Beranda / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 599. Kebahagiaan di malam hari

Share

599. Kebahagiaan di malam hari

Penulis: Rendi OP
last update Tanggal publikasi: 2024-02-10 23:18:10

Martis dan Claude terkejut dengan serangan Mia yang tiba-tiba. Mereka berusaha menghindar dan mengelak dari serangan Mia yang semakin mematikan.

"Mia, kamu tidak harus mengikuti pengaruh artefak ini. Kami akan membantumu kembali ke keadaan semula," ucap Claude dengan suara yang lembut.

"Mia, tolong dengarkan aku. Kamu bisa mengendalikan kekuatanmu," kata Martis dengan penuh keyakinan.

Namun, Mia terus menyerang dengan kekuatan yang semakin dahsyat. Martis dan Claude terus berusaha mengelak dan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pengendali Sistem Terkuat   1030. PELAMPIASAN DEWA API

    Pendaran Api Suci Abadi Tingkat Dewa kemudian meledak dari raga Martis bagaikan gunung berapi yang meletupkan seluruh lava intinya. Suhu panas ratusan ribu derajat seketika membakar tanah Lembah Tengkorak Berdarah, bahkan sampai melelehkan batuan hitam beracun menjadi lautan magma dalam hitungan mikrodetik. Mengerikan! "LARI! ORANG INI IBLIS SEJATI!" jerit Panglima Manusia Iblis saat melihat aura emas murni yang menutupi seluruh kawah. Ia menyebut Martis Iblis, padahal dia sendiri manusia iblis. Namun ternyata, tidak ada jalan lari bagi mereka. BOOOOOOOOOOMMMM! Martis melesat menembus barisan ribuan Manusia Iblis dengan kecepatan yang melampaui batas nalar manusia biasa. Ia tidak lagi sekadar bertarung untuk membasmi kejahatan. Pada setiap tebasan, pukulan, dan pancaran apinya adalah wujud dari kepedihan, penyesalan, dan amarah yang meremas dadanya selama tiga bulan terakhir. "LANCELOT! AKU HARAP KAU BAIK-BAIK SAJA!" Raungan keras Martis membelah angkasa saat tangan kana

  • Pengendali Sistem Terkuat   1029. SARANG MANUSIA IBLIS

    Waktu berlalu bagaikan guguran daun bambu di musim gugur. Tiga bulan telah melintasi Benua Utama sejak kenyataan pahit tentang Lancelot menghantam jiwa Martis. Bagi sosok Penguasa Api yang sanggup meruntuhkan gunung hanya dengan kibasan tangan, rasa kehilangan putra tunggalnya adalah satu-satunya luka yang tak bisa disembuhkan oleh Api Suci Hijau Zamrud atau ramuan tingkat atas milik Sistem. Selama berbulan-bulan, Martis lebih banyak berdiam diri di puncak bukit belakang Hutan Bambu Emas. Wajahnya yang biasa memancarkan kehangatan percaya diri berganti menjadi tatapan mata yang kosong dan redup. Namun, Martis tidak sendirian melewati masa-masa kelam tersebut. Mia tidak pernah beranjak dari sisinya, setiap malam ia duduk memeluk lengan Martis seraya membisikkan kata-kata penguat. Estias, dengan cara konyolnya setiap hari membawa berbagai jenis daging buruan raksasa yang gosong demi memancing tawa Martis. Sementara itu, Rafaela secara rutin mengalirkan Esensi Cahaya Purba untuk

  • Pengendali Sistem Terkuat   1028. TANGISAN SANG PENGUASA

    Keheningan di dalam gubuk bambu terasa begitu pekat setelah kisah kelam tentang kehancuran dunia fana mereda. Martis mengelap sisa air mata Mia seraya membelai lembut jemari istrinya. Namun, di tengah kepedihan tentang dunia asal mereka yang telah menjadi debu radiasi, sebuah pikiran yang jauh lebih menakutkan mendadak mencuat di dalam benak Martis. Dada sang Pahlawan Api terasa menyempit. Matanya menatap lurus ke dalam mata Mia dengan kecemasan yang tak pernah terlihat sebelumnya. "Mia..." suara Martis bergetar, hampir tak terdengar. "Bagaimana dengan... Lancelot? Di mana putra kita?" Pertanyaan itu menghantam Mia bagaikan petir di siang bolong. Tubuh wanita itu seketika kaku. Air mata yang baru saja mengering kini kembali membendung di pelupuk matanya, mengalir semakin deras menelusuri pipinya yang pucat. Mia menggelengkan kepalanya pelan, bibirnya gemetar hebat sampai tak sanggup mengutarakan kata-kata. Martis yang menyadari respons tersebut merasakan jantungnya seolah be

