Home / Romansa / Lagi, Pak Dosen / Bab 90 Rencana Dari Raya

Share

Bab 90 Rencana Dari Raya

Author: Manila Z
last update publish date: 2026-11-03 19:35:44

Di dalam sebuah kamar, Gea merasa khawatir. Dia takut rencana yang sudah dia lakukan bersama dengan Stefano akan berantakan.

"Kamu yakin kalau rencana kita akan berhasil?" tanya Gea kembali menatap kearah Stefano.

Stefano menggenggam tangan Gea dengan penuh keyakinan. Dia sudah merencanakan semuanya dengan matang. Tidak mungkin kalau kali ini dia gagal.

Lagian semuanya sudah dia rencanakan dengan baik. "Tidak usah khawatir."

Dia berusaha untuk meyakinkan dirinya sendiri. Termasuk dengan semu
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 93 Penyelidikan Stefano

    Pagi itu, Raya terlihat sibuk mempersiapkan diri. Sesekali dia memeriksa ponselnya, memastikan tidak ada pesan baru dari Hans.Pria itu sudah menghubunginya sejak pagi dan mengatakan bahwa dia akan menjemput Raya untuk makan siang bersama.Sementara itu, di rumah Gea, wanita tersebut tampak gelisah. Pikirannya terus tertuju pada pertemuan sahabatnya dengan Hans."Mas, apa orang-orangmu sudah bersiap?" tanya Gea ketika Stefano baru saja keluar dari ruang kerjanya.Stefano mengangguk sambil merapikan jam tangannya."Mereka sudah berada di sekitar tempat yang akan dikunjungi Hans dan Raya. Saya juga sudah meminta mereka untuk tidak melakukan sesuatu yang bisa membuat Hans curiga."Gea mengembuskan napas perlahan."Aku hanya takut Raya kenapa-kenapa."Stefano mendekat, kemudian menggenggam tangan istrinya."Jangan terlalu khawatir. Selama orang-orang saya mengawasi mereka, Raya tidak akan dibiarkan menghada

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 92 Rencana Hans

    Stefano masih duduk di depan laptopnya. Dia kembali memutar rekaman yang berhasil didapatkan dari apartemen Hans.Sementara itu, Gea duduk di sampingnya dengan wajah serius. Dia benar-benar ingin mengetahui apa yang sebenarnya direncanakan oleh pria yang kini menjadi kekasih Raya tersebut.Suara Hans kembali terdengar."Kalau kita berhasil mendekati Gea, semuanya akan jauh lebih mudah."Kemudian terdengar suara Sonia."Memangnya kamu yakin bisa melakukan itu? Stefano bukan orang bodoh. Dia pasti akan mencurigai kita."Hans tertawa kecil."Justru itu sebabnya aku mendekati Raya. Aku tahu dia memiliki hubungan dekat dengan Gea. Dengan begitu, aku bisa mendapatkan informasi yang kubutuhkan tanpa harus berhadapan langsung dengan Stefano."Gea langsung menoleh kepada suaminya."Jadi, selama ini dia memang sengaja mendekati Raya?"Stefano mengangguk."Sepertinya begitu."Gea kembali memperhatikan laptop.Suara Sonia terdengar lagi."Tapi aku tidak suka kalau kamu terlalu dekat dengan wanita

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 91 Bukti Di Tangan Stefano

    Setelah berhasil meninggalkan apartemen Hans, Raya segera masuk ke dalam mobilnya. Dia menghela napas lega karena rencananya berjalan sesuai dengan apa yang sudah disepakati bersama Gea dan Stefano.Meskipun sempat merasa gugup ketika hampir ketahuan oleh Hans, pada akhirnya dia berhasil menyelesaikan tugasnya.Raya mengambil ponsel dari dalam tas, kemudian menghubungi Gea. Tidak membutuhkan waktu lama sampai panggilannya tersambung."Halo, Gea.""Hai, Raya. Bagaimana? Kamu sudah pulang?" tanya Gea dari seberang telepon."Iya, aku sudah keluar dari apartemennya Hans."Gea langsung duduk lebih tegak."Terus bagaimana? Semuanya berjalan lancar?"Raya tersenyum kecil."Tenang saja. Aku berhasil memasang alat yang diberikan Stefano. Bahkan tadi aku sempat mendengar Hans berbicara dengan seseorang di dalam kamar."Gea langsung terdiam."Seseorang? Maksud kamu Sonia?""Iya. Aku yakin itu Sonia. Aku mendengar suaranya dengan jelas."Gea mengembuskan napas lega."Syukurlah. Berarti sekarang k

