Share

Bab 129. Layak?

Author: Zayn Z
last update publish date: 2026-08-16 23:35:59

Bab 129. Layak?

Pertanyaan Tian Fan tidak langsung dijawab. Sebaliknya, sosok hitam di hadapannya justru terdiam selama beberapa saat sebelum tiba-tiba tertawa. Tawa itu semakin keras, menggema di antara ruang yang retak dan menyebar ke seluruh Tangga Seribu Hati, seolah pertanyaan Tian Fan merupakan sesuatu yang benar-benar lucu baginya.

“Hahaha… kau penasaran denganku? Kau penasaran kenapa aku mengenal si iblis kecil? Haruskah aku menjawab pertanyaanmu itu?” Suaranya terdengar penuh ejekan,
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 174. Ekor di depan.

    Bab 174. Ekor di depan.Setelah memahami bahwa Menara Kegelapan kini benar-benar berada di bawah kendalinya, Tian Fan tidak langsung kembali ke dunia luar. Ia justru berdiri di tengah ruang yang sunyi sambil memejamkan mata, menggunakan kesadarannya untuk melakukan beberapa pengaturan terhadap dunia kecil tersebut. Berbagai wilayah yang sebelumnya hanya berupa ruang kosong mulai berubah secara perlahan mengikuti kehendaknya. Ia tidak mengubah inti Menara Kegelapan maupun wilayah yang berhubungan langsung dengan Lembah Neraka. Sebaliknya, ia menciptakan sebuah kawasan baru di sekelilingnya, sebuah wilayah yang berbeda dari dunia gelap dan penuh bahaya yang selama ini menjadi ciri khas Menara Kegelapan.Setelah beberapa saat, Tian Fan membuka matanya. Ia mengangkat tangan kanannya ke depan, lalu menggerakkan telapak tangannya perlahan seolah sedang menarik tirai yang tidak terlihat. Udara di hadapannya bergetar. Dalam sekejap, sebuah garis hitam muncul di tengah ruang dan perlahan mel

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 173. Rahasia Ruangan Menara Kegelapan.

    Bab 173. Rahasia Ruangan Menara Kegelapan.Bai Dishi menatap menara kecil yang berada di atas telapak tangan Tian Fan dengan ekspresi penuh arti. Setelah beberapa saat, ia akhirnya bertanya, “Sekarang kau sudah mengetahui cara mengendalikannya?”Tian Fan tidak langsung menjawab. Tatapannya masih tertuju pada Menara Kegelapan yang telah berubah menjadi sangat kecil. Kesadarannya perlahan menyentuh hubungan yang kini terjalin antara dirinya dan artefak tersebut. Dalam benaknya, ia dapat merasakan keberadaan setiap lantai, setiap ruang, bahkan aliran energi yang bergerak di dalamnya. Seolah-olah sebuah dunia yang sebelumnya berada jauh di luar jangkauannya kini tiba-tiba menjadi bagian dari pikirannya sendiri.Ia kemudian mengangguk pelan dan menjawab, “Sudah. Mekanisme kuno yang ada di dalam menara ini telah terhubung langsung dengan pikiranku. Selama aku memiliki cukup Qi, apa pun yang ingin kulakukan di dalam dunia kecil ini pada dasarnya hanya perlu kupikirkan, dan mekanisme menara a

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 172. Dunia Kecil.

    Bab 172. Dunia Kecil. Cahaya emas yang keluar dari dua segel itu langsung menembus kening Tian Fan. Dalam sekejap, seluruh tubuhnya bergetar hebat. Ia memegangi kepalanya dengan kedua tangan sambil mengerang tertahan, merasakan sesuatu yang asing terus mengalir ke dalam kesadarannya. Bukan sekadar energi, melainkan rapalan mantra kuno yang tidak pernah ia pelajari sebelumnya. Setiap kalimat, setiap simbol, dan setiap pola formasi seolah dipaksakan masuk ke dalam pikirannya tanpa memberinya kesempatan untuk menolak. Pada saat yang sama, perubahan juga terjadi pada tubuh Iblis Kecil. Cahaya keemasan yang menyelimuti naga hitam tersebut semakin pekat, sementara simbol-simbol merah yang sebelumnya bergerak liar di sepanjang tubuhnya perlahan menyusut. Satu demi satu simbol itu seperti ditekan oleh kekuatan tak terlihat, kemudian berubah menjadi titik-titik kecil sebelum akhirnya menghilang ke dalam tubuh sang naga. Tian Fan jatuh berlutut. Napasnya memburu, sementara rasa sakit di ke

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 171. Melepas segel.

