แชร์

197. Unboxing

ผู้เขียน: OTHOR CENTIL
last update วันที่เผยแพร่: 2026-05-09 11:59:45

“Saya baik-baik saja, tidak usah cemas.”

Rayden menatap Aurin datar, namun wajahnya tak sedingin biasanya. Ada sedikit kehangatan yang dapat dirasakan oleh Dea.

Aurin pun terdengar agak lega. “Syukurlah, Tuan. Saya hubungi Dokter Evelyn dulu, beliau pasti membawa obat merah. Bibir Anda di sebelah kiri berdarah.”

Sedari tadi, Dea memperhatikan mereka tanpa menyela sedikit pun. Bahkan setelah ia dan rombongan kembali ke hotel, ia tak mampu memejamkan mata hingga tenga
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   408. Afasia

    Tuk, tuk, tuk. Suara langkah kaki yang tergesa memecah kesunyian koridor ruang ICU. Rayden, yang masih berdiri mematung di depan pintu kaca, langsung menoleh ke arah sumber suara. Aurin melangkah lebar menghampirinya, didampingi oleh Jack dan seorang anak buahnya yang lain yang berjaga di belakang. Tanpa sepatah kata pun, Aurin langsung menghambur ke pelukan Rayden, mendekap tubuh suaminya itu dengan teramat erat. Rayden pun sama. Ia melingkarkan lengannya, membalas pelukan sang istri dengan kehangatan yang sama besarnya. Sebuah pelukan yang menyalurkan ketenangan luar biasa di tengah badai yang sedang mereka hadapi. Begitu pelukan terlepas, Aurin mendongak, menatap lurus ke dalam manik mata suaminya yang tampak lelah. “Bagaimana keadaan Mama? Apa beliau sudah sadar?” tanyanya pelan. “Belumn.” Rayden menggeleng lemah. Tak mau membuat istrinya kelelahan jika harus terus berdiri di kor

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   407. Akhir Dari Ambisi

    Di rumah sakit.Sudah tiga jam lamanya Rayden berdiri mematung di depan kaca besar ruang ICU, namun ibunya belum juga menunjukkan tanda-tanda akan siuman. Di dalam ruangan steril itu, tubuh Rita tampak ringkih dikelilingi oleh berbagai kabel medis dan monitor yang berbunyi ritmis.Ingatan Rayden kembali pada kepanikan subuh tadi. Setelah dokter di klinik swasta menyatakan Rita terserang stroke mendadak. Hal itu ditandai dengan kesadaran yang menurun drastis dan sudut bibir sang ibu yang mulai meleyot ke satu sisi. Pihak klinik langsung angkat tangan. Mereka menyarankan Rega untuk segera melarikan wanita tua itu ke rumah sakit besar yang memiliki fasilitas penanganan stroke akut.Kini, Rita telah ditangani secara intensif oleh tim dokter spesialis saraf. Namun, statusnya yang masih tak sadarkan diri di dalam ruang ICU membuat atmosfer di koridor rumah sakit itu terasa begitu mencekam.Rayden menghela napas panjang, menyandarkan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   406. Keluarga Suportif

    “Benar, ‘kan?” timpal Ken pelan. Ia rasa, wanita tua itu memang pantas mendapatkannya. “Itu namanya karma instan karena sudah keterlaluan dan mau mencelakai kamu di altar kemarin. Biar dia tahu rasa!” “Ken! Jaga bicaramu, tidak baik menyumpahi orang yang sedang sakit,” tegur Meisya cepat sambil menyenggol lengan putranya, meski di dalam hati kecilnya ia pun masih menyimpan rasa dongkol atas perlakuan Rita pada Aurin.Ken ikut menarik napas panjang. Meski ia terlihat biasa saja pasca kejadian mengerikan tadi, namun jauh di lubuk hatinya ia menyimpan dendam kesumat pada Rita. Rahangnya sempat mengeras saat kalimat ketusnya tadi ditegur oleh sang mama.Ia bahkan membayangkan betapa kehilangannya ia jika sampai Aurin tertusuk tusuk konde tadi. Membayangkan anak-anak harus kehilangan ibunya, dan bagaimana hancurnya keluarga mereka jika wanita tua itu berhasil melaksanakan niat busuknya. Bagi Ken, Aurin adalah adik kecil yang harus ia lindungi, dan melihatnya nyaris celaka membuat naluri

