مشاركة

Bab 452

مؤلف: Ratih Larasati
Shelly menatap layar ponselnya.

Di kotak percakapan terus muncul tulisan “sedang mengetik”.

Napasnya pelan, matanya tidak berkedip sedikit pun, terus menatap layar.

Namun setelah menunggu cukup lama ....

Status “sedang mengetik” terus muncul dan menghilang berulang kali, hingga akhirnya benar-benar sunyi.

Jeffry tidak lagi membalas pesannya.

Shelly mematikan layar ponsel. Kegelapan kembali menyelimuti kamar.

Dia terus berguling ke kanan dan kiri sebelum akhirnya perlahan tertidur.

Keesokan pag
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 454

    "Sepertinya memang ada pasien bernama itu."Herman tetap tenang tanpa menunjukkan perubahan ekspresi sedikit pun. "Apa Anda mengenalnya?"Agnes mengangguk."Apa Dokter masih ingat dia mengandung bayi laki-laki atau perempuan?"Shanen langsung menoleh ke arah Agnes. "Bu, maksud Ibu apa?""Diam." Tatapan Agnes mengandung peringatan saat mengarah kepadanya, lalu dia kembali menatap Herman.Herman terdiam beberapa saat sebelum menggeleng pelan."Pasien yang saya tangani terlalu banyak. Saya hanya ingat memang ada pasien bernama Shelly, tapi saya sudah lupa detail kondisinya."Agnes menurunkan suaranya. "Kapan jadwal kontrol berikutnya?""Seharusnya sudah dekat. Memasuki trimester akhir, pemeriksaannya memang lebih sering.""Kalau begitu, nanti tolong periksa untuk saya ... apakah yang dikandungnya bayi laki-laki."Agnes kembali mengeluarkan cek itu. Dia menyelipkannya ke dalam tas Herman."Begitu tahu hasilnya, segera beri kabar.""Bu Agnes." Wajah Herman berubah serius. "Saya juga punya ba

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 453

    Tubuh Shanen menegang. Raut wajahnya jelas memperlihatkan kegelisahan."Bu Agnes, ini melanggar aturan." Herman langsung menolak tanpa ragu. "Saya harus mematuhi etika profesi."Agnes membuka tasnya, lalu mengeluarkan selembar cek dan mendorongnya ke hadapan Herman."Apakah ini cukup?"Sembilan angka nol.Benar-benar murah hati.Tatapan Herman berhenti sejenak pada cek itu, lalu beralih kepada Agnes."Kehamilan Nyonya Shanen sudah lebih dari tujuh bulan, bukan? Keluarga Gunawan sangat menginginkan anak laki-laki?"Agnes mengangguk tanpa berusaha menyembunyikan tujuannya."Bayinya ada dua. Setidaknya salah satunya pasti laki-laki, kan?""Kalau begitu, kenapa nggak memeriksanya lebih awal? Kandungannya sudah sebesar ini. Kalau ternyata bukan laki-laki, apa yang akan Anda lakukan?" Herman balik bertanya.Shanen langsung menjawab tanpa ragu, "Pasti ada salah satunya yang laki-laki!"Kesombongan yang biasanya terlihat di wajahnya kini menghilang.Yang tersisa hanyalah kegelisahan dan kecema

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 452

    Shelly menatap layar ponselnya.Di kotak percakapan terus muncul tulisan “sedang mengetik”.Napasnya pelan, matanya tidak berkedip sedikit pun, terus menatap layar.Namun setelah menunggu cukup lama ....Status “sedang mengetik” terus muncul dan menghilang berulang kali, hingga akhirnya benar-benar sunyi.Jeffry tidak lagi membalas pesannya.Shelly mematikan layar ponsel. Kegelapan kembali menyelimuti kamar.Dia terus berguling ke kanan dan kiri sebelum akhirnya perlahan tertidur.…Keesokan paginya, Shelly terbangun karena dering telepon.Bahkan matanya belum sempat terbuka. Dia meraih ponsel dari bawah bantal lalu mengangkatnya."Selamat pagi, apakah ini Ibu Shelly?""Ya, benar. Dengan siapa?""Saya dari Pusat Perawatan Pascapersalinan Waver. Kami ingin mengonfirmasi data pemesanan Anda. Perkiraan tanggal persalinan Anda adalah 28 Agustus. Kami akan mulai mempersiapkan proses check-in dua minggu sebelumnya. Anda juga bisa membawa tas persalinan lebih awal ...."Suara wanita di sebera

