Compartir

40. Pembuktian

Autor: OTHOR CENTIL
last update Fecha de publicación: 2026-04-04 18:19:27

“Apa Mama tidak percaya kalau Dea hamil? Sebegitunya Mama meragukan kehamilannya. Apa karena dia kosong bertahun-tahun, sampai Mama begini?”

“Tentu saja!” balas Rita dengan dingin, menekan. “Dea kosong bertahun-tahun lamanya. Untuk itu, Mama perlu pembuktian. Apakah kehamilan Dea itu sungguh-sungguh, atau justru hanya kehamilan palsu yang telah kalian berdua sepakati untuk mengelabuhi keluarga besar?”

Bola mata Rayden membeliak. “Mama cukup! Tidak sepantasnya Mama berkata begitu! Pikirkan pe
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   358. Penawaran Terakhir

    “Kurung dia agar tetap di ruangan ini. Jaga dan pastikan dia tidak punya celah untuk kabur. Biarkan dia tinggal di sini selama beberapa bulan ke depan, sampai aku memutuskan nasibnya selanjutnya!” Wajah Dea seketika berubah pucat pasi. Senyum yang sempat terbit di bibirnya lenyap seketika, digantikan oleh amarah dan rasa panik yang meledak tanpa kendali. “Apa? Rayden, itu tidak mungkin! Jangan lakukan ini padaku! Aku tidak mau!” Dea menjerit histeris, lalu melangkah terhuyung-huyung dan segera menjatuhkan diri memeluk kaki mantan suaminya yang hendak berbalik pergi. Membayangamkan ia harus dikurung di tempat pengap dan terpencil ini … terasa mengerikan. Ia hanya bisa makan dan tidur, tanpa gawai, tanpa televisi, tanpa satu pun hiburan atau jalan keluar. Hal itu embuat bulu kuduknya meremang. Rasa takut menyelimuti seluruh tubuhnya, membayangkan betapa sepi dan menyiksa hidup yang akan dijalani berbulan-bula

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   357. Kurung Dia Di Sini

    Melangkah lebih jauh ke dalam rumah itu, Rayden segera menutup hidungnya dengan satu tangan. Bau lembab dan apak yang menyengat langsung menyeruak memenuhi rongga hidungnya. Campuran aroma kayu lapuk, dinding yang tak pernah terkena sinar matahari, serta udara pengap yang terperangkap bertahun-tahun tanpa sirkulasi yang baik. Lantai dan sudut ruangan terasa lembab disentuh pandangan, menandakan tempat ini jarang dibuka dan ditinggalkan dalam waktu yang sangat lama.Sampai di bagian tengah rumah, telinga Rayden menangkap suara samar yang terdengar dari balik dinding. Semakin dekat, suara itu makin jelas. Terdengar teriakan seorang wanita yang memohon dengan suara parau, disertai bunyi gesekan dan hentakan seolah ia sedang berusaha melepaskan diri dari ikatan.“Lepaskan aku! Tolong … lepaskan aku!” teriak wanita itu sambil meronta sekuat tenaga, tubuhnya bergerak ke sana kemari dalam perjuangan yang sia-sia. Suaranya terdengar bercampur marah, takut, dan putus asa, memecah keheninga

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   356. Tempat Terpencil

    “Bagaimana kalau mamamu ingin bertemu langsung dengan sosok Kaylin? Beliau tidak akan begitu saja menerima perjodohan itu tanpa tahu seperti apa gadis yang dipersiapkan untukmu, bukan?” Setelah sesi keintiman yang mereka lalui, Rayden dan Aurin sudah membersihkan diri dan kini berbaring berpelukan di atas tempat tidur. Di dalam keheningan yang hangat itu, Aurin mulai mengungkapkan segala keresahan yang selama ini terpendam di hatinya. Belum sempat Rayden menjawab, Aurin melanjutkan lagi dengan nada cemas, “Belum lagi kalau suatu saat mamaku mempertemukanku denganmu sekaligus dengan mamamu. Bisa-bisa mamamu marah besar saat mengetahui kenyataannya.” Rayden masih menyimak, dia tak ingin menyela ucapan istrinya. “Terlebih lagi jika nanti beliau tahu aku adalah putri dari Lim Hartono. Entah apakah beliau akan menerimaku dengan tulus, atau hanya karena status keluarga saja,” keluh Aurin. Sementara itu, Rayden mengusap lembut punggung istrinya untuk menenangkan, lalu menjawab tenang,

