan bahwa saudari dinyatakan lulus dengan nilai A!”Riuh tepuk tangan seketika memecah ketegangan di ruangan sidang. Kedua dosen penguji dan pembimbing tersenyum tipis, mengakhiri raut datar yang sempat membuat jantung Jovita hampir melompat keluar.Jovita spontan menunduk dalam-dalam, mengatupkan kedua tangannya di depan dada seraya mengucap syukur berkali-kali. Air mata haru hampir menetes dari sudut matanya. Beban berat yang bertengger di pundaknya selama berbulan-bulan akhirnya terangkat sepenuhnya.Begitu keluar dari ruang sidang dengan berkas kelulusan di tangan, Dylan yang sudah menunggu di koridor langsung menghampirinya.“Selamat ya, Jo! Akhirnya lulus juga,” ucap Dylan seraya menyunggingkan senyum bangga.Jovita menyapu sisa keharuannya, tersenyum lebar menatap rekan seperjuangannya. “Terima kasih banyak, Dyl. Leganya luar biasa!”Dylan menatap berkas di tangan Jovita, lalu terkekeh pelan dengan nada berguyon. “Nilaimu pasti bagus bange

  • Istri Rahasia Om Raymond   184. Sidang Skripsi

    Di tengah tumpukan berkas dan kesibukan jam kerja di kantor, Jimmy menyender santai di kursi kerjanya seraya memamerkan layar ponselnya ke arah Raymond. Wajahnya berbinar penuh kebanggaan khas seorang ayah baru.“Lihat, Ray! Jas makin pinter aja,” seru Jimmy antusias. “Kemarin pas gue balik kantor, dia tiba-tiba udah bisa tengkurap sendiri!”‘Lucu juga,’ batin Raymond sambil mengamati video singkat putri kecil sahabatnya itu.“Muka sama pantatnya heboh banget pas berusaha ngebalikin badan. Berasa liat kura-kura lagi latihan beban,” lanjut Jimmy terkekeh.Raymond tertawa pelan melihat video singkat putri kecil Jimmy di layar telepon. Tapi di balik senyumnya, ada rasa iri terselip.‘Kapan gue sama Jovita bisa kayak gini?’ pikirnya tidak sabar ingin segera merasakan masa-masa menakjubkan itu bersama Jovita nanti.“Gaya lo udah kayak bapak-bapak komplek paling hebat aja,” goda Raymond menggeleng-gelengkan kepala. “Tapi seru ya, liat perkembangan Baby Jas tiap hari.”“Bukan seru lagi, biki

  • Istri Rahasia Om Raymond   183. Nama untuk Baby

    Jovita menarik napas panjang, menatap lekat-lekat hasil karyanya di atas meja kerja. Konsentrasinya penuh, memastikan setiap sudut dan detail maket tugas akhir skripsinya sudah terpasang sempurna tanpa ada cacat sedikit pun.Bunyi langkah kaki yang tegas memecah keheningan ruangan. Raymond melangkah masuk dengan kemeja kantor yang gulungan lengannya sudah terlipat rapi hingga siku dan dasi yang sedikit dilonggarkan.Di mata Jovita, penampilan suaminya yang baru pulang kantor itu selalu terlihat menawan. Namun kali ini, ketampanan Raymond harus mengalah, fokus utama Jovita tetaplah pada maket di hadapannya.Raymond mendekat, menghentikan langkah tepat di samping meja. Pria itu berdiri tegak dengan kedua tangan terbenam santai di dalam saku celananya, memperhatikan setiap jengkal maket milik istrinya dengan saksama dan teliti.“Bagus,” puji Raymond singkat namun penuh penekanan, mengutarakan rasa bangganya. Ia lalu melirik Jovita. “Video 3D-nya sudah siap juga?”Jovita mengangguk mantap

  • Istri Rahasia Om Raymond   7. Miliki Aku, Om!

    Tak ada kelembutan dalam ciuman Raymond. Penuh kelaparan yang selama bertahun-tahun terpendam. Tangan kekar Raymond mencengkeram pinggang Jovita. Mengunci tubuh ringkih gadis itu di antara dada bidangnya dengan meja pantry hingga tidak bisa ke mana-mana.“Jojo…”Raymond menarik tautan bibir mereka

  • Istri Rahasia Om Raymond   6. Hilang Kendali

    Saat Raymond melangkah masuk, keadaan rumah keluarga Chandra sudah jauh lebih tenang. Pria itu melihat sosok Jovita baru saja turun dari lantai dua sambil membawa tas kainnya dan sebuah tumbler pemberian Viola.​Raymond menghentikan langkah. "Jojo? Belum pulang?"​Jovita sedikit tersentak, lalu me

  • Istri Rahasia Om Raymond   5. Tumbler Maut

    “Papa jahat!”​Pekikan nyaring Viola seketika memutus tautan bibir Raymond dan Karina. Kedua orang dewasa itu menoleh terkejut, mendapati Viola berdiri dengan dada naik-turun menahan amarah, sementara Jovita mematung di belakangnya dengan wajah pias.​Raymond segera melepaskan dekapannya pada Kari

  • Istri Rahasia Om Raymond   1. Upik Abu di Tengah Pesta

    “Argh….”Basah, dingin, dan lengket.Cairan kemerahan koktail buah merembes mengotori seragam katering Jovita. Matanya terpejam mencengkeram kuat nampan yang dia bawa menahan amarah.“Maaf! Sengaja,” cibir salah satu teman Jovita di kampus, meletakkan gelas kosong ke nampan Jovita dengan kasar. “Se

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status