Share

Kembalinya Kaisar Abadi
Kembalinya Kaisar Abadi
Author: Mr. Mystery

Gadis kecil

Author: Mr. Mystery
last update Petsa ng paglalathala: 2026-02-01 22:32:51

"1 Februari 2022."

Suara yang mengandung keterkejutan dan sedikit antisipasi bergumam di pusat kota.

Pria dengan pakaian aneh berupa jubah putih polos, dan berambut panjang sepinggang itu menatap papan iklan LED di kejauhan dengan pandangan berkaca-kaca.

"Lima ribu tahun di alam Abadi... Ternyata hanya lima tahun di bumi. Bukankah berarti mereka masih hidup?"

Dengan antisipasi di wajahnya, pria itu mulai menutup matanya, dan saat tubuhnya terdiam, udara tampak mulai membeku. Kesadaran yang tak terlihat menyebar ke seluruh kota, dan menyelimuti semuanya sampai ke seluruh penjuru. Semua hal dan sebagainya tidak lepas dari kesadaran jiwanya.

"Ugh..."

Sampai akhirnya suara tersedak dan batuk darah terjadi, dia akhirnya menghentikan kegiatannya. Namun wajahnya yang pucat menunjukkan ekspresi kegembiraan dan kebahagiaan. Memandang ke arah kejauhan dengan senyum di bibirnya yang berdarah, dia tidak bisa menahan diri untuk tidak tersenyum lebar.

Karena lima kilometer di arah barat daya, dia menemukan ada seseorang yang memiliki ikatan darah dengan dirinya.

Saat itu juga, sosoknya tiba-tiba menjadi kabur, dan menghilang di tempatnya. Ketika muncul kembali, dia sudah berada di depan sebuah pintu rumah kontrakan kumuh, kecil dan pengap.

Arya Ananta, itulah nama orang dengan pakaian tidak biasa itu. Tapi dia bukanlah orang biasa ataupun orang aneh yang sedang mengalami gangguan jiwa. Dia adalah manusia yang menjadi Dewa. Kaisar Abadi Giok.

Lima tahun lalu, saat Arya dan rombongannya melakukan pendakian di gunung Himalaya, secara tak sengaja dia jatuh dari tebing. Tapi dia tidak mati, melainkan pergi ke dunia yang asing. Dunia di mana ada orang-orang yang bisa terbang dan berkultivasi. Hidup sepanjang masa selama semesta ada. Menghancurkan gunung dan mengeringkan lautan bukan lagi dongeng.

Di sana, dengan bakat luar biasa yang dia miliki, Arya, dari manusia biasa akhirnya berhasil menjadi eksistensi Kaisar Abadi Giok hanya dalam kurun lima ribu tahun. Dihormati dan dipuja oleh miliaran makhluk di alam Abadi.

Tapi dia tidak puas!

Mengingat asal-usulnya, dia merindukan ibu, ayah, dan adik perempuannya, serta orang yang paling dicintainya. Meskipun dia sudah tahu bahwa manusia biasa tidak akan hidup selama lima ribu tahun, hatinya tetap merindukan kampung halaman.

Jadi beberapa waktu yang lalu, Arya Ananta memutuskan untuk meninggalkan semua keistimewaan dan istananya di surga, mulai melakukan perjalanan lintas alam menuju tempat kelahirannya.

Menerobos ruang angkasa yang gelap dan melewati berbagai macam turbulensi yang berbahaya, mengorbankan semua harta karun serta kekuatannya, sebelum akhirnya dia tiba di bumi.

Setelah melewati beberapa macam jalan dan tempat, Arya akhirnya tiba di sebuah pintu kontrakan kecil—pintu kayu yang tampak usang dan kotor.

Sekarang, akhirnya dia tiba di sebuah tempat yang memiliki ikatan darah dengan dirinya. Sejujurnya dia tidak tahu siapa yang ada di sana, tapi dia merasa emosional dan ragu-ragu untuk mengetuk pintu.

