Compartilhar

357. Sakit Sekali!

Autor: Dita SY
last update Data de publicação: 2026-10-27 10:00:00

"Aku kembali lagi Yenzing. Aku kembali bersama anakmu di dalam perutku." Zhue tersenyum menatap suaminya.

Seperti biasa ia selalu mengawali harinya dengan merawat Yenzing, membersihkan tubuh suaminya.

"Kamu mau memegang perutku?" Zhue mengangkat tangan Yenzing, meletakkan di atas perutnya yang sudah semakin membesar. "Kamu pasti tidak sabar menunggu kelahirannya kan? Aku juga. Kita tunggu sama-sama ya."

Zhue menghela napas panjang

Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   357. Sakit Sekali!

    "Aku kembali lagi Yenzing. Aku kembali bersama anakmu di dalam perutku." Zhue tersenyum menatap suaminya.Seperti biasa ia selalu mengawali harinya dengan merawat Yenzing, membersihkan tubuh suaminya."Kamu mau memegang perutku?" Zhue mengangkat tangan Yenzing, meletakkan di atas perutnya yang sudah semakin membesar. "Kamu pasti tidak sabar menunggu kelahirannya kan? Aku juga. Kita tunggu sama-sama ya."Zhue menghela napas panjang dan lirih, menatap wajah Yenzing yang tetap tampan meski sedang tidur."Bangun Yenzing, tidurmu terlalu panjang," isak Zhue. Tak kuasa menahan kesedihan.Hari-hari di ruang rawat VIP rumah sakit itu berjalan dalam keheningan yang panjang, diisi oleh doa-doa tulus yang tidak pernah putus dari bibir Zhue.Kesetiaan gadis itu seolah menembus batas kesadaran yang paling gelap.Memasuki bulan ketiga sejak insiden mau

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   356. Hamil

    "Aku tidak ingin kehilanganmu!" Zhue menangis di dalam alam bawah sadarnya. "Kembali Yenzing. Kembali! Jangan pergi. Bukannya kamu sudah berjanji akan selalu ada untukku. Sekarang, tepati janji itu!"Detik-detik di depan pintu kaca ruang ICU terasa merayap begitu lambat, menghadirkan siksaan batin yang luar biasa bagi siapa pun yang menyaksikannya.Setelah perjuangan melelahkan dan pertarungan sengit melawan maut di balik meja operasi, lampu merah di atas pintu akhirnya berkedip padam, berganti dengan cahaya hijau yang menandakan prosedur medis darurat telah berakhir.​Dokter kepala bedah melangkah keluar dengan langkah gontai, melepas masker bedahnya dan menghela napas panjang kelelahan.Diego dan Freya yang setia menunggu langsung bangkit dari kursi tunggu, menghampiri sang dokter dengan debaran jantung yang menggemuruh.​"Dokter, bagaimana keadaan Yenzing?" tanya Diego langsun

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   355. Bertahanlah!

    "Tuan, kami sedang dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Yoss memberitahu Diego lewat sambungan telepon."Tetap berhati-hati. Jangan sampai terjadi sesuatu di jalan. Dan jangan katakan apapun tentang kondisi Yenzing. Jangan sampai Zhue cemas.""Baik Tuan."Setelah telepon diakhiri oleh Diego, Yoss meletakkan ponselnya ke atas dasbor. Ia menatap Zhue dan Freya dari kaca spion di atasnya."Apa kata Tuan? Bagaimana kondisi Yenzing sekarang? Dia baik-baik saja kan?" tanya Zhue panik luar biasa.Air matanya tidak berhenti mengalir membasahi wajahnya yang pucat."Tolong jawab, Yoss!" kata Freya.Yoss menghela napas panjang. "Maaf Nona Freya, Nona Zhue, Tuan belum memberitahu saya bagaimana keadaan Yenzing sekarang. Tolong doakan saja yang terbaik untuk Yenzing."Zhue membuang napas kasar. Jawaban Yoss tidak membuatnya tena

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   354. Yenzing Ditemukan

    "Kondisinya kritis, kalau tetap di sini dia tidak akan bisa diselamatkan," ujar tim medis.Diego menatap Yenzing, menggenggam jemari tangan pria itu. "Bertahanlah Yenzing, Zhue menunggumu. Kamu harus tetap hidup. Kita akan kembali ke Atalia setelah badai ini mereda."Yenzing tak menanggapi. Untuk membuka mata saja ia tidak sanggup. Namun, air mata yang mengalir menjelaskan ia ingin secepatnya keluar dari gua itu."Tolong usahakan apapun agar Yenzing bisa bertahan sampai kita tiba ke Atalia!" titah Diego pada tim medis. "Jangan sampai Yenzing mati!""Baik Tuan, kami akan mengusahakan yang terbaik sebisa kami."Tuntutan besar itu membuat mental tim medis sedikit goyah. Namun, mereka tetap mengusahakan yang terbaik untuk Yenzing.***Matahari pagi di balik awan kelabu perlahan menyingkap sisa-sisa amukan badai besar yang semalam melump

