共有

38. Di Semarang

last update 公開日: 2026-03-22 16:57:35

Reyner menepi sejenak di bahu jalan tol yang lengang, lalu menggenggam jemari Lana dengan erat. Tatapannya dalam, berusaha menghapus sisa-sisa kemarahan di wajah istrinya.

"Abaikan saja, Lan. Jangan biarkan mulut kotornya merusak perjalanan kita. Kita makan siang di rest area depan, ya? Kau harus isi tenaga sebelum sampai di Semarang."

Beberapa jam kemudian, mobil mereka memasuki kawasan padat penduduk di pinggiran Semarang. Reyner menghentikan kendaraan di depan sebuah
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Jerat Manis Istri Siri   99. Babymoon Ke Madrid

    "Papaku yang akan membiayainya, semua akomodasi dan hotel terbaik," jawab Reyner sambil tersenyum sambil menaik turunkan alisnya."Kamu memintanya? Ya ampun, memalukan sekali!"Reyner lalu mendekap Lana ke dalam pelukannya. "Bukan begitu, Lana. Papa memintaku mengurus perusahaan. Sudah kuduga sebelumnya, seperti prediksiku saat kita bicara kemarin. Aku mau, tapi aku minta waktu lima-tujuh hari setelah proyek Semarang selesai karena kamu ingin babymoon. Papa tidak keberatan, malah memberikan itu semua sebagai fasilitas.""Syukurlah kalau begitu. Aku bangga padamu, Mas. Ternyata perjuanganmu di Semarang akhirnya diakui oleh Papa."****​Satu bulan berlalu dengan cepat. Lana telah mengantongi izin kesehatan dari dokter kandungannya, menyatakan bahwa ia layak terbang menuju Madrid. Mengingat usia kehamilannya, Reyner memesan tiket First Class di maskapai terbaik. Fasilitas kursi yang bisa diubah menjadi tempat tidur datar sempurna memast

  • Jerat Manis Istri Siri   98. Menyelesaikan Proyek

    Setelah perkenalan singkat antara Lana dan Maura, mereka mengobrol banyak hal, termasuk rencana Maura ke depannya untuk kembali bekerja dengan cara yang halal. Mata Lana kemudian tertuju pada selebaran LPK Jepang yang tergeletak di meja."Kamu mau ke Jepang, Maura?" tanya Lana."Ah, baru keinginan saja, Kak. Yang penting kerja dulu di sini. Ya, kan, Ras? Kami mau menabung dulu, semoga entah tahun kapan bisa terealisasi," jawab Maura rendah hati, mengingat biaya tidak murah dan persiapannya dokumen dan lain-lain.Lana menatap keduanya dengan serius. "Kalau kalian benar-benar serius ingin ke sana, aku yang akan membiayai semuanya. Mulai dari pendaftaran LPK, pengurusan dokumen, sampai tiket keberangkatan kalian nanti."Maura dan Laras terbelalak, saling berpandangan dengan wajah tidak percaya. "Kak... ini serius? Biaya ke Jepang itu tidak sedikit. Kami tidak mungkin bisa membalas kebaikan Kak Lana sebanyak itu," ujar Maura terharu."Anggap

  • Jerat Manis Istri Siri   97. Menjenguk Maura

    "Ngomong-ngomong, selamat atas kehamilanmu, Lana. Aku senang mendengarnya. Rukun selalu dengan Rey, dia pria yang baik. Kamu berhasil melewati ujian kehadiran Kimmy di antara kalian. Kabari aku jika sudah melahirkan, ya? Kalau aku masih di Jakarta, aku pasti menjengukmu.""Tentu, Intan. Memangnya kamu ada rencana pergi dari Jakarta? Kimmy juga meninggalkan kota ini, dia ingin melahirkan anaknya di Bali.""Aku sedang mencari pekerjaan, mungkin pindah ke Surabaya atau Bandung. Mencari suasana baru, Jakarta terasa terlalu menyesakkan.""Aku mengerti, terkadang kita memang butuh tempat baru untuk bernapas. Semoga sukses dengan rencana kepindahanmu, Intan. Kabari aku jika sudah menetap, ya. Hati-hati dan jaga kesehatanmu di sana."Reyner melangkah masuk dengan guratan serius di wajahnya, sisa ketegangan setelah makan siang bersama Papa Julian dan Elroy masih membekas jelas."Hai, Mas. Bagaimana tadi makan siangnya?" sapa Lana lembut sambi