Lima tahun di bumi, dan lima ribu tahun di dunia abadi, itu bukanlah waktu yang lama bagi keluarganya, tapi bagi dirinya, itu adalah perjalanan waktu yang sangat panjang!

Sudah sering dia memikirkan kejadian seperti ini, tapi saat dia sudah tiba di sini, dia merasa hatinya masih berdegup kencang. Campuran antara rasa takut dan kebahagiaan.

Bagaimana jika keluarganya tidak mengenalinya nanti? Atau bagaimana jika mereka tidak menerimanya lagi?

Kekhawatiran demi kekhawatiran membuat Arya ragu-ragu cukup lama sebelum akhirnya dia mengangkat tangannya.

"Tok... tok...!"

"Ahhh!" Suara terkejut terdengar dari dalam, dan dari suaranya, sepertinya adalah seorang gadis kecil.

"Mama... Apakah Mama sudah pulang?"

Alis Arya berkerut dan terkejut saat mendengar pertanyaan itu.

"Seorang gadis kecil?"

Lebih terkejut lagi setelah pintu terbuka, dia melihat seorang gadis kecil dengan tinggi kurang dari satu meter, berwajah polos, dan bermata besar muncul di hadapannya.

"Ma—?" Gadis kecil itu juga tampak terkejut dan berhenti saat melihat Arya. Tapi tak lama kemudian dia buru-buru menutup pintu dengan keras.

"Brak!"

Suara keras itu tampak menusuk jantung Arya, membuatnya terdiam dan tercengang dengan kepala yang berdengung.

"Tidak mungkin!"

Dia tidak ingin mempercayainya, tapi kenyataan ada di depannya!

Gadis kecil barusan sebenarnya adalah garis keturunan langsung darinya! Bukan garis keturunan melalui kerabat atau keluarga, tapi benar-benar daging dan darah yang terlahir dari dirinya sendiri!

Tapi, bagaimana mungkin dia memiliki seorang anak?

Otak Arya kosong!

Tubuhnya menegang, dan jantungnya berdegup kencang tak terkendali.

Selama ribuan tahun lamanya, ini adalah pertama kalinya Arya mengalami kejadian seperti ini. Seorang Kaisar Abadi yang tak pernah ragu dan goyah dengan hati Dao sekeras batu—kemunculan gadis kecil itu segera membuatnya kewalahan!

"Lana..."

Arya mulai mengingat sosok wanita cantik, lembut, dan sedikit polos di masa-masa kuliahnya dulu. Seorang wanita yang selalu muncul dalam ingatannya selama ribuan tahun, dan salah satu wanita terpenting yang membuatnya memutuskan untuk kembali ke bumi.

Lana Wijaya. Wanita yang tak pernah dia lupakan itu—apakah dia melahirkan seorang gadis kecil saat dirinya menghilang? Tapi, kenapa gadis ini sendirian dan tinggal di tempat kumuh seperti ini?

Arya kembali ragu-ragu sebelum menarik napas dalam-dalam dan kembali mengetuk pintu.

"Tok... tok..."

"Gadis kecil, ayo buka pintunya lagi. Aku bukan orang jahat."

Tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Arya kembali berbicara, "Adik kecil yang manis, tolong buka pintunya. Lihat, aku punya sesuatu yang menarik untukmu..."

Masih tidak ada jawaban dari dalam, seolah-olah gadis kecil tadi tidak pernah ada.

Arya tidak menyerah. Dia mencoba berbagai cara membujuk—permen, mainan, bahkan Pokémon. Tapi pintu tetap tertutup rapat. Dia bisa mendengar langkah kaki kecil di balik pintu. Gadis itu mendengarkan, tertarik... tapi tetap tidak membuka.

Untuk pertama kalinya dalam ribuan tahun, seorang Kaisar Abadi merasa... tidak berdaya.

Untuk beberapa alasan, Kaisar Abadi yang ditakuti dan dipuja-puji oleh seluruh makhluk abadi menjadi tidak sabar, marah, dan panik.

Ini tidak masuk akal!