  • Pengendali Sistem Terkuat   1027. BAYANG-BAYANG KEHANCURAN

    Pendaran cahaya perak di langit perlahan menyusut, menyisakan kehangatan matahari yang lembut di atas Hutan Bambu Emas. Di dalam gubuk kayu yang kini terasa jauh lebih hidup, Martis perlahan melepaskan pelukannya, menuntun Mia untuk duduk di atas pembaringan rumput. Martis berbalik menatap dua sahabatnya yang masih berdiri di ambang pintu. Dengan senyuman hangat yang jarang sekali terlihat di wajah sang Penguasa Api, Martis merangkul bahu raksasa Estias dan melambai pada Rafaela. "Mia, perkenalkan," ujar Martis seraya menunjuk raksasa di sampingnya. "Ini Estias, sahabat terbaikku di Ranah Atas. Dia raksasa yang sedikit konyol, tapi memiliki keteguhan hati sekeras zirah batunya. Dan di sebelahnya adalah Rafaela, keturunan Suku Cahaya Purba." Mia mendongak, menatap Estias dan Rafaela dengan binar mata penuh rasa terima kasih. Ia membungkukkan badannya dengan anggun. "Salam kenal, Estias, Rafaela... Terima kasih telah menemani dan berjuang bersama Martis selama ini." Estias yan

  • Pengendali Sistem Terkuat   1026. REUNI DI BAWAH LANGIT MERAH

    Langit merah darah yang menggantung di atas Benua Utama terus bergulung dahsyat, memancarkan gelombang tekanan yang membuat seluruh pepohonan Bambu Emas tertunduk kaku. Udara di sekeliling Martis, Estias, dan Rafaela mendadak dipenuhi oleh energi misterius yang menggetarkan fondasi ruang dan waktu. Estias pasang kuda-kuda kokoh dengan memasang badan di depan Rafaela, mata raksasanya menatap liar ke arah pusaran awan merah. "Martis! Apakah ini sisa-sisa sekte musuh?! Kenapa aromanya rasanya seperti hukum alam yang dipaksa robek?!" Martis tidak langsung menjawab. Mata Penglihat Kehampaan milik Martis berpendar terang, menembus lapisan awan merah menyala tersebut. Di saat yang sama, antarmuka Sistem di dalam benaknya berkedip-kedip cepat dengan warna biru yang tidak pernah ia lihat sebelumnya, bukan peringatan bahaya pemusnah, melainkan modul rekognisi memori tingkat tinggi. [Sistem: Menganalisis Fluktuasi Energi Dimensi...] [Hasil Analisis: Tidak Terdeteksi Aura Kehampaan Maupun

  • Pengendali Sistem Terkuat   1025. LANGIT MERAH DARAH

    Sinar matahari fajar yang hangat menembus celah-celah daun bambu keemasan, membiaskan pendaran cahaya sejuk di atas gubuk kayu tersembunyi. Di dalam gubuk, suasana terasa tegang namun penuh harap. Estias tak henti-hentinya berjalan mondar-mandir dengan langkah raksasanya yang canggung, sementara Rafaela duduk bersila seraya menyatukan kedua tangannya, memanjatkan doa tulus untuk keselamatan sang pahlawan api. "Estias, duduklah... kau membuat gubuk ini berguncang," bisik Rafaela lembut, meski matanya sendiri kerap mengarah ke pintu luar. "Bagaimana aku bisa duduk?!" balas Estias seraya menepuk dadanya panik. "Martis bertarung sendirian melawan Hantu Hitam itu! Kalau dia sampai lecet sedikit saja, aku tidak akan pernah memaafkan diriku—" BOOM! Sebuah deru angin hangat mendadak berembus dari luar, menghentikan kalimat Estias. Pendaran cahaya keemasan yang menenangkan merayap masuk melintasi celah jendela gubuk. Sesosok pria melangkah masuk dengan santai. Pakaian tempurnya yan

  • Pengendali Sistem Terkuat   913. Tugas dan misi

    Kemudian Martis berpikir sejenak. "Aku...? Aku bisa menggunakan gelar Raja Kegelapan karena telah mengalahkan Raja Kegelapan yang sebelumnya? Jadi..., itu artinya..., em...?" Martis termenung, ia sedang berpikir apa yang akan ia lakukan dengan gelar itu. Ia pun bergumam, 'Apakah berati aku setar

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-04
  • Pengendali Sistem Terkuat   847. Diundang

    Dalam sejarah hidupnya, sampai saat ini hanya ada dua orang yang mampu menghadapi serangan meteor miliknya. Dan orang kedua itu adalah Martis. "Si-siapa kau sebenarnya?" tanya Edmiral Kaziru yang akhirnya penasaran. "Aku?" Martis menunjuk dirinya sendiri. "Bukankah kau sudah tahu, bahwa namaku ada

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Pengendali Sistem Terkuat   842. Mengajari Martis

    Jendral Salim sebenarnya sudah menduga bahwa hal ini pasti akan terjadi. 'Anakku ini, rasa percayanya pada seseorang sangat hati-hati. Aku tak habis pikir, setelah Ibunya meninggal, sikapnya jadi seperti ini. Apa yang harus aku lakukan agar ia kembali seperti dulu lagi?' Sambil menatap langit, Jend

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
  • Pengendali Sistem Terkuat   837. Misi

    Martis dan Gozil melihat bahwa Edmiral Kaziru berhasil menahan serangan yang Gozil lakukan. Melihat itu, Gozil sangat frustasi. Matanya melotot dan ia mengeraskan rahangnya lalu berteriak, "Jangan remehkan kekuatan Ras Naga...!" Gozil pun kembali membuka mulutnya berniat sekali lagi menembakkan bola

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-03
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status