Kehidupan Kedua Pangeran

Kehidupan Kedua Pangeran

last updateLast Updated : 2026-08-11
By:  NickieOngoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
Not enough ratings
6Chapters
9views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Di kehidupan pertama, Samuel hidup dalam penyesalan abadi. Kesibukannya mengejar balas dendam atas kematian sang ayah membuat ia mengabaikan ibu dan adiknya yang hancur karena tipu muslihat paman serakah. Ketika ia akhirnya sukses dan kembali, yang ia temukan hanyalah sang ibu yang membusuk di rumah sakit jiwa dan adiknya yang tewas tragis dalam kecelakaan. Takdir memberinya kesempatan kedua. Samuel terbangun kembali di bangku SMA, tepat di hari di mana kehancuran keluarganya bermula. Kali ini, tidak akan ada air mata penyesalan. Samuel bersumpah akan mencabut akar kebusukan pamannya, melindungi ibunya dari jurang depresi, dan menjaga perusahaan keluarganya dari bayang-bayang pembunuh sang ayah.

View More

Chapter 1

Bab 1. Kematian, Penyesalan, dan Detik Nol

Samuel berdiri di depan makam adiknya dengan mata berkaca-kaca. Dia sadar bahwa adiknya tidak bisa kembali lagi ke dunia.

Kring! Kring! Kring!

Ponsel Samuel tiba-tiba berdering, dengan segera Samuel mengangkat panggilan teleponnya.

"Pak, ini saya detektif Arief. Saya berhasil menemukan Ibu anda, Pak."

"Benarkah?! Di mana?!" tanya Samuel bersemangat.

"Di..rumah sakit jiwa, Pak," jawab detektif Arief terbata-bata.

"Bagaimana bisa...?"

Suara telpon tiba-tiba terputus seiring tubuh Samuel tersungkur lemas ke tanah. Samuel menyesal.

Samuel menangis, air matanya sudah tidak bisa dibendung lagi.

“Andaikan saja aku tidak mengabaikan Ibu dan Adikku saat itu. Tidak sibuk membalas dendam atas kematian Ayah. Mungkin mereka sekarang masih hidup,” batinnya menyesal.

Samuel bergegas menuju rumah sakit jiwa tempat ibunya dirawat. Selama perjalanan, Samuel mengendarai mobil dengan raut wajah kosong dan hampa. Ia merasa putus asa dan lelah.

BRAK!

Samuel kehilangan fokus. Benturan keras dua kendaraan tak terelakkan. Samuel terpental keluar dari mobilnya. Tubuhnya jatuh terkulai di jalan dan darah mengucur deras dari kepalanya.

"Ibu...,"ucapnya lirih sebelum Samuel tidak sadarkan diri.

“Cepat! Telepon ambulans!” teriakan panik orang sekitar berusaha menolong.

***

"Sam! Bangun, Sam!"

Suara seseorang berhasil membangunkan Samuel.

"Daniel? Ini di…mana?”

Samuel langsung membulatkan matanya selebar mungkin saat sadar akan satu hal.

Daniel yang membangunkannya dan sekarang dia di kelasnya.

“Bukannya aku tadi kecelakaan? Apa itu semua mimpi?! Tapi, aku masih mengingat kejadian tadi dengan sangat jelas!” kaget Samuel bertanya-tanya di dalam hati.

Melihat keanehan di sekitarnya, Samuel merasakan perasaan deja vu. Samuel tak sengaja melihat tanggal yang ditulis di buku notes Daniel.

7 September 2011.

Samuel menatap tanggal tersebut dalam-dalam. Alih-alih mati, ia membuka mata dan mendapati dirinya duduk kembali di bangku kelas 3 SMA-tepat di hari di mana orang tuanya mulai bertengkar hebat soal sang paman.

Samuel tidak akan melupakan tanggal tersebut karena berselang dua hari kemudian debt collector datang mencari pamannya ke rumah orang tuanya yang akhirnya mengetahui masalah yang ditimbulkan pamannya akhirnya bertengkar hebat.

Samuel gelisah. Tiba-tiba ide cemerlang melintas di kepalanya.

"Aduh, Pak! Perut saya sakit!" keluh Samuel sambil pura-pura memegang perutnya.

“Ya sudah, sana ke UKS.”

Setelah mendapat izin dari Pak Prapto guru matematikanya, Samuel bergegas menuju UKS sebelum berbalik lari ke pintu gerbang belakang sekolah menuju asrama.

Samuel berlari sekuat tenaga sambil berusaha mengingat nomor kamar di asrama sekolahnya.

Samuel merogoh sakunya, beruntung kunci kamarnya masih ada di saku celananya. Dengan tangan gemetar, ia bergegas membuka pintu kamar.

Klik!

Suara Pintu kamar berhasil dibuka. Samuel bernapas lega.

Samuel melihat jam tangannya. Pukul 10.30. Seingatnya, pamannya berjanji kepada kedua orang tuanya untuk datang ke rumah saat pukul 11.00.

“Masih ada waktu,” batin Samuel. Kali ini ia harus bertindak cepat.

Samuel berencana menggagalkan rencana jahat pamannya dan meyakinkan ibunya tentang niat buruk pamannya. Ia berniat membeberkan beberapa bukti kejahatan pamannya yang diam-diam ia kumpulkan dan simpan. Kali ini ia akan memberikannya kepada kedua orang tuanya.

Samuel lekas membuka laci mejanya, namun gagal karena terkunci rapat. Ia segera mengobrak-abrik seisi kamar, berusaha menemukan kunci mejanya.

Namun, sudah lima menit berlalu dan masih belum ia temukan. Samuel kehabisan akal. Diburu waktu, ia berniat mencongkel paksa laci mejanya.

Ketika ia sudah mengambil ancang-ancang, matanya tak sengaja tertuju pada cermin besar di pojok kamarnya. Ia segera menghampiri dan melihat ke belakang cermin. Di situ tergantung kunci yang dia cari-cari.

“Bagaimana bisa aku melupakan hal ini?” tanya Samuel di dalam hati.

Samuel segera membawa kunci tersebut dan berhasil membuka laci mejanya dan segera mengambil bukti-bukti itu dan menaruhnya didalam tas yang akan dibawanya pulang.

Samuel menghembuskan napas panjang. Dirinya berusaha tenang dalam menghadapi yang akan terjadi.

Samuel menatap cermin, melihat seragam SMA-nya yang melekat dan bersumpah dalam hati.

"Kali ini, Paman keparat itu dan siapapun yang menghancurkan keluargaku akan kubuat sujud di kaki Ibu."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
6 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status