分享

Bab 16

作者: SanASya
last update publish date: 2025-12-27 08:02:33

Bella terdiam ditempat, apa yang harus ia lakukan? pikirnya. Ditangan penculik itu bukan hanya ada Alan, tapi ada anak-anak lain didalam mobil, tentu Bella ingin menyelamatkan mereka juga.

Mendengar ancaman penculik, Bella tidak bisa meminta bantuan. Takutnya para penculik itu nekat dan menyakiti anak-anak.

"Masukkan dulu anak itu." Perintah penculik A.

Alan yang terbungkus karung segera dimasukkan ke dalam mobil, melihat itu Bella ingin maju menolongnya. Tapi pisau di tangan penculik kembali d
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 171 Mempengaruhi.

    Melihat arah pembicaraan dan kesalahan yang ia tuduhkan mulai berbalik menjadi bumerang bagi faksi lain, Tuan Marco tidak bisa lagi menahan diri. Ia tiba-tiba berdiri dari kursinya, menggebrak meja, lalu mendengus dingin."Humph! Shin bisa bicara seringan itu tentu saja karena dia sama sekali tidak mengkhawatirkan nasib bisnisnya!" seru Marco, suaranya menggema penuh kedengkian. "Dia sudah bergerak di belakang kita untuk membantu Wali Kota DeLuca. Tentu saja, akan ada imbalan besar yang nantinya ia dapatkan secara eksklusif!"Shin tidak terpancing. Ia hanya melirik Marco sekilas dengan tatapan meremehkan, lalu menyandarkan punggungnya kembali sembari berujar, "tentu saja, harus ada imbalan yang setimpal untuk setiap kerja sama di dunia ini. Namun, tuduhan Tuan Marco terhadapku sangatlah tidak berdasar. Menurut kalian semua yang ada di ruangan ini... apakah Wali Kota DeLuca adalah tipe orang yang mudah diajak bekerja sama oleh seorang mafia?"Pertanyaan retoris Shin melemparkan kehenin

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 170 Kekacauan yang tidak penting.

    Shin yang duduk bersandar di kursi kebesarannya sama sekali tidak terkejut. Ia sudah menduga sejak awal bahwa pria tua seperti Marco ini pasti akan mengendus pergerakannya cepat atau lambat. Alih-alih menunjukkan riak ketakutan atau kepanikan karena rahasianya telah terbongkar di depan publik, Shin justru menarik sudut bibirnya dan melepaskan sebuah tawa kecil.Heh...Tawa itu singkat, dan tidak keras. Namun, nada yang terkandung di dalamnya membawa kengerian dan teror yang pekat. Seketika itu juga, suhu di dalam ruang pertemuan terasa turun drastis. Tekanan aura sarat kekejaman yang biasa ditunjukkan oleh pemimpin tertinggi Red Line itu menguar hebat, menyelimuti setiap sudut ruangan hingga membuat para pemimpin kelompok di bawahnya merinding ketakutan.Bahkan, empat pemimpin dari kelompok terbesar yang duduk sejajar dengan Shin pun mulai menegang dan menaruh waspada. Mereka saling pandang dengan tatapan penuh selidik, mereka tidak tahu konspirasi atau rencana mengerikan apa lagi yan

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 169 Perdebatan.

    Dua hari kemudian, kota Whitesand secara perlahan kembali mendapatkan kedamaiannya. Di sepanjang jalan, masyarakat mulai bergotong-royong membersihkan puing-puing sisa kekacauan. Warga yang tidak terluka secara sukarela membantu tetangga mereka yang rumah atau tokonya hancur didobrak musuh. Mereka bahu-membahu agar kota kembali rapi dan indah seperti semula. Semangat itu begitu menular, bahkan orang-orang yang mengalami luka ringan pun menolak untuk bermalas-malasan dan tetap ikut membantu pekerjaan-pekerjaan ringan. Suasana damai dan penuh kehangatan itu benar-benar terasa hampir di seluruh penjuru kota.Bella, di dalam mobilnya, memandangi aktivitas masyarakat tersebut dengan hati penuh kelegaan. Hari ini, ia berencana untuk bertemu dengan Adrian dan Chiara di rumah sakit pusat. Mereka akan menjenguk para korban yang masih dirawat, termasuk meninjau beberapa posko medis darurat di dekat sana.Pengaturan posko medis ini berasal dari ide Bella. Ia meminta semua korban dirawat di satu

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 168

    "Dua unit maju, ikuti arah asap itu!" perintah sang komandan lapangan melalui interkom saat mereka sampai di pinggir hutan, suaranya berbisik dan tegas.Beberapa personel pengintai bergerak senyap menembus semak-semak. Ketika mereka melihat rombongan kelompok penyerang mulai menaiki kendaraan dengan terburu-buru, para pengintai itu langsung menghubungi rekan-rekan mereka yang berjaga di luar area hutan."Target bergerak keluar menggunakan kendaraan kap terbuka dan motor. Mereka menuju ke arah Tenggara hutan. Bersiap!"Informasi kilat itu membuat pasukan keamanan yang memblokade jalan di luar hutan langsung memindahkan titik penyergapan dan menempatkan posisi. Mereka menyambut kedatangan sisa kelompok penyerang itu dengan hujan peluru yang mematikan. Hasil pertempuran akhir itu sungguh memuaskan. Pasukan keamanan akhirnya berhasil melumpuhkan dan menghabisi seluruh kelompok mafia kejam yang selama hampir satu bulan ini telah meresahkan kota mereka.Setelah memastikan anggota mafia yang

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 167 Akhir dari pertempuran.

    Begitu rombongan sisa pasukan itu memasuki kawasan hutan lebat yang menjadi pintu masuk markas sementara mereka, para anggota mafia tersebut merasa lega sekaligus dikuasai kemarahan yang meluap-luap. Sepanjang karir mereka di dunia kriminal, tidak pernah sekalipun mereka mengalami kekalahan memalukan seperti ini, hingga dipaksa mundur dan bersembunyi layaknya tikus tanah.Tepat ketika para pemimpin dan sisa anggota turun dari kendaraan mereka, sebuah suara siulan panjang yang saling bersahut-sahutan mendadak bergema membelah keheningan hutan. Seketika itu juga, sekelompok penjahat itu tersentak waspada. Suara siulan bernada konstan tersebut jelas bukan kicauan burung liar, melainkan sebuah kode dari pihak lawan."Musuh datang! Bersiap!" teriak pemimpin dari kelompok Iron Vultures dengan urat leher yang menegang.Tanpa membuang waktu, mereka langsung menodongkan moncong senjata ke atas, membidik dengan tajam ke arah kanopi pepohonan yang rimbun demi mencari posisi musuh yang diduga ten

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 166 Mundur.

    Kelompok penyerang kembali memasuki pusat kota. Begitu turun dari kendaraan, mereka langsung menargetkan tempat-tempat yang belum mereka sentuh sebelumnya. Karena masyarakat sudah diimbau untuk tetap berada di dalam rumah dan mengunci pintu, keadaan sekitar terasa cukup sepi. Melihat hal itu, para pemimpin kelompok mafia segera memberi perintah pada bawahannya untuk menghancurkan pintu atau jendela, lalu menarik paksa keluar para penghuni di dalamnya.Namun, sebelum kelompok penyerang itu sempat melukai warga yang berhasil mereka tarik, deru langkah kaki yang berirama konstan seketika bergema di sepanjang jalan. Sekelompok pasukan keamanan yang mengenakan pakaian tempur berwarna hitam lengkap dengan rompi antipeluru dan senjata taktis di tangan masing-masing, mendadak bergerak masuk ke area konflik.Kelompok penyerang sempat tertegun menyaksikan pasukan keamanan kota yang biasanya pasif, kini justru datang dengan kecepatan yang sangat luar biasa. Hilang ketertarikan pada calon korban

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 83 Kunci Kemenangan.

    Di luar kamar penahanan, waktu tanpa terasa sudah lebih dari setengah jam sejak Luca, Matteo, dan Vito masuk ke dalam. Akan tetapi, pintu itu belum juga terbuka.Salah satu pengawal yang berdiri paling dekat dengan pintu mulai gelisah. Ia beberapa kali melirik ke arah daun pintu yang tertutup rapat

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 80 Istirahat Total

    Sesuai perintah Adrian, sebagai dokter pribadinya, Bella tidak diizinkan pergi jalan-jalan dulu. Ia diharuskan beristirahat total selama beberapa hari.Seusai makan siang, Ia duduk di tepi ranjang sambil memandang laut dari jendela dengan wajah sedikit murung. Mengingat mereka sudah membuat banyak

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 79 Interogasi.

    Karena Adrian dan Chiara terus menatapnya tanpa mengalihkan pandangan, Bella akhirnya menyerah. Ia meletakkan garpu dan pisau di atas piring, lalu menarik napas pelan sebelum mulai menceritakan apa yang terjadi.Dengan singkat, Bella menjelaskan kejadian yang dialaminya, mulai dari saat ia jatuh ke

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 7

    Pintu kamar Bella terbuka tanpa suara, seorang pria tinggi dengan pakaian acak-acakan penuh darah muncul dibaliknya. Pencahayaan minim tidak membuatnya sulit melihat keseluruhan ruangan itu.'Ini tidak seperti rumah Walikota,' pikirnya.Rumah walikota yang berada di pusat kota tentu sangat besar da

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status