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 451

    "Ayo pulang." Herman menepuk bahu Jeffry. "Kalau kita masih di sini, sebentar lagi wartawan pasti datang."Sebagai penanggung jawab Grup Dominion. Sekaligus pewaris Keluarga Anderson.Salah satu identitas itu saja sudah cukup menarik perhatian. Apalagi jika seorang tokoh seperti Jeffry minum-minum di tepi laut hingga membuat polisi turun tangan.Media pasti bisa mengarang berbagai macam berita sensasional.Jeffry berdiri. Kemeja hitamnya menggelembung diterpa angin laut.Saat dia melangkah melawan arah angin, kain itu kembali menempel erat pada pinggangnya yang ramping."Terima kasih atas kerja kerasmu. Aku pulang dulu."Dia berbalik dan berjalan menuju daratan tanpa menoleh lagi.Di tempat itu memang tidak ada taksi.Para polisi yang sudah terlanjur membantu akhirnya mengantar Jeffry dan Herman pulang.Setelah turun dari mobil polisi, Jeffry mengenakan kembali jasnya, lalu langsung berjalan masuk ke dalam vila tanpa menoleh sedikit pun.Herman mengikutinya dari belakang. Tiba-tiba dia

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 450

    "Kalau Dokter Herman merasa nggak nyaman mengabarkan ke saya bahwa beliau baik-baik saja, nggak apa-apa. Pak Jeffry sudah dewasa. Apa pun yang terjadi padanya juga bukan tanggung jawab gadis muda itu."Shelly tidak ingat sudah berapa kali Herman mengujinya dengan cara seperti ini.Begitu selesai berbicara, dia langsung menutup telepon.Herman terpaku sejenak sambil menunduk dan menatap ponselnya.Sebuah kaleng bir tiba-tiba melayang dan menghantam kepalanya. Kaleng itu masih ada sisa sedikit minuman yang memuncrat dan membasahi kemejanya.Herman menoleh pasrah ke arah Jeffry."Kenapa banyak sekali omong?" Wajah Jeffry tampak semakin suram. "Kirim pesan padanya. Bilang aku sangat amat baik."Orang yang tengah malam duduk sendirian di tepi jembatan diterpa angin laut, bahkan menelepon menyuruhnya membawa minuman, memangnya bisa disebut baik-baik saja?Herman memahami kenyataannya, tetapi tidak membongkarnya. Dia mengambil beberapa langkah, lalu duduk di samping Jeffry."Pernikahanmu dan

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 449

    Harrison kepanasan hingga langsung melompat berdiri. Dia mengelilingi meja dua putaran sebelum akhirnya menemukan tempat sampah untuk memuntahkan tahu itu.Namun, bibirnya sudah memerah karena kepanasan, bahkan lidahnya terasa seperti mulai melepuh."Kamu ... dasar wanita kejam!""Aku masih kalah kejam dibanding mulutmu."Saryna benar-benar tidak bisa membayangkan, bagaimana mungkin Nana yang menggemaskan ini memiliki ayah kandung seperti yang dikatakan Harrison?Harrison mengambil segelas air dingin dan meneguknya beberapa kali. Barulah rasa panas di mulutnya sedikit mereda."Donor sperma itu juga melalui proses seleksi. Bukan cuma kondisi fisik, tapi latar belakangnya juga diperiksa. Semua harus bersih sebelum lolos."Shelly berkata kepada Harrsion, "Rumah sakit yang dipilih Saryna adalah rumah sakit paling resmi dan paling ketat di negara ini. Nggak akan ada masalah.""Aku cuma asal ngomong. Perlu marah segitunya?"Harrison menggeser kursinya menjauh dari Saryna sebelum kembali dudu

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 5

    Shelly tanpa sadar menarik jaket tebalnya sedikit ke depan, menutupi perutnya yang masih rata.“Aku masuk kerja. Mungkin karena umurku sudah bertambah, tahun ini aku jadi lebih gampang kedinginan.”Dia berjalan mendekat lalu duduk, sengaja mengalihkan topik.“Perlu pakai laptopku? Kalau iya, aku amb

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 4

    Sebelum orang-orang di ruang tamu sempat bereaksi, terdengar langkah kaki dari lantai atas.Ibu Jeffry, Melly Luwiana buru-buru turun.Meski hampir berusia lima puluh tahun, tubuhnya masih terawat seperti wanita usia tiga puluhan.Dia hanya mengenakan selendang merah, sama sekali tidak takut pada su

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 3

    Begitu Elora masuk ke kantor, dia melihat Maxwell sedang memesan tiket.Dia langsung bertanya, “Kak Jeffry di mana? Kenapa kamu pesan tiket?”“Di ruang istirahat. Ada masalah mendadak di cabang, Pak Jeffry harus ke sana.”Belum sempat Maxwell selesai bicara, Elora sudah mengeluarkan kartu identitas

  • Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!   Bab 6

    Joycelin memang mengiyakan dengan mulutnya, tapi begitu Melly pergi, dia langsung memonyongkan bibir ke arah punggung wanita itu....Elora menarik Jeffry untuk duduk di kursi makan. Pemandangan mereka duduk berdampingan terus terbayang di benak Shelly.Seharusnya dia tidak melihat adegan itu.Dalam

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status