共有

206.

last update 公開日: 2026-05-03 10:16:03

KAMU YANG KUCINTAI

- 76 Saksi di Kafe Luxury

"Nanti kalau pulang nggak boleh rewel di pesawat ya, Sayang. Opa sama Oma masih harus di sini menemani Tante Salsa dulu. Dedek, pulang duluan bareng Papa dan Mama. Oke?" ucap Bu Elok pada Ravi yang sedang di pangkunya.

Jemari mungil Ravi bergerak-gerak lincah di udara. Mata jernihnya memandang sang oma dan mulut kecilnya bergumam lirih seolah menjawab ucapan omanya.

Pak Fardhan yang duduk tepat di sebelah mereka tidak bisa menahan senyum. Ia mengul
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (8)
goodnovel comment avatar
Mira Lusia
seandainya langit mau dijodohin antara shireen atau salsa..lebih milih ke salsa ya m ak lis
goodnovel comment avatar
Magda
salsa kuat ya banyak yg mendukungmu
goodnovel comment avatar
Nunung Noerainy
terima kadih mba Lis, upnya, menambah semarak di hari minggu
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Kamu yang Kucintai   208.

    "Jam dua nanti kita ada jadwal ketemuan sama Pak Khoirul dan Pak Adi, Pak.""Iya. Siapkan poin-poin yang akan kita bicarakan nanti.""Sudah, Pak," jawab Yusri.Lantas keduanya membahas laporan dan pekerjaan beberapa hari sebelumnya, selama ditinggal Arsel ke Kuala Lumpur.🖤LS🖤Jarum jam di dinding ruang rapat menunjuk tepat ke angka dua. Di sana Arsel duduk dengan wibawa yang tenang, didampingi Yusri yang selalu siaga dengan tablet di tangannya. Di hadapan mereka, Pak Khoirul dan Pak Adi yang merupakan dua pemain lama di industri properti, baru saja menutup map draf kerjasama mereka.Pertemuan itu berjalan sangat produktif. Kesepakatan besar hampir tercapai, tapi suasana formal itu perlahan mencair ketika kopi hitam di cangkir masing-masing mulai mendingin."Mari, silakan diminum, Pak Khoirul dan Pak Adi." Arsel mempersilakan dan mereka bersama-sama menyesap kopinya."Senang bisa kembali berpartner dengan BKP, Mas Arsel." Pak Khoirul yang berusia lima puluhan itu memulai pembicaraan

  • Kamu yang Kucintai   207.

    Namun langkah kaki dari arah lobi kantor membuat mereka semua menoleh. Kaget. Si bos yang katanya masih di luar negeri tiba-tiba datang siang itu. Suasana mendadak hening. Beberapa staf yang kubikelnya dilewati Arsel, mengucapkan selamat siang. Dijawab anggukan seperti biasanya oleh si bos.Saat Arsel masuk ke lift di ujung lorong, para staf di lantai dasar itu bernapas lega. Arsel bukan sosok bos galak yang sering marah-marah. Justru ia diam tapi disegani.Beberapa saat setelah lift tertutup. Keheningan itu pecah menjadi bisikan-bisikan oleh beberapa staf. Di dekat dispenser air, tiga orang staf pemasaran berdiri sambil minum."Ternyata benar, ya. Pak Arsel itu diam-diam punya hubungan sama adik tirinya sendiri. Ternyata mereka sudah nikah lama. Ingat nggak beberapa bulan lalu, aroma minyak telon saat Pak Bos lewat dekat kita? Itu pasti adik tirinya baru melahirkan. Anaknya laki-laki katanya.""Aku masih nggak habis pikir. Kurang apa coba Bu Zareen. Dia itu cantik, pintar, sudah puny

  • Kamu yang Kucintai   206.

    KAMU YANG KUCINTAI - 76 Saksi di Kafe Luxury "Nanti kalau pulang nggak boleh rewel di pesawat ya, Sayang. Opa sama Oma masih harus di sini menemani Tante Salsa dulu. Dedek, pulang duluan bareng Papa dan Mama. Oke?" ucap Bu Elok pada Ravi yang sedang di pangkunya.Jemari mungil Ravi bergerak-gerak lincah di udara. Mata jernihnya memandang sang oma dan mulut kecilnya bergumam lirih seolah menjawab ucapan omanya.Pak Fardhan yang duduk tepat di sebelah mereka tidak bisa menahan senyum. Ia mengulurkan jari telunjuknya, yang segera digenggam erat oleh tangan kecil Ravi. Di atas karpet bulu yang tebal, mereka berempat tengah duduk di sana. Sedangkan Arsel dan Kimmy keluar untuk berbelanja karena besok mereka akan pulang duluan ke Surabaya dengan penerbangan jam tujuh pagi waktu Malaysia."Dia ngerti Mama ajak ngomong," ujar Pak Fardhan dengan nada takjub. Matanya memancarkan binar seorang kakek yang tengah jatuh cinta pada cucunya."Hu um, Pa. Bayi zaman sekarang pada pinter-pinter."Sem

  • Kamu yang Kucintai   205.