Sejujurnya, jika Arya mau, dia bisa menghancurkan pintu ini dalam sekejap. Tapi dia tidak bisa melakukannya. Bagaimana jika itu nanti malah membuat gadis kecil—yang kemungkinan memang anaknya—menjadi takut dan malah membencinya?

Kaisar Abadi ditakuti dan dibenci oleh putrinya sendiri? Bagaimana Arya akan menjadi seorang ayah nanti?

"Huuuhh..." Setelah menarik napas dalam-dalam dan menenangkan hatinya, Arya kembali berbicara dengan nada yang sedikit lebih serius. "Adik, apakah nama ibumu Lana Wijaya?"

"Bukan!" Kali ini ada tanggapan dari dalam, dan bahkan pintunya juga kembali dibuka. Namun, jawaban yang gadis itu berikan selanjutnya membuat Arya tercengang dan bahkan ketakutan.

"Nama ibuku adalah Aruna!!"

"Apa!?"

Mata dan mulut Arya melebar, tercengang dan terdiam dengan jawaban yang gadis itu berikan.

"Tidak mungkin..." Arya sama sekali tidak ingin mempercayai apa yang dia dengar, dan kembali bertanya dengan penuh keyakinan, "Jangan berbohong! Nama ibumu Lana, kan?"

Ekspresi gadis itu segera cemberut dan marah saat mendengar pertanyaan itu, bahkan mulai menatap Arya dengan tatapan tajam menggunakan kedua matanya yang polos dan berkaca-kaca.

"Ibuku adalah Aruna Ananta seorang! Om bodoh dan tuli!?"

"Ini... Ini..."

Kaisar Abadi Giok kali ini benar-benar ketakutan dengan jawaban tegas dan jujur gadis kecil itu. Karena dalam ingatannya, Aruna Ananta adalah nama dari adik perempuannya!

Adik perempuan kecil yang lima tahun lalu masih terlihat polos dan lugu! Jadi, bagaimana mungkin adik perempuannya memiliki seorang anak? Apalagi, gadis kecil ini mengatakan bahwa dia adalah anak dari adik perempuannya?

Bagaimana mungkin!?

Bagaimana mungkin Arya dan Aruna, adik perempuannya sendiri memiliki seorang anak?

Ini tidak masuk akal!!!

___

(\_/)

( •.• )

/>♥️

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App

Pinakabagong kabanata

  • Kembalinya Kaisar Abadi   Riskan

    Arya tidak menunggu jawaban mereka.Dia berdiri dari tempat duduknya dan berkata dengan nada ringan, "Aku tidak memaksa kalian untuk memberikan jawaban sekarang. Yang jelas, jika kalian menemukan informasi apa pun, kalian bisa memberitahuku."Arya berbalik untuk pergi, tapi Thomas tiba-tiba berdiri dan berkata, "Tuan Arya, tunggu sebentar."Thomas berjalan keluar sebentar sebelum kembali dengan sebuah kunci mobil di tangannya."Tuan Arya," kata Thomas sambil mengulurkan kunci itu, "ini adalah kunci mobil Audi R8. Ini adalah sedikit kebaikan dari keluarga kami. Semoga Tuan Arya berkenan menerimanya."Arya melirik kunci mobil itu selama beberapa saat.Audi R8, mobil sport mewah dengan harga miliaran.Bukan hadiah yang kecil.Tapi Arya tidak menolak. Dia mengambil kunci itu dan mengangguk ringan. "Terima kasih."Setelah Arya pergi, suasana di ruang tamu menjadi sangat tegang.Thomas adalah orang pertama yang membuka suara dengan wajah pucat dan penuh kekhawatiran."Ayah," katanya dengan n

