Beranda / Rumah Tangga / PESONA ISTRI NAKAL CEO / Bab 95. Pagi Setelah Badai

Share

Bab 95. Pagi Setelah Badai

Penulis: Kenzie
last update Tanggal publikasi: 2025-09-18 11:00:20

“Sialan, bisa mati aku. Abian tadi malam benar-benar kayak setan, lima kali tapi masih belum puas juga,” gerutu Reina, tubuhnya terasa mati rasa saat mencoba bangkit dari ranjang kayu.

Ia menatap Abian yang tidur tenang di sampingnya, wajahnya santai, napasnya teratur. Tak sedikit pun tampak tersiksa oleh malam liar yang baru saja mereka lalui. Bahkan, malam panas mereka baru berakhir satu jam yang lalu.

Reina hampir melempar bantal ke wajah pria itu. “Brengsek, ak
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (5)
goodnovel comment avatar
Kenzie
kebayang nggk sih kalau pas Abian bucin gimana nasib Reina?
goodnovel comment avatar
enur .
antara candu dan gamo berhenti hihihi
goodnovel comment avatar
Kenzie
ini ceritanya Abian kagak mau kalah sama resep dokter yah
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 206. Ending

    Dua tahun telah berlalu sejak tragedi yang hampir merenggut segalanya dari hidup Abian dan Reina. Kota Seoul menyambut mereka dengan riuh rendah lalu lintas dan cahaya lampu neon yang tak pernah padam. Bagi Abian dan Reina, dua tahun terakhir adalah masa ketenangan yang mereka bangun sendiri, jauh dari sorotan media yang dulu menyeret hidup mereka ke dalam kekacauan.Abian baru saja menerima kabar dari Roy. Cindy kini dirawat di rumah sakit jiwa, sementara ayahnya dipenjara dan Raka ikut merasakan akibatnya. Ibunya meninggal beberapa bulan setelah skandal keluarga mereka terungkap, meninggalkan kehampaan yang mendalam.Sementara Jay seolah hilang tanpa bekas, meninggalkan rasa sunyi yang menakutkan. Abian menyadari semua ini adalah ulah Arga, strategi yang rapi dan tanpa cela. Meski begitu, ia memilih diam dan tidak menanyakan apapun pada Arga, membiarkan segalanya berjalan sesuai rencana.“Mas,” panggil Reina lembut dari balkon apartemen me

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 205. Kekuasaan Tidak Lagi Menyelamatkan

    Di apartemen yang sepi, Cindy menatap layar ponselnya dengan tangan gemetar. Notifikasi terus berdatangan, satu demi satu, membuat dadanya sesak. Wajahnya pucat, matanya membulat, sementara jantungnya berdebar tak menentu. Foto dirinya bersama Raka kini tersebar di semua portal berita. Tangkapan layar chat, dokumen transfer dana, dan percakapan rahasia yang ia kira aman kini terbuka untuk publik. Nama Cindy memenuhi headline media, komentar netizen berseliweran, menyeret citra keluarga dan hubungannya yang selama ini ia jaga. “Ini tidak mungkin,” gumamnya lirih, napas tersengal. Ia mencoba mengangkat telepon, berharap ada seseorang yang bisa menenangkan keadaan. Panggilan pertama tidak tersambung. Panggilan kedua juga tidak. Bahkan Raka seakan menghilang begitu saja. Cindy berjalan mondar-mandir. “Raka, di mana kamu?” suaranya bergetar. “Kamu harus melakukan sesuatu. Ini semua gila.” Ia menatap layar laptop d

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 204. Ketika Semua Topeng Runtuh

    Setelah panggilan terputus, Abian menurunkan ponsel. Rahangnya mengeras, menahan gelombang emosi yang ingin meledak. Wajahnya tetap tegap, menutupi kerentanan yang tersembunyi di dalam hati. Arga menatap lama. “Kamu yakin akan menghadapi media?” Abian menatap balik, rahangnya menegang. “Para wartawan dan paparazzi pasti akan memburu kabar tentang kejadian ini. Lebih baik aku yang menghadapi mereka, daripada membuat Reina kembali terluka.” Arga mengangguk pelan, menahan rasa khawatirnya. “Kalau begitu lakukan. Aku akan mendukungmu sepenuhnya.” Abian menarik napas dalam, berusaha menenangkan diri sejenak. Suara detak jantungnya dan gema langkah di ruangan seolah menjadi latar bagi tekad yang baru terbentuk. Setiap tarikan napas membuatnya semakin fokus pada tujuan di depan. Ia menatap layar ponsel dengan mata tajam, menekan beberapa nomor penting satu per satu. Pesan demi pesan dikirim, memastikan setiap persia

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 203. Harapan Tersisa Di ICU

