Share

50. Penderitaan Dani

Penulis: Dita SY
last update Tanggal publikasi: 2026-06-16 17:06:43

Saat Freya baru saja ingin membangunkan Diego, ia tersentak kaget melihat pria itu ternyata sudah berdiri tegak tepat di belakangnya tanpa menimbulkan suara sedikit pun.

​"Sebentar lagi pesawat kita akan mendarat. Aku ingin kamu menyaksikan sendiri bagaimana reaksi Nadia saat dia membuka kiriman paket dariku," ucap Diego dengan suara berat, sambil mengeratkan ikatan handuk kimono hitam yang membungkus tubuh tegapnya.

​Freya mengernyitkan kening. "Paket? Paket apa .... " Ia menggantung ucapan sa
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   352. Menemukan Jejaknya

    "Honey, bagaimana? Apa ada kabar tentang Yenzing? Apa masih ada harapan? Jujur, aku sangat takut Yenzing tidak ditemukan dalam keadaan selamat. Zhue pasti hancur jika itu semua terjadi."Diego menghela napas panjang saat menerima telepon dari sang istri yang bertanya tentang Yenzing.Lagi-lagi ia tidak bisa mengungkapkan perasaan kecewanya pada diri sendiri karena hingga detik ini ia belum juga menemukan orang kepercayaannya itu."Zhue terus menangis. Aku khawatir, Honey," lanjut Freya lirih. "Ya, aku paham perasaan Zhue. Tolong minta dia untuk tetap tenang dan tunggu kabar baik dariku. Kamu temani dia dulu, Baby.""Ya, aku selalu menemani dia, tapi apakah ada harapan?"Diego kembali menghela napas kian panjang dan lirih. "Percayalah, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Aku yakin Yenzing masih hidup, hanya saja, mungkin dia sedang berada di suatu tempat yang sangat jauh. Lautan sangat luas, besar kemungkinan dia ada di suatu tempat.""Ya, semoga saja. Hati-hati, kamu harus mem

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   351. Cinta Masa Lalu

    ​Sementara itu, di lantai dasar area manajemen klub malam yang remang-remang, Ruth melangkah mantap menyusuri koridor berkarpet tebal menuju sebuah ruangan pribadi berukuran cukup luas."Silakan masuk Tuan."Seorang penjaga berbadan besar membuka pintu begitu melihat kedatangan pria kepercayaan keluarga Foster tersebut.​Di dalam ruangan ber-AC dingin itu, duduklah seorang wanita paruh baya berbusana elegan dengan perhiasan berlian berkilauan di lehernya.Wanita berwajah tegas itu adalah Madam Sera, pemilik klub malam elite paling terkenal di kota Atalia.​Melihat pintu terbuka, Madam Sera segera berdiri dan menyambut Ruth dengan senyuman ramah penuh hormat.Maklum saja, berurusan dengan keluarga besar Foster sama artinya dengan mencari mati jika tidak dilayani dengan sempurna.​"Ah, Tuan Ruth! Suatu kehormatan besar Anda kembali mampir ke tempat saya malam-malam begini," sapa Madam Sera dengan nada suara yang manis. "Ada yang bisa saya bantu? Apa fasilitas VIP kami kurang memuaskan u

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   350. Lumayan Juga

    "Ayo kita ke ranjang saja!" kekeh Clea dan Misya.Kedua wanita itu terlihat tak sabaran. Dengan kompak mereka mendorong tubuh ZingZing yang sudah setengah polos ke atas ranjang.ZingZing terbaring dengan posisi telentang. Memperlihatkan pusakanya yang sudah berdiri tegak."Ugh! Sangat menggoda," senyum Clea dengan tatapan mesum."Biar aku duluan," serobot Misya tak sabaran. Ia segera naik ke atas ranjang dan menurunkan kepalanya sambil memegang rambutnya yang terurai."Elmuhhmm!"Sentuhan hangat dan basah yang mendadak melingkupi kejantanannya membuat lutut ZingZing lemas seketika.Pemuda asal pulau terpencil itu mencengkeram erat seprai ranjang sutra merah di bawahnya, matanya terpejam rapat dengan kepala mendongak ke belakang menahan gelombang sensasi asing yang belum pernah ia rasakan seumur hidup.​"Ah ... ugh ... Nona ... s-sabar ...." desah ZingZing terbata-bata, suaranya parau dan bergetar hebat di antara desing napas yang memburu.​Misya bergerak semakin terampil, memainkan li

