MasukDia memilih menjadi konsultan online yang tidak mewajibkan dirinya untuk keluar rumah, jadi rasanya semua doa yang Jossie ataupun Leah harapkan agar dia mendapatkan pria yang lebih baik dari Marck menjadi sia-sia.
Pekerjaan yang dia pilih membuatnya terkurung di rumah dan Bella memang sengaja menghindar dari semua hubungan dewasa pria dan wanita. Dia mengurung diri dalam dunianya sendiri.Mungkin memang benar jika dia sangat membenci Marck, tapi hatinya juga dipenuhi oleh prSetelah Ariana sudah bisa meredam detak jantungnya, dia mendorong David hingga pria itu jatuh terlentang di atas ranjang. Dia langsung menindihnya dan menghujani suaminya dengan kecupan yang tak kalah menggoda dengan apa yang David lakukan padanya. Erangan David terdengar dengan kulit memerah karena menahan gairah. Desahan kuat menggema ketika Ariana menenggelamkan aset suaminya yang telah menggembung besar dan mengeras ke dalam mulutnya. Lidahnya memanjakannya hingga tubuh David bergetar dan Ariana menyukai respon suaminya. Mulutnya bergerak semakin aktif untuk menyenangkan suaminya. “Cukup Sayang! Aku tidak ingin meledak di dalam mulutmu,” ujar David lalu menarik tubuh istrinya dan menindihnya. Tangannya menyentuh inti milik Ariana dan memastikan jika istrinya sudah siap untuknya. “Milikmu sudah panas dan lembab,” bisiknya menggoda di telinga Ariana. “Aku sangat menginginkanmu,
“Apakah kamu menemuiku hanya untuk diam dan memamerkan kertas-kertas tak berguna ini?” ucap Pelope.David kemudian melipat tangannya di atas meja, mengangkat wajahnya dan menatap Pelope dengan dingin. “Bagaimana kabarmu di penjara?”“Sangat buruk, tapi jangan khawatir karena sebentar lagi aku akan segera keluar dari sini,” kata Pelope dengan penuh rasa percaya diri.“Sayangnya aku akan membuatmu membusuk di sini,” balas David dengan seringai sinis.Pelope menanggapi ancaman David dengan santai. Dia tersenyum mengejek dan menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi. “Dengan apa kamu akan membuatku membusuk di sini? Aku punya bukti yang kuat untuk menyanggah semua tuduhanmu? Untuk kasus penipuan, aku bisa menyelesaikannya dengan Ariana dan aku yakin dia tidak akan membiarkan kakaknya membusuk di penjara.”“Kamu benar, aku telah bicara dengan Ariana dan memintanya untuk bersaksi melawanmu, tapi dia menolak. Dia menganggap hanya memiliki dirim
“Syukurlah kalau begitu. Mama merasa jauh lebih tenang sekarang. Apakah kamu sudah mendengar berita tentang Pelope?” pancing Athena.“Papa sudah memberitahuku, tapi aku belum bicara dengan Ariana karena menunggu Ariana lebih tenang,” balas Athena.“Bukti pemerkosaan yang Pelope katakan, sesuai dengan hasil visum rumah sakit. Itu bisa meringankan hukumannya atau malah dia bisa terlepas dari pidana jika dia bisa menyakinkan hakim jika dia adalah korban bukan tersangka. Ada beberapa luka memar juga yang ada di tubuh wanita itu dan sidik jari Lewis ada di luka tersebut, menandakan jika Lewis melakukan kekerasan padanya,” terang Athena.“Dia sangat licik, dia bisa membuat semua itu seolah-olah salah Lewis dan pria itu tidak bisa ditanyai lagi karena sudah mati. Aku sangat yakin, ini bukan ide Lewis. Pria itu lebih suka kerja sendiri, jadi aku yakin Pelope yang mengajak Lewis bekerja sama.”“Sayangnya kita tidak bisa membuktikannya, kecuali ...”
