Home / Mafia / Nona Incaran Ketua Mafia / Bab 58 Alat pelacak.

Share

Bab 58 Alat pelacak.

Author: SanASya
last update publish date: 2026-02-15 21:17:09

Setelah berhasil membawa Bella pergi dari toilet tanpa menimbulkan kecurigaan besar, Maggio segera memberi perintah melalui alat komunikasi kecil di telinganya.

"Bawa dia ke kamarku. Hati-hati jangan sampai ada yang melihat," ucapnya dengan nada rendah dan tegas.

Di seberangnya, asistennya yang berdiri tak jauh darinya tampak kebingungan.

"Bos... kenapa dibawa ke kamar Anda? Bukankah seharusnya langsung ke kamar Gannaro?" tanyanya hati-hati.

Maggio melirik ke arahnya, lalu tersenyum miring, sen
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 310

    Di tempat persembunyian baru Iron Vultures, suasana justru dipenuhi kegembiraan. Barang-barang hasil rampasan menumpuk di hadapan mereka, menjadi bukti keberhasilan serangan yang sebelumnya bahkan tidak berani mereka bayangkan. Selama ini, mereka hanya memikirkan cara bertahan hidup di Blackstone. Tidak pernah terpikir oleh sebagian besar anggota bahwa mereka bisa menyerang kelompok mafia di kota lain dan membawa pulang kekayaan sebanyak ini.Keberhasilan tersebut membuat semangat mereka kembali bangkit. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, mereka memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan, sekaligus harapan bahwa Iron Vultures belum benar-benar berakhir.Dante ikut merasa puas melihat wajah-wajah bahagia di sekelilingnya. Ia tahu mereka telah melewati masa sulit dan kehilangan banyak hal, sehingga kemenangan ini terasa jauh lebih berarti daripada sekadar mendapatkan barang rampasan. Ia kemudian menoleh kepada Alicia, meraih tangannya, lalu mengecup punggung tang

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 309

    Dante tahu bahwa Shin telah pergi ke Country E. Kesempatan itu tidak ingin disia-siakannya. Setelah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, ia pun memimpin pasukannya melancarkan serangan, berharap bisa memanfaatkan ketidakhadiran pemimpin Red Line tersebut untuk mencapai tujuan mereka.Malam berikutnya, sekelompok besar anggota Iron Vultures meninggalkan markas persembunyian mereka. Namun, alih-alih bergerak menuju markas Red Line atau Whitesand, rombongan itu justru keluar dari kota. Orang yang ditugaskan Vito untuk mengawasi pergerakan mereka segera melaporkan perubahan tersebut dan meminta petunjuk mengenai tindakan selanjutnya.Vito tidak bisa langsung menghubungi Shin karena atasannya sedang menghadiri pertemuan penting. Ia pun mempertimbangkan situasi itu sendiri. Selama beberapa waktu terakhir, Iron Vultures memang tidak menunjukkan pergerakan yang mencurigakan. Mereka juga tidak mengarah ke markas Red Line maupun Whitesand, sehingga Vito menganggap k

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 308

    Mendengar sapaan itu, Vito langsung mengetahui siapa yang menelepon bosnya. Ia menahan senyum, lalu mundur beberapa langkah sebelum meninggalkan ruang kerja. Pintu ditutupnya perlahan agar tidak mengganggu percakapan mereka.Di layar ponsel, Bella terlihat sedang berada di kamar tidurnya di kediaman DeLuca. Rambutnya diikat rendah, sementara pakaian santai yang dikenakannya membuat penampilannya terlihat jauh lebih sederhana dibandingkan saat ia berada di luar rumah. Di belakangnya tampak ranjang yang tertata rapi."Aku sudah di rumah. Kau sudah makan siang?" tanyanya.Sambil berbicara, Bella memperhatikan pria di layar yang masih sibuk memeriksa dokumen. Bahkan ketika sedang menerima panggilan darinya, Shin tampaknya belum berniat menghentikan pekerjaannya."Aku belum makan siang. Masih ada beberapa pekerjaan yang harus kuselesaikan sekarang."Bella tidak langsung menjawab. Ia sudah cukup mengenal kebiasaan Shin untuk mengetahui bahwa pria itu biasanya menyelesaikan pekerjaannya deng

