เข้าสู่ระบบTheresia meremas jubah mandi di tubuh Morgan. Tatapan malasnya kelihatan sedikit menggoda. Dia melakukan protes dengan suara kecil, “Ini lagi di rumah, sepertinya nggak bagus seperti ini?”Apalagi sebelum pulang tadi, mereka juga sudah ….Morgan menurunkan Theresia di atas ranjang. Dia mengangkat tangannya untuk mengusap bibir lembab Theresia, kemudian berkata dengan nada rendah, “Kita tidak melakukan apa pun.”Theresia mengangkat alisnya. “Apa kita cukup ngobrol di dalam selimut saja?”Morgan berbaring di samping Theresia dengan ekspresi santai dan tenang. “Aku tidak ngobrol dan tidur. Aku lihat kamu tidur saja.”Theresia merasa ada yang aneh dengan Morgan hari ini. Jangan-jangan akhirnya dia menyadari bahwa dirinya sudah salah paham terhadap Theresia. Jadi, dia merasa bersalah? Tidak mungkin!Kata “bersalah" tidak mungkin muncul di kamus pria ini.Theresia berbaring di atas ranjang. Dia dapat mencium aroma wangi di tubuh pria itu, alhasil dia tidak bisa tertidur. Dia mengulurkan tang
Theresia mengangguk. “Oke!”“Tidur sana!” Julia menepuk pelan pundaknya, lalu membalikkan tubuhnya untuk memasuki kamar.Morgan telah kembali ke kamar. Setelah membasuh tubuhnya, dia merokok di balkon. Tiba-tiba ponselnya berdering. Dia mengambil ponsel untuk melihat sekilas. Tatapannya kelihatan semakin tegas di malam hari. Panggilan pun diangkat. “Halo!”“Aku Roger.”“Aku tahu.”Roger tersenyum lembut. “Maaf sekali, sudah mengganggu Tuan Morgan di malam hari. Aku yang suruh Theresia datang membantuku hari ini. Aku harap Tuan Morgan jangan salah paham.”Tidak terdengar emosi apa pun dari suara Morgan. “Berhubung kalian sudah putus, tidak seharusnya kalian saling mengganggu satu sama lain lagi.”Semakin terdengar rasa bersalah dari suara Roger. “Tuan Morgan jangan salah paham. Seharusnya Theresia sudah jelaskan kepadamu. Sebelumnya kami bisa bersama hanya karena Theresia ingin membalas budiku saja.”Morgan bertanya, “Budi apa?”Roger menceritakan masalah Theresia tiba-tiba jatuh sakit
Tadinya pembalasan yang sudah direncanakan Roger dengan baik akan berhasil tinggal satu langkah lagi, tetapi kehadiran Jovita secara mendadak telah menghancurkan semua rencananya. Sekarang, Jovita malah mengatur sisa hidup Roger tanpa sepengetahuannya.Amarah di hati Roger langsung membara. Memang sangatlah sulit untuk bisa menjadi unggul di lingkungan penuh konspirasi, kotor, dan berantakan seperti di Keluarga Manthana!Sementara itu, entah bagaimana respons Roger untuk kondisi hari ini? Bagian tulang rusuk yang terluka sebelumnya masih belum sembuh. Sekarang, hatinya malah dicabik-cabik oleh ibu kandungnya sendiri! Bagian yang bahkan tidak bisa dilukai oleh tulang rusuk yang patah, pada akhirnya disakiti oleh keluarga sendiri!Tangan yang menggenggam tangan Theresia tiba-tiba mengencang. Dia segera menoleh, mendekat sedikit ke arah pria itu, lalu menggenggam jemarinya erat-erat dengan maksud baik. Sembari tersenyum lembut, dia pun berkata, “Terima kasih, Tuan Morgan, sudah datang men
Begitu masuk, Jovita pun melihat ada sekelompok orang sedang berkerumun, seolah-olah sedang berdebat. Bahkan, ada reporter juga yang berkumpul di sana.Jovita memalingkan kepala, lalu berkata kepada Hallie dengan tersenyum lembut, “Jangan takut, Bibi akan tanggung jawab atas semua yang terjadi hari ini. Kamu adalah tamu VIP hari ini. Aku akan menetapkan hubunganmu dengan Roger di hadapan semua orang.”Jantung Hallie berdebar kencang. Dia diam-diam menenangkan dirinya, lalu mengangguk.Jovita membawa Hallie untuk berdesakan di dalam kerumunan. Dalam sekilas mata, dia pun menyadari keberadaan Theresia di samping Roger. Dia langsung merasa panik, lalu bergegas berlari ke sana dengan gusar. “Theresia, apa yang kamu lakukan? Ternyata kamu benar-benar mencari kesempatan dalam kesempitan. Kamu tidak melepaskan kesempatan untuk mendekati Roger!”Suara itu bagai angin saja yang mengembuskan suasana tegang sebelumnya.Raut wajah Roger seketika berubah. “Ibu, kenapa kamu bisa kemari?”Jovita meny
