/ Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1140 - Tantangan Ronde Kedua

공유

Bab 1140 - Tantangan Ronde Kedua

작가: Rianoir
last update 게시일: 2025-04-07 20:45:07
Pada saat ini, Ryan perlahan-lahan menarik kembali apinya.

Api Abadi yang luar biasa itu kembali ke dalam tubuhnya seperti ular yang memasuki sarangnya.

Kerumunan masih tercengang melihat pemandangan itu—banyak dari mereka belum pernah melihat alkimia sekelas itu.

Ryan tertawa dingin dalam hatinya. "Bersaing denganku dalam pengendalian api? Selama dua hari terakhir, aku telah memurnikan 49 kuali dan mengendalikan 49 api pada saat yang sama. Pertandingan ini hanyalah permainan anak-anak bagi
Rianoir

Ini Bab Bonus Hadiah sekaligus bab terakhir malam ini. Selamat beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 99
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (3)
goodnovel comment avatar
Viecko
viecko...oh...
goodnovel comment avatar
Bubun Burhanudin
nunggu lagi bab 1141 ya
goodnovel comment avatar
LIFE dream
terimakasi telah membatasi bab demi bab dari novel ini... sehingga waktu ku tidak terbuang lebih lama.
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3289 - Kaisar Pedang (II)

    Ryan menghela napas panjang. Wajahnya pucat, dan perlu beberapa detik sebelum postur tubuhnya kembali stabil. Ledakan Seribu Artefak dan Esensi Pedang Abadi adalah dua kartu terakhir yang ia punya untuk berdiri setara dengan ahli Creation di bawah kondisi apa pun. Menggunakannya bersamaan bukan sesuatu yang bisa dilakukan tanpa membayar harganya.Tapi tidak ada waktu untuk istirahat."Semua murid, dengarkan aku!" Yule Kaine akhirnya menemukan suaranya. Wajahnya merah padam, rahangnya mengunci. Dia baru saja memerintahkan Chester Dunne membunuh bocah ini, dan yang terjadi justru sebaliknya. Situasi ini tidak boleh dibiarkan. "Bunuh anak itu! Habisi dia sekarang!"Para murid Divine Palace saling pandang.Maju? Ke arah orang yang baru saja menebas kepala Chester Dunne seperti memetik buah?Tapi perintah Yule Kaine bukan sesuatu yang bisa diabaikan begitu saja. Hukuman atas pembangkangan lebih menyakitkan dari kematian apa pun yang bisa mereka bayangkan. Satu per satu, mereka menga

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3288 - Kaisar Pedang

    Sinar kuning dari ujung jari Ryan menghantam sapuan golok Chester tepat di titik paling bertenaga.CLANG!Bukan ledakan. Bukan guncangan besar. Hanya satu benturan singkat yang terasa seperti ada yang mencabut inti kekuatan dari serangan Chester lalu membuangnya ke udara kosong. Teknik Murka Sang Golok yang tadi bergetar penuh energi itu tiba-tiba terasa seperti kapak yang diayunkan ke asap.Chester Dunne terpental setengah langkah ke belakang. Wajahnya memerah sampai ke telinga, lebih karena malu daripada kesakitan.Ryan tidak memberi ruang untuk bernapas.Pedang Iblis Darah kembali dicabut. Kali ini, Esensi Pedang Abadi mengalir keluar dari inti tubuhnya, membanjiri bilah pedang hingga cahayanya memutih seperti serat besi yang dipanaskan sampai batas. Tidak ada nama untuk apa yang akan ia lakukan. Ryan tidak butuh nama. Yang ia butuhkan hanya satu, Chester Dunne tidak boleh berdiri setel

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3287 - Semut Berbisa

    Ryan menatap luka di lengan Jason Klean.Beberapa detik berlalu. Wajahnya tidak berubah. Tidak ada kerutan di dahi, tidak ada gerakan di sudut bibir. Hanya buku-buku jarinya yang semakin memutih di gagang Pedang Iblis Darah, semakin erat, semakin erat."Kalian ingin mati."Bukan gertakan. Bukan peringatan. Kalimat itu keluar dengan nada yang sama seperti orang menyebut nama tempat di peta, sebuah fakta datar yang tidak butuh persetujuan siapa pun.Lalu dia melesat ke atas.Esensi Pedang Abadi membanjiri bilah Pedang Iblis Darah dalam sekejap, cahayanya membelah gelap malam seperti kilat yang tidak mau padam. Ryan menghantam langsung ke arah ahli Creation terdekat tanpa basa-basi.Cahaya pedang meledak.Kultivator itu mendengus. Golok besar di tangannya menyapu horizontal dengan kekuatan penuh, membentur serangan Ryan tepat di tengah.BRANG!Gelombang energi meledak di titik

