ホーム / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 2232 - Sphinx Keluar

共有

Bab 2232 - Sphinx Keluar

作者: Rianoir
last update 公開日: 2025-10-13 19:48:16
Di luar penghalang spasial yang memisahkan mereka, waktu tampaknya tidak berlalu dengan normal.

Itu adalah ruang dimensi yang terpisah sepenuhnya dari dunia nyata, dan berapa pun waktu yang berlalu di dalam penghalang spasial tersebut, itu hanya akan menjadi sekejap mata di dunia luar.

Sementara itu, di dalam ruang dimensi yang mencekam, Ryan masih berdiri tegak meski tubuhnya dipenuhi luka-luka yang mengerikan.

"Masih belum mau berlutut juga?" Venerable Immortal Yuriel Leviathan menatap Rya
Rianoir

Malam Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) Terima Kasih Kak Lola Ayu, Kak Eny Rahayu, kak Sonnie Binjamin, dan Kak Sendy Zen atas hadiah Koinnya (⁠.⁠ ⁠❛⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠❛⁠.⁠) Terima kasih Kakak-Kakak Pembaca atas dukungan Gem-nya (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) karena jumlah koin belum mencapai target, maka ini adalah bab terakhir hari ini Selamat beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 78
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (3)
goodnovel comment avatar
Afrie Diantama
berapa ban buka nya sehari??
goodnovel comment avatar
Andreas E. Hardy
othor 1 bab lagi nanggung
goodnovel comment avatar
Made Dena
semangat kakak penulis
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3312: Batu Asal

    Serangan itu memakan harganya sendiri. Wendy berdiri diam di tengah gelombang energi yang perlahan mereda. Siapa pun yang cukup teliti memperhatikan akan melihat bahwa warna di balik cadarnya sedikit lebih pucat dari sebelumnya. Membekukan api dan menghancurkan setetes darah esensi dari leluhur faksi besar adalah pekerjaan yang tidak bisa dilakukan tanpa membayar sebagian dari dirinya sendiri. Tapi tubuhnya tidak bergerak. Punggungnya tetap tegak. Di langit, sisa-sisa bayangan darah itu benar-benar menghilang. Tidak ada lagi bekas, tidak ada lagi tekanan yang menghimpit, bahkan bau besi yang tadi menyeruak di udara pun tersapu bersih oleh angin dingin yang masih berhembus dari tubuh Wendy. Kepingan salju yang melayang turun sejak tadi semakin deras sejenak, lalu perlahan berhenti. Jembatan es di langit retak dari ujung ke ujung, lalu pecah menjadi partikel cahaya biru yang berhamburan sebelum lenyap. Para murid dan tetua Myriad Sword Palace berdiri terpaku. Tidak ada yan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3311: Sekte Absolute Zero Telah Kembali

    Dari jarak aman, Divine God Raging Flame berdiri mematung. Di sebelahnya, Hao Ken mengerutkan kening dalam. "Ada yang aneh dari perempuan itu." "Aku merasakannya juga." "Aura kultivasinya..." Hao Ken memejamkan mata sejenak, mencoba menganalisis. "Bukan miliknya sendiri sepenuhnya. Seperti ada seseorang lain di baliknya." "Dan kekuatan orang itu..." Dia membuka mata. "Ini menyentuh sesuatu yang sangat tua. Bukan kultivasi zaman ini." "Salah satu leluhur kuno Benua Valorisia?" Divine God Raging Flame memiringkan kepalanya sedikit. "Tapi yang jelas dia mengenal Ryan. Dan dia yang menyelamatkannya barusan." "Kita tunggu." Hao Ken melangkah mundur setengah langkah. "Lihat dulu sejauh mana ini akan berjalan." Tepat saat itu, suara menggelegar keluar dari gumpalan es yang membungkus setetes darah tadi. "Siapa kau?!" Getaran kemarahan dalam suara itu terasa seperti tekanan fisik yang mendorong semua orang mundur satu langkah. "Apakah kau tahu harga yang harus kau bayar karena beran

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3310: Sang Penguasa Absolute Zero

    Divine God Raging Flame dan Hao Ken berlari secepat yang mereka bisa. Tapi keduanya tahu mereka tidak akan sampai tepat waktu. Setetes darah dari seseorang yang mampu menembus formasi terlarang dari luar. Itu bukan kekuatan biasa. Bahkan gabungan mereka berdua tidak cukup untuk menandinginya, apalagi melindungi Ryan yang saat ini bahkan tidak bisa berdiri tegak. Setetes darah itu bergerak cepat, menembus udara tanpa hambatan, langsung mengincar tubuh Ryan yang tergeletak di tanah. Aura kematian itu sudah mencengkeram dada Ryan. Matanya yang setengah terbuka menatap bayangan merah yang mendekat, tapi tubuhnya tidak punya cadangan untuk bereaksi. Tangannya bahkan tidak bisa menggenggam Pedang Iblis Darah dengan benar. 'Apakah ini akhirnya...' Lalu satu kepingan salju jatuh. Lalu dua. Lalu ribuan, seolah langit memutuskan menuangkan musim dingin ke tempat ini dalam hitungan detik. Suhu turun drastis. Kepulan napas mulai terbentuk di depan wajah semua orang yang hadir. Di l

