MasukDengan raut wajah tak percaya, Burando berkata, “Dulu, aku lihat dia mati dengan mata kepalaku sendiri. Dia mati tepat di depan mataku. Bagaimana mungkin dia masih hidup?”“Sungguh, tetua agung Perguruan Selatan sendiri yang bawa para tetua pergi ke Belantara Liar. Mereka bahkan sempat bertarung dengan Zanovar, tapi Zanovar melukai mereka. Sekarang tetua agung Perguruan Selatan sudah berada di Sekte Bela Diri Sejati.”“Beliau datang ke Sekte Bela Diri Sejati atas perintah Nardo, berharap agar Ketua turun tangan mengumpulkan para prajurit kuat di Belantara Liar lagi untuk kepung Zanovar.”Setelah mendengar hal itu, raut wajah Burando menjadi serius. Dia tahu betul betapa menakutkannya Zanovar. Burando sendiri adalah seorang prajurit tingkat Alam Kekaisaran. Kekuatannya sudah termasuk yang tak tertandingi. Namun, dalam pertarungan waktu itu, Zanovar yang dikepung oleh banyak prajurit kuat pun tetap berhasil melukainya hingga terluka parah.Jika Zanovar masih hidup, maka itu akan menjadi
Tetua Agung Perguruan Selatan memiliki kekuatan tingkat kedua Kaisar semu. Tingkat kekuatannya setara dengan Dewi Kurniawan. Kekuatan tingkat ini dianggap sebagai kekuatan teratas, bukan hanya di Dunia Roh Sejati, tapi juga seluruh Dunia Tawang.Dia langsung mengirim pesan kepada empat perguruan lainnya setelah mendapat perintah dari Nardo. Dia mengundang para ketua sekte dan perguruan untuk berkumpul di Perguruan Selatan guna membahas masalah penting. Di saat yang bersamaan, Tetua Agung juga pergi menuju Sekte Bela Diri Sejati. Sekte Bela Diri Sejati. “Saudara Herza,” sapa Tetua Sekte Bela Diri Sejati yang merupakan guru dari Dewi Kurniawan. Tetua Agung Sekte Bela Diri Sejati bernama Jioda, sedangkan Tetua Agung Perguruan Selatan bernama Herza. Kekuatannya Jioda saat ini berada di tingkat delapan Alam Kaisar Semu.Aula utama Sekte Bela Diri Sejati. Seorang laki-laki tua berusia enam puluh tahunan duduk di ujung meja. Laki-laki tua itu adalah Jioda. Jioda menatap Herza sambil ters
Chandra tidak tahu, mengapa kutukan itu kembali muncul di dalam tubuh Nova. Namun, kutukan itu bukan lagi sebuah ancaman bagi Chandra selama dia bisa menemukan Nova. Dengan begitu, dia bisa menghilangkan kutukan yang ada di dalam tubuh Nova. Dewi sempat berhenti sejenak lalu kembali pergi tanpa banyak basa-basi. Chandra juga tidak melanjutkan langkahnya karena tempat ini terlalu berbahaya. Mungkin saja, tempat ini hanyalah sebuah konspirasi. Lagi pula, dia sudah merasa cukup tenang selama ada Dewi di sekitarnya. Dia juga tidak akan mungkin bisa menyelesaikan masalah ini dengan kekuatannya kalau saja Dewi tidak bisa menyelesaikannya. Chandra lebih memilih berbalik dan pergi. Kemudian dia memutuskan untuk berhenti sejenak di pegunungan yang berada di dekat Kediaman Zanovar untuk menunggu informasi dari Dewi. Di sisi lain, di Perguruan Selatan yang berada di Kota Gurun Selatan. Tetua Agung dan Tetua yang lain telah kembali. Seorang laki-laki paruh baya berusia sekitar empat puluh tahu
Di saat yang bersamaan, Dewi juga merenung seperti Chandra. Dia bertanya-tanya, apakah yang dikatakan Chandra benar adanya? Sepertinya, apa yang dikatakan oleh Chandra adalah fakta jika dilihat dari keadaan saat ini. Bagaimanapun juga, Chandra mengetahui banyak hal tentang Nova. Bahkan dia bisa mengatakan kalau kekuatan jahat yang ada di tubuh Nova adalah kekuatan kutukan. Terlebih lagi, Chandra juga memiliki kekuatan kutukan yang sama seperti ibunya. Kemungkinan besar, Chandra adalah ayahnya jika yang dikatakan Chandra semuanya adalah fakta. Dewi menatap Chandra. Dia merasa sulit untuk menerima jika dirinya memiliki ayah seperti Chandra. Sebenarnya, tidak ada salahnya jika dia memiliki ayah. Namun, ayahnya ini sangatlah lemah. Hal inilah yang sulit untuk diterimanya. “Sekarang, ada di mana Nova? Apa dia ada di dalam Kediaman Zanovar?” tanya Chandra cepat.Dewi masih merasa kurang yakin dengan perkataan Chandra. Namun, dia juga tidak bisa berbohong setelah mendengar pertanyaan Chand