    “Saturasi oksigen pasien turun drastis!” seru seorang tenaga medis sambil menatap monitor dengan tegang.Tubuh Reina lemas. Napasnya tersengal, warna bibirnya pucat. Tanda jelas bahwa kadar oksigen menurun drastis.“Pasang oksigen sekarang!” perintah seorang paramedis, menempelkan masker ke wajah Reina.Alarm monitor berdentang kencang, lampu merah berkedip cepat, menandakan saturasi Reina berada di bawah 90%. Abian menggenggam tangan istrinya sekuat tenaga. Setiap detakan alarm terasa menekan dadanya seperti palu yang berat.“Tenang, Tuan. Kami akan stabilkan dulu sebelum sampai rumah sakit,” ujar paramedis sambil menyesuaikan aliran oksigen dan memeriksa tekanan darahnya.Sementara itu, tangan salah satu paramedis menekan dada Reina dengan lembut sesuai protokol resusitasi non-invasif. Jantungnya tetap berdetak stabil di bawah pengawasan ketat. Abian hanya menatap, napas tersendat, hatinya bergetar setiap detik.Ambulans menemb

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 202. Detik-detik Menentukan

    Sementara itu, mobil Abian benar-benar berhenti total. Pikirannya kosong saat ini. Sesekali matanya menatap GPS, berharap titik keberadaan Reina muncul kembali.“Tuan Abian, saya sudah menemukan jalurnya. Saya akan kirim—”“Pandu saja,” potong Abian singkat, nadanya dingin tapi tegas.“Baik, Tuan,” jawab suara di seberang, cepat menyesuaikan irama perintah.Bola Salju mulai memandu perjalanan Abian menuju lokasi Reina. Ia memaksa diri tetap fokus meski bayangan terburuk tentang istri dan anaknya terus menghantui pikirannya. Mobil melaju keluar dari terowongan, jalan utama terbentang di depan seperti menunggu setiap langkahnya.Beberapa meter kemudian, petugas menghentikan kendaraan. Sirine meraung dan palang turun, menghentikan laju mobil tepat saat Abian ingin menekan gas. Napasnya tercekat, tangan menegang di setir, jantung berdetak kencang.Abian menatap layar GPS dengan napas tertahan. Titik lokasi Reina yang sempat menghilan

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 201. Ketegangan Saat Fajar

    Lampu lorong redup menyelimuti Reina saat ia berlari, napasnya terpecah, sementara langkah Jay terdengar mengejar dari belakang. Di tikungan, ia sengaja menabrak troli kosong, logamnya beradu keras dan memperlambat kejaran Jay beberapa detik. Gerakan itu cukup untuk berbelok, dan cukup untuk menghilang sementara waktu.Reina segera mengunci pintu darurat dari dalam. Dadanya naik turun, matanya basah oleh ketegangan. Untuk pertama kalinya sejak diculik, Reina tidak lagi sekadar menjadi target, ia kini menjadi ancaman.“Bagaimana caranya aku keluar dari bangunan ini?” tanyanya pada udara kosong dan keheningan ruangan.Ia menatap sekeliling, mencari jalan keluar sebelum Jay kembali. Pandangannya tertuju pada kaca jendela yang cukup tinggi. Ketinggian itu tak menjadi penghalang bagi tekadnya.Reina mulai menumpuk benda-benda di sekitarnya untuk mencapai jendela. Senyum tersungging saat balok kayu berhasil memecahkan kaca, serpihan kecil menempel di wa

  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 103. Malam Terakhir

    “Jay! Di mana Reina?” suara Abian dalam dan terpotong napas, tapi penuh tekanan begitu ia sampai di depan restoran.Asisten pribadi Reina yang sejak tadi mengawasi langsung menegakkan tubuh, wajahnya kaku. “Tuan Abian. Nona masih di dalam bersama dokter Raka. Apa—”Abi

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 105. Suami Baru Limited Edition

    “Ayo ikut aku. Weekend ini kita keluar sebentar.” Hari itu, untuk pertama kalinya Abian mengajak Reina pergi jalan. Bahkan dulu, saat keduanya masih terikat oleh hubungan terlarang, lelaki itu tak pernah benar-benar mengajaknya jalan. Paling jauh hanya ke rumah pohon, tempat mereka

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 104. Janji dalam Sunyi

    “Rei,” panggil Abian begitu mobil berhenti di halaman rumah.Reina menoleh sebentar, tatapannya datar, lelah. “Aku capek, mau tidur dulu.”Tanpa menunggu respon, wanita itu turun lebih dulu. Langkahnya cepat menuju pintu utama, bahkan melewati bu Mar tanpa sapaan. Abia

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
  • PESONA ISTRI NAKAL CEO   Bab 102. Malam Penuh Intrik

    “Sayang, kamu baik-baik saja, ‘kan?” suara Raka terdengar lembut, tapi nadanya seolah menyimpan sesuatu.Reina mengangkat wajahnya, kening sedikit berkerut. “Tentu saja, Sayang. Buktinya aku ada di sini, duduk di hadapanmu.”Raka tidak langsung menanggapi. Ia hanya tersenyum tip

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-26
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status