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3286 - Majunya Ryan

    Langit sudah gelap total ketika Ryan Pendragon akhirnya menghentikan langkahnya. Di hadapannya, perkemahan milik Divine Palace berdiri seperti kota kecil yang tidak pernah tidur. Lentera-lentera menggantung di tiap sudut, menerangi tenda-tenda yang berderet rapi sampai ke dalam. Penjaga berpatroli dengan langkah santai, mengobrol pelan, sesekali tertawa kecil di antara mereka. Tidak ada yang curiga. Tidak ada yang waspada. Wajar. Myriad Sword Palace terkurung di balik formasi perlindungan mereka sendiri, tersekap dari dalam seperti orang yang mengunci pintu rumahnya sendiri karena takut perampok. Tidak ada yang akan repot-repot menyerang dari luar. Untuk apa? Siapa yang cukup bodoh untuk berjalan sendirian ke depan gerbang musuh di tengah malam? Tidak ada yang waras. Ryan menyipitkan mata, mengukur jarak ke gerbang. Formasi terlarang di area ini memang menekan semua orang tanpa terkecuali, termasuk dirinya. Tapi justru itu masalahnya buat mereka. Lawannya jauh lebi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3285 - Perjuangan Jason Klean

    BOOM! BOOM! BOOM! Pertarungan itu tidak seimbang dari detik pertama. Sepuluh kultivator Creation menyerang dari berbagai sudut sekaligus, tidak memberikan ruang untuk bernapas, tidak memberikan celah untuk memfokuskan serangan ke satu titik yang bisa dieksploitasi. Jason Klean bergerak di antara mereka seperti seseorang yang sudah memutuskan tidak akan membiarkan dirinya dihabisi tanpa harga yang sepadan. Satu kultivator Ranah Creation dari Divine Palace terlambat menghindar dari sapuan pedang Jason Klean yang tidak peduli dengan pertahanannya sendiri. Pedang itu masuk dari sisi kiri, menembus baju besi, keluar di sisi kanan. Kultivator itu ambruk dengan lubang menganga di dadanya dan tidak bangkit lagi. "BUNUH DIA!" Kultivator Ranah Creation tingkat enam dari Divine Palace melepaskan serangan yang tidak memberikan arah untuk dihindari. Jason Klean menerima sebagian dampaknya, darah menyembur dari punggungnya di mana pedang lawan menyayat melewati pertahanannya. Lututnya m

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3284 - Ke Myriad Sword Palace

    "Semua orang, bersiap untuk evakuasi!"Tetua Nox sudah setengah berdiri dari posisinya ketika suara itu datang dari arah pintu masuk markas."Tetua Nox, jangan khawatir. Ini aku."Ruangan yang tadi sudah bergerak ke mode siaga berhenti serentak. Kepala-kepala berpaling ke satu arah.Ryan berdiri di ambang pintu aula utama.Kondisinya tidak prima. Ada luka yang belum sepenuhnya sembuh di beberapa bagian yang terlihat, pakaiannya compang-camping di beberapa tempat, dan auranya yang sudah kembali ke Primordial Chaos terasa jauh lebih tipis dari terakhir kali dia ada di sana. Tapi dia berdiri tegak. Dia ada. Dan di belakangnya, seorang pria tua dengan botol labu anggur di tangan berdiri dengan postur seseorang yang sedang mampir santai di sore hari, seolah tidak ada yang terjadi sama sekali.Tetua Nox menatap Harold Guard satu kali, matanya menimbang sebentar, lalu menoleh ke Ryan tanpa mengajukan pertan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 97 - Pergi Makan Malam (II)

    Ryan dan Adel melihat Sophia, berjalan bersama seorang wanita yang mengenakan pakaian merek terkenal keluar dari Butik Armani tidak jauh dari sana. Adel segera berbalik, menundukkan kepalanya dan berbisik, "Sungguh menyebalkan, bertemu orang ini lagi."Ryan melirik sekilas ke arah Sophia, ekspresiny

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 38 - Membelikan Ryan Pakaian

    Menyadari beberapa orang yang lewat menoleh ke arah mereka, Adel menatap Ryan dengan tajam dan berkata, "Omong kosong. Jika kau menginginkanku, kau harus mengambil bintang dari langit dan membawanya kepadaku!" Ryan mengangkat alisnya, ekspresinya berubah serius. "Benarkah?" tanyanya dengan nada yan

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 133 - Pertemuan Tak Terduga

    Di ujung telepon, Patrick terdiam beberapa detik. Detik berikutnya, dia berkata, "Junior Lindsay, aku akan segera naik pesawat ke kota Golden River. Ingat, jangan menghubungi orang itu. Dia sangat berbahaya! Selain itu, berhentilah menyelidiki kasus apa pun yang terkait dengan Ryan. Aku akan mengi

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 74 - Keluarga Paman Adel

    Di Rumah Sakit Umum Hati Sehat Kota Golden River, Adel berdiri diam di depan jendela kaca unit perawatan intensif, matanya terpaku pada sosok adiknya yang terbaring lemah di dalam. Wajahnya yang biasanya ceria kini diliputi kekhawatiran mendalam. Suasana hatinya begitu rumit, campuran antara cemas

    last update최신 업데이트 : 2026-03-17
더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status