ホーム / Fantasi / Jenius yang Disingkirkan / Bab 55. Membuat Rumor.

共有

Bab 55. Membuat Rumor.

作者: Zayn Z
last update 公開日: 2026-06-19 21:44:28

Bab 55. Membuat Rumor.

Api berwarna merah menyala di tengah hutan.Satu per satu tubuh para pengawal Klan Xie berubah menjadi abu di bawah kobaran api yang dilepaskan Tian Fan.

Tidak ada belas kasihan bagi orang-orang yang datang dengan niat membunuh.Dalam dunia kultivasi, mereka yang gagal membunuh lawannya harus siap menerima kematian sebagai balasannya.

Tak lama kemudian, dua sosok berjalan mendekat dari arah pepohonan. Shin berada di depan sementara Tang San mengikuti di belakang sambil meng
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (2)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
makin seru
goodnovel comment avatar
Jingga 17
terimakasih thor untuk update bab nya ...semakin seru dan menarik alur cerita ny
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 64. Tidak menoleh lagi

    Bab 64. Tidak menoleh lagiSuasana di depan Kediaman Klan Xiao masih dipenuhi keheningan setelah pernyataan Shui Xian yang mengejutkan semua orang. Tak seorang pun menyangka gadis bercadar yang masih misterius identitasnya itu itu akan mengumumkan di hadapan seluruh Kota Shui bahwa Tian Fan adalah tunangannya.Xiao Ling akhirnya melangkah mendekat. Ia menatap Tian Fan dengan senyum bangga sebelum berkata dengan lembut."Fan'er, urusan di sini biarkan Kakekmu dan para tetua yang menyelesaikannya. Kau sudah melakukan lebih dari cukup malam ini."Tian Fan menganggukkan kepalanya tanpa banyak bicara. "Baik, Bibi."Setelah itu ia berbalik memasuki Kediaman Klan Xiao. Di sampingnya, Shui Xian masih saja merangkul lengannya seolah tidak memiliki niat sedikitpun untuk melepaskannya. Tang San dan Shin berjalan santai mengikuti dari belakang, sementara Shui Wen dan Lu Tang ikut masuk bersama rombongan.Di belakang mereka, Su Yi hanya mampu berdiri terpaku.Tatapannya terus mengikuti punggung

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 63. Penyesalan yang Terlambat

    Bab 63. Penyesalan yang TerlambatSuasana masih dipenuhi keheningan setelah hukuman yang diterima Xie Kang dan Xie Wang. Jeritan mereka yang menggema beberapa saat lalu masih terngiang di telinga semua orang. Di atas gerbang, Tang San tetap duduk santai tanpa sedikit pun menunjukkan emosi. Namun kali ini tekanan auranya perlahan bergeser dan mengarah kepada Su Jing.Seketika wajah Patriark Klan Su memucat. Keringat dingin mulai mengalir di dahinya. Ia buru-buru melangkah maju sambil menangkupkan kedua tangan."Senior, mohon tunggu. Aku tidak ikut menawar ataupun menghina Senior. Semua perkataan tadi adalah keputusan Xie Kang dan putranya. Aku sama sekali tidak terlibat dalam urusan itu."Nada bicaranya terdengar tergesa-gesa, seolah takut terlambat menjelaskan. Melihat ayahnya berada dalam situasi berbahaya, Su Yi akhirnya memberanikan diri melangkah keluar dari kerumunan. Wajahnya dipenuhi kecemasan saat menatap Tian Fan."Tian Fan... aku tahu Ayah telah melakukan banyak kesalahan. K

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 62. Jalan Buntu.

    Bab 62. Jalan Buntu.Xie Kang dan Su Jing benar-benar kehilangan kata-kata. Ledakan aura kenaikan ranah yang terus bermunculan dari dalam Kediaman Klan Xiao membuat wajah keduanya semakin suram. Terlebih lagi setelah awan tribulasi muncul di langit malam.Enam sambaran petir pembaptisan yang berputar di atas Kediaman Klan Xiao menjadi bukti yang tidak terbantahkan jika seseorang sedang menerobos menuju Ranah Langit dan itu terjadi di pihak musuh mereka.Bagi siapa pun yang memahami dunia kultivasi, pemandangan tersebut sama saja dengan lonceng kematian bagi Klan Xie dan Klan Su.Xie Wang terlihat paling terpukul. Wajahnya pucat dan kedua tangannya mengepal erat.Dalam bayangannya, malam ini seharusnya menjadi malam kehancuran Tian Fan dan Klan Xiao dan Klan Long seharusnya diinjak hingga hancur tanpa mampu melawan.Namun sekarang kenyataannya justru berbanding terbalik, yang hancur bukan Tian Fan namun melainkan mereka.Meski begitu, jauh di dalam hatinya masih tersisa secercah harap

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 61. Matahari Qi.

