Share

Bab 2546

Penulis: Musim Gugur
“Ada!” Ingga tersenyum, lalu segera menyerahkan dokumen di tangannya. “Bos, mohon tanda tangannya!”

Malam harinya, Ashley mentraktir makan mereka semua. Setelah itu, mereka pun pergi karaoke. Berhubung masalah Tony dengan wanita pendamping, Ashley pun tidak suka Altena lagi. Jadi, dia lebih memilih menghabiskan banyak uang untuk mentraktir semuanya ke Nine Street Mansion.

Tidak ada yang mengungkit masalah Tony. Mereka seolah-olah sedang kumpul biasa saja, saling bersenda gurau, menghilangkan p
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2886

    Theresia melihat wajah samping tegas Morgan dengan mengangkat sedikit ujung matanya. Dia pun ikut menuruni mobil.Mereka berdua sama-sama naik ke lantai atas. Setibanya di luar ruang VIP yang dipesan asisten Roger, Theresia pun mengetuk pintu, membukanya, lalu memasuki ruangan.Pencahayaan di dalam ruangan terlihat gelap. Terdapat 5-6 orang sedang duduk di dalam sana. Dalam sekilas, Theresia bisa melihat Agnes yang duduk di paling dalam.Agnes datang bersama asistennya Roger, ada juga “Tuan Ethan" dan “Tuan Brevi" yang menghina Ingga tadi siang. Selain itu, ada juga tiga orang pria lainnya. Mereka semua sedang duduk di sofa, menatap dua orang yang berjalan memasuki ruangan dengan penuh waspada.Ketika melihat Theresia datang dengan membawa seorang pria, Agnes juga tidak merasa takut. Dia memberi isyarat mata kepada orang di sampingnya. Orang itu segera berdiri dan menjaga di depan pintu. Mereka kelihatan arogan, seolah-olah akan membuat Theresia tidak bisa pulang lagi!Agnes berkata de

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2885

    Pelayan bertanya, “Apa perlu bantu kamu untuk menyimpan bunganya dulu?”Theresia menggeleng. “Nggak usah. Terima kasih.”Pelayan berjalan pergi, lalu segera kembali dengan mengambil sepotong selimut tipis. “AC restoran kami agak dingin. Kekasihmu suruh aku bawa selimut buat kamu.”Theresia mengangkat kepalanya melihat orang yang sedang menelepon. Kelembutan terlintas di dalam tatapannya. Dia mengambil selimut untuk ditutup di atas kakinya, lalu berterima kasih dengan suara lembut, “Terima kasih.”“Kekasihmu baik sekali!” puji pelayan dengan tersenyum, lalu menuangkan segelas air lemon untuk Theresia. “Kalau kamu butuh sesuatu, kamu bisa panggil aku setiap saat.”“Oke!” Theresia sedang menunggu kepulangan Morgan. Dia mengambil gelas air, lalu menoleh untuk melihat ke luar jendela. Saat ini, matahari telah terbenam. Lampu jalan telah dinyalakan. Pejalan kaki berjalan hilir mudik di jalan. Angin di awal musim panas ini mulai berembus membuat orang merasa segar.Cahaya lampu memancar ke a

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2884

    Tiba-tiba Theresia tersenyum dengan begitu ceria dan menggoda. “Tuan Morgan memang enak diajak kompromi!”Morgan tidak mengindahkan sindiran Theresia. Dia berkata dengan tersenyum, “Aku sudah hampir sampai perusahaanmu. Aku tunggu kamu di lantai bawah.”Theresia merasa sedikit kaget, tetapi dia segera mengangguk. “Segera.”Setelah memutuskan panggilan, Theresia membereskan barangnya, lalu bersiap-siap untuk pulang kerja.Saat Ingga memasuki ruangannya, dia pun merasa kaget ketika melihat Theresia sedang membereskan barangnya. Ingga berkata, “Bos, hari ini kamu pulangnya cepat sekali?”Suasana hati Theresia sedang sangat bagus. “Iya, bukannya sudah hampir jam pulang kerja?”Ingga menyipitkan matanya dan berkata dengan tersenyum, “Normal bagi orang lain untuk pulang kerja tepat waktu, tapi terlalu aneh bagi Bos karena nggak lembur hari ini. Seperti ada keajaiban saja, jangan-jangan kamu lagi pacaran!”Theresia menunduk untuk membereskan dokumennya. Dia bertanya dengan acuh tak acuh, “Gim