    "Sebab kejadian yang menimpamu, Bu Elok yang disalahkan oleh kerabat kita. Karena dianggap nggak bisa menjagamu."Sambil menyeka air mata, Salsa mengangguk. "Maafkan aku, Pa, Bu Elok.""Ya, nggak apa-apa, Salsa," jawab Bu Elok sambil mengelus punggung gadis itu."Papa mengucapkan terima kasih pada Kimmy, karena sudah melahirkan Ravi yang lucu dan menggemaskan. Meski dengan jalan yang paling getir. Dan kamu Salsa, nggak usah berkecil hati. Kita akan menyayangi anakmu nanti tanpa membeda-bedakan. Kita rawat dan sayangi bersama-sama."Kamu dan Kimmy bisa kembali melanjutkan kuliah lagi. Berjalanlah dengan punggung tegak, nggak usah pedulikan apa anggapan orang. Biarkan mereka bicara apapun. Bersikaplah penuh percaya diri. Tapi bukan berarti sombong. Tapi bisa membawa diri."Salsa dan Kimmy mengangguk."Kami nggak lama di sini, Sa. Kamu harus segera mengambil keputusan. Kamu ikut pulang kami sekarang, atau Papa harus menjemput kamu bulan depan.""Pa, aku harus punya surat izin dari dokter

  • Kamu yang Kucintai   204.

    "Papa minta maaf karena nggak menjadi komunikator yang baik bagi kalian. Tapi satu hal yang pasti, Papa mencintai Mama Isa hingga napas terakhirnya, dan Papa menikahi Ibu Elok setelah Mama Isa tiada. "Bu Elok sempat menjauh karena bekerja waktu itu. Kami nggak pernah bertemu lagi, hingga satu kejadian mempertemukan kami di halte bus. Saat beliau baru pulang kerja dalam keadaan hujan."Kami ngobrol biasa dan Bu Elok bertanya bagaimana kabar anak-anak setelah mamanya tiada. Hanya begitu komunikasi kami. Dan Bu Elok bilang, kalau nggak akan melupakan utangnya pada Papa. Setelah itu kami nggak bertemu lagi hingga berbulan-bulan."Singkat cerita, beberapa bulan setelah Mama Isa tiada. Kami bertemu di sebuah minimarket. Bu Elok dalam keadaan sedih karena ada ancaman dari seseorang. Yang sebenarnya hanya sedang memanfaatkan kelemahannya saat Bu Elok dalam posisi memang sudah terpuruk saat itu. "Papa bilang padanya, bagaimana kalau kita menikah saja. Kita bisa menjaga anak-anak bersama-sama

  • Kamu yang Kucintai   203.

    KAMU YANG KUCINTAI- 75 Kejujuran Pak Fardhan 2"Apa kalian nggak penasaran, kenapa Papa sampai berani menggelontorkan uang sebanyak itu pada Bu Elok?" Pak Fardhan memandang anak-anaknya."Karena Papa pernah ditolong juga oleh Pak Heru. Sewaktu Papa terkena masalah. Walaupun bukan dalam bentuk dana," lanjut Pak Fardhan."Dunia bisnis itu yang nggak siap mental dan nggak adaptif bakal ketinggalan, kalah, atau bangkrut. Aturan bisnis itu keras. Arsel jelas sudah tahu, tapi Salsa dan Kimmy belum tahu. Pasar nggak peduli kamu baru mulai, modal pas-pasan, atau lagi banyak masalah. Dunia bisnis terus bekerja. Ada masalah sedikit, komplain lambat ditangani karena ada kendala teknis, bisa diviralkan. "Dan Papa pernah mengalaminya dulu. Hanya sebuah kesalahpahaman yang membuat urusan berkepanjangan. Menjadi ancaman, lalu Pak Heru yang menolong Papa mencarikan jalan keluar."Mendengar nama papanya disebut, air mata Kimmy semakin meleleh. Kesedihan dan rindu kembali menyesakkan dada. Arsel meng

  • Kamu yang Kucintai   9. Testpack

    KAMU YANG KUCINTAI- 9 Testpack "Kimmy, kamu nggak kuliah pagi ini, Sayang?" tanya Bu Elok lembut, tangannya ragu untuk menyentuh bahu Kimmy yang duduk di dekat jendela kamar sambil memandang taman di luar.Kimmy hanya menggeleng pelan. Matanya tetap terpaku pada dahan pohon mangga yang bergoyang

    last update最終更新日 : 2026-03-17
  • Kamu yang Kucintai   57. Sakit 2

    "Kalau begitu, ganti bajunya. Kausmu sudah basah oleh keringat, nanti malah makin menggigil," ujar Kimmy sambil meletakkan kaus bersih di pinggir ranjang.Arsel berusaha duduk, meski kepalanya terasa sangat sakit. "Iya, terima kasih, Kim."Saat Arsel membuka kausnya, Kimmy beranjak ke jendela dan m

    last update最終更新日 : 2026-04-01
  • Kamu yang Kucintai   25. Keputusan 3

    Langkah Kimmy agak cepat. Ketika mencapai gerbang utama pemukiman elite itu, napasnya sudah ngos-ngosan. Semenjak hamil, dia merasa cepat sekali lelah.Kebetulan ada taksi yang lewat dan langsung di stop oleh Kimmy. "Terminal Bungurasih, Pak.""Nggih, Mbak," jawab driver setengah baya.Taksi melaju

    last update最終更新日 : 2026-03-21
  • Kamu yang Kucintai   68. Setelah Nonton 1

    KAMU YANG KUCINTAI- 30 Setelah Nonton "Sampai selesai? Apa sampai selesai dipenuhi adegan seperti ini?" batin Kimmy dengan dada berdebar.Wanita itu menghela napas panjang. Tatapannya kembali ke layar lebar. Menyaksikan suara napas yang memburu dan visualisasi hasrat yang membara dari dua tokoh d

    last update最終更新日 : 2026-04-05
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status