Accueil / Mafia / Istri Rahasia Sang Bos Mafia / Bab 34: Godaan yang Dibungkus Rapi

Partager

Bab 34: Godaan yang Dibungkus Rapi

Auteur: Rizki Adinda
last update Date de publication: 2026-04-20 21:47:47

Bibir Evalia terbuka, lalu menutup lagi. Ia kehilangan kata.

Evalia ingin mengatakan bahwa ia tak tahu… tapi itu dusta. Ia tahu. Aleksander Batubara membangkitkan sesuatu di dalam dirinya. Rasa takut, iya… tapi juga rindu. Rindu yang seharusnya tak ia rasakan setelah semua yang terjadi.

Akhirnya, Evalia berbisik. “Dia menakutkan.”

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 264: Seberapa Buruk Perlakuan Waluyo

    Sebelum Aleksander sempat mencerna pikiran itu sepenuhnya, Arsen mengulurkan tangan dan menepuk bahunya dengan hangat. "Terima kasih, Aleksander," ucap Arsen tulus. "Kau sudah menjaga keponakanku dengan sangat baik."Aleksander kembali terdiam. "Anda...""Ya," jawab Arsen sambil tersenyum. "Aku adalah paman istrimu."Aleksander hanya bisa menatapnya tanpa kata-kata. "Jadi... saudara perempuan Paman Theodore," katanya perlahan, seolah sedang memastikan setiap kata yang keluar dari mulutnya, "adalah nenek Evalia?"Arsen mengangguk.Untuk beberapa saat, Aleksander tidak mengatakan apa pun. Pikirannya memutar kembali setiap percakapannya dengan Evalia—tentang masa lalunya, tentang keluarga yang selama ini ia cari, dan tenta

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 263: Tak Perlu Formal

    Aleksander tersenyum seraya menghampirinya dengan Rafael yang masih nyaman berada dalam pelukannya. "Aku baru saja sampai. Kamu kelihatan sangat sibuk."Rafael memeluk leher Aleksander erat-erat. "Daddy nggak bersuara sama sekali. Daddy licik."Aleksander terkekeh. "Daddy sebenarnya ingin memberi kejutan untuk Mami, tapi ada seseorang yang malah membongkarnya."Rafael berkedip beberapa kali. "Tapi... aku membantu, kan?"Evalia tertawa kecil sambil menggeleng. "Baiklah, kalian berdua. Sekarang pergi bersih-bersih dulu. Chef dan Lisa sebentar lagi datang membawa makanannya." Ia mendorong pelan Aleksander ke arah kamar. "Jangan terlalu memaksakan diri. Makan malam hampir siap."Aleksander mengangkat sebelah alis. "Hmm... Kalimat

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 262: Biar Aku Bantu

    Dalam tiga langkah cepat, Marni sudah memeluknya erat. "Astaga... Gadisku... Selamat. Tante benar-benar bahagia...""Terima kasih, Tante..." Hati Evalia menghangat ketika mendengar isak tangis bahagia Marni atas kehamilannya. Sama seperti saat dulu ia memberi tahu wanita itu bahwa dirinya sedang mengandung Rafael.Marni melepaskan pelukan itu. Matanya memerah dipenuhi air mata bahagia. "Rumah ini sekarang terasa semakin hangat. Sebentar lagi akan ada dua anak kecil yang menggemaskan.""Eyang, aku sudah bukan bayi lagi. Aku sekarang kakak." Rafael langsung memprotes."Iya, iya. Kamu sekarang kakak." Marni mencubit pipinya sebelum kembali duduk."Dan Eyang berharap kamu membantu Mami menjaga adikmu nanti."

