Share

BAB. 5 He Loves

  Semenjak Kirana dibawa ke rumah sakit, Ace tidak pernah meninggalkannya, dia selalu menggenggam tangan gadis itu. Kirananya hanya memandangnya dengan pandangan kosong, entah apa yang di fikirkannya, apakah Ace sudah keterlaluan dengan mengatakan jangan ikut campur dengan segala urusannya. Kirana terlihat terluka saat Ace berkata seperti itu, lalu saat Luci datang untuk menghentikan emosi Ace, Kirana semakin diam dan Luci kemudian mengata-ngatai Kirana dengan segala umpatan kasar dan terakhir dia mendorong Kirana ke tembok sebelum pada akhirnya kepala Kirana berdarah.

Dokter mengatakan Kirana memiliki trauma dia mengalami self harm, yaitu trauma yang selalu ingin menyakiti dirinya sendiri. Dia terkejut saat mendengar penuturan dokter Emely, dokter yang menangani Kirana saat ini. Ace ke luar ruangan kemudian dia menyuruh Sean untuk menjaganya. Ace harus segera pergi ke kantornya untuk menyelesaikan beberapa berkas perusahaan, Ace adalah seorang pebisnis termuda yang pernah ada karena dia sudah terjun di dunia bisnis semenjak junior high school.

Sean menggenggam tangan Kirana.” Miss Kirana, kapan kau akan bangun?”

Kirana melirik Sean dan mendengkus.” Heh, kau fikir sejak tadi aku tidur hah, aku hanya sedikit trauma dengan tindakan Luci dan Ace oleh itu aku diam saja saat Ace menjagaku siang dan malam.”

Mata Sean berbinar-binar.” Jadi, selama ini kau tidak apa-apa Miss? Kau hany takut dengan Ace?”

Kirana berdehem.” Iya benar, sifatnya itu benar-benar membuatku bingung, terkadang dia baik hati, terkadang suka marah-marah, terkadang pendiam, huh anak itu benar-benar menyebalkan.”

Sean tersenyum seraya melirik Kirana.” Jangan terlalu membenci seseorang Miss, bisa saja suatu saat kau akan dibuat bertekuk lutut oleh Ace, mungkin saja kau akan cinta mati kepadanya.”

Kirana cemberut.” Kau, kau mendoakan yang tidak baik bocah, sebaiknya kau diam, jika tidak lebih baik kau pergi dari sini aku ingin tidur karena aku bosan melihat wajahmu itu.”

Sean tertawa dan sedikit takut.” Miss, jangan begitu, aku sungguh tidak senang jika di usir seperti ini.”

Kirana melotot kepada Sean.” Makanya kau jangan menyebalkan, aku sungguh tidak suka mendengar sifat cerewetmu itu, kau seperti perempuan saja jika begitu.”

Sean semakin memasang wajah memelas.” Miss jangan begitu, kau tidak tau saat melihat kau berkelahi beberapa hari yang lalu aku benar-benar takut, aku takut kau akan pergi dari sini dan meninggalkanku.’

Kirana mendelik kepada Sean. “ heh, apapun yang terjadi aku tidak akan pergi sebelum sampai 2 tahun, jika sudah 2 tahun maka aku akan pergi, aku akan pergi jika kontrak sudah berakhir.”

Sean tercengang dengan perkataan Kirana.” Memangnya kontrakmu disini selama 2 tahun ya Miss, apa yang terjadi sebelum 2 tahun kau pergi dari sekolah ini Miss?”

Kirana menjawab dengan sendu.” Jika aku pergi dari sekolah ini sebelum 2 tahun maka aku akan kena pinalti, mungkin juga akan di penjarakan karena aku sudah menerima bayaran yang sangat banyak untuk semua ini, jadi aku harus bersabar menghadapi tingkah laku kalian agar tidak terkena pinalti.”

Sean semakin penasaran dengan pinalti itu.” Memang apa saja yang bisa menyebabkan pinalti terjadi.”

Kirana semakin pusing mendengar Sean. “ Banyak hal dapat membuatku terkena pinalti, intinya kau dilarang berisik dan ingin tau, cukup diam dan menonton, paham !”

Sean mengangguk dan tersenyum kikuk.” Baik Miss, aku mengerti”.

Kirana melanjutkan pembicaraanya.” Ada banyak hal di dunia ini yang tidak kau mengerti Sean, bocah sepertimu tidak akan mengerti apa beban orang dewasa.”

Sean menatap Kirana. “ jelaskan padaku semuanya Miss, jadikan aku tempat sandaranmu, jadikan aku orang terdekatmu dan jangan pernah sungkan meminta pertolongan kepadaku.”