“Mama akan pulang sekarang, kasihan Richard di rumah,” ucap Athena.Mendengar nama putranya di sebut, wajah Ariana menjadi murung. “Aku merindukan putraku.”“Dia baik-baik saja di rumah. Tidak perlu berpikir macam-macam. Istirahatlah di sini semalam dan pulihkan dirimu. Setelah itu besok kamu bisa bertemu kembali dengan Richard.” Athena menenangkan Ariana.“Titip Richard Ma. Maaf jika merepotkanmu,” ujar Ariana.“Tidak masalah. Mama suka menghabiskan waktu bersama Richard, dia anak yang baik dan tidak rewel. Jika kalian mengizinkan, Richard bisa tinggal bersamaku dan kalian bisa membuat lagi adik Richard.”“Mama ...! Baru kemarin aku melahirkan. Mana ada aku sudah disuruh membuat adiknya,” seru Ariana dengan rona malu di wajahnya.Semua orang yang ada kamar itu tertawa merespon perkataan Ariana, terutama David yang merasa sangat gemas dengan ekspresi istrinya. Meski untuk tertawa dia harus menahan rasa sakit, tapi dia menjadi ora
David memberikan bukti CCTV pada pihak kepolisian tentang penculikkan istrinya. Tanpa diduga, kepolisian bergerak dengan cepat dan segera mengepung tempat tersebut. Beruntung dia mengikuti saran uncle-nya. Jika tidak, mungkin dia akan kehilangan jejak Lewis karena tindakan gegabahnya. “JANGAN TEMBAK AKU …!” teriak Pelope sambil mengangkat kedua tangannya tanda menyerah. Polisi segera mendekati Pelope dan menangkapnya. “Kenapa kalian menangkapku? Aku hanya korban. Aku terpaksa menculik adikku sendiri karena Lewis mengancam akan membunuhku jika aku tidak melakukan keinginannya,” seru Pelope ketika polisi membawanya, dengan pintar dia menjadikan Lewis kambing hitam. “Kamu ditangkap atas tuduhan penculikan atas nama Ariana Collins. Kamu berhak didampingi pengacara dan menjelaskan semuanya di kantor polisi,” ucap salah satu polisi yang membawanya, tapi Pelope masih memberontak. “Tidak mungkin aku berniat mencelaka
“Aku punya teman yang bisa membantu kita mencari tahu pemilik lahan dan bangunan yang ada di sana, tapi pasti butuh waktu untuk mencarinya,” ucap Zack.“Apakah sampai seharian?”“Tidak juga.”“Kalau begitu, tolong carikan semua pemilik lahan dan bangunan yang ada di sana. Siapa tahu ada yang berhubungan dengan Lewis atau hal lain yang bisa menjadi petunjuk keberadaan Ariana,” pinta David.Ariana membuka mata dan menyadari dirinya terikat di sebuah ranjang, kepalanya berdenyut dan berputar. Dia berusaha mengingat kembali apa yang terjadi.“David ...”“Richard ...”Air mata Ariana menetes keluar mengingat dirinya kini jauh dari kedua orang yang disayanginya. Dia berusaha melepaskan diri dari ikatannya tapi tidak bisa.“Pelope ...! Lepaskan aku!” teriak Ariana, tapi tidak ada jawaban.“Pelope ...!” serunya lagi.Tidak lama kemudian pintu kamar terbuka, tapi bukan Pelope yang datang melainkan pria
“Tidak akan, di nadinya mengalir darah Collins dan aku akan membawanya pulang ke rumah yang layak untuk putramu,” ujar Zack. “Rumahku sangat layak untuknya, dia baik-baik saja bersamaku. Lagi pula kalian tidak menyayangi Ethan, untuk apa kalian mengambilnya? Aku sangat menyayanginya,” seru Kelly.
Salah satu pintu dari sebuah ruangan terbuka dengan kasar. Elbert Collins masuk ke ruang kerja putranya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Zack Collins yang terkejut, sontak mendorong wanita yang sedang memuaskan gairahnya, hingga wanita itu terjatuh terjengkang ke lantai. “Pergi! Aku tidak me
Sepanjang perjalanan, tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara. Zack tampak serius dengan kemudinya. Tatapan matanya terus lurus ke depan, berkonsentrasi dengan jalan yang mobil yang dilalui. Sedangkan Kelly menatap keluar jendela, asyik dengan pikirannya sendiri.Bayangan tentang d
“Bagaimana dengan Nona Kelly? Karena tampaknya Anda masih sangat muda,” usul Maria. “Itu jauh lebih baik dibanding Nyonya,” kata Kelly. “Nona, bolehkah aku menggendong Tuan Muda Ethan? Agar Anda bisa makan dengan nyaman,” seorang pelayan yang du







