Compartir

122

last update Fecha de publicación: 2025-02-23 22:57:52

"Yah, sepertinya aku juga pernah lihat," imbuhku memperhatikan layar.

"Astaga, mereka kembali?!" sambungku.

"Teman-temanmu kan, mereka Kris?!" tanya Anginia.

"Yah," jawabku menghela nafas, "kenapa mereka muncul kembali?!"

"Karena superhero tak ada yang online!" timpal Cahayani.

Terlihat di layar, teman-teman lamaku, Harimau jalanan, juga si Kuda jalanan sedang menghadapi para penjahat.

Kukira mereka sudah menyingkir dan tidak akan muncul lagi!

Dimana satu, lagi? Dara! Superhero b
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • KERIS MAN   131

    Tank-tank itu terhenti dan seperti menabrak sesuatu yang keras. Yah, para perusuh menahan kendaraan-kendaraan tempur itu dengan kekuatan super. Laju kendaraan tentara itu terhenti. Bagian depan terangkat ke atas dan sedikit rusak. Akhirnya mereka terjungkal dan terbalik. Seperti kecoa yang terhempas dan terjengkang tak bisa bangkit. Kendaraan tentara itu telah lumpuh. Terbalik dan meraung-raung seperti kura-kura yang panik dengan punggung berada di bagian bawah. Tentara yang tersisa terus berusaha menembaki para perusuh. Namun semua sia-sia. Sebagian melemparkan granat. Namun ledakan tak memberikan efek apapun pada para perusuh. Bahkan sebagian granat berhasil ditangkap. Lalu dilemparkan kembali pada para tentara yang berlindung. Duarr, duarr, duarr! Ledakan menewaskan beberapa tentara. Pasukan yang lain terpaksa mundur. Sebagian memasuki markas. Dan sebagian keluar area markas. Tembakan senapan otomatis terlihat dari dalam gedung. Rat tat tat tat! Keras dan melun

  • KERIS MAN   130

    Para perusuh terus melangkah lengang. Para polisi telah menyingkir karena ketakutan. Begitu juga para warga dan pekerja di sekitar. Para perusuh itupun terus menghancurkan berbagai fasilitas dan gedung-gedung yang mereka lewati. Baik gedung perkantoran maupun pertokoan dan pusat hiburan. Orang-orang berlarian panik. Mereka menyingkir ke tempat aman. Anak-anak, orang tua ataupun peliharaan yang mereka ajak sebisa mungkin mereka selamatkan. Kekuatan super para perusuh itu memang tak bisa dianggap remeh. Mereka mampu menghancurkan berbagai benda. Baik dengan hantaman langsung ataupun hentakan energi dari jarak jauh. "Astaga," ungkap staff yang lain di ruang monitor. "Kenapa?" tanya Dina. "Mereka juga menyerang markas tentara!" Terlihat di monitor lain, beberapa orang berpakaian serba hitam menyerang markas tentara. Mereka ditembaki dengan senapan laras panjang dan otomatis. Namun tak membuat mereka bergeming. Mereka terus melangkah maju. Sebagian mengeluarkan energi dari

  • KERIS MAN   129

    Yah, mereka kian tak tertandingi. Pasukan polisi itu kewalahan. Bahkan mobil-mobil mereka terhempas dan sebagian hancur. Mobil panser mereka pun tak bisa berbuat apa-apa. Diserang dengan kekuatan super para anggota kelompok Kerbau Merah. Dengan tangan kosong, salah satu di antara mereka menghentikan mobil perkasa itu. Bak atraksi adu balap, mobil itu tak bisa melaju ke depan meski sudah ditancap gasnya. Suara desing mesin, roda beradu dengan jalanan beraspal. Menimbulkan suara bising dan asap yang mengepul besar. Anggota kelompok Kerbau Merah yang lain mendekati mobil itu dan memukul dari samping. Membuat kerusakan parah pada sang kereta besi. Sebuah lubang menganga dengan penyokan yang cukup besar terlihat. Anggota polisi yang berada di dalam mobil itu terperangah. Kesombongan mereka selama ini dalam melawan rakyat kecil dengan panser luluh seketika. Baru kali ini ada orang yang mampu merusak keperkasaan penguasa itu. Dengan hantaman-hantaman keras berikutnya, mobil itu

