Share

BAB 8

Author: Rosela2505
last update publish date: 2026-07-01 20:48:06

#Undangan ke Kantor Pusat

Sejak inspeksi sehari sebelumnya, suasana Hotel Grand Wijaya terasa berbeda bagi Arga. Ke mana pun ia melangkah, selalu ada tatapan yang diam-diam mengikutinya. Sebagian penuh rasa penasaran, sebagian lagi dipenuhi iri hati, Penyebabnya hanya satu.

Rosela van deu Wijaya.

Tak seorang pun menyangka wanita yang dijuluki *Ice Queen* itu menghentikan langkahnya hanya untuk berbicara dengan seorang petugas kebersihan. Bahkan lebih mengejutkan lagi, ia sempat memuji hasil ker
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • PEWARIS PARFUM PENGGODA   BAB 81

    RENCANA MEMBAWA PULANGSUAMI BARU ROSELA endKeesokan paginya, Arga meminta asistennya datang ke hotel lebih awal. Di atas meja sudah tersedia beberapa dokumen mengenai kehidupan Rosela selama dua tahun terakhir. Ia ingin mengetahui segala sesuatu tentang perempuan itu, termasuk hal-hal kecil yang mungkin dianggap tidak penting oleh orang lain.Asistennya meletakkan sebuah map tambahan di hadapannya."Ada informasi baru yang berhasil kami dapatkan, Tuan."Arga membuka map tersebut."Jelaskan.""Kami mengetahui bahwa Nyonya Rosela sedang mengandung."Tangan Arga yang sedang memegang dokumen langsung berhenti."Apa?""Menurut informasi dari salah satu sumber kami, beliau telah memeriksakan kandungannya beberapa kali di rumah sakit setempat. Usia kehamilannya diperkirakan masih beberapa bulan."Untuk beberapa saat, Arga tidak mengatakan apa pun.Ia menatap dokumen tersebut, kemud

  • PEWARIS PARFUM PENGGODA   BAB 80

    SUAMI BARU ROSELA part 2KEBAHAGIAAN YANG DIBENCIBeberapa hari kemudian, Arga tiba di negara tempat Rosela menetap. Ia datang menggunakan pesawat pribadi dan menginap di sebuah hotel mewah yang berada tidak terlalu jauh dari kawasan tempat tinggal perempuan itu.Tidak ada seorang pun yang mengetahui tujuan sebenarnya dari kedatangannya. Di hadapan orang-orang yang menyambutnya, Arga hanya mengatakan bahwa ia sedang mengurus perluasan bisnis perusahaan. Bahkan, asistennya pun telah diperintahkan untuk tidak membicarakan Rosela kepada siapa pun.Pada hari pertama, Arga memilih untuk tidak langsung mendatangi rumah tersebut.Ia ingin melihat kehidupan Rosela dari kejauhan.Sebuah mobil hitam berhenti di seberang jalan, tidak jauh dari sebuah rumah dua lantai dengan halaman kecil yang dipenuhi tanaman. Rumah itu terlihat sederhana jika dibandingkan dengan kediaman Arga, tetapi suasananya tampak hangat. Ada beberapa pot bunga di deka

  • PEWARIS PARFUM PENGGODA   BAB 79

    SUAMI BARU ROSELAJEJAK YANG AKHIRNYA DITEMUKANJika energi para perempuan jalanan tidak lagi cukup, ia akan mencari sumber yang lebih kuat. Dan jika sumber itu ternyata berhubungan dengan Rosela, ia akan menemukan perempuan tersebut, di mana pun ia bersembunyi.Arga menutup buku catatannya, kemudian menyimpannya kembali ke dalam laci. Malam itu, ia tidak menyadari bahwa keputusan yang baru saja diambilnya akan membawa dirinya semakin dekat kepada rahasia yang selama ini berusaha disembunyikan oleh keluarganya.Di tempat lain, jauh dari negara yang telah ditinggalkannya, Rosela sedang menjalani kehidupan yang sama sekali berbeda. Ia tidak mengetahui bahwa pria yang pernah menghancurkan hidupnya mulai merasakan kemunduran pada kekuatan yang selama ini membuatnya tampak tak terkalahkan.Sementara Arga sibuk mencari cara untuk mempertahankan kemudaannya, waktu terus berjalan. Dan untuk pertama kalinya, waktu mulai berpihak pada orang yang paling ingin ia temukan.Dua tahun bukanlah waktu

