Share

Bab 1650

Author: Musim Gugur
“Jeff!” Raut wajah Harvey berubah muram. “Jangan bercanda di hadapan orang luar!”

Yandi berdiri. “Kalian lanjutkan obrolan kalian. Aku pergi merokok dulu!”

Usai berbicara, tanpa menunggu respons dari semua orang, Yandi langsung berjalan keluar ruangan.

Suasana di dalam ruangan menjadi hening dalam seketika. Dahlia menjulingkan matanya, lalu memberi isyarat mata kepada Katie.

Katie segera berdiri, lalu berkata dengan suara lembut, “Paman, Bibi, kalian makan dulu. Aku permisi ke toilet sebentar!”

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Diiiihh... Oscar Apa'an sih ibu... Aku wakili Tasya buat Ngeless... Wkwkwkwk ...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2882

    Saat perjalanan pulang ke perusahaan, semakin dipikir-pikir, Ingga pun merasa semakin marah saja. Dia menelepon Roger untuk memberi tahu semua yang terjadi di perusahaannya tadi.Roger berkata dengan kaget, “Aku tidak suruh orang untuk cari There!”Ingga berucap dengan gusar, “Jadi, ada orang yang sengaja ingin menjebak bos kami? Untung saja, hari ini bos kami ada urusan mendadak, makanya aku gantiin dia kemari. Kalau nggak, mereka pasti akan kesampaian!”Roger terdiam sejenak, lalu berkata dengan nada dingin, “Aku akan selidiki masalah ini, lalu beri penjelasan kepada There.”Roger berpesan lagi, “Beberapa hari ini, kamu suruh There lebih hati-hati. Beri tahu There, kalau ada urusan, aku akan langsung telepon dia, tidak akan melewati asisten mana pun.”“Oke!”…Setelah panggilan diakhiri, Roger segera menghubungi Jovita, “Ibu, kamu lagi di mana?”Jovita sedang bermain kartu. Dia sedang merasa sangat gembira karena menang banyak hari ini. “Aku lagi main kartu sama temanku. Ada apa?”Ro

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2881

    “Lho, kenapa Nona Theresia malah marah?” kata Ethan dengan tersenyum sinis, “Semalam kamu bersulang kepadaku. Kamu sangat lembut ketika nyanyi bareng aku semalam!”Brevi yang berada di samping tertawa terbahak-bahak.Seseorang membuka pintu ruang tamu. Tidak lama kemudian, orang-orang berkumpul untuk menyaksikan keramaian, bahkan ada yang memotret dan merekam.Raut wajah Ingga sungguh kelihatan gusar. “Kalau kalian sembarangan bicara lagi, nanti aku akan lapor polisi buat tuntut kalian sudah melakukan pemfitnahan!”“Kamu bilang siapa yang memfitnah?” Ethan tersenyum dingin sembari menunjukkan ekspresi tidak takutnya. “Lebih baik Nona Theresia segera lapor polisi saja. Bisa jadi, kelak reputasimu di Kota Jembara akan semakin besar lagi. Kamu itu hanya seorang humas. Kamu berbisnis dengan mengandalkan kecantikanmu untuk menggoda pria. Jangan kira kita semua tidak tahu!”Orang di luar ruangan sana mengirim video kepada Agnes. Agnes pun dengan puas mengirimnya kepada Jovita. Setelah membuk

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2880

    Pada hari Kamis, Theresia menerima sebuah panggilan dari asistennya Roger. Nada bicaranya terdengar sungkan. “Nona Theresia, aku asistennya Tuan Roger. Kata Tuan Roger, kontrak kerja sama kedua perusahaan kita sudah hampir jatuh tempo, jadi butuh tanda tangan lagi untuk melanjutkan kontrak.”Theresia mengira Roger sedang sibuk, itulah sebabnya asisten Roger yang menghubunginya. Setelah memeriksa tanggal kontrak, memang sudah hampir berakhir.“Oke, apa ada yang perlu ditambahkan lagi dalam kontrak baru?” tanya Theresia.Asistennya Roger membalas, “Ada. Apa Nona Theresia bisa ke perusahaan sekarang? Kita bahas secara langsung!”“Boleh.” Theresia melihat jam sekilas. “Aku bisa sampai perusahaan kalian sebelum jam sebelas.”“Oke. Kamu bisa telepon aku setelah sampai nanti,” kata asisten dengan ramah.Theresia mengakhiri panggilan, lalu mencari keluar kontrak kerja sama Perusahaan Manthana. Setelah membaca dengan saksama, dia pun berdiri berencana pergi ke perusahaan Roger.Saat keluar ruan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2879

