Home / Young Adult / Jerat Ketos Galak / Bab 97. Please Help Me

Share

Bab 97. Please Help Me

Author: Sweety
last update publish date: 2026-05-13 08:00:04

"Kyrran brengsek!" maki Andrea pelan.

Di jok belakang taksi online, Andrea menyandarkan kepalanya di jendela kaca. Lampu kota bergerak samar di luar sana, memantul di matanya yang masih panas karena emosi.

Setelah menampar dan mengeluarkan ucapan kecewa, Andrea memelesat pergi meninggalkan Kyrran, membawa amarahnya yang meluap-luap.

Bahkan dia masih terngiang-ngiang kalimat Kyrran. Apa cowok itu menganggap Andrea sama seperti cewek-cewek lain yang Kyrran dekati?
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
Delisa
Andreeaaa be safeee
goodnovel comment avatar
Rahcelle Chuu
yg pnting kabur dlu andrea
goodnovel comment avatar
Uing21
pake jatih sgla andrea hadeuh
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 28

    Pagi itu, Andrea sarapan sendirian di dapur unit asramanya. Di atas meja ada semangkuk oatmeal hangat, sebutir telur rebus dan segelas jus jeruk yang ia buat seadanya sebelum berangkat kuliah. Gadis itu menikmati beberapa suapan terakhir sebelum berdiri membawa mangkuk dan gelas kotornya ke wastafel, mulai mencuci piring. Setelah selesai mengelap tangannya, pintu unit terbuka. Andrea menoleh, mendapati Cassandra masuk dengan langkah pelan. Rambut sahabatny itu sedikit berantakan dan wajahnya terlihat pucat. Andrea mengernyit khawatir, lalu segera menghampiri Cassandra yang oleng. "Cassie..." Tangan Andrea refleks memegang bahu Cassandra dan merasakan tubuh sahabatnya itu begitu panas. "Cassie, badan kamu panas banget." "Aku nggak apa-apa, kok, Rea…" ucap Cassandra lesu. Andrea langsung memapahnya. "Gak apa-apa bagaimana, ini panas banget. Ayo ke kamar." Dengan susah payah Andrea membantu Cassandra menuju kamar mereka. Begitu sampai, Cassandra didudukkan di tepi kasur. Sementa

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 27

    Malam itu, suasana di kamar asrama Andrea begitu sunyi.Dua teman sekamar Andrea yang lain sudah di kamar mereka, sementara Cassandra belum kembali sejak kemarin. Sahabatnya itu sudah menginap bersama adiknya lagi katanya.Andrea duduk di depan meja belajar dekat jendela. Lampu meja menyala hangat, menerangi laptop dan tumpukan catatan yang berserakan di sekelilingnya.Jemari lentik gadis itu bergerak lincah di atas keyboard.Sebagai anggota klub jurnalistik, hidupnya tidak pernah jauh dari tenggat waktu. Artikel kampus, laporan kegiatan mahasiswa, wawancara dan naskah berita. Semuanya menumpuk tanpa ampun.Namun Andrea menyukai kesibukan itu. Ketika menulis, pikirannya biasanya lebih tenang, fokus dan mudah melupakan hal-hal yang tidak ingin ia pikirkan. Termasuk Kyrran.Drrttt… Drrrttt…Ponselnya yang tergeletak di samping laptop bergetar. Andrea spontan berhenti mengetik.Matanya sekilas melirik layar, lalu membeku. Nama Daisy yang memanggil membuat jemarinya terhenti di atas keybo

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 26

    Di kota Grandchester, dalam sebuah kamar apartemen, Daisy sedang berbaring santai di atas kasur. Wajahnya tertutup sheet mask beraroma lavender, sementara ponselnya berada di depan wajahnya. Jemarinya sibuk membuka berbagai aplikasi perjalanan.Matanya menyipit memperhatikan daftar penerbangan ke NY, Amric yang muncul di layar.Ia sudah bertekad untuk pergi ke sana, meski Kyrran melarangnya. Kali ini, Daisy harus ke sana. Toh, ia sudah mengumpulkan uang untuk beli tiket. Ia juga sudah melakukan berbagai macam perawatan. Karena tujuannya ingin memiliki Kyrran seutuhnya, membuat cowok itu terikat padanya.Gadis itu bahkan sudah meminta untuk cuti kuliah agar kembali dekat dengan Kyrran.Sejak mengaku sebagai pacar Kyrran, mereka tidak lama menghabiskan waktu bersama. Kyrran ke NY dan tidak ada niat membawa Daisy.Namun, sebelum menemukan tiket yang terjangkau dengan uang yang disiapkan, sebuah notifikasi masuk.Ting.Daisy awalnya tidak terlalu memperhatikan. Namun ketika melihat pesan