  • PEWARIS PARFUM PENGGODA   BAB 78

    KEMUDAAN YANG MEMUDAR RAJA DI ATAS KEKAYAAN Emosi negatif itu menjadi sumber energi yang selama ini membantunya mempertahankan penampilan muda.Setiap kali berhasil menyerap energi dari korbannya, Arga merasakan tubuhnya kembali dipenuhi kekuatan. Rasa lelah menghilang, pikirannya menjadi lebih tajam, dan wajahnya terlihat semakin segar. Pengalaman itu membuatnya percaya bahwa dirinya telah menemukan cara untuk mengalahkan waktu.Ia bahkan tidak lagi merasa perlu menyembunyikan kepuasannya ketika melihat pantulan wajahnya di cermin.Pada suatu malam, setelah menghadiri pesta yang dipenuhi para pejabat dan pengusaha ternama, Arga berdiri sendirian di ruang kerjanya. Jas hitam yang dikenakannya masih rapi, sementara sebuah gelas berisi minuman terletak di atas meja. Dari jendela besar di belakangnya, cahaya kota terlihat seperti hamparan bintang yang jatuh ke bumi.Ia mengangkat gelasnya, kemudian tersenyum tipis."

  • PEWARIS PARFUM PENGGODA   BAB 77

    WANITA YANG MENGHILANGSementara Rosela berusaha meninggalkan masa lalunya, suasana di kediaman Arga justru semakin tidak menentu.Sejak beberapa hari sebelumnya, para pelayan mulai menyadari bahwa Nadia tidak pernah terlihat lagi. Perempuan yang terakhir kali dibawa ke paviliun dalam keadaan tidak sadarkan diri itu seolah lenyap tanpa meninggalkan jejak. Tidak ada yang mengetahui apakah Nadia masih berada di dalam bangunan tersebut, dipindahkan ke tempat lain, atau mengalami sesuatu yang tidak berani mereka bayangkan.Paviliun itu sendiri dijaga lebih ketat daripada biasanya.Beberapa pelayan yang mencoba mencari tahu keberadaan Nadia justru mendapat peringatan keras agar tidak mencampuri urusan tuan mereka. Sejak saat itu, tidak seorang pun berani mengajukan pertanyaan. Mereka hanya saling bertukar pandang setiap kali melewati bangunan yang berdiri agak jauh dari rumah utama tersebut.Di antara mereka, ada seorang pelayan tua yang tampa

  • PEWARIS PARFUM PENGGODA   BAB 76

    MENINGGALKAN NERAKA DI BELAKANGNYARosela membaca kalimat itu berulang kali.Pengikat.Ia pernah mendengar istilah tersebut, tetapi belum memahami sepenuhnya apa artinya. Kini, kata itu kembali muncul dalam catatan yang disembunyikan Arga, berdampingan dengan kalimat yang seolah menyiratkan adanya rahasia besar tentang kekuatan yang dimiliki keluarganya.Perlahan, Rosela membalik halaman tersebut. Di bagian paling bawah, terdapat sebuah nama perempuan yang ditulis dengan tinta berbeda. Tulisannya lebih tua dan sebagian hurufnya hampir tidak terbaca, tetapi nama itu masih cukup jelas untuk dikenali.Rosela terdiam.Ada sesuatu pada nama tersebut yang terasa begitu akrab. Bukan karena ia pernah melihatnya dalam buku-buku keluarga, melainkan karena nama itu memiliki kemiripan yang mencolok dengan namanya sendiri.Tangannya mulai gemetar semakin hebat. Belum sempat ia memikirkan kemungkinan yang muncul di kepalanya, suara langkah kaki terdengar dari luar kamar kerja.Rosela tersentak. Ia

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status