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2883

    Agnes sungguh merasa emosi. Dia menghubungi Jovita, tetapi panggilan tidak kunjung diangkat.…Saat Ingga kembali ke perusahaan, kebetulan klien yang mencari Theresia sudah pergi. Ingga memasuki ruang kerja, lalu menceritakan semua yang terjadi di perusahaan Keluarga Manthana dan isi percakapannya dengan Roger kepada Theresia.Sepertinya Theresia bisa menebak siapa yang ingin melawannya. Dia pun bertanya, “Nggak turun tangan, ‘kan?”“Nggak. Mereka memang ingin pukul aku, tapi aku bilang aku bakal lapor polisi. Mereka pun ketakutan hingga pulang!” kata Ingga dengan bangga.“Bagus sekali. Keselamatan itu paling penting selama berada di luar, apalagi kamu itu perempuan. Jangan bersikap keras terhadap lawan,” kata Theresia.“Sayang sekali, mereka malah berhasil melarikan diri!” kata Ingga dengan emosi.“Memangnya kenapa kalau kamu bisa menangkap mereka? Kalau mereka bilang mereka salah kenal orang, kamu juga kehabisan akal,” kata Theresia dengan tersenyum, “Oke, jangan marah lagi. Hari ini

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2882

    Saat perjalanan pulang ke perusahaan, semakin dipikir-pikir, Ingga pun merasa semakin marah saja. Dia menelepon Roger untuk memberi tahu semua yang terjadi di perusahaannya tadi.Roger berkata dengan kaget, “Aku tidak suruh orang untuk cari There!”Ingga berucap dengan gusar, “Jadi, ada orang yang sengaja ingin menjebak bos kami? Untung saja, hari ini bos kami ada urusan mendadak, makanya aku gantiin dia kemari. Kalau nggak, mereka pasti akan kesampaian!”Roger terdiam sejenak, lalu berkata dengan nada dingin, “Aku akan selidiki masalah ini, lalu beri penjelasan kepada There.”Roger berpesan lagi, “Beberapa hari ini, kamu suruh There lebih hati-hati. Beri tahu There, kalau ada urusan, aku akan langsung telepon dia, tidak akan melewati asisten mana pun.”“Oke!”…Setelah panggilan diakhiri, Roger segera menghubungi Jovita, “Ibu, kamu lagi di mana?”Jovita sedang bermain kartu. Dia sedang merasa sangat gembira karena menang banyak hari ini. “Aku lagi main kartu sama temanku. Ada apa?”Ro

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2881

    “Lho, kenapa Nona Theresia malah marah?” kata Ethan dengan tersenyum sinis, “Semalam kamu bersulang kepadaku. Kamu sangat lembut ketika nyanyi bareng aku semalam!”Brevi yang berada di samping tertawa terbahak-bahak.Seseorang membuka pintu ruang tamu. Tidak lama kemudian, orang-orang berkumpul untuk menyaksikan keramaian, bahkan ada yang memotret dan merekam.Raut wajah Ingga sungguh kelihatan gusar. “Kalau kalian sembarangan bicara lagi, nanti aku akan lapor polisi buat tuntut kalian sudah melakukan pemfitnahan!”“Kamu bilang siapa yang memfitnah?” Ethan tersenyum dingin sembari menunjukkan ekspresi tidak takutnya. “Lebih baik Nona Theresia segera lapor polisi saja. Bisa jadi, kelak reputasimu di Kota Jembara akan semakin besar lagi. Kamu itu hanya seorang humas. Kamu berbisnis dengan mengandalkan kecantikanmu untuk menggoda pria. Jangan kira kita semua tidak tahu!”Orang di luar ruangan sana mengirim video kepada Agnes. Agnes pun dengan puas mengirimnya kepada Jovita. Setelah membuk

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 106

    Suara Sonia bergetar saat bertanya, “Satu dus isi berapa?”Reza memikirkannya dengan serius, “Kira-kira ada 50 kotak.”Ekspresi Sonia terlihat lebih kaget daripada malu, “Bagaimana kamu lewati kasir?”Apakah kasir melihatnya seperti melihat orang cabul?Reza mengerutkan kening, “Kasir itu apa?”Sonia men

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 81

    Ibunya Cindy akhirnya luluh dan menganggukkan kepala sambil berkata, “Ok, tunggu sebentar. Mama kirimkan uang ke rekening kamu dulu.”Ferdi panik dan berseru, “Kalian bodoh, ya?! Jelas-jelas tahu si Bobby itu pembohong, tapi masih saja kasih uang ke dia!”“Siapa yang pembohong?” tanya Cindy lagi sambi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 59

    Hana tampak canggung. Dia berkata sambil mencibir, “Dulu aku selalu dapat nasihat dari Tante setiap ada kesulitan, jadi aku ingin menanyakan pendapatnya juga kali ini.”Tandy berkata dengan acuh tak acuh, “Lalu nanti kalau kamu mau menikah, apa kamu masih akan bertanya pada nenekku?”Hana tersipu dan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 40

    Manajer menemukan beberapa pil berwarna merah muda beserta bubuk putih di dalam ruangan. Kemudian, dia menunjukkannya kepada Melvin, “Pak Melvin, perlu lapor polisi?”Robert terbaring di lantai, kepalanya terluka karena dilempar dengan botol bir. Begitu mendengar kata polisi, dia segera berdiri denga

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status