Home / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 1062. PEMBALASAN DI ATAS DEBU KARANG BIRU

Share

1062. PEMBALASAN DI ATAS DEBU KARANG BIRU

Author: Rendi OP
last update publish date: 2026-09-16 14:07:00

Aura Api Suci Abadi Tingkat Dewa membumbung tinggi di atas Pegunungan Batu Hitam, mengurung seluruh Lembah gersang dalam kurungan keemasan yang tak tertembus. Ratusan perampok Klan Serigala Hitam yang berada di dalam benteng bergetar ketakutan, berlutut di tanah saat merasakan penindasan jiwa yang begitu dahsyat dari raga Martis.

Ketua Vargan mengacungkan kapak raksasanya dengan tangan gemetar. "Siapa kalian?! Berani-beraninya mencampuri urusan Klan Serigala Hitam!"

Martis tidak menjawab
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengendali Sistem Terkuat   1065. KEADILAN DI LEMBAH ASRI

    Sinar mentari pagi membiaskan cahaya keemasan yang hangat di atas bukit-bukit yang mengapit Desa Lembah Asri. Angin sejuk berembus lembut, membawa aroma wangi bunga teratai purba dan tanah basah. Di halaman depan rumah kayu, Mia dan Rafaela sedang membimbing Rian dan Lina menyiram tanaman herbal. Senyuman tipis dan rona merah di pipi kedua bocah malang itu menandakan bahwa trauma di dalam jiwa mereka perlahan mulai memudar oleh kasih sayang dan kehangatan tempat tinggal baru mereka. Sejatinya, Mia dan Rafaela sudah menganggap kedua anak itu seperti anak mereka sendiri. Mereka berdua tau, bahwa anak seusia Rian dan Lina saat ini sangat membutuhkan yang namanya rasa kasih sayang dan cinta dari keluarga. Rafaela tau betul bagaimana rasanya hidup sebatang kara. BOOOOOOOOOOMMMM! Kemudian, tiga pilar cahaya keemasan menerobos lautan awan pagi dan mendarat mulus di halaman utama desa. Pijakan kaki Martis, Estias, dan Brakas memicu gelombang udara hangat yang membuat warga desa berham

  • Pengendali Sistem Terkuat   1064. NERAKA TIGA HARI

    Tiga hari tiga malam telah berlalu di atas tanah berdebu bekas Desa Karang Biru. Angin laut yang berembus tidak lagi membawa kesegaran lautan, melainkan terpaan uap panas Api Suci Merah Membara dan bau darah yang memecah keheningan pesisir. Di tengah lapangan, ratusan anggota Klan Serigala Hitam tergeletak tak berdaya. Tubuh mereka penuh dengan luka-luka bakar meridian, memar kebiruan, serta patahan tulang lengan dan kaki yang tak lagi berbentuk secara wajar. Selama tiga hari berturut-turut, tanpa makanan, tanpa minuman, dan di bawah pengawasan dingin Martis serta dua raksasa Dominion, para perampok kejam itu merasakan secara nyata apa yang dinamakan siksaan versi neraka di atas bumi. Jeritan sombong yang dulu pernah mereka lontarkan saat meratakan desa kini telah berganti sepenuhnya menjadi ratapan histeris yang memilu hati. Rasa sakit fisik yang meremukkan daging dipadukan dengan guncangan mental dari penindasan jiwa milik Martis membuat akal sehat para penjahat itu hancur berke

  • Pengendali Sistem Terkuat   1063. RATAPAN DI ATAS DEBU

    Jeritan kesakitan yang melengking parau membumbung tinggi di atas puing-puing Desa Karang Biru. Udara pesisir yang semula dipenuhi embusan angin laut kini terasa berat oleh kepulan uap panas Api Suci Merah Membara yang membakar meridian ratusan anggota Klan Serigala Hitam. Setelah beberapa puluh menit kemudian,Ketua Vargan dan para anak buahnya mulai nampak terkulai lemas di tanah hitam berdebu. Kulit mereka kini nampak memucat, urat-urat hitam di tiap tubuh mereka merayap di sekeliling leher, dan napas mereka terasa tersengal-sengal menahan penderitaan luar biasa saat aliran sihir serta daya batin di dalam tubuh mereka terbakar habis dari dalam. Rasa sakit tiada tara ini sengaja Martis berikan. Martis ingin menunjukkan karma buruk atas perbuatan jahat mereka selama hidupnya menjadi perampok yang keji dan kejam. Di sorot mata Martis, ia sedikitpun tidak ada rasa iba. Dari tatapan matanya, Martis justru terlihat masih kurang puas dengan siksaan yang baru saja ia berikan. Ia merasa in