  • Kembalinya Kaisar Abadi   Permintaan Arya

    Ryan mengangguk berat, dan menambahkan dengan ekspresi hormat dan serius di wajahnya, "Mereka benar-benar bukan manusia! Dikatakan mereka juga bisa hidup lebih dari seratus tahun!""Seratus tahun?"Robert, Thomas, Leonard, dan Katheryn yang ada di sana mulai saling memandang dengan kengerian di kedua mata masing-masing.Sebuah senjata hidup yang susah dibunuh dan bahkan bisa hidup selama seratus tahun? Ketika mereka berempat memikirkannya, mereka tidak bisa untuk tidak buru-buru menggelengkan kepala.Itu terlalu jauh! Mereka bahkan sama sekali tidak berani memikirkannya!Hanya Arya yang masih tenang dan dengan sangat ringan mengangguk, sama sekali tidak terkejut atau terlalu banyak bereaksi.Karena dia yakin, bahwa dengan adanya Grandmaster yang setara dengan Pelatihan Qi tingkat keenam dalam namanya, pasti ada tingkatan yang lebih tinggi sampai ke Pelatihan Qi tingkat kesembilan.Hanya saja, dengan energi internal mereka yang jauh lebih lemah dan kotor daripada yang diolah oleh seora

  • Kembalinya Kaisar Abadi   Seniman beladiri

    "Tuan Arya, dia adalah Ryan Hale, adik laki-laki Thomas dan putra bungsu saya." Robert pertama-tama memperkenalkan pemuda berusia dua puluh lima tahun itu kepada Arya.Lalu menunjuk wanita yang berada di sampingnya. "Sedangkan dia adalah menantuku, Katheryn, istri dari Thomas serta ibu dari Viona, anda pasti mengenalnya."Arya mengangguk kepada keduanya sebagai salam."Sepertinya aku tidak perlu memperkenalkan diri, bukan?" Sementara Leonard mulai berkata untuk dirinya sendiri, karena mereka sudah bertemu sebelumnya.Tentu saja Arya tahu tentang Leonard Forst itu sendiri, namun dia masih melihat ke arah keluarga mereka dengan sedikit antisipasi. Tujuannya datang kemari sepertinya tepat."Mari masuk ke dalam," kata Robert sebelum akhirnya bersama-sama masuk ke dalam villa.Kemudian duduk di ruang tamu, Arya yang duduk di kursi utama mulai melirik keluarga Robert selama beberapa waktu sebelum akhirnya pandangannya jatuh ke Robert itu sendiri."Aku belum mengucapkan terima kasih atas ban

  • Kembalinya Kaisar Abadi   Ketidaktahuan

    "Jika begitu," Thomas menoleh ke arah putrinya dan berkata, "segera masuk ke sekolah bersama Ara, ayah akan kembali pulang.""Oke!" kata Viona mengerti dan menggandeng tangan Kiara saat mengucapkan selamat tinggal kepada Arya."Selamat tinggal ayah!"Arya mengangguk ringan dan melambaikan tangannya sebelum berbalik untuk mengikuti Thomas."Tunggu!"Di sisi lain, Gina yang merasa diabaikan segera menghentikan keduanya."Aku belum selesai denganmu!" katanya kepada Arya sebelum menoleh ke arah Thomas. "Aku tidak tahu siapa kau, tapi sebaiknya kau jangan berteman dengan orang-orang miskin sepertinya. Sangat disayangkan jika orang yang terlihat berwibawa, kaya dan sukses sepertimu berteman dengan orang hina sepertinya."Orang hina?Ketika Thomas mendengar kata-kata itu, dia tidak bisa menahan diri untuk menoleh ke arah Arya dan Gina selama beberapa waktu.Dia tidak tahu siapa wanita ini, tapi dia sedikit panik saat mendengar kata-katanya, jadi dia buru-buru berkata, "Jika begitu, haruskah

