Share

BAB 37

Author: LucioLucas
last update publish date: 2026-08-16 23:26:06

Khaelia berdiri diam di depan pasangan yang sedang bercumbu. Seorang pemuda berkacamata sibuk menggerayangi kekasihnya. Bibir mereka bertaut dalam kegelapan dengan pakaian setengah terbuka. Si gadis sudah membuka blusnya dan membiarkan jemari kekasihnya meremas dada. Sedangkan jemarinya sendiri sibuk di selangkangan si pemuda.

Khaelia terkesiap dan berbalik ingin pergi saat menubruk beberapa laki-laki mabuk. Berjumlah lima orang, pandangan mereka semua tertuju padanya, membuat Khaelia meneguk l
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 53

    Percakapan di ruang makan keluarga Solitare menjadi sedikit kaku setelah kedatangan Karenia. Selama ini Sofia tidak pernah mempermasalahkan kehadiran perempuan itu di rumah ini karena memang bagian dari keluarga. Bahkan setelah tahu suaminya menyimpan cinta pada Karenia, ia tetap menerima dengan tangan terbuka. Meski begitu, Sofia menyadari kalau dirinya bukan malaikat. Rasa cemburu dan marah sudah pasti ada. Hatinya tidak bisa tidak merasa senang kalau bisa membuat Karenia sedih. Satu hal yang pasti adalah kenyataan kalau cinta perempuan itu hanya tertuju pada Carter. Puas bisa membuat saingannya bersedih membuat hati Sofia berdetak bahagia.Eiwa dan Kaspia yang duduk berdampingan seolah tidak memahami situasi yang terjadi. Bagi mereka, sikap posesif Karenia pada Carter adalah normal untuk sesama sepupu. Tidak pernah terpikir kalau Karenia punya perasaan lebih untuk anak mereka.“Kenapa Clovis? Anak itu tidak pernah ada di rumah,” gerutu Kaspia. Menatap tangga dan ber

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 54

    Setelah percakapan singkat dengan Corrado, kini dilanjutkan dengan bermain poker bersama. Nilai taruhan sungguh fantastis, membuat Khaelia geleng kepala. Satu kali taruhan adalah biaya hidupnya selama dua tahun penuh dan orang-orang ini menghamburkannya dengan bebas.Carter memutuskan untuk ikut bermain. Khaelia yang tidak mengerti poker memilih untuk duduk di sofa dan mendengarkan musik dari penyanyi sambil menyesap sampanye. Merasa bosan, ia memutuskan untuk berkeliling ruangan dan melihat-lihat. Ada banyak karya seni yang terpajang di sini, mulai dari guci, lukisan, hingga patung. Sayangnya, semua yang ada di sana menggambarkan seksualitas secara gamblang.Di guci ada ukiran posisi seks seorang perempuan yang sedang masturbasi di atas kursi beludru. Tubuh perempuan digambarkan sedikit berisi dengan rambut keriting. Patung di samping guci adalah sepasang laki-laki dan perempuan yang sedang berciuman dalam keadaan telanjang. Lukisannya pun menggambarkan percintaan beb

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 52

    Eiwa mengobrol tentang makan malam, Sofia menyesap minuman, sedangkan Carlo menahan amarah. Entah untuk siapa—Karenia yang bodoh akan cintanya pada Carter, atau pada Sofia yang sudah memprovokasi. Sebenarnya ia lebih marah pada diri sendiri karena merasa kasihan pada Karenia yang terlihat kecewa. Dirinya memang pecundang yang tidak punya harga diri.Orang-orang yang ada di ruangan itu tidak bisa mendengar percakapan antara Corrado, Carter, dan Khaelia. Mereka hanya mengira itu obrolan biasa karena Carter dan Corrado memang berteman. Bisa jadi hanya berbincang tentang hobi, saham, atau hiburan malam ini. Semuanya sibuk dengan urusan masing-masing dan kini merencanakan bermain poker dengan taruhan yang jumlahnya diberi ketentuan khusus.Khaelia menduga usia Corrado seumur dengan Carlo, atau bisa jadi lebih tua beberapa tahun dari Carter, ia tidak bisa mengira-ngira. Tingginya sebatas dagu Carter, meski begitu tubuhnya terlihat kokoh, sepertinya terbentuk melalui ol

