Share

Bab 19

Author: Selene21
last update publish date: 2026-05-30 23:03:08

Soraya mengintip ke dalam kulkas melihat persediaan bahan makanan. Ada beberapa sayur dan jenis protein, membuatnya bingung memutuskan.

“Hmm … masak apa, ya?” gumamnya bimbang. “Atau tanya Emmy saja, biar dia yang putuskan makan apa malam ini.” Soraya menutup pintu kulkas dan menyusul Emily yang tadi dilihatnya masuk ke dalam ruang kerja Arthur.

Di depan pintu, Soraya mendengar Arthur berbicara dengan putrinya menggunakan nada tinggi diselingi bentakan marah. Tangan Soraya yang sudah berada di
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 19

    Soraya mengintip ke dalam kulkas melihat persediaan bahan makanan. Ada beberapa sayur dan jenis protein, membuatnya bingung memutuskan.“Hmm … masak apa, ya?” gumamnya bimbang. “Atau tanya Emmy saja, biar dia yang putuskan makan apa malam ini.” Soraya menutup pintu kulkas dan menyusul Emily yang tadi dilihatnya masuk ke dalam ruang kerja Arthur.Di depan pintu, Soraya mendengar Arthur berbicara dengan putrinya menggunakan nada tinggi diselingi bentakan marah. Tangan Soraya yang sudah berada di pegangan pintu, terhenti. Ia mendekatkan telinganya ke daun pintu agar dapat mendengar percakapan mereka lebih jelas.“Kenapa mereka bertengkar? Apa yang mereka perdebatkan?”Sayup-sayup, Soraya mendengar Emily ganti berteriak. “Pernah tidak, ayah memaksa ibu berhubungan? Pernah tidak, ibu melayani ayah di bawah ancaman fisik? Pernah tidak?!”Pegangan tangan Soraya terlepas mendengar teriakan Emily. Tak sekalipun, Soraya menemui Emily lepas kendali dan berteriak matah terlebih pada kedua orang t

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 18

    Emily kembali ke kamarnya, berbaring menyamping setengah meringkuk—posisi favoritnya ketika membutuhkan perlindungan. Sebuah himpitan terasa menyesakkan dadanya melihat kondisi Soraya nyaris kembali ke tahun-tahun setelah kepergian Amelia. Rumah besarnya kembali sunyi. Meja makan bundar juga sepi dari aroma harum masakan buatan Soraya.“Hhh ….” Desahan berat lolos dari bibir cantik Emily. “Kak, apa yang harus aku lakukan sekarang?”Ting!Suara notifikasi ponsel mengalihkan Emily. Sebuah email yang pagi tadi masih ia harapkan, masuk di saat yang tidak tepat. Hasil pemeriksaan visum yang bisa memuluskan gugatan cerainya, menambah sesak dada Emily.“Oh, Tuhan. Tolong aku ….” Air matanya meleleh. “Apa aku harus menunggu lagi?”Tok … tok … tok ….“Emmy!” Arthur memanggil dari balik pintu kamar. “Ada perempuan bernama

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 17

    Soraya terus memperhatikan dan mendengarkan setiap kalimat yang diutarakan wanita muda yang menghampiri Emily dengan takut-takut. Dari yang didengarnya, Soraya tahu bahwa wanita muda itu adalah istri pedagang yang ditabraknya.“Mereka pasangan muda dengan tiga orang anak yang masih kecil-kecil.” Rasa bersalah menyelimuti batin Soraya. “Aku yang menyebabkan suami ibu muda ini kehilangan peluang mencari nafkah. Karena kecerobohanku,” batin Soraya lagi.“Aku sungguh berdosa. Lima nyawa harus menderita karena perbuatanku. Apa yang kamu pikirkan tadi, Aya?!” rutuknya dalam hati.Tangis penyesalan Soraya tertahan di dada. Isakannya membuat lehernya tercekat oleh rasa bersalah hingga ia merasakan seluruh udara dalam paru-parunya tersedot habis.“Em, Emmy …!” panggil Soraya dengan suara tercekat. “To—long,” imbuhnya lirih.“Bu! Bu!” Emily menghampiri Soraya dengan panik. Ia melihat Soraya kesulitan bernapas dan kebingungan. “Sus,