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   355. Menyatu Dalam Desah

    Sesi makan di halaman depan tenda pun akhirnya selesai. Para pelayan datang membereskan piring, gelas, dan sisa peralatan yang sudah kotor dengan rapi. Meisya dan Kylie lebih dulu pamit masuk ke dalam rumah, menyisakan Aurin dan Rayden. Namun keduanya tak berniat segera mengikuti langkah mereka. Dengan alasan ingin mengamati bintang-bintang menggunakan teropong khusus miliknya, Rayden berhasil meyakinkan ibu mertuanya agar memperbolehkan mereka tinggal lebih lama di luar. Kini, sepasang suami istri itu berada di dalam ruang tenda yang terasa luas dan nyaman. Mereka duduk berdampingan, mencoba memandang langit malam yang terlihat cerah. Padahal sebenarnya, cahaya lampu kota yang menyala terang membuat pancaran bintang tak tampak sejelas di tempat yang lebih sepi dan gelap. Setelah mengamati langit sampai setengah jam lebih, Aurin mulai lelah. “Capek, gak kelihatan planet-planetnya.” Saat Aurin

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   354. Pengakuan

    “Dijodohkan? Apa maksudmu sebenarnya? Apakah kamu akan membatalkan segala rencana kita demi wanita lain?” tanya Aurin dengan napas yang tertahan, wajahnya seketika berubah pucat.“Bukan begitu. Dengarkan saya sampai selesai dulu,” bujuk Rayden segera, berusaha menenangkan nadanya agar tidak menimbulkan salah paham.“Lalu bagian mana lagi yang perlu kudengar?” sergah Aurin dengan nada sedikit gemetar. “Apakah aku harus menunggu sampai kamu mengaku bahwa kamu juga menyetujui perjodohan itu?”Rayden mengangguk perlahan, tatapannya tetap tenang menatap mata istrinya. “Memang benar aku menyetujuinya. Tapi yang perlu kamu tahu, wanita yang dijodohkan untukku itu tidak lain adalah dirimu sendiri.”“A-apa? Aku?” Aurin tertegun seolah tidak percaya, matanya membulat penuh kebingungan. “Bagaimana bisa terjadi seperti ini? Aku sama sekali tidak mengerti jalan ceritanya.”“Begini penjelasannya,” lanjut Rayden sabar. “Ternyata mama saya dan mama kamu sudah saling mengenal baik sejak masa muda. Tan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   353. Tidak Terima

    “Lagi pula, saya punya satu fantasi baru,” tambah Rayden santai. “Fantasi apa?” Aurin menyipitkan mata, merasa ada yang tidak beres dengan nada bicara suaminya itu. Rayden mendekatkan wajahnya sedikit, berbisik sangat pelan agar hanya Aurin yang bisa mendengar. “Sepertinya … bercinta di dalam tenda akan terasa menyenangkan. Mau coba nanti?” Wajah Aurin seketika memerah padam. Ia segera menepuk pelan lengan Rayden sambil menunduk malu-malu, suaranya terdengar berbisik keras. “Apa-apaan sih! Ada Mama dan Cici di sini, jangan bicara sembarangan begitu!” Rayden hanya tersenyum menggoda. “Saya cuma sekadar meminta pendapat istri saya saja. Ada yang salah?” “Bukan begitu, kamu bukan meminta pendapat, tapi justru sedang menggodaku,” sahut Aurin ketus, meski di dalam hatinya ada rasa hangat yang muncul melihat Rayden kini terasa begitu lepas dan tidak canggung lagi bersamanya. “Dan kamu sebenarnya suka

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   8. Gerakkan Pinggulmu, Sayang

    “Mengapa tubuhku berkhianat?” Mulanya, Aurin menolak. Tapi lama kelamaan, mengalami tubuhnya semakin menginginkan? Pada saat yang sama, keduanya dilingkupi kabut gairah yang terasa makin tebal di ruangan itu. Rayden membalikkan posisi Aurin menjadi di atas. Dengan napas yang memburu di ceruk

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   24. Malam Panas Hingga Lemas

    Aurin menahan nafas dengan tangan gemetar saat memegang gagang pintu dengan gerakan yang sangat lambat. Ia hanya ingin segera keluar dari kamar yang masih kental dengan aroma gairah dan dosa itu sebelum Rayden terbangun. Namun, baru saja pintu kamar itu sedikit terbuka dan celah cahaya dari kori

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   9. Datanglah Ke Kamarku

    “Sssssh. Bagaimana ini?” Seketika, rasa panik menyerang Aurin. Ia terpaku menatap cairan hangat berwarna putih kemerahan kental yang mengalir di paha dalamnya dengan perasaan takut membuncah. Benaknya pun langsung dipenuhi dengan pikiran buruk. Bagaimana jika benih R

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   16. Aroma Familiar

    “Apa itu artinya ... kamu tidak mencintaiku lagi dan memilih merelakanku untuk wanita lain?”Rayden terpaku. Ketegangan di antara mereka benar-benar terasa menyesakkan dada. Satu pemikiran pahit menyelinap dalam benak, membuatnya melontarkan pertanyaan yang paling ia takuti itu.

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status