“Kami menggunakan Lorong Waktu dan membuka jalan menuju Dunia Tawang secara paksa lalu memasukinya.”“Waktu umat manusia sudah hampir habis. Penguasa Dunia Manusia menggunakan Lorong Waktu dan membuka Sungai Waktu secara paksa lalu mengirim kami ke masa lalu. Namun, kecelakaan terjadi di Sungai Waktu.”“Aku muncul seratus ribu tahun sebelum masaku, sedangkan Nova entah muncul di zaman apa,” jelas Chandra sambil menatap Dewi. Dewi mengerutkan keningnya sambil merenung, apakah yang dikatakan Chandra fakta atau kebohongan. Chandra sadar, kalau apa yang diceritakannya memang sulit untuk dipercaya. Akhirnya, dia mengeluarkan Jarum 81 Langit seraya berkata, “Penggabungan antara Jarum 81 Langit yang ada di tanganku dan Jarum 81 Penghancur yang ada di tangan Nova bisa membentuk Lorong Waktu.”“Kamu mungkin sulit mempercayainya. Oleh karena itu, kita harus menemukan Nova agar dia bisa menjelaskan semuanya padamu.”“Hehe!”Dewi terkekeh lalu berkata, “Jadi, menurutmu kamu adalah ayahku?”Chand
Dewi Kurniawan menatap Chandra dengan penuh keterkejutan di wajah cantiknya. Dia tahu, seberapa kuatnya formasi di luar. Hanya seorang Kaisar Agung yang bisa menembusnya. Namun, Chandra baru berada di tingkat sepuluh Aam Ajaib. Dia sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk menerobos formasi itu. Apa mungkin laki-laki seperti ini bisa menembus formasi sekuat itu? Dewi terus menatap Chandra dengan tajam. Di saat yang bersamaan, Chandra melangkah maju dan menghampiri Dewi. Ini adalah pertama kalinya dia bisa berada sedekat ini dengan Dewi. Semakin lama, sosok Dewi semakin mirip dengan Nova dan Weni. Hufh!Chandra menarik napas panjang. Dia berusaha menenangkan diri dan tidak bertindak gegabah. Dia tidak ingin tiba-tiba mengatakan kalau dirinya adalah ayah dari Dewi. Karena mungkin saja, Dewi akan langsung menghabisinya. “Kamu datang ke sini karena ingin mencari Nova, kan?” tanya Chandra ragu. Dewi sangat terkejut dan langsung melangkah mundur sambil menatap Chandra dengan penuh kewasp
Jika situasi ini tidak ditangani dengan baik, Someria bisa terperosok dalam kekacauan besar. Chandra menghela napas berat dan berkata, “Banyak hal hanya bisa dicapai dengan kekuasaan. Aku tahu jika aku melangkah maju sekarang, mungkin aku akan dianggap sebagai pengkhianat dan dibenci oleh rakyat Som
Sandra memiliki paras yang cantik, kepribadian yang menawan, dan kemampuan yang luar biasa. Selama tiga tahun terakhir, banyak pria yang mengejarnya. Namun, dia menolak semuanya. Di dalam hatinya, sudah ada seseorang yang tinggal, bagaimana mungkin ada ruang untuk orang lain? Namun, dia tahu bahwa d
“Tidak perlu,” jawab pria itu sambil melancarkan serangan lagi, kali ini dengan tendangan menyapu.Chandra segera bergerak menghindar, muncul sekitar dua puluh meter dari posisi sebelumnya. Dia pikir sudah berhasil menghindari tendangan tersebut. Namun, begitu dia berhenti, tendangan pria itu kembali
“Selain itu, ada juga yang disebut hasrat.”“Apa itu hasrat?”“Hasrat adalah menjadi yang terkuat di dunia, sebuah ambisi yang sangat kuat. Ketika hasrat itu mencapai puncaknya, ditambah dengan kekuatan Naga Yu, dia akhirnya berhasil menembus batas dan mencapai Alam Sembilan.”“Kakekmu, Robi, juga sama