Tidak lama kemudian, setelah Hendra, muncul lagi dua senior perusahaan. Mereka juga sedang menyalahkan ketidakadilan perlakuan Roger. Dia memprioritaskan orang-orang yang menjilatnya, menyingkirkan senior, dan menyalahgunakan wewenang.Orang yang bijak juga bisa melihat bahwa Hendra dan yang lainnya datang dengan persiapan. Mereka ingin mempermalukan Roger di depan orang banyak.Roger menunggu sampai mereka menyelesaikan omongan mereka, baru melangkah maju. Dia tidak kelihatan panik. “Bagaimanapun ini adalah masalah internal perusahaan, tidak seharusnya dibahas di tempat seperti hari ini. Hanya saja, berhubung Paman Hendra merasa tidak puas, aku akan beri sebuah penjelasan kepada Paman Hendra di depan semua orang.”Roger meminta asistennya untuk membawakan setumpuk dokumen kemari, isinya adalah bukti, yang mana dibuka satu per satu.Semuanya adalah kesalahan dari orang-orang yang dipecat, diturunkan jabatan, atau dikurangi gajinya. Ada yang telah disuap oleh perusahaan lain untuk menju
Ranty ada acara jamuan makan malam hari ini. Salah satu orang yang sudah janjian itu tiba-tiba meneleponnya, “Ranty, aku kepikiran hari ini adalah hari ulang tahun ke-50 perusahaan Keluarga Manthana. Mereka mengirim undangan kepadaku. Aku hampir melupakannya. Aku ke sana sebentar, baru kumpul bareng kalian.”Ranty juga tidak mempermasalahkannya. Setelah mengakhiri panggilan, perhatiannya mulai fokus dalam acara ulang tahun ke-50 perusahaan Keluarga Manthana.Keluarga Manthana memiliki kerja sama dengan perusahaannya Theresia. Jika ada acara Keluarga Manthana, Theresia pasti akan ke sana. Anggota Keluarga Manthana itu ….Ranty memutar bola matanya, lalu menelepon Morgan, “Kak Morgan, apa kamu masih berada di Kota Jembara?”Morgan sedang mengendarai mobil, kemudian berkata dengan suara datar, “Masih, ada apa?”Ranty tersenyum ramah. “Kak Morgan, hari ini Keluarga Manthana mengadakan acara perayaan ulang tahun perusahaan yang ke-50. Tadinya aku mau temani Theresia ke sana, tapi aku sibuk
Keesokan harinya, Reza dan Sonia telah janjian di saat sarapan. Reza pergi ke perusahaan untuk mengurus sedikit pekerjaan. Dia akan kembali sebelum makan siang untuk mengantar Sonia ke rumah Aska. Kemudian, dia baru mengantar mereka berdua ke bandara.Sonia memberi tahu Reza. Pagi harinya dia kembal
Setelah berpamitan dengan orang tua Ranty, Matias memeluk Ranty berjalan keluar rumah. Mereka memasuki mobil pengantin, menuju ke rumah keluarga Matias.Sonia, Rose, dan beberapa teman lainnya masuk ke mobil. Selain kehadiran para teman dan sanak saudara, ada juga para reporter di depan sana. Semuan
Melvin berkata, “Tugasku hari ini adalah menjadi pasanganmu!”Sonia terdiam membisu.Pada saat ini, tiba-tiba ponsel Sonia bergetar. Dia menerima pesan masuk dari Kelly dan Frida. Mereka sudah tiba. Mereka sedang bertanya di mana Sonia sekarang?Sonia berjalan menuruni gedung. “Aku pergi cari teman
Ranty berjalan kemari, lalu bertanya, “Apa Reza masih belum pulang?”Sonia mengangguk. “Urusannya masih belum selesai!”Ranty kepikiran dengan berita di internet. Tiba-tiba terlintas ekspresi muram di wajahnya. Dia tidak membahas Reza lagi, hanya bertanya, “Kapan Kakek Jemmy akan tiba?”Sonia membal







