Share

48. Pergi 2

last update publish date: 2026-03-09 14:45:37

"Aku tidak bisa, Pa. Hubungan kami sudah selesai."

Pak Fardhan mengatupkan giginya rapat-rapat, menahan geram yang meledak di dada. Baru kali ini Arsel benar-benar melawannya. "Kenapa kamu begitu keras kepala? Atau kamu yang sebenarnya membawa Kimmy kabur dari rumah?"

Senyum terbit di bibir Arsel. Untuk menutupi kegugupannya dia memang harus bersikap tenang. "Kimmy saja ketakutan bertemu denganku, bagaimana mungkin aku membawanya kabur," jawab Arsel.

Padahal bisa saja dia mengaku. Toh ia sudah
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (21)
goodnovel comment avatar
Wida Herawati
suka sma sikap arsel yg kukuh dengan pendiriannya
goodnovel comment avatar
Bunda Ernii
good Arsel.. kamu lelaki punya hak menentukan kemana kamu melangkah.. apalagi ada tanggung jawab lain di luar sana..
goodnovel comment avatar
Helmy Rafisqy Pambudi
haaa dah lah pak Fardhan ..mbok ya SM anak itu nurut lah,jngn di paksa ntrs kalo arsel pergi dr kantor juga km yg malah kebingungan Lo klo arsel cari kerja di luar Bakaln banyak yg menerimanya.kalo smapi pindah ke Pujon kan bisa kerja ma Daffa atau mas brie ya...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Kamu yang Kucintai   97. Menggoda 3

    Perutnya sudah besar. Usia menuju lima bulan adalah fase di mana tubuhnya berubah drastis. Ia merasa asing dengan bentuk tubuhnya sendiri, tapi ada kehangatan aneh setiap kali merasakan gerakan halus dari dalam sana. Bayi itu suka sekali menendang.Tiba-tiba daun pintu terbuka. Kimmy spontan menarik daster untuk menutupi perutnya dengan wajah yang memerah karena kaget sekaligus malu. Sang suami berdiri di ambang pintu. Arsel sempat terpaku. Pendar lampu kamar yang kuning keemasan memberikan siluet indah pada tubuh Kimmy. Meski tertutup baju hamil, Arsel bisa melihat dengan jelas betapa perut itu sudah jauh lebih besar dibanding terakhir kali ia melihatnya hampir dua minggu yang lalu. Dadanya berdesir hebat, antara rasa bersalah, rindu, dan gairah yang tertahan."Bang, bikin kaget saja. Kenapa nggak ngetuk pintu," omel Kimmy, suaranya ketus. Ia memalingkan wajah, tiba-tiba jengkel menatap Arsel yang mulai melangkah mendekat."Abang minta maaf, ya." Arsel menghampiri dan duduk di depan

  • Kamu yang Kucintai   96. Menggoda 2

    Walaupun menikahi saudara tiri diperbolehkan, tapi itu tidak pantas saja bagi Pak Fardhan.Arsel menutup makannya dengan mengambil potongan kecil buah semangka. Kemudian ia bangkit. "Aku ke kamar dulu."Pak Fardhan memandang putranya yang menaiki tangga. Kemudian melanjutkan perbincangan dengan sang istri mengenai Langit. Sedangkan Salsa makan sambil sibuk dengan ponselnya.Sementara Arsel langsung berwudhu dan salat Maghrib. Setelah itu mengirimkan pesan pada Kimmy.[Sudah buka puasa?]Tidak ada balasan. [Sebentar lagi Abang berangkat ke Pujon.] Untuk pertama kalinya, Arsel membahasakan dirinya dengan panggilan Abang. Namun pesan kedua juga tidak ada respon. Mungkin Kimmy sedang sibuk berbuka dengan Mbak Asih. Atau bisa jadi dia memang marah. Biasanya mereka berbuka puasa sambil berbalas pesan atau video call.Arsel segera beranjak keluar. Turun dan menemui papanya yang hendak bangkit dari kursi ruang makan. "Pa, aku mau pulang," pamitnya."Papa sebenarnya ingin ngajak kamu ngobrol

  • Kamu yang Kucintai   95. Menggoda 1

    KAMU YANG KUCINTAI - 39 Menggoda Arsel menarik napas panjang. Bukan papanya yang menemukan Langit, tapi justru Langit-lah yang datang sendiri. Nanti orang tuanya bakalan tahu kalau Kimmy tidak bersama pria itu. Papanya akan kembali sibuk mencari lagi di setiap sudut kota.Setelah beberapa saat terdiam, Arsel melangkah ke ruang makan. Di mana papa dan mama tirinya sudah duduk di sana untuk persiapan berbuka."Duduklah, Sel. Sebentar lagi azan." Pak Fardhan memandang putranya."Aku mau mandi dulu, Pa.""Buruan. Jangan sampai telat berbuka," kata sang papa.Arsel melangkah cepat ke lantai dua. Mengambil baju ganti dan langsung mandi. Setelah ini dia harus berangkat ke Pujon. Ia tahu kalau Kimmy sangat kecewa terhadapnya. Namun kalau tidak menuruti keinginan sang papa, besok atau lusa ia akan merecoki lagi untuk diajak buka bersama.Namun ketika dia kembali turun, sebelum melangkah ke meja makan, Arsel mendengar Bu Elok memberitahu papanya tentang telepon dari Langit tadi. "Hanya itu?

