分享

49.

作者: Freyaa
last update publish date: 2026-07-02 22:46:28

Bu Indar, Catherine dan Tachi yang sejak tadi setia menunggu di sofa ruang tengah, langsung menatap Sarah lekat-lekat begitu wanita itu berjalan menghampiri mereka.

"Neneknya sakit... dan memintaku juga Tachi untuk menemuinya di Moskow," tutur Sarah rendah seraya menghenyakkan tubuhnya di sisi Bu Indar.

Sarah segera memeluk erat lengan wanita yang telah membesarkannya dengan penuh kasih sayang itu.

"Neneknya... atau nenek kalian, Ra?" cicit Catherine pelan.

Catherine masih sulit memercayai keny
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節
評論 (6)
goodnovel comment avatar
Disava lasmawati
setidaknya ehan masih sopan dan tau terima kasih ... atas jamuan makan siangnya
goodnovel comment avatar
Disava lasmawati
jika bener buhul bisa sembuh dengan cara itu kenapa mesti di tunda tunda sarah
goodnovel comment avatar
Disava lasmawati
yeeè abah abizar mo bantuin bujukin sarah buat ikut ke rusia ... smoga aja sarah mau
查看全部評論

最新章節

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    126.

    Pagi di Yaroslavl menyapa dengan kesunyian yang menenangkan. Kelopak mata Sarah sudah terbuka sejak beberapa menit lalu. Namun kaki Tachi yang menimpa pinggang serta memeluknya dari belakang masih belum bergeser. Anak itu masih pulas dan Sarah pun enggan melepaskannya, khawatir anak lelaki yang super aktif tersebut akan terbangun dan susah ditidurkan kembali.Tiba-tiba pintu kamar tempat Sarah dan Tachi tertidur terbuka dari luar."Kau... kenapa kau kemari?" tanya Sarah berbisik pada Ethan yang langsung merebahkan tubuh di sebelahnya."Tidur," sahut Ethan pendek. Ia menarik bantal kepala Sarah lalu membaringkan kepalanya tepat di dekat pundak wanitanya itu."Jangan aneh-aneh, Ethan!" geram Sarah mendorong dada Ethan yang memiringkan tubuh ke arahnya dengan kelopak mata terpejam, "Cepat keluar sebelum Tachi ikut terbangun karena ulahmu!""Kalau dia bangun, nanti kutidurkan kembali," Ethan menjawab santai.Rahang Sarah benar-benar mengencang menahan geram melihat kelakuan Ethan yang sud

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    125.

    Kini, cahaya kota mulai berkurang. Gedung-gedung tinggi menghilang dari pandangan. Jalan raya yang tadi dipenuhi lampu, perlahan berubah menjadi garis-garis cahaya yang semakin jarang. Kemudian, hutan mulai mendominasi pemandangan di bawah mereka."Moskow sudah hilang?" tanya Tachi menoleh ke belakang untuk melihat pemandangan yang telah mereka lewati.Mister Konstantin mengangguk sambil mengusap lembut pinggang anak lelaki itu. "Ya, kita sudah meninggalkan Moskow."Tachi kembali menempelkan wajahnya lebih dekat ke jendela, "Sekarang lebih gelap.""Yaroslavl tidak seperti Moskow yang ramai dan berisik," ucap Mister Konstantin dengan nada lembut. "Yaroslavl lebih tenang."Tachi mengangguk seolah otak kecilnya mengerti. Matanya tak lagi melihat siluet gedung pencakar langit, tidak ada lampu. Han

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    124.

    Madam Maria datang ke rumah sakit di sore hari. Ia menyerahkan dokumen audit yang sedang berlangsung kepada Ethan dan Mister Konstantin. Kali ini di depan Ethan, Mister Konstantin lebih menahan diri dan tidak bersikap sinis pada Madam Maria. Apalagi seharian ini ia mendengarkan celotehan Tachi yang berkata patah-patah dalam bahasa Rusia, sekaligus mengajari anak lelaki itu beberapa kata baru, sudah sangat menghibur hatinya. Sebelum larut malam, dokter dan satu orang asisten perawat yang mendampinginya datang ke ruangan perawatan Ethan. "Dari hasil laboratorium ini, memang terlihat ada jejak molekul racun dalam darah Mister Ethan Volkov. Tapi..." Dokter terhenti sejenak dari penjelasannya. Ia memandang Mister Konstantin, Madam Maria, dan semua orang di dalam ruangan. "Kami belum memberikan antiracun apa pun, tetapi saat ini jejak racun dalam darah Mister Ethan Volkov sudah netral, mati, dan tidak aktif lagi," tambah dokter itu hati-hati. Mister Konstantin menoleh pada Sarah, mereng

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    123.