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   353. Terjebak Badai

    Baku tembak yang tadinya sengit perlahan mereda seiring berjatuhannya anggota Yakuza ke atas tanah basah.Sisa-sisa musuh yang kebingungan dan terkepung tidak mampu menandingi kedisiplinan serta keahlian pasukan elit Foster.​Namun, pertempuran belum sepenuhnya selesai. Diego tidak membuang waktu. Sembari menyeka butiran keringat bercampur jelaga mesiu di pelipisnya, ia memberi isyarat agar pasukannya memperluas area penyisiran ke dalam hutan bakau dan tebing karang di bagian tengah pulau.​"Tetap waspada! Selidiki setiap sudut, pastikan tidak ada satu pun jebakan," perintah Diego tegas dengan suara dingin yang membelah keheningan malam.​Suasana di dalam hutan pulau tak berpenghuni itu terasa jauh lebih mencekam dibanding garis pantai.Kegelapan pekat menyelimuti tajuk-tajuk pohon tinggi, hanya diterangi oleh sorotan senter yang melekat di laras senjata para prajurit.&nb

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   352. Menemukan Jejaknya

    "Honey, bagaimana? Apa ada kabar tentang Yenzing? Apa masih ada harapan? Jujur, aku sangat takut Yenzing tidak ditemukan dalam keadaan selamat. Zhue pasti hancur jika itu semua terjadi."Diego menghela napas panjang saat menerima telepon dari sang istri yang bertanya tentang Yenzing.Lagi-lagi ia tidak bisa mengungkapkan perasaan kecewanya pada diri sendiri karena hingga detik ini ia belum juga menemukan orang kepercayaannya itu."Zhue terus menangis. Aku khawatir, Honey," lanjut Freya lirih. "Ya, aku paham perasaan Zhue. Tolong minta dia untuk tetap tenang dan tunggu kabar baik dariku. Kamu temani dia dulu, Baby.""Ya, aku selalu menemani dia, tapi apakah ada harapan?"Diego kembali menghela napas kian panjang dan lirih. "Percayalah, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Aku yakin Yenzing masih hidup, hanya saja, mungkin dia sedang berada di suatu tempat yang sangat jauh. Lautan sangat luas, besar kemungkinan dia ada di suatu tempat.""Ya, semoga saja. Hati-hati, kamu harus mem

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   4. Awal Dari Kehancuran

    Dengan langkah gontai yang tak lagi mampu menahan bobot tubuh, Dani ke luar dari ruang kerja Diego.Saat ia mendongak menatap ke depan, sekilas ia menangkap bayangan seorang wanita yang sangat ia kenal sedang melangkah masuk ke dalam lift.​"Nadia?" gumamnya tak percaya.​Mencurigai ada sesuatu yan

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   3. Menerima

    "Waktumu sudah habis, kamu harus memberi jawaban sekarang!"​Freya tersentak, kedua alisnya terangkat saat mendengar desakan Diego. Ini adalah pilihan paling sulit dalam hidupnya.Apakah ia benar-benar harus merelakan dirinya menjadi boneka Diego demi sebuah pembalasan dendam?​Namun, Freya sadar s

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   2. Syarat

    [Aku menerima tawaran itu]​Dengan ujung jari yang gemetar, Freya mengetik pesan singkat itu dan mengirimkannya kepada Diego.Begitu status pesan berubah menjadi 'dibaca,' Freya segera mematikan ponselnya dan melangkah pergi meninggalkan koridor ruang kerja Dani yang terasa memuakkan.​Tidak ada ja

  • Dekapan Hangat Paman Kekasihku   1. Meminta Bantuan

    "Paman, aku datang ke sini karena aku ingin .... "​"Aku akan membantumu, dengan satu syarat."​Kalimat Diego memutus kata-kata Freya. Mata Freya membulat sempurna. Bagaimana mungkin pria ini tahu maksud kedatangannya sebelum ia sempat mengucapkannya?Freya Xania seorang spesialis kandungan, tidak

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status