共有

1040. Part 15

last update 公開日: 2025-02-04 01:05:10

"Gandarwo! Sekarang giliran kau bertarung melawanku secara jantan! Serahkan jubah itu atau kulenyapkan nyawamu sekarang juga!"

Gandarwo diam saja, tapi matanya memandang dan mulutnya menyeringaikan senyum. Dan tiba-tiba kepala Mandraloka jatuh sendiri dari lehernya bagai ada yang memenggalnya dalam gaib. Gandarwo tertawa terbahak-bahak, karena ia membayangkan kepala Mandraloka terpenggal, dan ternyata menjadi kenyataan.

Tiba-tiba tubuh Gandarwo tersentak jatuh dari kuda karena p

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pendekar Kera Sakti   1643. Part 21

    "Ooh... Baraka, lihat itu!" seru Tua Bangka sambil merapatkan diri pada Baraka. Apa yang dituding Tua Bangka menjadi pusat perhatian mereka. Tiga sosok mayat terkapar dalam keadaan mengerikan, yang satu tercabik-cabik, satunya lagi terbakar hangus menjadi arang, dan yang satunya lagi terpotong-potong menjadi beberapa bagian. Diperkirakan potongan itu berjumlah tiga puluh tiga bagian."Semakin jelas, seseorang telah menggunakan pusaka Kapak Kubur dalam waktu belum terlalu lama dari kedatangan kita ini, Tembang Selayang.""Ya, aku pun berpendapat demikian. Tapi siapa mereka ini?"Tua Bangka tiba-tiba berkata, "Tombak mereka ada di bawah batu itu.""Oh benar. Mereka bersenjata tombak dan... dilihat dari jenis hiasan benang bawah mata tombak itu, sepertinya mereka para prajurit sebuah negeri," gumam Tembang Selayang."Benar. Aku ingat tombak ini merupakan ciri tombak prajurit Kadipaten Balungan!" ujar Tembang Selayang dengan wajah tegang. "Aku masih ha

  • Pendekar Kera Sakti   1642. Part 20

    "Lalu, apa maksud Empu Tapak Rengat sebenarnya?" pikir Pendekar Kera Sakti dalam renungannya. "Ada di pihak mana sebenarnya Empu Tapak Rengat itu?"Tembang Selayang tak enak hati melihat Baraka termenung, ia yakin yang direnungkan adalah ayahnya, ia yakin Baraka bercuriga buruk kepada ayahnya. Sedangkan ia sendiri juga punya pertanyaan yang membingungkan tentang ayahnya itu. Akhirnya Tembang Selayang berkata kepada Baraka. "Sebaiknya kau urus dulu orang tua ini. Biarkan aku datang sendiri ke Perguruan Monyet Sakti untuk merebut Kapak Kubur itu.""Jangan gegabah dulu. Persoalannya agak meleset dari perkiraan kita. Ternyata ayahmu tidak diculik oleh sang Adipati."Tembang Selayang diam, seakan mengakui bahwa ayahnya memang tidak diculik oleh orang utusan sang Adipati. Tapi ia tidak mempunyai keputusan apa pun karena dicekam oleh kebimbangan bertindak.Pendekar Kera Sakti berkata lagi, sementara Tua Bangka hanya menjadi pendengar yang sesekali memandang jauh

  • Pendekar Kera Sakti   1641. Part 19

    Pendekar Kera Sakti berpikiran begitu karena ia khawatir akan keselamatan Tembang Selayang; si cantik berdada sekal itu. Dalam bayangan Baraka, jika memang kapak pusaka itu ada di tangan Dewa Beruk, maka Dewa Beruk akan menggunakannya untuk melawan siapa saja yang ingin merampas kapak pusaka tersebut. Dan keyakinan Baraka mengatakan, bahwa Tembang Selayang akan celaka jika berhadapan dengan lawan yang bersenjata kapak pusaka itu.Tanpa banyak berunding lagi mereka segera berkelebat menuju lereng gunung tersebut yang menghadap ke arah barat."Cari jalan terdekat agar sebelum petang tiba kita sudah sampai di perguruan itu!" kata Baraka kepada Tembang Selayang.Namun mendadak langkah mereka terhenti karena Baraka terpekik melihat ke arah lembah sebelah kanannya.“Tunggu...! Siapa itu yang terkapar di sana!"Tembang Selayang kerutkan dahi menatap ke arah lembah.-o0o-Orang yang terkapar itu kenakan pakaian abu-abu, rambutnya putih,

