LOGINLivia Montesinos seharusnya hidup sebagai pewaris tunggal keluarga terkaya. Namun takdir merampas segalanya sejak ia masih bayi, membuangnya ke pulau terpencil dan dibesarkan dalam keterbatasan. Di sanalah ia menyelamatkan seorang pria asing yang nyaris mati, Alessandro De Luca, sosok berbahaya yang menguasai dunia gelap. Tanpa ia sadari, satu tindakan itu mengikat takdir mereka selamanya. Ketika akhirnya kembali ke keluarga kandungnya, Livia justru terjebak dalam kehidupan penuh kepalsuan. Ia direndahkan, diabaikan, dan dipermainkan oleh orang-orang yang seharusnya melindunginya. Buta oleh cinta, ia memilih menikahi Santiago Torres, pria yang ternyata hanya menginginkan hartanya. Suaminya berselingkuh dengan kakak tirinya sendiri. Mereka menertawakannya, lalu membunuhnya tanpa ampun. Namun kematian bukanlah akhir. Livia membuka mata pada masa sebelum semuanya hancur. Kali ini, ia takkan menjadi gadis naif yang sama. Ia akan membalas setiap luka dan menghancurkan mereka satu per satu. Ia memilih pria yang dulu ia takuti Pria yang mencintainya dan rela menghancurkan dunia demi dirinya.
View MoreBeberapa hari sejak insiden mencekam di Labirin Mawar Hitam, Livia tidak bisa lagi tinggal diam. Rasa penasarannya telah berubah menjadi sebuah misi. Tekadnya sudah bulat untuk membersihkan nama ibu mertuanya dan mengungkap seluruh kekejaman Nenek.Ia kembali ke kamar di lantai tiga, saat kakinya terhenti di depan sebuah pintu, Livia meraih kenop dan mencoba memutarnya.Cklek. Cklek.“Sial, ternyata dikunci.”Livia mengembuskan napas panjang dengan rahang mengetat karena kesal. "Pasti kuncinya dibawa oleh Tuan Edward," gumamnya. Baru saja ia berbalik arah dan berniat mengatur rencana baru, telinganya menangkap suara dari dalam kamar tersebut. Jantung Livia berdegup kencang. Pintu itu tiba-tiba terbuka dari dalam.Tanpa membuang waktu, Livia segera mencari tempat persembunyian. Ia mendorong pintu kamar terdekat yang untungnya tidak terkunci, lalu menyelinap masuk ke dalam dan menyisakan sedikit ruang untuk mengintip.Dari celah pintu, Livia melihat seorang pelayan wanita paruh baya
Alessandro membawa Livia ke dalam kamar mereka dan langsung merebahkan tubuh istrinya.Tak lama, dokter pribadi keluarga De Luca datang secepat mungkin.Di atas kasur, tubuh Livia tampak bergetar hebat. Matanya melebar karena ketakutan dari kejadian di dalam labirin. Alessandro terus menggenggam tangannya dengan erat, sesekali mengecup keningnya untuk menenangkan."Tenang, Sayang. Kau aman di sini. Aku bersamamu," bisik Alessandro. Setelah dokter tiba dan memeriksa luka di kepala serta memastikan Livia tidak terkena racun mawar, dokter memberikan obat penenang. Perlahan, napas Livia mulai teratur dan ia tampak jauh lebih tenang.Alessandro mengusap pipi Livia dengan lembut. "Sekarang katakan padaku, apa yang sebenarnya terjadi di dalam sana?"Livia menatap Alessandro dengan ragu, bibirnya tergagap untuk menceritakan sosok pria misterius dan tulisan di pilar batu itu, terlebih lagi sebuah fakta yang mengejutkan."A-Ale, sebenarnya di sana ada..."Brak!Pintu kamar digebrak kasar. Ne
Tak berselang lama, sebuah langkah kaki beritme mulai terdengar dari arah lain yang gelap. Tap... tap... tap…Livia tersentak. Ia segera berbalik, lalu menajamkan matanya untuk menembus remang cahaya yang tersisa demi melihat siapa yang datang. Dari balik bayang-bayang sulur mawar, muncullah seorang pria berbadan tegap. Di tangannya, sebuah pistol terarah ke posisi Livia berdiri.Livia mundur selangkah hingga punggungnya merapat pada pilar batu. Namun, ketika siluet wajah pria itu mulai tertangkap oleh matanya, jantung Livia berdegup kencang secara tidak beraturan. "Ale...?" gumam Livia ragu. Apakah Alessandro benar-benar menyelamatkannya seperti janjinya tadi? Ataukah... ini hanya bagian dari halusinasi akibat aroma zat kimia mawar beracun?Pria itu tidak menurunkan senjatanya sama sekali. Langkahnya semakin dekat, menyisakan jarak tak sampai dua meter di antara mereka. Wajahnya yang tertutup sebagian bayangan membuat raut ekspresinya sulit dibaca, memancarkan aura bak eksekutor
Pada malam yang telah ditentukan, ketegangan menyelimuti ruang rahasia milik keluarga De Luca. Ruangan labirin yang terletak jauh di bawah tanah mansion utama ternyata sangat luas, menyerupai sebuah aula kuno berbatu yang gelap. Di hadapan mereka, ada sebuah gerbang besi besar yang menjadi pintu masuk menuju Labirin Mawar Hitam. Aroma mawar yang pekat seperti zat kimia beracun mulai tercium, menusuk indra penciuman mereka. Alessandro menggenggam pergelangan tangan Livia dengan sangat erat, dan enggan melepaskannya. Ia sangat cemas, sesuatu yang sangat jarang terlihat dari sang ketua klan mafia."Sayang, belum terlambat untuk mundur," bisik Alessandro. "Per*etan dengan adat atau denda dari Nenek. Aku bisa menghancurkan aturan ini sekarang juga jika kau mau. Jangan masuk ke sana."Livia menoleh pada suaminya dengan senyum yang menenangkan. Ia mengusap rahang tegas Alessandro dengan tangan kirinya yang bebas."Ale, dengarkan aku," ucap Livia. "Jika aku mundur sekarang, Camila akan se
Saat mereka masuk ke dalam mobil dan pintu ditutup rapat, Livia menoleh pada Alessandro yang masih terlihat bingung, lalu tersenyum. “Jalan!” Perintah Alessandro pada asistennya. Mobil melaju di jalan raya dengan iringan para bodyguardnya. Siapa pun yang bertemu dengan rombongan mereka, pasti aka
Suasana menjadi semakin tegang. Orang-orang yang hadir mulai berbisik-bisik satu sama lain, membicarakan apa yang terjadi dan menebak-nebak alasan di balik sikap Livia yang tiba-tiba berubah. “Kenapa dia bertindak seperti ini? Padahal sebelumnya dia terlihat sangat menyukai Santiago…”“Mungkin dia
Waktu seolah berputar dengan kecepatan yang tak terkira, seolah semua peristiwa yang menyakitkan yang terjadi hanya berlangsung dalam sekejap mata. Rasa sakit yang menyiksa, serta suara tangisan cinta yang terakhir ia dengar, semuanya mulai memudar dan digantikan dengan cahaya terang yang menusuk.
Livia Montesinos melangkah masuk ke dalam apartemen mewah yang selama tiga tahun ini ia sebut sebagai rumah. Hatinya yang semula berdebar karena ingin menyampaikan kabar baik mengenai saham yang akan ia berikan pada suaminya, perlahan berubah menjadi dingin seketika saat suara tawa terdengar dari






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews