Mag-log in"Bunuh saja aku, dan semuanya selesai!" Alsya. "Tidak semudah itu." Elvan Dipaksa menikah dengan pria bayaran sang bibi, agar hidup Alsya semakin menderita. Tapi siapa sangka, Elvan. Pria bayaran itu malah memperlakukan Alsya dengan sangat baik. Sampai akhirnya dengan berjalannya waktu, Alsya tahu siapa Elvan sebenarnya. Pria yang bisa membuat Alsya merasakan jatuh cinta itu, ternyata penjahat kelas kakap. Apakah Alsya akan tetap bersama Elvan, atau pergi bersama pria yang sejak lama mencintai Alsya? dan selalu ada saat Alsya sedang terpuruk.
view moreEthan akhirnya mencoba menerima kenyataan yang ada.Tidak peduli seberapa banyak kekurangan yang dimiliki Elvan di masa lalu, Alsya tetap memilih pria itu. Elvan adalah suaminya. Pria yang telah melewati begitu banyak hal bersamanya. Pria yang kini menjadi satu-satunya lelaki yang ingin Alsya cintai hingga akhir hidupnya.Terlebih lagi, Alsya kini telah mengetahui perasaan Ethan. Saat Alsya secara tegas memperingatkan Ethan untuk mengubur perasaannya, Ethan benar-benar menyadari bahwa ia tidak memiliki pilihan lain.Alsya bahkan mengatakan sesuatu yang membuat hati Ethan terasa begitu sakit.Jika Ethan tetap mempertahankan perasaannya dan terus berharap pada sesuatu yang mustahil, maka Alsya tidak akan mau lagi bertemu dengannya.Bukan hanya untuk sementara. Namun, mungkin untuk selamanya.Dan bagi Ethan, membayangkan hidup tanpa bisa melihat Alsya sama sekali terasa jauh lebih menyakitkan daripada harus memendam cintanya seorang diri.Akhirnya, Ethan mengalah. Ia berjanji kepada Alsy
Dua bulan telah berlalu.Waktu seolah berjalan begitu cepat setelah semua badai yang pernah menerpa kehidupan Elvan dan Alsya. Luka-luka yang dahulu menghiasi tubuh mereka kini telah sembuh. Bukan hanya luka fisik, tetapi perlahan luka di dalam hati mereka pun ikut pulih.Kini, Elvan dan Alsya telah kembali menjalani kehidupan yang jauh lebih tenang.Jangan ditanya bagaimana kehidupan mereka saat ini.Tentu saja, sangat bahagia. Alsya telah menerima seluruh masa lalu Elvan. Ia tidak lagi memandang suaminya sebagai pria dengan kehidupan kelam yang pernah dipenuhi darah, kekuasaan, dan dunia gelap.Elvan adalah suaminya, Pria yang selalu melindunginya.Pria yang pernah mempertaruhkan segalanya demi dirinya.Dan yang terpenting, pria itu kini benar-benar berusaha meninggalkan kehidupan lamanya.Elvan tidak lagi menjalankan bisnis gelap yang dahulu membuat namanya ditakuti banyak orang. Ia memilih untuk memulai kehidupan baru dan mengelola showroom mobil mewah yang kini menjadi pekerjaann
Zans merasa lega bukan main ketika melihat Elvan akhirnya membuka mata. Setelah berhari-hari berada dalam kondisi kritis dan membuat semua orang diliputi kecemasan, kini pria yang selama ini dianggapnya begitu kuat itu akhirnya sadar.Tanpa membuang waktu, Zans segera berlari keluar dari ruang ICU untuk memanggil dokter Dann."Dann! Bos telah sadar!" teriak Zans begitu melihat dokter Dann berada tidak jauh dari ruangan.Dokter Dann yang sedang berbicara dengan seorang suster langsung menoleh. "Apa? Tuan Elvan sadar?"Zans mengangguk cepat. "Iya, Dann. Bos sudah membuka matanya."Dokter Dann segera masuk ke dalam ruang ICU, diikuti Zans dari belakang.Sementara itu, Alsya yang sejak tadi berada di sisi ranjang Elvan langsung mengangkat kepalanya ketika mendengar suara sang suami.Matanya yang sembap seketika kembali dipenuhi air mata."Sa... sayang," ucap Alsya lirih.Air mata kebahagiaan jatuh membasahi pipinya. Semua rasa takut yang memenuhi hatinya seolah menghilang begitu saja keti
"Nona sudah bangun?" tanya Zans, berusaha menghindari pertanyaan Alsya."Jangan mengalihkan pertanyaanku, Zans. Jawab saja, apa maksud dari perkataanmu tadi?" tanya Alsya, masih penasaran. Ia jelas mendengar Zans menyebut kata bayiku, sementara di salah satu tangannya terdapat susu hamil siap minum.Di dalam kamar itu hanya ada Alsya dan Ana, sahabatnya yang memang sedang hamil.Ana yang duduk di pinggir ranjang perawatan Alsya langsung menatap tajam ke arah Zans. Tatapannya seolah memperingatkan pria itu agar tidak mengatakan sesuatu yang bisa membongkar rahasia mereka.Zans sempat melirik Ana, lalu kembali menatap Alsya."Maaf, Nona. Tadi saya salah bicara. Maksud saya bayi yang sedang sahabat Nona, Nona Ana, kandung."Alsya mengerutkan kening. "Sepertinya kalian sudah akrab.""Tentu saja tidak," sahut Ana cepat.Alsya mengalihkan pandangannya kepada sang sahabat."Tapi kenapa dia tahu kamu hamil?""Saya pernah mendengar Nona dan Tuan membicarakan kehamilan Nona Ana," jawab Zans den
Alsya benar-benar sudah merasa lebih baik, bukan hanya karena dokter Dann merawatnya begitu telaten, seperti seorang ayah bagi putrinya sendiri, yang tidak pernah Alsya rasakan dari sang ayah. Tapi Alsya tidak merasa ketakutan lagi, jika Elvan akan menyiksanya, seperti dugaannya.Pasalnya setelah h
Alsya berdiri di tempatnya, dengan tatapan tertuju pada lebih dari lima orang pria yang berdiri tepat di depan pintu utama rumah tersebut, rumah yang tidak terlalu besar.Alsya mundur selangkah, ketika semua mata pria itu sekarang menatap kearahnya.Alsya merasa takut melihat semua pria dengan paka
Alsya menautkan kening mendengar perkataan yang baru saja terlontar dari mulut dokter tersebut yang usianya tidak muda lagi. 'Kuatir' pria yang sudah bibi Widia bayar untuk menghancurkan hidup Alsya, kuatir padanya? Tidak mungkin, tentu saja tidak mungkin."Nona, butuh istirahat yang cukup." ucap
Alsya terus memohon, dan kini menyatukan kedua telapak tangannya. "Aku mohon padamu, lepaskan aku. Katakan pada Bibi, jika aku melarikan diri. Aku mohon,"Lagi-lagi Elvan hanya menatap dingin pada Alsya. Membuatnya semakin takut."Biarkan aku hidup seperti orang-orang, sekali lagi, tolong lepaskan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Rebyu