แชร์

Bab 9

ผู้เขียน: Selene21
last update วันที่เผยแพร่: 2026-05-12 14:36:14

Arga dan Emily terperanjat menyadari pintu ruangan terbuka tanpa peringatan. Mereka buru-buru menjauhkan diri dan mendongak ke arah pintu.

“Maaf mengganggu.” Ivander berdiri menjulang di ambang pintu dengan wajah kaku tanpa ekspresi. Diamatinya wajah sejawat yang barusan tertangkap basah olehnya. Datar dan tanpa rasa penyesalan, itu yang Ivander simpulkan.

“Ini resep obat penenang. Minum saat merasa cemas dan sulit tidur.”

Tanpa repot menunggu ada yang menyambut resep di tangannya, Ivander mele
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 28

    “KAMU?!” Emily tersentak mundur. “Sedang apa kamu di sini?!”Emily tidak menduga bertemu Ivander di pantai malam ini. Kenapa harus pria ini yang dia temui ketika suasana hatinya sedang tidak baik?“Kamu yang sedang apa?! Mau mati?! Bunuh diri?!” Pria itu balik membentak dengan mata melotot tajam ke arah Emily.Emily dibuat terkejut lagi dengan reaksi pria dingin itu. Ivander yang dikenal Emily selama ini adalah sosok dingin tanpa ekspresi dan enggan ikut campur urusan orang lain. Tapi, malam ini Ivander membuktikan bahwa dirinya adalah manusia yang memiliki emosi.“Apa? Mati? Bunuh diri?” Emily bingung dengan ucapan Ivander. “Siapa?” Tanpa sadar bibirnya tersenyum menyadari dugaan pria itu.“Lucu?!” bentak Ivander lagi.Tawa Emily meledak beberapa saat. Ia terbahak hingga air matanya keluar dan jatuh ke pipi. Ivander terpesona melihatnya. Ini kali pertama sejak ia meliha

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 27

    “Apa benar, papa yang meminta Carol bergabung? Jujur, aku sedang bingung dengan sikap papa sekarang. Kenapa papa izinkan Carol hadir? Untuk menggeser posisiku sebagai istri Radit? Atau apa?!” cecar Emily dengan suara bergetar.Hendro tersentak menyadari pemikiran Emily terhadapnya.“E—Emmy. Tolong, jangan berpikir demikian.” Hendro mengusap wajahnya panik. “Papa tidak tahu tentang hal ini. Menurut Hanum, Radit yang menandatangani kontrak kerjanya. Papa juga terkejut ketika nama Carol masuk dalam daftar rekanan baru. Sungguh.”Emily buru-buru berdiri ketika Hendro mencondongkan badan dan mengulurkan tangan padanya. “Papa, maaf. Kepalaku pusing. Aku ingin istirahat.”“Tidak, dengarkan papa dulu. Sampai kapanpun, kamu satu-satunya menantu papa. Tidak akan tergantikan oleh siapapun.” Hendro menyusul bangkit dan berjalan mendekati Emily.“Emmy, papa mohon. Jangan begini.”Air mata Emily luruh. “Pa, tolong izinkan kami berpisah. Tidak perlu mempertahankan hubungan yang sudah hancur. Percum

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 26

    “Apa yang pertama kali Emily katakan ketika bangun?” tanya Ivander.Soraya menyusut hidungnya. “Maaf. Hanya kata maaf yang terus keluar dari bibir kecilnya. Selama berhari-hari.” Air mata Soraya kembali menetes. “Apa pun yang kami tanyakan atau katakan, dia hanya menjawab maaf dengan pandangan kosong.”Ivander mangut-manggut dengan bibir terlipat ke dalam.“Ivan, boleh saya minta tolong sesuatu?” tanya Soraya ragu.“Apa itu?” tanya Ivander menimpali.“Tolong bantu Emily melewati krisis ini. Dia ….” Soraya ragu melanjutkan kalimatnya. Ia khawatir terlalu ikut campur urusan putrinya, tapi hati kecilnya tidak tega melihat Emily menghadapi kondisi rumah tangganya saat ini tanpa bantuan seseorang—seperti ketika Emily kecil tumbuh tanpa kehadiran orang tua membersamainya.Ivander menunggu Soraya meneruskan kalimatnya. Keinginan pasien untuk membagi masalahnya adalah kunci utama keberhasilan konselingnya. Apabila masih ada yang ingin dia simpan untuk dirinya sendiri, maka konselor tidak berh