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 51

    Carlo menatap serius pada orang tua dan istrinya yang sedang mengobrol. Mereka membicarakan kondisi sang adik, Celila, yang mulai membaik dan berencana membawanya berobat ke luar negeri. Sang mama setuju, istrinya juga mendukung, tapi mereka masih takut akan penolakan Carter. Selama ini memang Carter sangat posesif terhadap Celila. Bisa dibilang keduanya tumbuh berdampingan dan bergaul akrab sejak kecil. Berbeda dengannya yang lebih menjaga jarak dengan semua saudaranya, Carter dan Celila justru saling mendukung dan merangkul. Saling membela kalau salah satu terkena masalah.Ia tidak ingat kapan terakhir kali mengobrol dengan Celila. Sepertinya jauh sebelum kecelakaan terjadi. Saat Celila menikah, ia tidak punya perasaan senang atau bahagia layaknya seorang saudara. Menganggap pernikahan itu memang layak terjadi bukan hanya demi keluarga, tetapi juga bisnis. Untuk orang-orang seperti mereka, bisnis dan uang adalah nomor satu, sedangkan perasaan nomor sekian. Itu adalah teori

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 50

    Mereka meninggalkan area kolam, menyusuri lorong berkarpet yang sedikit lengang dengan banyak penjaga. Tiba di sebuah pintu, seorang penjaga membantu membukanya. Dada Khaelia digedor keras saat kaki mulai melangkah masuk.Suasana di ruang VIP sungguh berbeda. Tidak ada musik keras yang memekakkan telinga, melainkan gesekan biola berpadu dengan dentingan piano. Seorang penyanyi perempuan dengan gaun merah menyala bernyanyi dengan topeng terpasang di wajah. Khaelia berusaha mengingat siapa penyanyi itu karena suaranya yang indah.Ada sebuah meja panjang yang dibiarkan kosong, para tamu duduk mengelilingi meja. Sekitar dua puluh orang didominasi oleh laki-laki. Carter duduk di kursinya, membimbing Khaelia agar berada di sampingnya. Seorang laki-laki yang berada di ujung meja bangkit, mengambil gelas berisi anggur dari pelayan. Para tamu, termasuk Carter dan Khaelia, pun disodorkan gelas tinggi dengan cairan berbuih di dalamnya.“Selamat datang para tamu, izin

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 49

    Semua orang yang ada di ruangan memakai topeng, dengan gaun mewah untuk para perempuan dan jas malam bagi tamu laki-laki. Carter memperlihatkan undangan di ponselnya, dipindai sebelum masuk ke area. Khaelia menggenggam lengan Carter dan membiarkan dirinya dibimbing masuk.“Di pesta ini kamu akan melihat beragam kelompok, Khaelia. Ada kelompok satu di ruang VIP, untuk tuan rumah dan para tamu istimewa. Kelompok dua ada di samping kolam renang, biasanya para tamu memakai bikini atau bisa jadi telanjang. Tidak akan ada yang peduli, karena mereka semua datang untuk bersenang-senang. Sedangkan kelompok ketiga ada di kebun, bergerombol untuk menari, berdansa, dan ada atraksi tertentu seperti striptise.”“Kita di kelompok mana, Tuan?”“VIP, tapi untuk menuju ke sana kita akan melewati dua kelompok itu. Persiapkan mentalmu.”Khaelia tidak mengerti kenapa harus mempersiapkan mental untuk melihat sekelompok orang berpest

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 4

    Setelah puas melihat-lihat, ia memutuskan untuk minum teh. Dengan malu-malu duduk di sofa sementara Carter merokok di sudut dekat gazebo. Menyesap tehnya, Khaelia diam-diam menatap profil atasannya. Carter yang ketampanannya tidak seperti manusia pada normal ternyata mempunyai sikap yang ramah. Tid

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 3

    Laki-laki muda dan tampan itu bernama Carter June Solitaire. Tidak banyak yang tahu kalau ia adalah anak kedua dari keluarga Solitaire yang merupakan pemilik saham terbanyak sekaligus pimpinan di Capital Group. Carter yang berambut sehitam arang dan bermata tajam, saat ini sedang memandang seorang

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 2

    Khaelia bergegas mengikuti Bosman menuju lift. Sedikit lega karena bossnya ternyata tidak setua bayangannya. Lobi dalam keadaan masih cukup ramai, ia menduga mereka adalah para pekerja yang sedang lembur. Tanpa sadar Khaelia mengamati Bosman diam-diam dan menyadari kalau kulit laki-laki itu cenderu

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 1

    Warning : Adult roman story 21+Nama kota itu adalah Devil Town, tidak ada yang tahu bagaimana asal muasal nama itu diberikan. Kota iblis yang bagi banyak penduduknya memang perpaduan surga bagi orang kaya dan neraka bagi mereka yang tiak punya apa-apa.Devil Town merupakan kota besar dengan gedung

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status