    Bab 61. Matahari Qi.Beberapa waktu sebelumnya di aula utama Klan Xiao.Di aula utama Kediaman Klan Xiao, Xiao Ling melangkah maju dan menyerahkan sebuah slip giok serta cincin spasial kepada ayahnya."Fan'er meminta aku menyerahkan ini kepada Ayah."Xiao Long menerima keduanya lalu segera memasukkan kesadarannya ke dalam slip giok. Tak lama kemudian suara Tian Fan terdengar dari dalamnya."Kakek, jika kau sedang mendengar pesan ini berarti Klan Xie dan Klan Su sudah bergerak. Di dalam cincin spasial ini terdapat beberapa alat formasi dan empat batu spirit tingkat menengah. Gunakan semuanya sesuai petunjuk yang kusertakan."Suara Tian Fan terdengar tenang dan penuh keyakinan."Aktifkan formasi itu di aula utama lalu kumpulkan seluruh anggota Klan Xiao dan Klan Long di dalamnya.""Jangan keluar apa pun yang terjadi. Biarkan aku yang mengurus Klan Xie dan Klan Su.""Aku tidak menjanjikan kemenangan, tetapi aku bisa menjamin satu hal. Setelah malam ini berakhir, kekuatan kedua klan kita

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 60. Harga yang Tidak Bisa Dibayar.

    Bab 60. Harga yang Tidak Bisa Dibayar.Wajah Xie Kang dan Su Jing terlihat sangat buruk. Sebagai Patriark dua klan besar, mereka baru saja ditantang secara terbuka oleh seorang junior di depan seluruh Kota Shui.Jika mereka menolak, wajah Klan Xie dan Klan Su akan hancur. Namun jika menerima, mereka juga tidak memiliki keyakinan penuh.Bukan karena lawannya adalah Tian Fan dan kondisi ranah mereka yang turun satu tingkat menjadi ranah Kaisar tingkat awal, alasan utamanya adalah karena sosok misterius berjubah hitam yang duduk di atas gerbang Kediaman Klan Xiao.Keberadaan seorang ahli Ranah Langit di belakang Tian Fan seperti gunung besar yang menekan hati mereka karena bukan tidak mungkin jika pria misterius itu akan ikut campur dalam pertarungan.Melihat keraguan yang muncul di wajah keduanya, sosok berjubah hitam itu tiba-tiba bergerak. Ia yang sebelumnya berdiri perlahan duduk di atas gerbang sambil menyilangkan kaki.Kemudian suaranya terdengar tenang berkata pada mereka."Kalia

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 59. Pengecut.

    Bab 59. Pengecut.Seluruh Kota Shui seolah membeku.Di bawah tatapan ribuan pasang mata, sosok berjubah hitam itu melayang tenang di langit malam. Tekanan Ranah Langit yang dipancarkannya masih menyelimuti area di sekitar Kediaman Klan Xiao, membuat para anggota Klan Xie dan Klan Su kesulitan bahkan hanya untuk bernapas.Kemudian sosok berjubah hitam itu perlahan mengangkat satu tangannya. Di depan dirinya, puluhan bola hitam seukuran kepalan tangan mulai bermunculan satu per satu dari kehampaan.Bola-bola itu tampak aneh dilihat karena permukaannya berdenyut seperti jantung dan memancarkan aura yang membuat kulit kepala siapa pun yang melihatnya terasa mati rasa.Mata Xie Kang langsung membelalak."Apa itu?!"Tak ada yang mampu menjawab karena detik berikutnya sosok berjubah hitam itu mengibaskan tangannya.Wussh!Puluhan bola hitam langsung melesat turun seperti hujan meteor menuju kubu Klan Xie dan Klan Su."Tidak baik!""Menjauh!"Para tetua kedua klan berusaha memperingatkan angg

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 26. Luka.

    Bab 26. Luka.Namun berbeda dengan Lu Tang, Xiao Long justru menyipitkan mata sambil tersenyum tipis melihat itu semua. Ia bisa melihat sesuatu yang orang lain lewatkan.“Pengendalian yang luar biasa…”Tian Fan memang menyerang brutal, namun seluruh pukulannya sangat terukur. Tidak ada satupun yang

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 23. Duel dan Harga Sebuah Permintaan maaf

    Bab 23. Duel dan Harga Sebuah Permintaan maaf.Xiao Long menatap Tian Fan dalam diam sambil memegang kedua lengan cucunya itu erat.Sorot mata lelaki tua tersebut perlahan berubah.Ada keterkejutan yang samar terlihat di wajahnya. Bagaimana tidak? Ia bisa merasakan jika otot di lengan Tian Fan teras

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 22. Batu, Gunting, dan Kerajaan.

    Bab 22. Batu, Gunting, dan Kerajaan.Tian Fan segera memasuki kediaman keluarga Xiao.Begitu melewati gerbang utama, aroma khas ramuan obat langsung menyambut penciumannya. Halaman luas keluarga Xiao masih sama seperti di ingatan masa kecilnya. Rak-rak pengering ramuan berjajar rapi di beberapa sud

  • Jenius yang Disingkirkan   Bab 20. Wanita dan perhitungannya.

    Bab 20. Wanita dan perhitungannya.Dua hari berlalu.Pintu ruangan pembuatan ramuan milik Klan Long perlahan terbuka. Tian Fan melangkah keluar sambil menghembuskan napas panjang.Raut wajahnya terlihat cerah dan sumringah yang menandakan proses pemurnian pilnya berjalan sukses.Long Fang dan Xiao

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status