  • Pendekar Kera Sakti   1640. Part 18

    Pendekar Kera Sakti manggut-manggut dan tampak senang sekali mendengar keterangan tersebut. Tembang Selayang diam memandangi ayahnya dengan rasa kagum terhadap kapak pusaka itu."Karena ukurannya tak seberapa besar, dan tangkainya dari logam kosong, maka kapak pusaka itu sangat ringan dan mudah dibawa ke mana-mana. Tetapi jika ditebaskan dari atas ke bawah, maka dalam jarak sejauh dua puluh tombak pun masih bisa keluarkan sinar merah menyerang lawan. Orang yang terkena sinar merah itu akan terpotong menjadi tiga puluh tiga bagian.""Hebat sekali!" gumam Baraka semakin yakin lagi dengan keterangan Tembang Selayang saat di perjalanan kemarin."Jika kapak ditebaskan dari kiri ke kanan, akan keluarkan sinar biru yang dapat membuat lawan mati hangus menjadi arang dalam sekejap. Jika ditebaskan dari kanan ke kiri, akan keluarkan sinar hijau yang membuat lawan mati dalam keadaan tercabik-cabik mengerikan. Jika lawan hanya tergores oleh salah satu mata kapak, maka lukan

  • Pendekar Kera Sakti   1639. Part 17

    "Dia terluka berat bagian dalamnya!"Tembang Selayang terperanjat, ia segera mengangkat wajah sang Ayah. Ternyata wajah itu bukan saja pucat pasi melainkan biru bagaikan mayat yang hampir membusuk."Ayaaaah...!" seru Tembang Selayang sambil mendekap tubuh sang Ayah. Pendekar Kera Sakti bergegas memeriksanya sesaat, tanpa pedulikan tangis Tembang Selayang."Baringkan di tempat teduh!" kata Baraka. "Kurasakan denyut nadinya masih ada."Pukulan tenaga dalam yang mengandung racun telah kenai bagian dada Empu Tapak Rengat. Terlambat sedikit saja, nyawa sang Empu akan melayang. Untung Baraka bergerak cepat dengan dibantu Tembang Selayang.Baraka menempelkan Suling mustikanya di urat nadi pergelangan tangan kanan Empu Tapak Rengat. Hanya dalam dua tarikan napas, warna biru di wajah Empu Tapak Rengat berangsur-angsur lenyap. Di lain kejap, Suling Naga Krishna yang berwarna kuning keemasan menjadi biru legam. Suling Naga Krishna yang telah berwarna biru leg

  • Pendekar Kera Sakti   1638. Part 16

    "Sial. Hatiku deg-degan memandang ia berbaring begini!" gerutu Baraka dalam hati, tapi di mulutnya ia berkata lain. "Aku tak takut pada ancaman mereka. Tapi aku menemukan kejanggalan yang perlu kita pikirkan.""Kejanggalan apa?""Guci Kopong tadi bilang, akan datang memanggil ketuanya dan seakan ketuanya sanggup membuat kita mati hangus menjadi arang atau terpotong tiga puluh tiga bagian.""Itu sesumbarnya saja.""Mungkin memang benar. Tapi dari mana ia bisa sesumbar begitu kalau bukan karena ia pernah melihat bukti? Dan siapa orang yang bisa bertindak begitu jika bukan orang yang memiliki Kapak Kubur!"Tembang Selayang diam sebentar merenungkan, tiba-tiba ia tersentak bangkit dan menatap tegang kepada Baraka."Benar juga! Berarti pusaka Kapak Kubur ada di tangan Dewa Beruk!"Baraka hanya angkat bahu dengan senyum tipisnya.-o0o-PERGURUAN Monyet Sakti terletak di lereng Gunung Bunting sebelah barat. Jika i

  • Pendekar Kera Sakti   677. Part 2

    “Ingat, Melati Sewu...!" seru Badai Kelabu. "Aku hanya setuju jika Guru dihidupkan kembali, tapi tidak setuju jika kau membalas kematian Guru. Bagaimanapun juga, Guru yang salah dalam hal ini!""Kalau kau membela dia, kau pun akan kubunuh, Badai Kelabu!""Cobalah!" teriak Badai

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • Pendekar Kera Sakti   691. Part 16

    "Sudah kubilang tadi, aku ini sekarang jadi orang sakti berilmu tinggi! Jangan remehkan aku, Ratu Pekat! Kurasa kau pun perlu pertimbangkan lamaranku tadi daripada mati cepat seperti bocah itu!""Lamaran sesat! Hadapi dulu aku kalau memang kau merasa berilmu tinggi, hiiih...!"Ratu Pe

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • Pendekar Kera Sakti   644. Part 7

    “Tapi, kau tahu cara menanggulangi semua jenis racun berbahaya, Pendekar Kera Sakti?""Hmmm... mungkin tidak semua racun kuketahui juga cara penanggulangannya. Tapi, mungkin juga aku bisa menawarkan semua jenis racun dari yang berbahaya dan yang tidak berbahaya.""Kenapa masih b

    last update最終更新日 : 2026-03-25
  • Pendekar Kera Sakti   705. Part 12

    "Mana Siluman Selaksa Nyawa yang menjadi ketua kalian! Aku mau beltemu dengan dia!" jawab Dayang Selatan dengan bahasa cadel, tak bisa sebutkan huruf 'R'."Ada perlu apa kau ingin bertemu dengan sang ketua?""Itu ulusanku!""Aku harus tahu, karena aku nakhoda di kapal ini! Aku b

    last update最終更新日 : 2026-03-25
続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status