共有

BAB 174 OMONG KOSONG

作者: sugi ria
last update 公開日: 2026-03-11 20:18:47

Tubuh Vante dan Valin menegang bersamaan.

"Maria," gumam Valin dari balik masker.

Vante sendiri langsung kelabakan. Pasalnya beberapa hari ini dia sibuk menghindari Maria yang mengajaknya jalan. Mereka bilang tidak pacaran, tapi sering kencan berdua. Aneh memang.

"Vante, kamu beli apa? Ini kan toko baju perempuan." Netra Maria memicing melihat Valin berdiri di samping Vante.

"Oh, kamu punya cewek baru. Pantas saja kamu menghindariku beberapa hari terakhir."

Vante terlonjak. "Bu-bukan begitu. Di
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 206 MAU SETIA ATAU TERGODA

    "Dia masih dalam masa pemulihan. Tapi nekat mau menangani Zen.""Kau tahu kalau Valin itu sama seperti Zen. Sama-sama keras kepala. Kalau dia ingin sesuatu harus dia dapatkan."Kian dan Bryan masih adu debat soal kondisi Valin yang drop paska operasi Zen. Saat ini wanita itu sedang ditangani oleh dokter obgyn. Dengan Aiden turut andil di dalam sana.Satu hal yang membuat Kian dan yang lain saling pandang. Heran dengan sikap Aiden."Dan ancaman baru muncul. Aiden, dia menyukai Valin." Sylus muncul dari kamar Valin. Pria itu tentu saja punya peran penting dalam tiap tindakan medis yang berhubungan dengan kesehatan para rekannya. Termasuk Valin.Dia baru saja memastikan kalau Valin baik-baik saja. Sama seperti Zen, Shane dan Mark. Mereka berada di bawah pengawasan ketat Sylus dan tim rumah sakit."Mereka harus segera go publik. Atau keadaan makin runyam." Bryan menanggapi ucapan Sylus."Sebenarnya ini bukan masalah mereka belum go publik atau sudah. Meskipun semua orang mengetahui status

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 205 OLENG

    Ibarat pasukan, dermaga selat Hermas adalah pangkalan militer. Dari sana Lucio mengontrol lini bisnisnya. Jika tempat itu diusik, Lucio akan kehilangan kontrol atas segalanya.Komunikasi, pengintaian, strategi pengiriman. Lucio dan kelompoknya bakal keteteran. Seperti makhluk hidup yang kehilangan inderanya. Bisnis Lucio kemungkinan bisa lumpuh total."Pindahkan semua data ke sini. Kita tidak bisa kehilangan bisnis kita," perintah Lucio meluncur seketika."Kita akan coba," balas Jack cepat."Apa maksudmu coba?" Lucio memicingkan mata. Seingatnya mereka telah membeli sistem pertahanan yang diklaim paling canggih saat ini. Data mereka dijamin aman, tidak akan musnah, rusak, dicuri apalagi dimanipulasi.Rupa Jack berubah pucat. Dia tahu Lucio akan marah, tapi dia tidak punya pilihan selain memberitahu tuannya."Sistem kita juga diserang. Dan skill yang menyerang seimbang dengan Machintos."Lucio ingin meledak saat itu juga. Dia tahu, sistem terus berkembang. Harusnya dia tidak heran jik

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 204 WE ARE ANOTHER LEVEL

    "Coba kamu pikirkan, apa hubungan mereka. Bukannya Valin itu pacarnya Kian Egan. Dan siapa tadi, Razen Archlight, dia itu asistennya Kian Egan. Kalau aku tidak salah. Tapi Valin malah mesra banget ke dia.""Dia panik sekali tadi."Maria dan Ivone berbincang setelah huru hara di IGD berakhir. Keduanya dapat istirahat satu jam, bergantian dengan yang lain.Andrew dan Alvin belum kembali setelah akhirnya dipanggil naik ke sektor satu untuk membantu operasi Zen."Atau, Valin selingkuh sama si Zen ini." Ivone seperti mendapat pencerahan."Sembarangan kamu. Kalau Kak Valin selingkuh, Kian Egan pasti ngamuk. Apalagi mereka so sweet banget di depan mata. Kalau aku, sudah aku bejek-bejek mereka." Maria menyangkal tudingan sang teman.Ivone terdiam sambil memandang langit-langit kantin rumah sakit. Seolah berpikir. "Rumit. Kisah cinta Valin sejak dulu memang runyam." "Nasib jadi orang cantik dan pintar. Ke mana-mana selalu jadi rebutan. Lihat Xavier sebelum oleng ke Rosalie. Juga Adrian sebelu