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 16

    Ivander mengedar pandangannya begitu memasuki ruang IGD yang penuh sesak. Jantungnya selalu berdebar kencang bila berkaitan dengan Aura.“Paman …!” teriak Aura di sela tangisannya.“Hei … shh …. It’s okay.” Ivander naik ke ranjang dan meraih tubuh mungil Aura dalam peluknya. “Mana yang sakit?”“Ini.” Gadis kecil berusia lima tahun itu menunjuk dahinya. “Darahnya mengalir ke sini.” Aura menarik garis khayal dari luka turun ke mata dan dagunya menggunakan telunjuk. “Sakit sekali,” rengeknya memelas.“Apa yang terjadi?” tanya Ivander menatap Rebecca yang berdiri dengan wajah sembab.“Aura sedang bermain ayunan bersama Kevin. Awalnya hanya asal berayun, lama-kelamaan makin keras hingga Aura terpelanting dan jatuh dari ayunan. Kepalanya terantuk batu.”Refleks, Ivander memejamkan mata. Ngeri mendengar penuturan Rebec

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 15

    Ivander memarkir mobilnya di depan sebuah toko dan berjalan kaki menyeberang ke ATM karena lalu lintas terlalu padat untuk menghemat waktu dan tenaga. Ia harus menarik uang tunai sebelum mengunjungi rumah kakaknya karena dompetnya kosong tidak berpenghuni. Keponakan-keponakannya akan menertawakannya tanpa henti, begitu melihat dompet paman kesayangan mereka kosong.Ia menoleh ke kiri dan kanan, memastikan kendaraan sedang sepi dan saat yang tepat untuk menyeberang jalan. Ponselnya bergetar dari dalam saku kemejanya.“Halo,” jawab Ivander sambil terus memperhatikan jalan.[Ivan, Aura jatuh dari ayunan. Kepalanya sobek dan darahnya tidak berhenti. Bagaimana ini?!] Rebecca—kakak tiri Ivander—menangis diiringi teriak kesakitan Aura.“Kak, tenang. Sebentar lagi aku sampai. Jangan panik!”Ivander sudah mencapai median jalan dan berbalik tanpa berpikir panjang. Ia melupakan dompetnya yang kosong dan hanya ingin segera menemui Aura dan Rebecca. Ivander kehilangan fokusnya sejenak dan tidak me

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 14

    Raditya berbalik dengan kasar dan menghempaskan lengannya hingga cengkeraman Hendro terlepas. “Papa bilang apa barusan? Menjadikan Emily pewaris? Apa aku gak salah dengar, Pa?!”“Usahakan Emily tidak menceraikanmu. Ubah semua karakter burukmu! Bagaimana bisa kamu menyakitinya, tapi masih menyebutnya istri?!”Raditya melemparkan tubuhnya kasar ke sofa besar. “Hanya gara-gara seorang perempuan, papa mengancamku dengan warisan? Kenapa dulu bukan papa saja yang menikahi Emily?” tanya Raditya dengan nada sarkas yang tidak repot disembunyikannya.“RADIT! Jaga mulutmu!” Hendro mendelik hingga bola matanya nyaris melompat keluar. “Apa masalahmu sebenarnya?”Merasa tidak dapat menahan diri lebih lama lagi, Raditya bangkit. Hari ini, ayahnya harus tahu apa yang selama ini telah dia perbuat dan dampaknya bagi Raditya.“Aku bermasalah dengan keputusan papa memaksaku menikahi Emily. Aku bermasalah dengan hubungan pertemanan papa dengan ayah Emily. Aku bermasalah dengan utang budi papa. Aku bermasa

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status