แชร์

Bab 58 Alat pelacak.

ผู้เขียน: SanASya
last update วันที่เผยแพร่: 2026-02-15 21:17:09

Setelah berhasil membawa Bella pergi dari toilet tanpa menimbulkan kecurigaan besar, Maggio segera memberi perintah melalui alat komunikasi kecil di telinganya.

"Bawa dia ke kamarku. Hati-hati jangan sampai ada yang melihat," ucapnya dengan nada rendah dan tegas.

Di seberangnya, asistennya yang berdiri tak jauh darinya tampak kebingungan.

"Bos... kenapa dibawa ke kamar Anda? Bukankah seharusnya langsung ke kamar Gannaro?" tanyanya hati-hati.

Maggio melirik ke arahnya, lalu tersenyum miring, sen
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 308

    Mendengar sapaan itu, Vito langsung mengetahui siapa yang menelepon bosnya. Ia menahan senyum, lalu mundur beberapa langkah sebelum meninggalkan ruang kerja. Pintu ditutupnya perlahan agar tidak mengganggu percakapan mereka.Di layar ponsel, Bella terlihat sedang berada di kamar tidurnya di kediaman DeLuca. Rambutnya diikat rendah, sementara pakaian santai yang dikenakannya membuat penampilannya terlihat jauh lebih sederhana dibandingkan saat ia berada di luar rumah. Di belakangnya tampak ranjang yang tertata rapi."Aku sudah di rumah. Kau sudah makan siang?" tanyanya.Sambil berbicara, Bella memperhatikan pria di layar yang masih sibuk memeriksa dokumen. Bahkan ketika sedang menerima panggilan darinya, Shin tampaknya belum berniat menghentikan pekerjaannya."Aku belum makan siang. Masih ada beberapa pekerjaan yang harus kuselesaikan sekarang."Bella tidak langsung menjawab. Ia sudah cukup mengenal kebiasaan Shin untuk mengetahui bahwa pria itu biasanya menyelesaikan pekerjaannya deng

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 307

    Dua minggu kemudian, persiapan Iron Vultures untuk menghadapi Red Line hampir selesai. Selama beberapa hari terakhir, Dante Morello sibuk menyusun rencana bersama para bawahannya sekaligus mencari tempat untuk membeli senjata. Ia mendatangi beberapa kelompok yang menjalankan bisnis tersebut, tetapi sengaja membatasi jumlah pembelian di setiap tempat agar tidak menarik perhatian.Strategi itu cukup masuk akal. Jika membeli dalam jumlah besar di satu tempat, pergerakan Iron Vultures akan lebih mudah dicurigai. Dante tidak ingin para penjual senjata melaporkan aktivitas mereka kepada Red Line sebelum persiapan selesai. Bahkan, ia tidak segan membeli senjata dari beberapa tempat yang selama ini diketahui memasok barang untuk kelompok Shin.Bagi Dante, selama bisa mendapatkan senjata yang dibutuhkan, ia tidak terlalu memedulikan dari mana barang itu berasal. Yang terpenting, semua persiapan harus selesai sebelum batas waktu yang diberikan oleh pemimpin gangster Finlan berakhir. Ia tidak in

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 306

    Dante seketika menatapnya dengan terkejut. "Kau berhasil menghubungi Tuan George Wilde? Bagaimana bisa?"Melihat reaksi Dante, senyum Alicia semakin lebar. Ia menggerakkan jemarinya di dada pria itu dengan gerakan menggoda, seolah keterkejutan tersebut merupakan pujian yang memang pantas diterimanya."Tentu saja bisa. Kau kira ketika kita bekerja sama dengan Black Serpent, aku hanya duduk diam tanpa mencari tahu apa pun?" katanya ringan. "Aku tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengumpulkan informasi penting dari mereka."Dante masih tampak tidak sepenuhnya yakin. Ia mengenal kemampuan Alicia, tetapi menghubungi pemimpin gangster asing sebesar George Wilde bukan perkara mudah, terlebih dalam kondisi Iron Vultures sekarang."Kalau kau sudah mengetahui cara menghubungi mereka, mengapa tidak melakukannya sejak awal?" tanyanya. Kali ini, nada suaranya menyimpan sedikit kecurigaan.Alicia tidak tersinggung. Ia justru menghela napas kecil, s