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 261: Daddy yang Masukin

    Emma memejamkan mata sambil mengembuskan napas panjang yang bergetar. "Itu saja yang ingin kudengar."Niko mengangguk. "Kamu sudah melakukan yang terbaik, Arsen."Percakapan mereka berlanjut beberapa menit lagi, membahas berbagai rencana, perjalanan, serta kemungkinan mengadakan pertemuan keluarga secara resmi.Meski kesedihan masih ada, kini kesedihan itu bercampur dengan secercah harapan, sesuatu yang tak pernah mereka bayangkan akan kembali mereka rasakan setelah sekian puluh tahun.Ketika panggilan akhirnya berakhir, Arsen menatap layar ponselnya yang telah gelap selama beberapa saat sebelum menurunkannya.Suite itu terasa jauh lebih sunyi. Arsen bangkit, berjalan menuju jendela, lalu memandangi hamparan kota di bawah san

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 260: Bagaimana Kehidupannya?

    Perjalanan menuju Jepara terasa lebih singkat dari biasanya. Lampu-lampu di area parkir bawah tanah yang sudah begitu akrab menyambut kedatangan mereka. Mesin mobil pun dimatikan, menyisakan keheningan yang menenangkan.Aleksander melirik jam di ponselnya lalu mengembuskan napas pelan. "Aku nggak bisa ikut naik," katanya dengan nada penuh penyesalan. "Aku harus kembali ke Semarang untuk menghadiri rapat."Evalia mengangguk mengerti.Aleksander turun lebih dulu, lalu mengangkat Rafael keluar dari mobil dengan mudah. "Ayo, Jagoan. Tunggu Daddy di dekat lift bersama Lisa.""Hmm..." Rafael sudah lebih dulu berlari menuju lift, sementara Lisa segera menyusul di belakangnya.Evalia tetap berdiri di samping mobil, memandangi Aleksan

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 259: Bertemu Keluargaku

    Aleksander menoleh sambil tersenyum tipis. "Sepertinya itu bukan ide yang bagus, Jagoan. Mami sedang bertemu seseorang yang sangat penting. Daddy nggak mau mengganggunya."Rafael memiringkan kepala. "Memangnya sepenting apa? Lebih penting daripada aku?"Aleksander terkekeh pelan. "Jagoan, Daddy yakin nggak ada siapa pun yang lebih penting buat Mami selain kamu. Bahkan Daddy saja masih kalah penting."Rafael tampak berpikir beberapa detik. Wajahnya terlihat puas dengan jawaban itu, sampai tiba-tiba sebuah ide lain muncul di kepalanya. "Kalau begitu kita beli donat, yuk!""Donat?" Aleksander mengangkat sebelah alis."Iya!" Rafael mengangguk penuh semangat. "Di dalam rumah sakit ada toko donat enak. Mami sering beliin aku. Yang

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 2: Dua Jalan Buat Eva

    Malam itu, makan malam keluarga terasa seperti hukuman bagi Eva.Aroma sup ayam yang hangat justru membuat perutnya mual. Lidahnya kelu. Di hadapan ayahnya, Waluyo Wijaya, Eva ingin bicara tentang bayi di rahimnya, tentang kebohongan yang membelit napasnya setiap hari, tapi suaranya terkurung di te

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 1: Aku... Hamil

    Masa depan cemerlang Evalia Wijaya baru saja hancur karena satu gelas wiski. Setidaknya, itulah yang ia ingat malam itu.Tak pernah sekalipun dalam hidupnya, Eva membayangkan langkah kecil menuju bar hotel akan menjadi awal kehancuran dirinya. Satu gelas. Satu tawa. Satu tatapan mata dari pria yang

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 104: Bu Calon Single

    Tangan Lestari bergetar saat menggenggam tangan putrinya. “Kamu benar. Mami pengecut. Tapi sekarang nggak lagi. Mami nggak peduli apa yang terjadi pada Papi-mu atau perusahaan itu. Mami di pihak kamu sekarang.”

  • Istri Rahasia Sang Bos Mafia   Bab 86: Pindah Ke Mana?

    Evalia berdiri terpaku, jantungnya berdegup tak karuan.‘Kenapa rasanya seperti baru lari maraton?’ pikirnya kalut.

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status