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   405. Karma Instan

    “Apa? Stroke?”Rayden tersentak bangun, sisa kantuknya menguap seketika. Ia baru saja terlelap satu jam yang lalu setelah melewati malam yang panjang dan intim bersama Aurin. Namun, kini ia terpaksa menegakkan punggung dengan raut wajah yang berubah tegang lantaran sambungan telepon dari Rega, asisten pribadinya, membawa kabar buruk tentang kondisi sang ibu.Dari seberang telepon, Rega menjawab dengan nada berat dan penuh penyesalan. “Benar, Tuan. Tekanan darah Nyonya Besar melonjak sangat tinggi karena ledakan emosi yang luar biasa saat insiden di pernikahan tadi. Ditambah lagi dengan benturan keras saat beliau terjatuh di tangga altar, hal itu memicu pecahnya pembuluh darah di bagian otak yang vital. Dokter menyatakan bahwa akumulasi syok berat dan trauma fisik tersebut menyebabkan Nyonya Besar mengalami stroke mendadak.”“Ya Tuhan ….” Usai meraup wajahnya, Rayden terdiam namun napasnya masih memburu.Pikirannya seketika melayang pada sosok ibunya yang tadi pagi masih penuh dengan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   404. Menggoyangmu Semalaman

    “Tuan, Nyonya Besar—”Salah seorang pengawal yang berada paling dekat dengan posisi jatuhnya Rita menoleh ragu ke arah altar, menunggu instruksi lebih lanjut.“Biarkan saja. Bawa dia pergi!” titah Rayden santai. Suaranya terdengar begitu dingin dan datar, seolah wanita yang baru saja berguling di undakan tangga itu bukanlah orang yang penting dalam hidupnya.Padahal, jauh di lubuk hatinya, sang ibu tetaplah sosok yang sangat penting. Namun, karena tindakan Rita yang sudah melampaui batas—bahkan nyaris mencelakai Aurin dan merusak hari paling sakral dalam hidupnya—Rayden terpaksa menyingkirkannya dulu sementara waktu demi keselamatan semua orang.Rega, asisten pribadi Rayden yang sejak tadi bersiaga di bawah altar, langsung tanggap. Tanpa membuang waktu, ia segera mengkoordinir panitia acara dan memberi isyarat tegas kepada beberapa anak buahnya untuk mengangkat tubuh Rita dari lantai marmer.Namun, begitu tubuh wanita paruh baya itu diangkat, kepala Rita terkulai lemas. Ternyata ia su

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   403. Tergelincir Mengenaskan

    “Apa kamu bilang? Mau membuangku?!”Rita memekik dengan nada tinggi, tak percaya dengan kelancangan wanita di hadapannya. Ia meringis kesal karena cengkeraman tangan Aurin pada lengannya masih mengunci kuat, membuatnya tak bisa berkutik. Mengabaikan rasa sakitnya, Rita langsung menolehkan kepalanya dengan cepat ke arah Rayden, mencoba memprovokasi putranya agar tidak terpengaruh oleh ucapan Aurin.“Kamu dengar sendiri, ‘kan? Baru jadi pacarmu sebentar saja, dia sudah berani mengancam Mama! Lihat satu atau dua tahun lagi, kamu akan dikuasai sepenuhnya olehnya! Jadi, dia itu bukan wanita baik-baik, Rayden. Buka matamu! Jangan buta hanya karena cinta! Dia itu hanya wanita miskin yang mau panjat sosial menggunakan nama keluarga Hartono!”Rayden tidak terpancing. Ia melangkah maju dengan tenang, mengikis jarak di antara mereka. Bukannya membalas makian sang mama dengan urat yang tegang, Rayden justru berjongkok dengan anggun di hadapan Rita yang posisinya masih sedikit membungkuk menahan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   354. Pengakuan

    “Dijodohkan? Apa maksudmu sebenarnya? Apakah kamu akan membatalkan segala rencana kita demi wanita lain?” tanya Aurin dengan napas yang tertahan, wajahnya seketika berubah pucat.“Bukan begitu. Dengarkan saya sampai selesai dulu,” bujuk Rayden segera, berusaha menenangkan nadanya agar tidak menimbu

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   352. Bercinta Di Dalam Tenda

    “Mau ikut bergabung dan melihat kebucinan kami, Dok?” Ken mencebik. Rasa kesalnya tak sedikit pun berkurang, justru makin memuncak mendengar ucapan itu. Akhirnya ia hanya memutar badan dan membiarkan dua sejoli itu bermanja-manja. Meski merasa muak, Ken sadar ia tak punya pili

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   351. Hangatkan Pakai Tubuhku

    “Apa yang akan dilakukannya? Mengapa ia membawa begitu banyak barang?” gumam Aurin dengan perasaan heran. Matanya menyipit tajam saat menangkap sosok Rayden yang kembali melangkah menuju halaman rumah ibunya. Dari atas balkon, ia melihat pria itu berjalan santai sambil menent

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   350. Kejutan Yang Mengejutkan

    “Sudah bucinnya?” tanya Ken ketus, lengkap dengan sebelah alis yang terangkat tinggi, siap menjadi penghancur momen paling menyebalkan bagi Rayden.“Kalau sudah, silakan pergi. Waktu kalian sudah habis.”“Baru juga semenit, Ko,” keluh Aurin dengan bibir mengerucut sebal. Ia menatap kakaknya dengan

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status