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 203 MOVE ON

    Tidak!Hati Valin menolak seketika. Perempuan itu tanpa diduga naik ke atas tubuh Zen. Semua orang menganga melihat tingkah Valin."Valin!" Kian merespon dengan cepat.Namun sebelum ada tindakan lebih lanjut. Tangan Valin telah bergerak, melakukan pacu jantung manual."Razen Archlight, siapa bilang kau boleh mati!""Kau tidak boleh mati!""Tidak, tanpa izinku!""Kau bilang cuma aku yang boleh melukaimu.""Bangun! Aku bahkan baru menembakmu sekali!""Razen Archlight! Aku perintahkan kamu untuk kembali! Kembali kataku!"Gerakan terakhir lebih kepada pukulan dibanding pacu jantung. Valin terengah, tenaganya habis. Tapi monitor tetap tidak berubah.Garis lurus itu masih jadi mimpi buruk bagi Valin. Air mata Valin tumpah di dada Zen. "Bangun, aku bilang bangun," ucapnya dengan tangan terus memukul ringan dada Zen.Tangisnya pecah. Saat itu hanya Kian yang berani mendekat. Yang lain terpaku menyaksikan adegan barusan. Siapa Razen Archlight, lalu apa hubungannya dengan Valin.Kenapa perempu

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 202 SEMUDAH INI

    Sementara itu di sisi lain sektor satu. Kepedihan baru saja meliputi Michele. Perempuan itu diam tanpa menjawab ketika tim dokter mendatanginya."Maafkan kami, Nona. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tuan Hudson tidak bisa kami selamatkan."Vonis itu akhirnya datang juga. Lagi-lagi, orang yang berarti dalam hidupnya pergi. Satu pelukan di lengan membuat Michele sadar dari lamunannya.Dia lantas berkata, "Dokter, mendiang punya wasiat. Jika dia meninggal.""Kamu baik-baik saja?" Audrey setia mendampingi Michele. Wanita tersebut baru berani bertanya setengah jam kemudian. Setelah seluruh prosedur pengurusan kematian Mark Hudson selesai."Siapa yang baik-baik saja saat ditinggalkan."Kalimat Michele menohok sisi lain seorang Audrey. Ditinggalkan, dia juga pernah merasakan hal itu. Namun dia lebih sering meninggalkan dibandingkan ditinggalkan."Lalu rencanamu apa?" "Apalagi yang bisa kulakukan selain melanjutkan hidup.""Maksudku, apa kamu akan pergi lagi?"Michele menghela n

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 201 DOKTER PRIBADI

    "Sebenarnya perasaanmu pada orang itu bagaimana?"Vante bertanya ketika mereka berada di dalam lift. Sang kakak minta mampir ke IGD. Dia ingin bertemu Ivone. Setidaknya untuk memberi kabar. Bukan asal sebut seperti Zen.Valin masih tidak terima dia dibilang kecelakaan. Enak saja. "Malah diam."Senggolan Vante membuat Valin tersadar. Dia menoleh pada sang adik yang setengah memapahnya. Vante benar-benar sehat sekarang. Pemuda itu tumbuh tinggi besar dengan wajah tampan seperti ayah mereka."Bagaimana ya, tidak tahu.""Malah tidak tahu. Kalian tiap hari tidur bersama. Sampai gila-gilaan, masuk rumah sakit lagi. Masak tidak ada rasa sama sekali.""Begituan cuma perlu napsu. Cuma kalau ditambah rasa bakal tambah nikmat. Cuma itu bedanya. Memang kau tidak begitu waktu sama Maria." Valin memiringkan kepala seraya bertanya."Aku cuma main-main, tidak pernah beneran. Lagian dia kalau diajak nikah gak pernah jawab. Diam aja. Bilang iya atau tidak, biar jelas statusku.""Status apa dulu nih?"

  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 19 MENCURI WAKTU

    Sementara itu di luar ruangan Vante. Valin berontak dalam pelukan Zen. Dia meronta ingin melepaskan diri. Tapi rengkuhan Zen terlalu kuat untuk dia lawan. "Lepaskan aku! Aku ingin melihat Vante!" "Tidak!" Tegas Zen tanpa kompromi. "Tuan, dia adik saya. Saya ingin bersamanya." "Nanti!" Satu ka

    last update最終更新日 : 2026-03-18
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 23 CEMBURU BILANG BOS!

    "Jangan biarkan orang lain menindasmu. Lawan mereka sampai habis."Kalimat itu kini jadi pegangan Valin. Benar, dia tidak biarkan Tessa dan Devan menindasnya lagi. Berita soal Valin menampar Tessa dan membanting Devan, seketika jadi bahan gosip tambahan di tengah riweuhnya pemeriksaan pasien.Terse

    last update最終更新日 : 2026-03-18
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 24 TERLUKA

    Suara barang yang dibanting membuat keheningan di tempat itu pecah. Pelakunya menggeram marah dengan tangan terkepal erat. Matanya merah dengan tatapan layaknya predator mengintai mangsa."Razen Archlight! Brengsek! Bagaimana soal info yang kuminta?"Dia menoleh ke kiri, sang asisten muncul dari ke

    last update最終更新日 : 2026-03-18
  • PENGHANGAT RANJANG SANG MAFIA   BAB 20 LEBIH SENSITIF

    "Tidak. Ada keadaan darurat di rumah sakit. Ivone baru menghubungi saya."Langkah Valin terhenti. Dia cukup terkejut mengetahui Zen ada di rumah. Padahal beberapa waktu lalu pria itu sama sekali tak terlihat batang hidungnya."Jangan bohong!" Desis Zen penuh nada ketidaksukaan."Tuan bisa memeriksa

    last update最終更新日 : 2026-03-18
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status