  • Jerat Manis Istri Siri   96. Berdamai Dengan Intan

    Setelah selesai menelepon, Lana melanjutkan kegiatannya membuat kopi untuk sang suami. Reyner yang baru saja menutup ponselnya menghampiri, ia sempat mendengar Lana mengobrol cukup lama."Telepon dari siapa tadi? Sepertinya serius sekali.""Mama mengabari kalau Intan menggugat cerai abangmu, Rey. Mas Elroy ketahuan selingkuh dengan Vera dan Intan tidak bisa menoleransinya lagi.""Secepat itu?""Iya, aku juga kaget. Setahuku Intan cukup materialistis. Bagaimana bisa dia menyerah begitu saja pada kemewahan yang diberikan abangmu?"Reyner menarik kursi minibar lalu duduk dengan tenang, matanya menatap uap kopi yang mengepul di depannya."Mungkin kali ini lukanya lebih besar daripada ambisinya, Lan. Intan memang suka kemewahan, tapi dia punya harga diri. Lagipula, Hans sudah mengendus kalau Elroy tidak cuma main gila, tapi juga mulai menguras aset perusahaan demi wanita itu. Intan pasti sadar kapal yang dia tumpangi hampir karam

  • Jerat Manis Istri Siri   95. Mereka Bercerai

    Rey masuk dengan menekan kode smart lock dan mendapati Lana tertidur meringkuk di sofa dengan napas teratur."Dia pasti menungguku. Sudah kubilang cepat tidur," gumam Rey pelan. Ia mengangkat tubuh Lana dengan hati-hati ke kamar, lalu membaringkannya di ranjang agar sang istri bisa tidur lebih nyaman.Setelah mengganti pakaian dan membasuh diri di wastafel, Rey menyusul ke tempat tidur. Ia menatap wajah polos Lana yang tampak cantik tanpa riasan; bulu matanya lentik alami dan alisnya membingkai mata dengan rapi layaknya semut berbaris.Sinar matahari tipis mulai menerobos celah gorden saat Lana perlahan membuka matanya. Hal pertama yang ia rasakan adalah pelukan hangat dan aroma maskulin yang familier. Begitu menoleh, ia mendapati Rey sudah terbangun, menopang kepala dengan satu tangan sambil tersenyum menatapnya."Jam berapa kamu pulang semalam?" bisik Lana khas orang bangun tidur."Jam dua pagi, Sayang." jawab Rey sembari mengelus

  • Jerat Manis Istri Siri   94. Penggerebekan

    Malam itu, jarum jam menunjukkan pukul sembilan tepat. Suasana di apartemen mendadak terasa tegang namun penuh determinasi. Reyner berdiri di depan cermin besar, merapikan jaket bomber gelapnya dan memastikan earpiece kecil sudah terpasang sempurna.Lana menghampirinya, wajahnya tampak sedikit pucat meski ia berusaha tetap tenang. Ia melingkarkan tangannya di pinggang tegap Reyner, menyandarkan pipinya di punggung suaminya itu."Hati-hati, Rey. Perasaanku tidak enak, tapi aku tahu kamu harus menyelesaikan ini," bisik Lana.Reyner memutar tubuhnya, menangkup wajah Lana dengan kedua tangannya. Ia mengecup kening istrinya lama, seolah menyalurkan seluruh kekuatannya."Tenang saja, Sayang. Hans sudah menempatkan orang-orang terbaiknya. Guntur sebagai security di WiKen 1, dan Hendrik tukang bersih-bersih sudah memberikan sinyal aman dari dalam WiKen 2. Polisi tinggal menunggu komandoku.""Janji ya, pulang tanpa luka?" tagih Lana penuh har

  • Jerat Manis Istri Siri   87. Reyner Cemburu

    Reyner menghampiri meja Vera dan menatapnya rendah. "Kau sekretaris, bukan jalang. Jika ingin tetap punya pekerjaan, gunakan otakmu untuk bekerja, bukan untuk menggoda pria beristri yang bahkan tidak akan pernah membelamu." Rey mencondongkan tubuh, "Sekali lagi kulihat k

  • Jerat Manis Istri Siri   86. Peringtan Rey

    Darah Reyner seolah berdesir dingin. Ia mematung di depan pintu dengan tangan yang mengepal kuat pada gagang pintu. Suara itu jelas bukan suara Intan, melainkan suara wanita lain yang terdengar begitu menikmati perlakuan cabul kakaknya di dalam sana. Imajinasi liar tentang apa yang sedang te

  • Jerat Manis Istri Siri   85. Kelakuan Busuk Roy

    Bastian terkekeh sumbang dan meremehkan. Ia kembali meletakkan buku ke rak dengan sok santai gerakan santai.​"Tuduhan menarik, Reyner. Tapi di dunia kami, bukti lebih bicara daripada sekadar teori ruang. Kalau memang ada rekaman, bukankah seharusnya Roy sudah membusuk di sel sekara

  • Jerat Manis Istri Siri   83. Minta Maaf

    Suara pintu apartemen terbuka memecah keheningan. Reyner melangkah masuk dengan wajah lelah, langsung mendapati Lana terduduk kaku di depan meja makan dengan sajian yang masih utuh."Lana, maaf. Ponselku mati dan kabelnya rusak," ujar Reyner langsung to the point seraya mendekat.

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status