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 305

    Alicia Ricci berdiri di ambang pintu dengan wajah dingin. Tatapannya menyapu ketiga pemimpin kelompok kecil yang masih berada di dalam ruangan sebelum akhirnya berhenti pada Dante Morello. Tanpa menghiraukan pembicaraan yang baru saja berlangsung, ia melangkah masuk dengan santai. Bunyi sepatu hak tingginya beradu dengan lantai, terdengar teratur di tengah suasana yang mendadak hening.Ketiga pemimpin kelompok kecil itu saling bertukar pandang. Mereka bukan takut kepada Alicia, tetapi khawatir perempuan itu akan mengubah keputusan Dante. Mereka tahu betul bagaimana Alicia memengaruhi pemimpin mereka. Jika perempuan itu berhasil membujuk Dante untuk kembali menentang Shin, kesempatan Iron Vultures untuk bertahan hidup mungkin akan semakin tipis.Alicia tidak menunjukkan ketertarikan sedikit pun pada ketegangan yang menyelimuti ruangan. Ia berjalan menghampiri Dante, lalu duduk di pangkuan pria itu seolah tempat tersebut memang disediakan khusus untuknya. Dante secar

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 304

    Dante juga menyadari bahwa dirinya telah melakukan banyak kesalahan terhadap Shin. Ia tahu pria itu memiliki cukup banyak alasan untuk membencinya. Namun, kesadaran tersebut tidak membuatnya merasa bersalah, apalagi setelah Alicia terus-menerus memengaruhi pikirannya.Setiap kali Dante mulai berpikir untuk mundur, berhenti mengusik Shin, atau membiarkan Red Line menjalankan urusannya sendiri, Alicia akan segera mencegahnya. Perempuan itu selalu mengatakan bahwa menyerah berarti mengakui kemenangan Shin. Bagi Dante, yang sejak dulu tidak ingin kalah dari pria tersebut, kalimat itu memiliki pengaruh besar.Ia tidak ingin dianggap sebagai pecundang. Ia tidak ingin Shin menjadi satu-satunya orang yang berdiri di puncak sementara dirinya harus menerima kekalahan. Karena itulah, setiap kali keraguan muncul, Dante kembali menguatkan tekad untuk melawan Shin, bahkan ketika ia sendiri tidak lagi yakin apakah tindakan tersebut akan membawa keuntungan bagi kelompoknya.Ironisnya, ketika Dante be

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 303

    Di sebuah sudut terpencil di kawasan permukiman kumuh Blackstone, berdiri sebuah rumah berukuran paling besar dibandingkan bangunan-bangunan lain di sekitarnya. Dindingnya kusam, beberapa bagian atapnya mulai rusak, dan halaman depannya dipenuhi barang-barang bekas yang tidak lagi terpakai. Meskipun tampak seperti rumah tua yang sudah lama ditinggalkan, bangunan itulah yang menjadi markas kelompok Iron Vultures selama tiga bulan terakhir.Tempat itu jauh berbeda dari markas mereka sebelumnya yang megah dan dilengkapi berbagai fasilitas. Dahulu, Iron Vultures pernah menjadi salah satu kelompok terbesar di Blackstone. Mereka memiliki banyak anggota, wilayah kekuasaan yang luas, serta sumber pendapatan yang cukup untuk membuat kehidupan para anggotanya terjamin. Namun, semua kemewahan itu lenyap setelah mereka mengambil keputusan yang salah.Tiga bulan lalu, setelah kelompok Red Line menghancurkan Black Serpent, mereka tidak berhenti sampai di situ. Kelompok-kelompok yang sebelumnya bert

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 5

    Bella keluar dari kamar mandi dan melihat Adrian sibuk di dapur. Rambutnya tergerai masih setengah basah, matanya menatap senang pada Adrian yang datang membawakan makanan untuknya. Kebetulan Bella lapar, dia tidak perlu masak."Aku tadi buat minestrone, kamu pasti belum makan malam, makanlah." Adr

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 4

    Bella duduk di kursi makan dan merenung. Benar kata Adrian, dirinya agak ceroboh membawa pria itu kerumahnya. Walau terluka dan tidak sadarkan diri, ia tidak mengenalnya.Siapa yang melukainya? Luka separah itu jika ia tidak melihatnya pasti tidak akan selamat sampai esok hari.'Apakah pelakunya su

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 3

    Udara malam Desa San Felice menusuk kulit Bella, dingin terasa semakin pekat karena keringat yang bercampur dengan ketakutan. Dengan susah payah, ia menahan tubuh pria asing itu yang beratnya jauh melebihi tenaganya.Nafasnya tersengal, kakinya hampir menyeret, namun entah dari mana kekuatan itu mu

  • Nona Incaran Ketua Mafia   Bab 2

    "Astaga… semoga bukan sesuatu yang buruk." Gumamnya pelan.Untuk penerangan lebih jelas, ia mengeluarkan ponsel dari tas, jari-jarinya gemetar saat menyalakan senter. Cahaya putih menembus kegelapan, menguak bayangan tembok bata yang lembap.Dan di sanalah ia melihatnya."Hhh... hhh..."Seorang pri

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status