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 90 Rencana Dari Raya

    Di dalam sebuah kamar, Gea merasa khawatir. Dia takut rencana yang sudah dia lakukan bersama dengan Stefano akan berantakan. "Kamu yakin kalau rencana kita akan berhasil?" tanya Gea kembali menatap kearah Stefano. Stefano menggenggam tangan Gea dengan penuh keyakinan. Dia sudah merencanakan semuanya dengan matang. Tidak mungkin kalau kali ini dia gagal. Lagian semuanya sudah dia rencanakan dengan baik. "Tidak usah khawatir."Dia berusaha untuk meyakinkan dirinya sendiri. Termasuk dengan semua yang dia lakukan sekarang. "Kamu yakin?""Iya," jawab Stefano. "Bagaimana mungkin kalau Sonia ada pada pacarnya Raya?" tanya Gea yang masih penasaran atas semuanya. Stefano mengambil laptop miliknya dan dia berusaha untuk memperlihatkan sesuatu pada Gea. Dia sudah merencanakan semuanya dengan matang untuk memberitahu wanita itu. Termasuk dengan apa yang sudah terjadi sekarang. "Kamu memang belum yakin dengan semuanya. Tetapi kamu bisa melihat ini untuk meyakinkan dirimu sendiri."Gea lalu

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 89 Rencana Baru Raya

    "Siapa?" tanya Hans ketika melihat Sonia tengah mengintip orang yang ada dibalik pintu tersebut. Lalu raut muka Sonia sudah berubah dan kini dia langsung menoleh kearah Hans. "Pacarku."Hans menaikan sebelah alisnya heran. "Maksud kamu, Raya.""Iya siapa lagi," dengus Sonia dengan nada yang tidak suka. Dia harus segara pergi dari tempat ini, kalau tidak maka Raya mungkin akan menemukan keberadaan dia. "Dia tahu tempat tinggalku," gumam Hans heran. Padahal sebelumnya dia tidak memberitahu alamat rumahnya pada wanita itu. "Iya mana aku tahu," balas Sonia. Hans seketika jadi panik dan menatap kearah Sonia yang kebetulan masih ada di sini. Dia langsung menarik tangan Sonia untuk menjauh dari arah pintu. "Lebih baik kamu sembunyi sekarang," suruhnya. "Aku tahu tanpa kamu kasih tahu juga!" Sonia menatap dengan nada yang sedikit sinis. Tentu saja dia tidak terima dengan semuanya. Dia harus segara menyelesaikan semuanya dengan baik. "Cepat!""Iya bawel!"Akhirnya Sonia memutuskan un

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 88 Nyaris Ketahuan

    Mobil yang dikendarai oleh Stefano sudah berhenti dipekarangan rumah Raya.Raya turun dari mobil milik Stefano dan dia langsung berpamitan pada Gea. Dia tahu kalau semuanya sudah diatur dengan baik. "Makasih yah," kata Raya sambil berpamitan. "Iya, sama-sama. Kalau begitu kita pamit pulang yah."Gea mengatakan itu sambil kembali menutup pintu jendela mobilnya. Sebelum akhirnya mobil yang ditumpangi oleh dirinya kembali bergerak. Stefano fokus mengendarai mobil, sampai sebuah ponsel yanh tiba-tiba berdering. Stefano yang kesusahan itu pun akhirnya menyuruh Gea untuk mengambil ponselnya. "Tolong ambil ponselnya dan angkat.""Biak."Gea menuruti apa yang dikatakan oleh Stefano barusan. Dia langsung mengangkat telepon dari orang tersebut. "Hallo Bos.""Kenapa?" jawab Stefano. "Kamu sudah memeriksa dengan seksama, ternyata ada wanita yang memang menggunakan kain merah untuk menutupi m

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 4 Dunia Sempit Sekali

    "Itu sangat memalukan!"Gea sudah berada di sebuah kafe dan dia tengah menyusun gelas dengan benar. Dia terus saja memikirkan dosen barunya itu. Bisa-bisanya tadi dia malah asal masuk ke dalam mobil orang dan ternyata adalah mobil dosennya sendiri. "Memalukan. Kenapa malah masuk mobil dia pula?"G

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 7 Sebuah Rumor

    Rumor tentang Gea berada di perpustakaan bersama dengan Stafano kini kian menyebar. Semuanya karena Satpam itu yang membicarakan ini pada penjaga lainnya. Bahkan mahasiswa lain juga ada yang ikut mendengar rumor tersebut. "Tidak menyangka yah, Gea orang yang seperti itu.""Demi nilai, dia merenda

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 6 Memikirkan Stefano

    Gea langsung panik ketika melihat satpam itu memergoki dirinya dengan Stefano, bahkan dengan posisi mereka sekarang yang sulit sekali untuk diartikan. "Pak Stefano, anda dengan mahasiswa itu! Astaga."Satpam itu langsung pergi dengan begitu saja setelah melihat Gea dan Stefano dengan posisi Stefa

  • Lagi, Pak Dosen   Bab 5 Ciuman Tidak Sengaja

    Perpustakaan Gea berada di sebuah perpustakaan dan mencari buku tentang sistem digital. Kebetulan sekali dia adalah seorang mahasiswa tehnik elektro. Dia mencari di tumpukan buku. "Mana sih, gak ada," umpat Gea dengan kesal. Dia tidak menemukan buku yang dia cari, padahal ini sudah hampir larut

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status