    Bab 171. Melepas segel.Sorot mata naga hitam itu perlahan berubah setelah mendengar suara Tian Fan. Tatapan merah yang sebelumnya dipenuhi keganasan dan tekanan perlahan menjadi lebih tenang, seolah suara pemuda tersebut telah menyentuh bagian terdalam dari jiwanya yang selama ini terbelenggu. Tian Fan memperhatikan perubahan itu dengan saksama, dan semakin lama ia mengamati, semakin jelas baginya bahwa seluruh pasak kristal yang membelenggu tubuh naga tersebut bukan sekadar berfungsi sebagai penjara, melainkan juga digunakan untuk mengekang amukan serta menekan kekuatan liarnya agar tidak sepenuhnya meledak.Tian Fan berjalan perlahan mendekati salah satu pasak kristal yang menahan leher naga. Ia memperhatikan setiap pola yang terukir di permukaannya, merasakan aliran energi kuno yang masih bergerak di dalam kristal tersebut. Teknik penyegelan ini benar-benar berbeda dari seluruh teknik yang pernah ia lihat sebelumnya. Bukan hanya rumit, tetapi juga memiliki tingkat kesempurnaan y

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 170. Iblis Kecil Itu Ternyata…

    Bab 170. Iblis Kecil Itu Ternyata…Baru saja pertanyaan Tian Fan mengenai keberadaan Si Iblis Kecil terucap, ia tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh dari kedalaman Menara Kegelapan. Langkahnya yang semula hendak bergerak mendekati Shandian perlahan terhenti. Alisnya sedikit berkerut ketika kesadaran spiritualnya menyapu seluruh lantai kedua puluh. Ada sebuah aura yang samar, sangat lemah, tetapi terasa begitu familiar hingga membuat pikirannya langsung tertuju kepada satu sosok yang telah lama tidak ditemuinya.Tian Fan berdiri diam beberapa saat, membiarkan kesadaran spiritualnya menyebar lebih jauh. Semakin dalam ia merasakan aura tersebut, semakin jelas pula perasaan familiar yang muncul dalam benaknya. Namun anehnya, aura itu tidak sepenuhnya sama dengan aura yang pernah ia rasakan sebelumnya. Ada sesuatu yang berbeda, sesuatu yang jauh lebih murni dan lebih dalam, seolah sumber aura tersebut telah mengalami perubahan besar.“Ini apa? Aku merasakan aura yang sangat familiar dari

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 169. Pertemuan dan perbedaan.

    Bab 169. Pertemuan dan perbedaan.Setelah pergulatan panjang dengan kedua keindahan Kerajaan Shui itu akhirnya berakhir, Tian Fan memperoleh hasil yang jauh lebih besar daripada yang ia perkirakan. Di dalam dantiannya, Inti Matahari Yang dan Inti Es Abadi Yin yang sebelumnya memiliki ukuran sangat berbeda kini telah mencapai keseimbangan sempurna. Kedua inti yang dahulu satu berukuran kecil dan satu jauh lebih besar kini telah berubah menjadi dua inti dengan ukuran yang sama. Keseimbangan tersebut membuat fondasi kultivasinya yang sebelumnya kacau perlahan kembali stabil, bahkan kekuatannya mengalami lonjakan besar. Jika sebelumnya kultivasinya hanya naik satu tingkat kecil, dari Ranah Rajabumi tingkat menengah menuju tingkat atas, kini kekuatannya telah melompat jauh hingga mencapai Ranah Kaisar tingkat menengah. Memang, kekuatan tersebut masih belum kembali ke ranah aslinya, tetapi bagi Tian Fan, pencapaian itu sudah lebih dari cukup untuk menghadapi banyak situasi yang mungkin m

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 07. (21++) Digagahi.

    Bab 07. (21++) Digagahi.Nafas wanita bercadar mulai sedikit tidak teratur,tangannya perlahan menyentuh tubuh Tian Fan dengan gugup namun penuh keberanian.Tak berhenti sampai sana, kini jemarinya merayap ke bawah menyentuh bagian bawah tubuh Tian Fan yang ada di selangkangannya.Tubuh wanita berca

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 06. Perjalanan Berdarah

    Bab 06. Perjalanan BerdarahAngin dingin berhembus pelan di atas tebing tandus Lembah Kematian. Disana satu sosok berjubah hitam berjalan sendirian di antara kabut tipis yang menyelimuti jalur berbatu.Tian Fan, ia berjalan tanpa pengawal, tanpa tunggangan dan tanpa membawa simbol kekuasaan apa pun

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 05. Dimulai.

    Bab 05. Dimulai.Dua tahun berlalu.Lembah Kematian tak lagi seperti dahulu yang penuh dengan kematian dan penyakit aneh. Semua telah berubah sejak kemunculan dua kelompok baru.Dari sekian banyak kelompok dan klan yang lahir dan tenggelam di tanah penuh darah itu, dua nama baru muncul dan langsung

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 04. Klan Pengadilan Hitam.

    Bab 04. Klan Pengadilan Hitam.Bulan masih menggantung tinggi,Sun Li terdiam oleh ucapan terakhir Tian Fan.“Racun ini buatan manusia.”Namun setelah itu, Tian Fan tak berkata lagi. Ia hanya berdiri memandangi bulan yang mulai tertutupi awan.Angin malam berhembus pelan, menggoyangkan ujung kain

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status