    Sementara Madam Maria dengan kepala dingin memeriksa semua laporan dan dokumen di ruangan kantor pusat Volkov Holdings bersama Brian yang duduk di seberang meja kerjanya juga ada Krista yang turut membantu pekerjaan Madam Maria, mulai dari mengisi ulang minuman di gelas, membukakan tutup pulpen, mengingatkan untuk minum vitamin serta makan besar, hingga menyortir camilan untuk majikannya tersebut.Ethan yang sudah tidak diinfus lagi, menikmati waktu istirahatnya di ruangan VVIP rumah sakit. Membacakan buku dongeng untuk Tachi, mendengarkan anak lelaki itu bercerita tentang film dan buku yang disukainya."Tachi kalau sudah besar, mau jadi apa?" Mister Konstantin bertanya santai. Ia merasa sangat bahagia melihat interaksi Tachi yang riang, sementara Ethan sesekali menanggapi kelucuan putra Sarah tersebut dengan tawa berderai.Tachi melirik ke arah Sarah yang masi

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    122.

    Viktoria tampil dengan setelan elegan dan Ksenia dengan gaya glamour-nya, berjalan masuk dengan dagu terangkat penuh percaya diri ke dalam ruangan rapat para pemegang saham."Grandma... Tadi pagi Grandma melihat Ethan di rumah sakit? Bagaimana keadaannya? Sebenarnya aku mau ikut Grandma, tapi Grandma sudah pergi ..." Ksenia menarik kursi, tepat di dekat Madam Maria yang duduk di posisi pemimpin."Tidak terlalu baik. Kau sudah ke rumah sakit? Sudah bertemu Sarah, calon istri Ethan?" tanya Madam Maria terdengar santai dan sangat tenang.Belum sempat Ksenia menjawab, Viktoria sudah mendahului berkata,"Mama tidak memberitahukan kami tentang Sarah yang sudah ditemukan dan sekarang akan menikah dengan Ethan. Kalau tahu, kami 'kan bisa mempersiapkan hadiah dan menyambutnya," ujar Viktoria lembut, berakt

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    121.

    Karena mendapat 'peringatan' dari Mister Konstantin tadi malam, Madam Maria sejak pagi sudah menghubungi para pemegang saham untuk mengadakan rapat darurat, termasuk Viktoria dan Ksenia yang mendapat pembagian saham Volkov Holdings."Kau yakin baik-baik aja?" tanya Madam Maria pada Brian yang juga sudah bersiap-siap mendampinginya pergi ke kantor pusat Volkov Holdings."Saya bisa tidur beberapa menit sebelum meeting, jika itu yang Madam kuatirkan," sahut Brian sopan.Brian memang harus membantu pekerjaan nenek Ethan tersebut dengan menjadi asisten seperti biasa, meskipun semalaman ia berjaga di depan pintu ruangan Ethan.Madam Maria menanggapi dengan anggukan. Ia kembali memeluk Sarah dan mengingatkannya agar beristirahat, yang ditanggapi Sarah dengan senyum lebar seraya mengangguk, balas memberikan kecupan ke pipi Neneknya tersebut.Madam Maria, Krista, dan Brian keluar dari ruangan menuju rooftop rumah sakit. Mereka menggunakan helikopter untuk pergi menuju gedung pusat Volkov Holdi

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    3.

    Setelah sambungan telepon dengan Rafli terputus, Sarah terdiam cukup lama. Matanya menatap lurus ke depan dengan pandangan dingin yang belum pernah terlihat selama enam bulan terakhir."Mommy, Tachi sudah siap. Tachi harus bawa baju berapa setel untuk menginap?" Tachi tiba-tiba masuk ke dalam kamar

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    2.

    Setelah memutuskan menginap di hotel hanya berdua dengan Tachi yang sebenarnya Sarah merasa hendak muntah setiap kali hembusan angin membawa aroma pekat aneh dalam rumahnya. "Tachi mandi dulu sendiri ya, Mommy bersiap-siap, oke?" Tachi langsung mengangguk cepat, turun dari ranjang dan kaki keciln

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    1.

    "Ahh ..." Kepala Pitri terlontar ke belakang dan dadanya membusung ke depan, merasakan gempuran Rafli di bawah sana yang sangat menyesakkan namun membuat seluruh syarafnya bergetar nikmat. "Tahan, Sayang ...sedikit lagi abang juga sampai." bisik Rafli sembari terus memompa cepat. Suara Pitri

  • MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat    7.

    Karena pemeriksaan medis menyatakan kondisi Sarah stabil dan tidak ada keluhan fisik yang berarti, Ia memutuskan untuk keluar dari rumah sakit. Sarah juga memiliki hal yang perlu dia selesaikan secepatnya"Kita makan-makan dulu yuk, Abah... Ibu," ajak Sarah sembari menatap kedua orangtua angkatnya

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status