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   349. Masih Perjaka ++

    "Ayo jangan lama-lama berpikirnya. Aku sudah basah."Wanita berambut pirang itu melingkarkan jemarinya yang berhias kuku lentik ke dada bidang ZingZing, memberikan sentuhan lembut yang langsung membuat sekujur tubuh pemuda itu merinding hebat.​"Kalau kamu belum terbiasa dengan tempat seperti ini, tenang saja ... aku akan mengajarimu perlahan-lahan," tambah wanita berambut hitam di sebelah kanannya dengan suara manja yang berbisik tepat di dekat telinga ZingZing, meniupkan hawa hangat yang membuat akal sehat pemuda pulau itu nyaris melayang.​Jantung ZingZing benar-benar sudah tidak baik-baik saja malam ini. Detaknya bergemuruh kencang seolah ingin menerobos keluar dari rongga dada."Kenapa?" tawa dua wanita melihat wajah ZingZing pucat pasi seperti melihat hantu."S-saya, saya hanya belum terbiasa.""Duh, itu sebabnya aku dan temanku ada di sini. Kami akan membuatmu terbiasa Tampan."Keringat dingin bercucuran semakin deras membasahi pelipis dan tengkuk pemuda itu.Selama belasan tah

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   348. Hiburan Malam

    Suasana di dalam ruang rawat VIP perlahan kembali hening setelah kepergian Diego dan Freya.Yoss melirik sekilas ke arah ZingZing yang masih berdiri termangu menatap pintu, sebelum akhirnya ia berpamitan untuk mengurus beberapa urusan logistik rumah sakit.​Tak lama berselang, Ruth melangkah masuk ke dalam kamar. Pria berpenampilan tegas itu menghampiri ZingZing yang tampak bosan dan kebingungan di sudut ruangan.Sebagai bagian dari kesepakatan Diego untuk membawa pemuda itu ke kota, Ruth diberi tugas khusus untuk meninjau adaptasi ZingZing di dunia luar.​"Heh, anak pulau," panggil Ruth dengan nada datar khasnya. "Jangan berdiri terus di situ seperti patung selamat datang. Ikut aku keluar."​ZingZing mengerutkan keningnya bingung. "Mau ke mana?"​"Tuan Diego menyuruhku membuatmu terbiasa dengan kehidupan kota. Kalau kamu terus-menerus di sini, kamu hanya akan jadi penonton setia di rumah sakit," jawab Ruth sambil melangkah keluar, memberi isyarat agar ZingZing mengekor."Iya tapi kit

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   347. Terpesona

    "Baby, ada kabar bahagia untukmu."Di sudut ruang VIP Diego menghubungi sang istri sambil menatap ke arah Zhue yang tertidur pulas."Kabar baik apa Paman? Apa Zhue dan Yenzing sudah ditemukan?" tanya Freya. Suaranya terdengar gemetar. "Katakan Paman!""Ya, Zhue sudah ditemukan, tapi Yenzing belum. Saat ini Zhue berada di rumah sakit dalam keadaan baik-baik saja setelah mendapat penanganan dari dokter. Kemungkinan Yenzing juga bisa ditemukan dalam keadaan hidup.""Ya Tuhan, syukurlah," ucap Freya. "Apa aku boleh ke sana Paman?""Ya, tentu saja. Kamu akan dijemput supir. Kamu tunggu saja di sana ya.""Baik Paman, terima kasih."Keduanya mengakhiri pembicaraan di dalam telepon.​Tak berapa lama pintu ruangan tiba-tiba terbuka dari luar. Langkah kaki tergesa-gesa terdengar mendekat.Freya, dengan ekspresi wajah yang masih menyisakan kekhawatiran mendalam dan mata sembab, langsung menerobos masuk ke dalam kamar rawat.Setelah melihat adiknya terbaring lemah di atas ranjang, pertahanan Frey

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   4. Awal Dari Kehancuran

    Dengan langkah gontai yang tak lagi mampu menahan bobot tubuh, Dani ke luar dari ruang kerja Diego.Saat ia mendongak menatap ke depan, sekilas ia menangkap bayangan seorang wanita yang sangat ia kenal sedang melangkah masuk ke dalam lift.​"Nadia?" gumamnya tak percaya.​Mencurigai ada sesuatu yan

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   3. Menerima

    "Waktumu sudah habis, kamu harus memberi jawaban sekarang!"​Freya tersentak, kedua alisnya terangkat saat mendengar desakan Diego. Ini adalah pilihan paling sulit dalam hidupnya.Apakah ia benar-benar harus merelakan dirinya menjadi boneka Diego demi sebuah pembalasan dendam?​Namun, Freya sadar s

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   2. Syarat

    [Aku menerima tawaran itu]​Dengan ujung jari yang gemetar, Freya mengetik pesan singkat itu dan mengirimkannya kepada Diego.Begitu status pesan berubah menjadi 'dibaca,' Freya segera mematikan ponselnya dan melangkah pergi meninggalkan koridor ruang kerja Dani yang terasa memuakkan.​Tidak ada ja

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   1. Meminta Bantuan

    "Paman, aku datang ke sini karena aku ingin .... "​"Aku akan membantumu, dengan satu syarat."​Kalimat Diego memutus kata-kata Freya. Mata Freya membulat sempurna. Bagaimana mungkin pria ini tahu maksud kedatangannya sebelum ia sempat mengucapkannya?Freya Xania seorang spesialis kandungan, tidak

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status