    Setengah badan Theresia merinding. Dia merasa arwahnya sudah bukan miliknya saja.…Di area ruangan bawah tanah vila ini, efek kedap suara di bioskop pribadi ini paling bagus. Mereka pun bisa bersikap semena-mena, tanpa perlu berpikir terlalu banyak.…Saat kembali ke Kediaman Keluarga Angsara, langit sudah gelap. Theresia memberikan hadiah yang dia beli tadi kepada Aska dan yang lain.Jemmy tersenyum cerah. “Kamu juga beli untuk aku?”Aska mengambil pakaiannya dengan ekspresi bangga. “Kamu bisa dapat juga berkat aku!”Jemmy tidak perhitungan dengannya. Lagi pula, dia tahu dia bisa mendapatkan hadiah berkat siapa.Julia melihat Theresia membeli hadiah untuk dirinya. Dia pun merasa sangat gembira. “Morgan, sudah merepotkanmu.”Morgan melirik Theresia sekilas. Dia berkata dengan tersenyum, “Nggak, sudah seharusnya.”Theresia berjalan ke sana, lalu membantu Julia untuk memakaikan gelangnya. Morgan berinisiatif untuk berkata, “Cocok sekali dengan Bibi Julia.”Julia mengangkat pergelangan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2878

    Theresia bertanya, “Ada urusan?”Roger membalas dengan pengertian, “Kita bicara lagi setelah makan.”Theresia melirik raut wajah pria di hadapannya. Dia takut tidak bisa melanjutkan makannya dengan tenang. Dia pun berkata dengan tersenyum, “Katakan saja sekarang!”Roger berkata, “Aku ingin diskusi masalah wasiat Nenek sama kamu. Kalau kamu ada waktu pada hari Senin nanti, kita pergi ke notaris untuk lakukan pembagian warisan sesuai dengan wasiat mendiang.”Theresia mengangguk. “Oke!”“Kalau begitu, kamu makan dulu. Nanti kita baru bahas detailnya.”Theresia memutuskan panggilan. Dia mengangkat kelopak matanya menatap tatapan dingin si pria.Morgan bertanya, “Kenapa masih ikut campur dengan masalah Keluarga Manthana?”Theresia menceritakan kembali masalah Roger memohonnya. “Dia nggak ingin mahar yang disimpan Nenek Riana seumur hidup malah dihambur-hamburkan oleh ayah dan pamannya. Jadi, kami sudah berdiskusi. Aku akan mewarisi mahar Nenek Riana. Kemudian, aku akan membuka harga secara

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2877

    Di bawah tekanan mengerikan, pria berkaus hitam menyerahkan ponselnya dengan tangan gemetar.Saat Morgan mengambil ponsel, jari tangan pria segera menempel di atas layar. Ponsel pun langsung terbuka.Kali ini, pria berkaus hitam benar-benar terbengong. Ada banyak rahasia di dalam ponselnya, biasanya dia membuka kunci dengan sidik jari manisnya. Tadi, dia sama sekali tidak membuka ponselnya di depan pria itu, tetapi pria itu justru tahu jari mana yang dia gunakan untuk membuka kunci. Selain itu, gerakannya sangat cepat dan tepat, jelas bukan sesuatu yang bisa dilakukan orang biasa.Morgan membuka ponsel itu. Dia dengan cepat menemukan ada fotonya dan Theresia yang dipotret oleh pria berkaus hitam.Morgan mendengus dingin. “Siapa yang suruh kamu foto?”Pria berkaus hitam hanya menatap Morgan tanpa berbicara. Mengkhianati klien sama dengan menghancurkan kariernya di kemudian hari. Dia telah menandatangani perjanjian kerahasiaan. Dia juga adalah seseorang yang memiliki etika profesional!M

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2534

    Mereka berdua mengikuti alamat pemberian Ashley menuju ke rumah Tony. Setelah tiba, Ingga dan Theresia saling bertukar pandang, lalu pergi menekan bel pintu.“Siapa?” Terdengar suara Tony dari dalam rumah.Suara Ingga terdengar ramah dan lembut. “Tuan, kami dari pihak properti. Kami datang untuk mem

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2603

    Theresia kembali meletakkan foto ke bawah bantal, lalu keluar setelah melipat pakaian.Saat berdua dengan Roger saja, Theresia pun bertanya, “Penyakit Nenek Riana sudah semakin parah saja. Apa kakekmu masih belum kembali untuk menjenguknya?”Tatapan Roger menjadi datar. “Tidak, Nenek juga tidak akan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2547

    Pria itu duduk santai di bangku tinggi dengan memegang mikrofon di tangan. Matanya menatap layar. Wajahnya kelihatan muram, tapi tampan. Dia sedang bernyanyi dengan penuh penghayatan. Suaranya lembut dan sedikit berat, membawa suasana terasa berbeda dan menyentuh.Ingga menggenggam lengan Theresia,

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2589

    Morgan melihat mereka berdua sedang bergandengan tangan. Tatapannya mulai bergejolak. Namun beberapa saat kemudian, tatapannya berubah menjadi murung, seolah-olah tidak percaya dengan penglihatannya.Nada bicara Morgan terdengar sedikit serak. “Memang sudah lama nggak bertemu.”Tangan dingin Theresi

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status