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 307

    Dua minggu kemudian, persiapan Iron Vultures untuk menghadapi Red Line hampir selesai. Selama beberapa hari terakhir, Dante Morello sibuk menyusun rencana bersama para bawahannya sekaligus mencari tempat untuk membeli senjata. Ia mendatangi beberapa kelompok yang menjalankan bisnis tersebut, tetapi sengaja membatasi jumlah pembelian di setiap tempat agar tidak menarik perhatian.Strategi itu cukup masuk akal. Jika membeli dalam jumlah besar di satu tempat, pergerakan Iron Vultures akan lebih mudah dicurigai. Dante tidak ingin para penjual senjata melaporkan aktivitas mereka kepada Red Line sebelum persiapan selesai. Bahkan, ia tidak segan membeli senjata dari beberapa tempat yang selama ini diketahui memasok barang untuk kelompok Shin.Bagi Dante, selama bisa mendapatkan senjata yang dibutuhkan, ia tidak terlalu memedulikan dari mana barang itu berasal. Yang terpenting, semua persiapan harus selesai sebelum batas waktu yang diberikan oleh pemimpin gangster Finlan berakhir. Ia tidak in

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 306

    Dante seketika menatapnya dengan terkejut. "Kau berhasil menghubungi Tuan George Wilde? Bagaimana bisa?"Melihat reaksi Dante, senyum Alicia semakin lebar. Ia menggerakkan jemarinya di dada pria itu dengan gerakan menggoda, seolah keterkejutan tersebut merupakan pujian yang memang pantas diterimanya."Tentu saja bisa. Kau kira ketika kita bekerja sama dengan Black Serpent, aku hanya duduk diam tanpa mencari tahu apa pun?" katanya ringan. "Aku tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengumpulkan informasi penting dari mereka."Dante masih tampak tidak sepenuhnya yakin. Ia mengenal kemampuan Alicia, tetapi menghubungi pemimpin gangster asing sebesar George Wilde bukan perkara mudah, terlebih dalam kondisi Iron Vultures sekarang."Kalau kau sudah mengetahui cara menghubungi mereka, mengapa tidak melakukannya sejak awal?" tanyanya. Kali ini, nada suaranya menyimpan sedikit kecurigaan.Alicia tidak tersinggung. Ia justru menghela napas kecil, s

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 305

    Alicia Ricci berdiri di ambang pintu dengan wajah dingin. Tatapannya menyapu ketiga pemimpin kelompok kecil yang masih berada di dalam ruangan sebelum akhirnya berhenti pada Dante Morello. Tanpa menghiraukan pembicaraan yang baru saja berlangsung, ia melangkah masuk dengan santai. Bunyi sepatu hak tingginya beradu dengan lantai, terdengar teratur di tengah suasana yang mendadak hening.Ketiga pemimpin kelompok kecil itu saling bertukar pandang. Mereka bukan takut kepada Alicia, tetapi khawatir perempuan itu akan mengubah keputusan Dante. Mereka tahu betul bagaimana Alicia memengaruhi pemimpin mereka. Jika perempuan itu berhasil membujuk Dante untuk kembali menentang Shin, kesempatan Iron Vultures untuk bertahan hidup mungkin akan semakin tipis.Alicia tidak menunjukkan ketertarikan sedikit pun pada ketegangan yang menyelimuti ruangan. Ia berjalan menghampiri Dante, lalu duduk di pangkuan pria itu seolah tempat tersebut memang disediakan khusus untuknya. Dante secar

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 17

    Ketika Bella membuka matanya, bau debu dan rokok yang pekat membuatnya terbatuk. Ia terbaring di lantai, disekitarnya terdapat kotak-kotak besi besar dengan beberapa sudah berkarat. Ingatan sebelum dirinya pingsan membuatnya sadar dari linglung, ia ingin bangun. Tapi kemudian menyadari kalau kedua

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 15

    Lima hari berlalu... Tiga puluh enam anggota polisi yang diperintahkan untuk memeriksa daerah San Felice secara menyeluruh tidak menemukan apapun yang mencurigakan. Pencarian hingga luar daerah pun dilakukan, tidak ada tanda-tanda adanya kejahatan yang pernah terjadi dan semuanya aman-aman saja.Se

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 5

    Bella keluar dari kamar mandi dan melihat Adrian sibuk di dapur. Rambutnya tergerai masih setengah basah, matanya menatap senang pada Adrian yang datang membawakan makanan untuknya. Kebetulan Bella lapar, dia tidak perlu masak."Aku tadi buat minestrone, kamu pasti belum makan malam, makanlah." Adr

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 4

    Bella duduk di kursi makan dan merenung. Benar kata Adrian, dirinya agak ceroboh membawa pria itu kerumahnya. Walau terluka dan tidak sadarkan diri, ia tidak mengenalnya.Siapa yang melukainya? Luka separah itu jika ia tidak melihatnya pasti tidak akan selamat sampai esok hari.'Apakah pelakunya su

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status