Share

BAB 65

Author: LucioLucas
last update Petsa ng paglalathala: 2026-08-30 08:00:17

Carter tidak tahu mulai kapan mempunyai perilaku begini, suka melihat beragam keindahan seks dan perempuan. Ia tidak mengatakan kalau dirinya menyukai BDSM, karena sejauh ini tidak terlalu ingin menyakiti Khaelia. Perasaan menggebu-gebu tentang bergulat dengan gairah dan sedikit rasa sakit, pikiran liar mengenai hasrat seksual yang melampaui imajinasi paling aneh sekalipun, dan juga bagaimana rasanya menguasai hidup dan jiwa seseorang melalui sentuhan. Dalam hal ini jiwa serta raga yang ingin

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 66

    “Kamu pasti kesakitan, maaf.”Permintaan maaf membuat Khaelia membuka mata. “Nggak perlu minta maaf, Tuan. Sesuai kesepakatan.”“Memang, tetap saja aku merasa bersalah.” Carter membuka tali di pergelangan tangan Khaelia. “Kamu diam saja, biar aku yang mengganti pakaianmu.”Menuruti apa kata Carter, Khaelia hanya berbaring pasrah saat tali dilepas dari pergelangan tangan. Dilanjutkan dengan G-string-nya yang sedikit rumit. Untungnya tali-tali yang membelit tubuh bukan jenis yang ketat, melainkan longgar dan lentur. Segera setelah Khaelia terbebas dari benda itu, Carter bangkit dari ranjang.“Tunggu di sini.”Khaelia berbaring miring karena punggungnya sedikit nyeri. Menatap Carter yang melangkah keluar. Ia hanya perlu bersabar sampai tubuhnya pulih kembali dari luka-luka. Tidak perlu melakukan apa pun. Memejam dan meresapi dingin yang membalut kulit, Khaelia mengutuk diri. Mengangg

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 65

    Carter tidak tahu mulai kapan mempunyai perilaku begini, suka melihat beragam keindahan seks dan perempuan. Ia tidak mengatakan kalau dirinya menyukai BDSM, karena sejauh ini tidak terlalu ingin menyakiti Khaelia. Perasaan menggebu-gebu tentang bergulat dengan gairah dan sedikit rasa sakit, pikiran liar mengenai hasrat seksual yang melampaui imajinasi paling aneh sekalipun, dan juga bagaimana rasanya menguasai hidup dan jiwa seseorang melalui sentuhan. Dalam hal ini jiwa serta raga yang ingin dikuasainya adalah Khaelia. Seorang perempuan cantik dengan dada menggoda serta tubuh yang molek.Untuk standar dunia kecantikan, Khaelia bukan yang istimewa. Banyak perempuan di luar sana yang jauh lebih cantik dengan tubuh seksi, berpengalaman dengan seks, dan yakin mampu membuatnya puas. Namun, dari pertama bertemu hatinya sudah terpaut dengan Khaelia, terpikat dengan senyum yang santun, penampilan yang sopan, serta sikap yang blak-blakan tapi menggemaskan. Bersama Khaelia ia ingin me

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 64

    Eiwa menghela napas lega mendengar lanjutan cerita Khaelia. “Begitu ternyata, kalian pulang sebelum pagi. Carter tidur di mana karena di malam itu dia tertidur nyenyak dan pulang saat pagi menjelang. Hal yang tidak lumrah untuk Carter.”Khaelia menelan ludah, menggigit bibir dengan bingung. Apakah setiap hal yang dilakukan Carter harus diketahui semua orang? Untungnya Khaelia diselamatkan Carter dalam keharusan menjawab.Para laki-laki mendekat, pelayan memberikan minuman segar dan dingin. Eiwa mengusap keringat suaminya, tempatnya semula diduduki Clovis. Sofia juga menghampiri suaminya, sedangkan Carter berpamitan ke kamar kecil.“Aku heran kamu masih hidup,” gumam Clovis dengan suara rendah. “Jarang sekali seorang gadis bisa keluar dari sini dalam keadaan segar bugar setelah bicara dengan mamaku.”“Apa kamu menyumpahiku?” ucap Khaelia dengan geram. “Sayangnya doamu nggak terkabul, Tuan Clovis. Apa ka