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 25

    Caroline keluar dari auditorium dengan langkah mantap penuh kebanggaan. Selangkah lagi, keinginannya menjadi istri pewaris rumah sakit akan segera terwujud. Saat ini, ia mungkin hanya salah satu dokter spesialis, tapi sebentar lagi, dia akan menjadi satu-satunya istri pewaris. Membayangkan hal itu, senyum Caroline merekah.Sret.Seseorang menarik lengan Caroline ke tempat yang tersembunyi. “Bahagia sekali sepertinya?” Embusan napas Raditya menyapu leher Caroline.“Radit …,” desah Caroline seraya mendorong pundak pria itu. “Kau akan membuat riasanku luntur.”Raditya menjauhkan wajahnya yang dihiasi seringai. “Aku bangga melihatmu di atas tadi.” Sebuah kecupan mendarat di dahi Caroline. “Perlahan, semua orang akan mulai mengenalmu.”Kepala Caroline mendongak, memamerkan lehernya yang polos. “Argh … sekalian kamu mengagumi istrimu di atas podium?” sinisnya.“Hahaha …! Aku semakin suka saat kamu cemburu seperti ini.” Raditya mendaratkan satu kecupan panjang sbeelum menarik tangan Caroline

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 24

    “Arga?! Jadi beberapa hari ini kamu bilang tinggal menemani ibumu, ternyata menemani pria lain?!”Emily terbeliak. Tidak menyangka Raditya bisa mengeluarkan kata-kata seperti itu padanya di depan banyak orang yang saat itu ada di IGD. Pengunjung yang awalnya fokus menunggu keluarganya yang sedang mengantre untuk diperiksa, kini tertuju padanya dan Raditya.Plak!Tangan kanan Emily mendarat di pipi kiri Raditya tanpa bisa dikendalikan lagi. Sebuah tamparan yang cukup keras untuk menghapus senyumculas di wajah pria itu yang selama ini dia abaikan.“CUKUP!” bentak Emily dengan lantang. “Tutup mulutmu!”Rekan sejawat yang sedang bertugas pun tersentak melihat perubahan sikap Emily. Dokter cantik, baik dan cerdas yang mereka kenal, lenyap. Pun begitu dengan Raditya. Matanya yang terbelalak sambil meraba pipinya yang panas karena tamparan Emily, menunjukkan bahwa tamparan itu di luar dugaannya.“K

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 23

    “Halo. Aku sudah bertemu dengan istrimu, Emily.” Caroline tidak membuang waktu untuk menceritakan kejadian seru yang baru dialaminya.[Ketemu di mana?]“Di rumah sakit milikmu. Di mana lagi?” jawab Caroline sambil mencermati kuku palsunya.[Kamu ngapain ke sana?!] Terdengar kepanikan dalam suara Raditya.“Kok ngapain? Tadi kamu bilang, aku boleh kerja di sini. Kok sekarang ngapain?!” sungut Caroline. “Jangan-jangan, kamu tidak sungguh-sungguh ingin menikahiku, ya?!”[Bukan begitu, Carol. Aku akan membuatmu bekerja di sana, tapi tidak sekarang. Ayolah, jangan mempersulitku.] Raditya mulai kehilangan kesabaran.“Sekarang! Aku maunya sekarang! Kamu tinggal hubungi pegawai HRD dan bilang kalau ada dokter bedah plastik baru yang akan datang hari ini. Beres, ‘kan?!” desak Caroline. “Aku tidak ingin membuang waktu lagi untuk bisa bersamamu, Radit!”[STOP! Stop sebu

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 20

    Raditya berjalan cepat ke tempat mobilnya terparkir. Ia membuka pintu dan menutup pintu dengan kasar. Wajahnya merah dengan raut bersungut-sungut.“Kenapa? Bertengkar lagi?” Tangan pemilik suara itu mengelus dada Raditya berulang kali hingga napas pria itu kembali teratur.“Sial*n m

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 19

    Soraya mengintip ke dalam kulkas melihat persediaan bahan makanan. Ada beberapa sayur dan jenis protein, membuatnya bingung memutuskan.“Hmm … masak apa, ya?” gumamnya bimbang. “Atau tanya Emmy saja, biar dia yang putuskan makan apa malam ini.” Soraya menutup pintu kulkas dan menyusul Emily yang ta

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 18

    Emily kembali ke kamarnya, berbaring menyamping setengah meringkuk—posisi favoritnya ketika membutuhkan perlindungan. Sebuah himpitan terasa menyesakkan dadanya melihat kondisi Soraya nyaris kembali ke tahun-tahun setelah kepergian Amelia. Rumah besarnya kembali sunyi. Meja makan bund

  • Istri Warisan Mencari Cinta   Bab 17

    Soraya terus memperhatikan dan mendengarkan setiap kalimat yang diutarakan wanita muda yang menghampiri Emily dengan takut-takut. Dari yang didengarnya, Soraya tahu bahwa wanita muda itu adalah istri pedagang yang ditabraknya.“Mereka pasangan muda dengan tiga orang anak yang masih kec

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status