  • Pengendali Sistem Terkuat   1062. PEMBALASAN DI ATAS DEBU KARANG BIRU

    Aura Api Suci Abadi Tingkat Dewa membumbung tinggi di atas Pegunungan Batu Hitam, mengurung seluruh Lembah gersang dalam kurungan keemasan yang tak tertembus. Ratusan perampok Klan Serigala Hitam yang berada di dalam benteng bergetar ketakutan, berlutut di tanah saat merasakan penindasan jiwa yang begitu dahsyat dari raga Martis. Ketua Vargan mengacungkan kapak raksasanya dengan tangan gemetar. "Siapa kalian?! Berani-beraninya mencampuri urusan Klan Serigala Hitam!" Martis tidak menjawab ancaman murahan tersebut. Mata keemasannya menatap dingin ke arah ratusan penjahat di bawahnya, lalu melirik lembut ke arah Estias dan Brakas. "Jangan bunuh mereka sekarang," ujar Martis dengan suara datar yang teramat dingin. "Ikat mereka semua. Kita bawa para pembantai ini ke atas tanah bekas Desa Karang Biru." Estias dan Brakas menyunggingkan seringai raksasa yang mengerikan. Dua raksasa Dominion itu melompat turun dari puncak tebing bagaikan meteor kembar yang menghantam bumi! BOOOOM-B

  • Pengendali Sistem Terkuat   1061. JEJAK KEMURKAAN

    Esok harinya, fajar menyingsing di Ujung Timur Desa Lembah Asri. Cahaya keemasan mentari membias menyapu embun pagi di atas rumput, memancarkan kedamaian yang hangat di seluruh penjuru desa. Di teras rumah kayu, Mia dan Rafaela berdiri menemani Rian dan Lina yang baru saja terbangun dari tidur lelap mereka. Martis melangkah keluar dari teras setelah merengkuh lembut bahu Mia dan mengusap kepala Rian serta Lina. Di halaman depan, Estias dan Brakas sudah bersiap tegak. Zirah batu emas dan perunggu merah mereka berpendar dingin di bawah sinar mentari pagi, memancarkan aura Dominion yang sarat akan ketegasan mutlak, namun aura konyol pada mereka berdua tetap nampak, itu sepertinya sudah melekat dan tak bisa dibuang. "Martis," tegur Estias dengan suara berat yang teratur. "Jejak ke arah mana yang akan kita susuri?" Kali ini dia memasang wajah serius, namun justru terlihat lucu. Martis memejamkan matanya sejenak, mengaktifkan pendaran Mata Penglihat Kehampaan dari balik kelopak mata

  • Pengendali Sistem Terkuat   1060. JANJI BALAS DENDAM

    Sinar mentari senja berwarna jingga keemasan melapisi langit Desa Lembah Asri saat rombongan Martis akhirnya menapakkan kaki di gerbang kayu utama. Hembusan angin sore membawa aroma wangi masakan warga dan kedamaian desa yang amat tenteram. Rian dan Lina berjalan kecil di samping Martis. Jemari kecil mereka menggenggam erat jubah keemasan Martis, mata mereka yang polos membelalak kagum menatap deretan rumah kayu yang rapi, taman-taman bunga liar yang bermekaran, serta warga desa yang menyambut mereka dengan senyuman hangat. Di belakang mereka, Estias dan Brakas melangkah seraya sesekali menyapu sisa-sisa air mata konyol di pipi batu mereka. "Martis! Kalian sudah kembali!" Suara lembut Mia membahana saat ia melangkah keluar dari teras rumah bersama Rafaela. Namun, langkah Mia mendadak terhenti saat melihat dua bocah kecil yang berdiri rapat di samping suaminya. Martis menyunggingkan senyum hangat, merangkul bahu Mia dan menyapa Rafaela. Di hadapan seluruh warga desa yang mu

  • Pengendali Sistem Terkuat   13. Tugas dadakan lagi?

    Martis langsung bersiap akan menuju toko kue milik orang tuanya itu."Martis, biar Ayah saja yang ke sana. Kau tetaplah di sini saja," ucap Marten yang ingin mencegah Martis pergi. Marten khawatir akan terjadi sesuatu pada anak kesayangannya ini."Tidak Ayah! Mungkin tadi belum cukup untuk membuat mer

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   28. Mulai bergerak

    Akhirnya pengintai yang berhasil Martis tangkap langsung dibawa oleh Odele untuk diinterogasi.Namun nampaknya, kali ini orang itu benar-benar mengunci mulutnya dengan rapat. Setiap kali diancam dan bahkan dipukuli, orang itu hanya menyeringai. Dan lagi, ia seperti tidak merasakan sakit sedikitpun.Od

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   17. Bekerja sama

    Martis memukuli wajah Anton sampai wajah Anton menjadi babak belur.Beberapa menit kemudian Martis berhenti untuk menarik nafas sejenak.Ternyata Anton belum juga kalah. Anton masih bisa bangkit. Namun sayangnya, Martis tidak membiarkan Anton untuk memulihkan dirinya. Martis takut kalau Anton mengguna

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   16. Serangan bertubi-tubi

    Kali ini Martis terlihat agak kesulitan mengindari serangan dari Anton.Nampaknya kekuatan elemen api Anton berbeda dari kekuatan elemen api yang biasanya. Bagaimana tidak? Martis sudah mencoba elemen tanah dan elemen besi untuk menghalau kekuatan api Anton. Akan tetapi, hasilnya tetap sama saja. Api

    last updateLast Updated : 2026-03-17
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status