  • Kembalinya Kaisar Abadi   Terobosan pertama

    "Menutup mata lagi?" Gadis itu kembali cemberut dan kehilangan semangatnya saat mendengar perintah itu.Tapi sulap masih membuatnya tidak bisa untuk tidak menurutinya dan menutup matanya lagi.Kemudian mengikuti perintah Arya, gadis kecil yang sedang menutup matanya itu tiba-tiba berseru, "Ayah, ayah! Ara melihatnya!""Apa yang Ara lihat?""Gelembung! Gelembung warna-warni seperti pelangi! Ada yang warna hijau, biru, merah, kuning dan putih! Banyak gelembung mengelilingi Ara!" jawab gadis kecil itu penuh semangat.Arya tidak bisa menahan senyumnya saat mendengar jawaban yang jelas-jelas menggambarkan sumber energi spiritual itu. Dan berbagai warna yang dapat Kiara lihat menandakan betapa besar bakatnya. Karena pada umumnya, seorang kultivator hanya bisa membedakan satu atau dua warna energi spiritual.Sedangkan putrinya sendiri, dia bisa membedakan lima warna yang artinya memahami lima elemen dasar hukum langit dan bumi.Tubuh Lima Elemen Bawaan, itu memang bukan sesuatu yang biasa-bi

  • Kembalinya Kaisar Abadi   Mengajari sulap

    Ekspresi wajah Arya menjadi serius saat mendengar pertanyaan itu.Sambil berjongkok, Arya mulai menjelaskan semuanya lebih jelas dan rinci. "Begini, Aruna memang bukan ibu kandung yang melahirkan Ara, dia adalah adik perempuan ayah. Tapi karena Aruna yang sudah merawat Ara sejak kecil dan selalu menyayangi Ara, jadi tidak apa-apa Ara memanggilnya mama, sebagai ibu pengganti ibu kandung.""Sedangkan Tante Eve sama sekali tidak boleh dipanggil mama, karena dia tidak memiliki hubungan apa pun dengan Ara. Untuk ibu kandung Ara, orang yang melahirkan Ara, namanya adalah Lana Wijaya.""Lana Wijaya?" Kiara tiba-tiba mengingat sesuatu dan buru-buru bertanya, "Bukankah itu orang yang ayah katakan saat pertama kali bertemu dengan Ara?""Benar," akhirnya Arya bisa tersenyum dan mengangguk senang saat gadis kecil itu mulai mengerti."Lana Wijaya, itulah ibu kandung Ara yang melahirkan Ara.""Jadi Ara punya ibu?""Tentu saja Ara punya ibu!" Aruna ikut berbicara dan menambahkan, "Jika Ara tidak pun

  • Kembalinya Kaisar Abadi   Berbakti

    "Maaf sekali," dengan senyum sopan, Aruna berkata, "Kakakku sedang ada urusan lain, jadi dia tidak bisa mengantar Ara ke sekolah. Jika Anda punya waktu, Anda bisa datang ke rumah kami nanti."Thomas mengangguk dan tersenyum, tapi sebelum dia bisa membuka mulutnya, Robert segera berkata, "Tidak, tid

    last updateHuling Na-update : 2026-04-04
  • Kembalinya Kaisar Abadi   Membangkitkan garis keturunan

    Di villa 01.Arya yang sedang berada di kamar mandi dan menyaksikan putrinya berendam di genangan air berwarna hijau kehitaman tampak mengerutkan keningnya."Apa barusan?"Tidak tahu apa yang terjadi, tapi Arya merasa bahwa sepertinya ada sesuatu yang terjadi. Hanya saja, apa itu?"Ayah! Ayah!"Pan

    last updateHuling Na-update : 2026-03-27
  • Kembalinya Kaisar Abadi   Aruna dalam bahaya

    Aruna tampak bimbang dan terdiam.Karena seperti yang telah Sonya katakan, jika seandainya bar yang selama bertahun-tahun menjadi tempatnya untuk bertahan hidup ini ditutup, Aruna tidak tahu harus bagaimana lagi.Jangankan membayar hutang yang berjumlah ratusan juta, bahkan mungkin untuk bertahan h

    last updateHuling Na-update : 2026-03-26
  • Kembalinya Kaisar Abadi   Teror

    Karena saat Arya mengulurkan tangannya, tubuh Doyle tiba-tiba melayang ke arah Arya, seolah-olah ada magnet yang menariknya. Bahkan jika dia menolak dan mencoba untuk bergerak atau melarikan diri, dia sama sekali tidak bisa menahan tubuhnya untuk terus terbang ke arah Arya, seolah-olah ada tangan t

    last updateHuling Na-update : 2026-03-22
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status