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 63

    Kaspia menatap Carter, mempertimbangkan usulnya dan di luar dugaan mengangguk. “Tentu saja, rumah bukan sesuatu yang sulit. Aku sepakat membelikan rumah untuk Khaelia kalau memang dia bisa menolong Celila.”Carlo memprotes, Sofia menatap lekat-lekat. Eiwa dan Carter memberi selamat, sedangkan Clovis tetap tidak peduli. Reaksi berbeda-beda diterima oleh Khaelia. Untungnya makan malam berakhir, meski begitu ia diharuskan tetap tinggal untuk acara selanjutnya. Semua orang berganti tempat ke halaman belakang. Mereka berencana untuk sedikit olahraga. Tadinya Khaelia mengira olahraga yang dimaksud mereka adalah berjalan keliling taman, tapi ternyata salah. Semua orang ingin bermain golf di halaman belakang.Carter, Carlo, Kaspia, dan Clovis memegang stik masing-masing, beberapa pelayan mengikuti mereka untuk membawa bola serta peralatan lain. Lampu tambahan dinyalakan membuat halaman menjadi terang benderang. Eiwa mengajak Sofia dan Khaelia duduk di ruang santai

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 62

    “Dokter mengatakan kalau kamu cocok menjadi donor Celila dan anaknya, aku harap kamu mau membantu mereka.” Eiwa membuka serbet dan meletakkannya di atas pangkuan, begitu pula yang lainnya.Khaelia mengikuti mereka, membuka serbet dan tersenyum pada Eiwa. “Nyonya, saya siap dan dengan senang hati membantu.”“Kalau anak dan cucuku selamat dengan darahmu, keluarga Solitare akan memberikan semua yang kamu inginkan!” Kaspia berucap dengan suara tegas. “Kami bukan orang yang tidak tahu terima kasih. Jangan salah, aku masih merasa kalau latar belakangmu tidak cocok menjadi sekretaris Carter, tapi untuk kesembuhan Celila, aku bisa terima apa pun itu.”Beberapa pelayan datang menghidangkan sup untuk makanan pembuka. Seketika aroma wangi dari kaldu bercampur krim semerbak di udara, semua orang mengambil sendok dan mulai mencicipi. Khaelia menyendok perlahan dan menikmati rasa lezat di lidahnya. Meski begitu tetap saja tidak

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 61

    Seorang pemuda yang terlihat lugu, penyendiri, dan selalu giat belajar, siapa sangka punya kehidupan yang berbeda saat ada di luar rumah. Khaelia tidak peduli apa pun yang dilakukan Clovis di luar sana karena memang bukan urusannya. Menghargai rahasia pemuda itu, dan tanpa diminta pun akan menyimpannya. Bagaimanapun Clovis pernah membantunya, dan dirinya yang mengerti balas budi harus membalas kebaikan itu.Pandangannya bertemu dengan Clovis. Permohonan yang diucapkan dalam diam membuatnya mengerti.“Halo, Clovis,” sapa Khaelia ramah.Clovis mengangguk, merapikan letak kacamatanya. “Hai, kamu sekretaris yang punya golongan darah sama dengan Kak Celila?”“Iya, benar. Hari ini aku datang karena itu.”Kali ini Clovis menatap Carter dengan pandangan bertanya-tanya. Ada kekhawatiran di suaranya yang bergetar. “Ada apa lagi? Bukannya dokter bilang keadaannya sudah stabil? Tadi pagi aku tengok baik-baik saja.”Carter memasukkan tangan ke dalam saku

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 8

    Khelia sedang melintasi lobi yang hari ini cukup ramai saat ponselnya bergetar. Ada notifikasi yang tidak dikenalnya dan ternyata pemberitahuan uang masuk. Ia terbelalak karena tidak menyangka gajinya akan sebesar ini. Hampir lima kali lipat dari gaji di perusahaan terdahulu. Ia sudah tahu gajinya

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 7

    Carter mendesah, merasakan hasrat menyerbunya hanya karena teringat Khaelia. Ia harus menyingkirkan semua pikiran buruk kalau ingin Khaelia betah di tempatnya bekerja. Ia kehilangan sekretaris lamanya karena laki-laki muda itu tidak kuat bergadang terus menerus, berganti lagi dengan perempuan dan h

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 6

    Dalam benak Khaelia sedang sibuk memikirkan pekerjaan di kantor dan tidak peduli dengan perkataan sepupunya. Sudah biasa Mila selalu menentang pendapatnya, seakan menjadi sepupu paling peduli padahal tidak peduli.“Temen-temenku yang sarjana semua kerja di kantor besar. Saat weekend pada ngumpul di

  • Khaelia Sang Sekretaris Malam   BAB 5

    Waktu berlalu dengan cepat dan tanpa terasa sudah satu bulan Khaelia bekerja dengan Carter. Setiap hari melalui rutinitas yang sama. Membuat kopi, menyusun berkas, melakukan penjadwalan, dan setiap pukul 12 malam keduanya beristirahat 30 menit. Sesekali Carter memanggil pelayan untuk membawa cemila

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status