  • Kamu yang Kucintai   94. Ditunda 3

    Suasana mendadak menjadi lebih menegangkan. Langit tertegun. Tangannya yang baru meraih gelas teh agak bergetar. Omnya benar. Ia yakin papanya pasti bisa menduga di mana keberadaannya. Namun sengaja tidak mencari."Papamu sengaja membiarkanmu. Karena kamu menentang mama tirimu. Mas Ndaru nggak mencarimu bukan karena nggak tahu, tapi karena dia nggak peduli.""Sepertinya Om benar." Langit mengangguk sedih. Kekecewaan yang selama ini ia tahan kini meluap menjadi rasa getir yang teramat sangat. Seorang papa yang tahu anaknya pergi namun memilih untuk diam. Sungguh kejam.Bu Mery menyadari perubahan raut wajah keponakannya. "Tapi kamu jangan khawatir, kamu masih punya kami. Tentang Kimmy, Tante doakan suatu hari nanti kamu akan bertemu dengannya.""Ya, makasih, Tan." Langit mengangguk pelan. Tentu saja Bu Mery sangat mengerti bagaimana perasaan Langit pada gadis bernama Kimmy. "Tante paham perasaanmu padanya. Tapi Jangan sampai kamu mempertaruhkan kariermu. Karena itu juga demi masa depa

  • Kamu yang Kucintai   93. Ditunda 2

    "Baru pulang, Sal?" tanya Arsel dengan tatapan penuh selidik. "Hai, Bang. Sudah lama nyampainya?" Salsa mencoba tersenyum, tapi sudut bibirnya bergetar. "Baru saja. Dari mana kamu?""Habis jogging di CFD, Bang." Gadis itu mengambil gelas untuk minum.Arsel bukan pria yang mudah dikelabui oleh Salsa. Dahinya mengernyit saat menangkap sebuah kejanggalan. Ia memperhatikan sang adik dari ujung kepala hingga kaki. Rambut Salsa yang dikuncir kuda masih tertata sangat rapi, tak ada satu pun helai rambut yang lepek karena peluh atau tertiup angin. Bedak tipis di wajahnya pun masih menempel sempurna, tanpa noda luntur yang biasanya ditinggalkan oleh sisa keringat di bawah terik matahari Surabaya.Paling mencolok adalah aromanya. Saat Salsa berdiri dalam jarak dua meter, tak ada bau keringat orang yang baru saja berlari berkilo meter. Wangi dari parfum floral yang mahal justru menguar dari tubuh gadis itu, masih begitu segar."Olahraga macam apa yang tidak menyisakan setetes pun keringat di b

  • Kamu yang Kucintai   92. Ditunda 1

    KAMU YANG KUCINTAI- 38 Ditunda Pak Fardhan diikuti Bu Elok bangkit dari duduknya menuju ruang tamu. Di depan pintu, berdiri Zareen yang tersenyum ramah. "Selamat pagi, Om, Tante. Maaf mengganggu di hari Minggu.""Pagi, Reen. Nggak apa-apa. Ayo, masuk," jawab Pak Fardhan ramah.Gadis berpakaian kasual itu menyalami Pak Fardhan dan Bu Elok. Tangannya memegang map warna cokelat. Mereka berbasa-basi beberapa saat. Zareen sempat menanyakan tentang Salsa. Pak Fardhan bilang kalau Salsa sedang pergi ke car free day."Tadi saya ada keperluan keluar. Jadi sekalian saja mampir. Ini berkas proyek untuk bulan depan. Seharusnya besok di antarkan saja ke kantor. Tapi karena besok subuh saya harus ke luar kota untuk urusan mendadak, jadi sekalian saya antarkan sekarang saja." Zareen memberikan alasan yang masuk akal, padahal untuk menutupi motif aslinya. Ia ingin tahu tentang Arsel.Namun saat masuk ke halaman tadi, ia melihat mobil pria yang ia cintai, ada di sana. Lantas apa Linda salah lihat t

  • Kamu yang Kucintai   36. Merasa Bersalah 2

    Kimmy menelan ludah. Arsel benar, kalau menikah di Pujon jelas tidak mungkin, pemilik rumah tahunya mereka sudah menikah. "Apakah nikah siri butuh surat izin numpang nikah?""Kita tidak menikah siri. Aku akan menikahimu secara sah hukum agama dan negara."Kimmy membalas tatapan Arsel sesaat. Tak a

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Kamu yang Kucintai   9. Testpack

    KAMU YANG KUCINTAI- 9 Testpack "Kimmy, kamu nggak kuliah pagi ini, Sayang?" tanya Bu Elok lembut, tangannya ragu untuk menyentuh bahu Kimmy yang duduk di dekat jendela kamar sambil memandang taman di luar.Kimmy hanya menggeleng pelan. Matanya tetap terpaku pada dahan pohon mangga yang bergoyang

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Kamu yang Kucintai   37. Merasa Bersalah 3

    Tapi ternyata sang kakak tetap memutuskan hubungan dengan kekasihnya. Ia tidak ingin Arsel bertanggung jawab dan menikahi Kimmy. Papanya saja menentangnya. Namun kini ucapannya pada Zareen itu berbalik menyerangnya.Tidak mungkin Salsa jujur pada Zareen. Bisa runyam dirinya. Membayangkan tatapan m

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Kamu yang Kucintai   11. Jaga Dia 1

    KAMU YANG KUCINTAI- 11 Jaga Dia "Apakah kedatangan saya mengganggu, Bu Arini? Maaf, saya nggak menelepon dulu untuk bikin janji." Kimmy merasa tak enak hati dengan psikolog yang membukakan pintu. "Oh, nggak, Kimmy. Pasien setelah ini baru saja membatalkan janji, karena ada keperluan mendesak," j

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status