  • KERIS MAN   128

    Dengan terhempasnya para tukang parkir dan satpam, para perusuh itu semakin leluasa melamcarkan aksi mereka. Tak ada yang bisa menghentikan mereka. Serangan mereka terus meraja-lela. Gedung-gedung lain jadi sasaran. Terutama pusat-pusat bisnis di sekitarnya. Para pembeli berhamburan. Beberapa yang sok jago berusaha melawan. Barangkali mereka telah mempelajari ilmu bela diri. Mereka maju dibantu oleh beberapa pegawai toko atau kantor dan satpam. Dengan peralatan satpam sederhana, juga beberapa senjata yang ada, seperti kayu atau helm, mereka berusaha menyerang. Lagi-lagi dengan mudah mereka dikalahkan. Kayu-kayu tak mampu melukai gerombolan Kerbau Merah itu. Dengan mudah patah atau hancur. Dan tak butuh usaha keras, mereka dikalahkan dan terhempas kesana-kemari. Bahkan terluka parah atau pingsan. Semakin banyak orang yang nekat dan berani untuk melawan. Mereka maju dengan menggunakan senjata yang ada. Bahkan sebagian melemparkan apa saja yang mampu melukai musuh. Dengan

  • KERIS MAN   127

    Penjahat makin garang. Mereka menyerang dan mengobrak-abrik kawasan perbelanjaan dan sekitarnya. Orang-orang makin ketakutan dan berlarian. Para polisi kewalahan dan terpuruk. Tak ada yang bisa menghentikan mereka. Sebagian orang nekat melawan, namun mereka dihajar dan terhempas tak berdaya. Yang lain pun kian ketakutan dan berlarian. Panggilan permintaan superhero datang dari aplikasi. Tertera pada layar monitor di ruang kontrol. "Banyak sekali panggilan!" terang salah seorang staf yang mengawasi. Dina hanya bisa menghela nafas. Begitu juga denganku dan bos. "Ada peristiwa lain," ujar pegawai menunjukkan layar pada bagian lain perkotaan. "Itu kantor polisi?!" tanya Dina. "Yah," jawab staf. Terlihat di layar, para perusuh lain menyerang kantor polisi. Para aparat yang berjaga berusaha menghalau merek. Namun berhasil dikalahkan dan terlempar jauh. Pasukan yang berjaga pun menembaki para perusuh itu. Namun hujan peluru tak mampu menembus tubuh mereka. Yah, mereka be

  • KERIS MAN   126

    Monitor kami terhadap kelompok Kerbau Merah belum juga membuahkan hasil. Beberapa layar petunjuk belum bisa mencari keberadaan mereka ataupun teman-teman yang diculik. Tiba-tiba salah seorang staf berkata, "Apakah mereka kelompok Kerbau Merah?!" Kami lihat di layar. Hal mengejutkan terjadi. Terjadi penyerangan ke sebuah pusat perbelanjaan. Beberapa orang berpakaian serba hitam pelakunya. Mata mereka merah menyala. "Itu mereka!" kesahku. "Kenapa mereka menyerang pusat perbelanjaan?!" gumam Dina, "Hendak merampok?" "Aku harus menghadapi mereka!" kataku geram. "Jangan Kris!" cegah Dina, "Terlalu berbahaya!" "Dari mereka bisa kucari tahu dimana teman-teman!" kukuhku. "Kamu satu-satunya superhero yang tersisa!" jawab Dina, "Mungkin ini untuk memancingmu ke sana!" Aku menghela nafas dalam. "Lalu kita harus diam saja?" kesahku. "Sepertinya polisi berdatangan!" ungkap salah seorang staf. Kami lihat di layar. Beberapa mobil polisi memang terlihat berdatangan ke lokasi.

  • KERIS MAN   57

    Apa, kerbau merah?! Mereka ada di Myanmar?! Apa yang sebenarnya terjadi ini?! Apakah jangan-jangan mereka dibentuk di sini? Atau jaringannya sampai kemari?! Dan tentu menghadapi mereka tak bisa sembarangan. Mereka cukup kuat. Tanpa kekuatan super mereka susah dikalahkan. Tapi apakah mereka juga memi

  • KERIS MAN   56

    Penjaga tak juga datang. Kami pun jadi sedikit panik. Tirtasari dengan tangkas memukul kepala dokter itu.Buakk! Pria itu pingsan seketika. Nampak seperti adegan film konyol. Aku dan High Quality Man memandangi Tirtasari tertegun. "Ayo, cepat cari!" ajak perempuan itu mulai melangkahkan kaki. High Qu

  • KERIS MAN   55

    Astaga, Dina mendengar percakapan kami. Mungkinkah ia cemburu? Padahal ia tahu jika aku berpacaran dengan Selly. Untung saja ia tak tahu kejadian semalam dengan Tirtasari. Atau ia sudah tahu dari lokasiku? Sampai kapan ia akan mengetahuinya? Dan jika itu terjadi, apakah ia akan marah? Wanita memang

  • KERIS MAN   54

    Yah, ia balas memeluk dan menciumku. Bibirnya begitu nikmat dan segar. Tubuhnya pun menempel hangat dalam pelukan. "Aku menyukaimu, Kris!" bisiknya melepaskan ciuman. Kubalas dengan ciuman yang lebih mesra dan hangat. Lalu mulai kugumuli lehernya yang indah dan bergaris-garis indah seperti kerang. S

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status