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 25

    Noela menggigit bibir bawahnya lalu menepuk jidatnya pelan."Aduh."Hampir saja. Sedikit lagi ia bisa keceplosan sesuatu yang seharusnya tidak boleh diketahui Kyrran.Pertama—kedua orang tua dan keluarganya sudah mengingatkan Noela agar tidak menyebut soal Andrea lagi.Kedua—Andrea sendiri juga sudah kelihatan move on dari Kyrran. Gadis itu lebih fokus pada cita-cita dan sudah mulai jatuh hati pada tunangannya.Jadi, ia tidak boleh mengungkapkan yang sebenarnya pada Kyrran. Cukup mencegah kembarannya itu semakin lama terlibat dengan Daisy.Untungnya mereka tidak video call, jadi ekspresi Noela tidak akan terbaca oleh Kyrran. Ia segera memutar otak mencari jawaban."Oh, itu maksudku…" Ia berdeham."Kalaupun kamu merasa pernah punya pacar atau apa, mungkin cuma efek ingatan kamu yang belum beres.""Maksudnya?" desis Kyrran di seberang sana."Ya semacam halu."Kyrran mendengkus. "Aku mema

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 24

    Sejak malam itu, Kyrran tidak pernah lagi menagih kesepakatannya dengan Andrea. Ia tidak lagi menggoda Andrea tentang janji ciuman dan ngedate mereka.Melihat tangisan Andrea yang histeris seperti waktu itu membuat Kyrran sadar jika ia memang sudah berlebihan.Sudah lebih dari satu minggu ia hanya bisa memperhatikan Andrea dari kejauhan. Di kantin, depan gedung fakultas FIKOM, perpustakaan atau sesekali dari tribun lapangan basket ketika Andrea sedang melakukan wawancara.Padahal sebenarnya, Kyrran sangat merindukan gadis itu dan ingin berada di dekatnya.Kyrran bingun harus berbuat apa. Namun setiap kali mengingat wajah Andrea yang basah oleh air mata malam itu, langkahnya selalu terhenti.Saat akhir pekan tiba. Kyrran memilih meninggalkan kampus, bertolak ke kota Grandchester.Malam itu, Kyrran menghadiri makan malam bersama keluarga besar mamanya—Keluarga Alveroz.Ada Opa Riovandra, Oma Tamara, Mama Drassha, Papa Adriel, Tante Cherryl dan suaminya, Om Elias, Jasper, Lysander adik b

  • Jerat Ketos Galak   Campus Era 23

    "Ah… Kyrran… stop…" lirih Andrea.Sayangnya, Kyrran semakin menyesap leher Andrea, mengabsen sepanjang kulit lembut gadis itu.Andrea memejamkan matanya, seolah menyerah dengan perlakuan Kyrran."Mhmm…"Kyrran kemudian memutar badan Andrea agar menghadap ke arah cowok itu. Saat Andrea ingin melayangkan protes, Kyrran lebih dulu membungkam bibir dengan ciuman.Satu tangan Kyrran menahan pinggang Andrea dan tangannya yang lain mengusap punggung Andrea dengan gerakan pelan dan penuh damba."Arghh… Andrea… you make me crazy," geram Kyrran rendah di sela hisapannya.Andrea yang sudah terbuai oleh mantan kekasihnya itu malah membalas ciuman Kyrran. Kedua lengan Andrea sendiri sudah melingkar di tengkuk cowok itu. Satu tangannya sesekali meremas rambut belakang Kyrran."Emphh… Ahh… Kyrran…" lirih Andrea di sela pagutan mereka yang kuat dan saling menuntut."Mmhhmm…""Argh…"Namun, saat kesadaran Andrea kembali. Gadis itu mendorong dada bidang Kyrran. Napasnya terengah-engah, lalu segera berl

  • Jerat Ketos Galak   Bab 132. Menenangkan Andrea

    "Gak punya bukti, kan?" sahut Kyrran lagi. Tatapannya semakin menyeramkan. Cowok itu kemudian mempertegas. "Asal kalian tau, aku yang ada di lab bersama Andrea malam tadi."Andrea mendongak, memperhatikan Kyrran yang masih memeluknya erat. Tak pernah ia sangka akan dibela oleh

  • Jerat Ketos Galak   Bab 5. Ancaman

    Setelah kelas selesai, satu per satu siswa keluar dari kelas. Biasanya, Andrea juara satu siswa yang meninggalkan kelas paling cepat. Tapi, kali ini gadis itu menahan diri.Setelah melihat Kyrran beranjak dari kursi, gadis itu ikut bangkit dan langsung menghampiri cowok itu."Kyrran," kata Andrea.

  • Jerat Ketos Galak   Bab 4. Imbalan Tutup Mulut

    Apa kata Noela kalau melihat Andrea cuma pakai handuk dan berduaan dengan cowok di kamarnya. Andrea buru-buru mendorong Kyrran keluar dari kamar. Cowok tinggi itu sendiri tidak ada perlawanan, membiarkan punggungnya didesak pergi. Dia menggeser pintu balkon dan menarik tirai dengan sekali gerakan

  • Jerat Ketos Galak   Bab 3. Kemunculan Tiba-tiba Kyrran

    Lampu taman mulai menyala satu per satu dan para siswa Alveroz High mulai kembali ke asrama masing-masing. Di kamar mandi sebuah unit kamar 207 lantai dua di asrama putri, Andrea berendam dalam bathtub. Air di bathtub bergerak pelan saat gadis itu bersandar, bahunya tenggelam setengah dan rambut h

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status