Kirana menatap mata Sean yang terlihat sangat serius, dia benar-benar terhipnotis oleh sisi playboy Sean, huh apa yang kau fikirkan Kirana, ingat Sean itu adalah bocah tengik, dan playboy cap kodok. Jangan pernah percaya kepadanya, dia adalah temannya Ace, kulkas berjalan yang kerjam itu. Memikirkan hal itu membuat Kirana bergidik ngeri, Sean yang melihatnya mengangkat alis tanda tidak mengerti.

Kirana sedang tidak ingin di ganggu saat ini, jadi saat Kirana tertidur Sean segera pergi dari ruangan itu. Dia mendapat telepon dari seseorang misterius. Dia menyuruh untuk selalu berada di samping Kirana karena dia mendapatkan feeling tidak baik sepertinya ada yang ingin menghancurkan Kirananya.

Sean tidak habis fikir dengan orang itu, mengapa tidak dia sendiri saja yang menjaga gadisnya itu, mengapa dia menugaskan Sean untuk mendekati Kirana lalu menjadi dekat dan melindunginya dari dekat, sementara orang misterius itu mengawasi gadisnya dari jauh.

Sean benar-benar tidak bisa berfikir apa maksud pria misterius itu, jika itu Sean dia akan dengan senang hati menjaga gadisnya dari dekat tanpa menyuruh seorang perantara menjaganya.

Sementara di tempat lain Flora dan anak buahnya berniat untuk menyakiti dan membunuh Kirana, karena dia sudah menyakiti Luciananya, Flora mengalami sedikit gangguan jiwa tapi tidak ada yang tau hal itu, hanya Keondra yang tau, Flora adalah tunangan Keondra tetapi mereka sepakat untuk merahasiakannya dan bersikap seperti bermusuhan, dengan Flora yang seperti jalang selalu mendekati Keondra dan menempel kepadanya. Sementara Keondra seperti acuh tak acuh saat Flora menempel kepadanya dia selalu terlihat seperti jijik kepada Flora, padahal dia mati-matian untuk tidak membawa Flora pergi dan mengurungnya di kamar mereka. Yup Flora dan Keondra sering tidur bersama, jangan lupakan dengan adat budaya barat yang menganggap normal hal itu. Tidak seperti di timur yang kental akan adat istiadat pra nikah.

Flora merencanakan akan membunuh Kirana malam ini, dengan menyuruh anak buahnya untuk menyuntikkan sebuah racun ke dalam kantong impus Kirana. Keondra yang mendengar itu cepat-cepat menelpon Sean agar Sean dapat menghentikannya.

Selama ini Flora sering membunuh musuh-musuhnya tetapi selalu dibereskan oleh Keondra, dan kali ini Keondra tidak ingin Floranya membunuh orang lagi, oleh karena itu dia sekuat tenaga mencegah pembunuhan itu terjadi malam ini.

Flora mengidap penyakit gangguan jiwa orang menyebutnya psikopat, selain menyukai membunuh orang Flora juga sangat mencintai Luci, ya Flora merupakan penderita biseksual, dia menyukai dan mencintai Keondra dan Luci, Keondra mengetahui hal itu tetapi diam saja. Hanya Luci yang tidak tau jika sahabat baikknya itu mengalami gangguan kejiwaan.

Sean menelpon anak buah si pria misterius agar segera memindahkan Kirana ke rumah sakit lain dan menggantikan Kirana dengan gadis lain agar rencana Flora dapat di gagalkan.

Terdapat banyak hal misterius yang terjadi di sekolah itu dan semua ditutup rapat oleh kepala sekolahnya, banyak kejadian yang mengerikan jika ada yang menjadi guru di X class, selama ini tidak ada yang sanggup mengatasi X class tersebut. 

Hanya sang pemimpin yang mampu membuat para psikopat gila itu tunduk dan patuh terhadap perintahnya, Flora tidak tau jika gadis yang akan dia sakiti itu merupakan kekasih dari pria misterius, ya Kirana adalah kekasih pria misterius yang biasa mereka sebut SHIN itu. Hanya Shin yang mengakui bahwa Kirana adalah gadisnya sementara gadis itu tidak mengenal Shin.

Hem bukan tidak mengenal hanya saja ingatan masa lalu Kirana agak menghilang, kenangannya bersama Shin di masa lalu, kenangan yang sengaja di buat lupa oleh keluarganya, karena mereka tidak ingin anak gadisnya menjalin hubungan dengan pria yang bisa dikatakan ketua gangster di negaranya, terlebih umur mereka yang terpaut sangat jauh yaitu 10 tahun.

A Story By Cerberus Blaze

31 Agustus 2021

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status