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3309: Darah dari Langit

    Tiga kultivator itu memandang ke atas.Lalu memandang satu sama lain.Tidak ada yang perlu diucapkan. Mereka bertiga tahu. Semuanya tahu."Argh!"Ryan melesat masuk begitu pilar hitam menyentuh area sekitar mereka. Energi iblis dari pilar itu menggulung masuk ke dalam tubuh ketiga kultivator sekaligus, bukan perlahan seperti sebelumnya, tapi seperti banjir yang menjebol bendungan sekaligus. Tidak ada lagi ruang untuk menekan atau melawan. Kontaminasi itu melanda semua organ mereka dalam hitungan detik.Ketiga kultivator itu menjerit. Bukan teriakan pertempuran. Teriakan kesakitan murni.Ryan tidak berhenti. Pedang Iblis Darah mengayun ke arah satu kultivator yang masih mencoba membentuk serangan balasan. Sabetan itu menghantam tubuhnya berkali-kali, membuka luka demi luka yang memancarkan uap energi iblis hitam. Sang kultivator melihat ke bawah pada luka-lukanya, menggertakkan gigi, dan aur

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3308: Pertukaran Terakhir

    Pertarungan belum berakhir.Ryan mengangkat Pedang Iblis Darah dan menyapu area sekitarnya dengan pandangan merah darah itu. Tiga kultivator Ranah Creation dari ketiga kekuatan besar masih berdiri, meski postur mereka sudah jauh dari awal pertempuran. Lutut salah satunya sedikit gemetar. Yang lain sudah tidak bersuara sama sekali, mulutnya terbuka seperti ingin berteriak tapi tidak ada yang keluar.Energi iblis dari tubuh Ryan terus merayap ke udara di sekitar mereka, merambat masuk ke dalam tubuh ketiga kultivator itu tanpa bisa dicegah. Tidak ada yang bisa mereka lakukan selain terus menekan kontaminasi itu dari dalam, dan pekerjaan itu sendiri sudah memakan separuh konsentrasi mereka.Menyerang sambil melawan invasi dari dalam. Dua pekerjaan sekaligus, dan tubuh yang sudah penuh luka tidak pernah cukup kuat untuk keduanya dalam waktu yang sama.Ryan tidak memberi mereka ruang untuk berpikir lebih jauh.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3307: Sang Iblis Menantang Langit (II)

    BOOM! Ryan menghentakkan kakinya ke tanah dan tubuhnya melesat ke langit seperti bayangan hitam yang menembus lapisan udara. Bersamaan dengan itu, Sphinx dan naga darah bergerak. Para kultivator dari tiga faksi besar menggertakkan gigi. Sudah tidak ada pilihan. Mereka harus bertarung, dan satu-satunya strategi yang masih masuk akal adalah mengulur waktu sampai keadaan iblis Ryan kehabisan tenaga sendiri. Semua orang tahu kondisi seperti ini tidak bisa bertahan selamanya. Asal mereka tahan cukup lama, kemenangan masih bisa diraih. Mereka menyebar, menjauh dari pusat pertempuran, dan mulai melancarkan serangan jarak jauh. Bukan untuk membunuh. Untuk menguras. Ryan tidak peduli dengan taktik itu. Pedang Iblis Darah terangkat, dan enam jalur Dao di belakangnya menyala bersama Esensi Pedang Abadi yang membakar. Matanya yang merah darah menghitung, memilih, memutuskan dalam sepersekian detik. Sabetan menghilang. Teknik Pedang Ruang-Waktu lenyap dari pandangan seperti biasa,

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1985 - Memanggang Sate?

    Jenderal Ulqior White berteriak sekuat tenaga sambil berusaha merangkak menjauh. Tubuh emasnya mulai retak lagi seperti porselen yang jatuh, dan bagian-bagian yang baru saja disembuhkan mulai meledak kembali. Tubuh bagian bawahnya hancur total, memperlihatkan cahaya emas yang perlahan meredup. Ke

    last update最終更新日 : 2026-03-30
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1952 - Konfrontasi Dengan Pasukan Demon Palace

    "Kamu telah membunuh dua jenderal kerajaanku, kamu harus membayarnya dengan darah!" teriak Pangeran Ferix dengan amarah yang semakin membara. "Menyerahlah dengan cepat, dan aku akan mempertimbangkan untuk memberimu kematian yang cepat!" tambahnya sambil mengepalkan tinjunya. Ryan menatap Pangeran

    last update最終更新日 : 2026-03-30
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1887 - Bunga Spirit Blood

    "Darah Klan Spirit Blood!" "Anak ini benar-benar memperoleh darah Klan Spirit Blood!" Di dalam Kuburan Pedang, Li Qiye menjadi marah. "Nak," katanya, "bajingan kecil ini pasti telah mengorbankan sesuatu untuk Klan Spirit Blood demi mendapatkan sebagian darah mereka!" "Sekarang, Bunga Spirit B

    last update最終更新日 : 2026-03-30
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1997 - Melawan Zealot Brook (IV)

    "Aku akan mengalahkanmu dalam tiga gerakan!" Ryan melesat ke langit dengan kecepatan kilat dan melancarkan pukulan yang dipenuhi kekuatan spiritual. Rune Buddha emas yang tak terhitung jumlahnya muncul dan membentuk kuil Buddha megah di langit. Kuil itu dipenuhi berbagai Kultivator spiritual yan

    last update最終更新日 : 2026-03-30
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status