Home / Fantasi / Pengendali Sistem Terkuat / 875. Dia adalah mata-mata

Share

875. Dia adalah mata-mata

Author: Rendi OP
last update publish date: 2025-01-13 06:57:24

Ternyata Martis menarik lengan baju pria yang ia curigainya itu sampai sobek. Setelah sobek, terdapat sebuah simbol pada lengan pria itu. Dengan melihat simbol itu, semua pasukan Orien Six yang ada di sana tentu saja mengetahui apa arti dari simbol itu.

"Hah...?!" Alpin mendekati pria itu untuk memastikan apakah simbol itu asli, atau palsu. "Ini asli! Kau...! Ternyata benar...! Kau adalah mata-mata dari Konsorsium Umbra!" Alpin nampak sangat marah. "Cepat, ringkus dia! Dan masukkan ke dalam sel
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pengendali Sistem Terkuat   1025. LANGIT MERAH DARAH

    Sinar matahari fajar yang hangat menembus celah-celah daun bambu keemasan, membiaskan pendaran cahaya sejuk di atas gubuk kayu tersembunyi. Di dalam gubuk, suasana terasa tegang namun penuh harap. Estias tak henti-hentinya berjalan mondar-mandir dengan langkah raksasanya yang canggung, sementara Rafaela duduk bersila seraya menyatukan kedua tangannya, memanjatkan doa tulus untuk keselamatan sang pahlawan api. "Estias, duduklah... kau membuat gubuk ini berguncang," bisik Rafaela lembut, meski matanya sendiri kerap mengarah ke pintu luar. "Bagaimana aku bisa duduk?!" balas Estias seraya menepuk dadanya panik. "Martis bertarung sendirian melawan Hantu Hitam itu! Kalau dia sampai lecet sedikit saja, aku tidak akan pernah memaafkan diriku—" BOOM! Sebuah deru angin hangat mendadak berembus dari luar, menghentikan kalimat Estias. Pendaran cahaya keemasan yang menenangkan merayap masuk melintasi celah jendela gubuk. Sesosok pria melangkah masuk dengan santai. Pakaian tempurnya yan

  • Pengendali Sistem Terkuat   1024. RAHASIA KEHAMPAAN

    Langit di atas Pusat Kota Abadi telah melampaui batas kehancurannya. Pertarungan yang berlangsung selama berjam-jam tanpa jeda itu telah meratakan seluruh bangunan benteng, menyisakan kawah raksasa yang membara oleh benturan energi emas dan hitam. Udara di sekitarnya terdistorsi hebat, memancarkan gelombang panas bercampur tekanan dingin yang membekukan darah. CLANG! BANG! BOOOM! Di angkasa, Martis melayang cepat, melayangkan serangkaian tinju berbalut Api Suci Abadi Tingkat Dewa. Namun sosok bayangan misterius itu secara lincah meleleh menjadi lautan benang hitam, menyerap sebagian daya hantam pukulan Martis sebelum menyatu kembali di sudut lain dan melancarkan tebasan balasan yang merobek bagian tepi pakaian tempur Martis. "Hahaha! Percuma, Martis!" suara ghaib sosok bayangan itu bergema garing dari segala arah. "Tubuhku adalah Kehampaan murni! Tidak ada wujud padat yang bisa kau hancurkan! Setiap serangan apimu hanya akan terserap dan menjadi bahan bakar bagi kekuatan abadi

  • Pengendali Sistem Terkuat   1023. KIBASAN PEMURNI DAN ADU KEKUATAN ANGKASA

    Langit di atas Pusat Kota Abadi tidak lagi berwarna biru, melainkan berubah menjadi lautan kegelapan pekat yang membeku. Di puncak menara tertinggi kota, formasi sihir Kehampaan Abadi berputar liar, menyedot partikel kehidupan dari tanah dan udara di sekitarnya. Di tengah-tengah alun-alun benteng utama, telah bersiaga puluhan ribu prajurit elit Sekte Bayangan Abadi. Mereka terdiri dari para algojo bertopeng, komandan zirah hitam, hingga raksasa-raksasa hasil eksperimen energi kehampaan. Senjata-senjata mereka yang beracun memancarkan pendaran ungu pekat, membentuk lautan prajurit yang tampak tak tertembus. Di atas puncak menara, melayang sosok bayangan misterius. Wajahnya yang tanpa bentuk padat tersenyum sinis saat merasakan gelombang panas yang mendekat dari angkasa. "Kau datang juga, Martis..." bisik sosok bayangan itu dengan suara ghaib yang bergema gading. "Tetapi datang seorang diri menghadapi puluhan ribu pasukanku adalah bentuk kebodohan tertinggi—" BOOOOOOOOOOMMMM!

  • Pengendali Sistem Terkuat   1022. KEPUTUSAN DI BAWAH BAYANG BAMBU

    Angin sejuk berembus lembut melintasi Hutan Bambu Emas, menggoyangkan dedaunan yang memendarkan pantulan cahaya keemasan. Di dalam gubuk kayu yang tenang, kondisi Rafaela tampak semakin membaik secara fisik. Rona di wajahnya kian segar, tetapi tatapan matanya masih kerap menyipit ketakutan setiap kali mendengar kepakan sayap burung atau derit batang bambu yang bergesek. Penyiksaan berpuluh-puluh tahun di dalam penjara bawah tanah yang gelap telah menorehkan trauma jiwa yang amat dalam pada diri wanita dari Suku Cahaya Purba tersebut. Setiap kali bayangan hitam melintas, tubuh kurusnya akan gemetar hebat, dan ia refleks berusaha meringkuk di sudut ruangan. Martis berdiri di ambang pintu gubuk, menatap lanskap Pusat Kota Abadi yang tampak samar di horizon jauh. Pendaran Mata Penglihat Kehampaan di mata keemasannya menangkap gumpalan aura kegelapan yang kian membesar di atas langit kota, sebuah tanda bahwa sosok bayangan misterius tengah menyempurnakan ritual terakhirnya setelah ke

  • Pengendali Sistem Terkuat   1021. CAHAYA DI ATAS ALTAR

    Atmosfer di puncak Altar Kehampaan terasa begitu pekat oleh aroma racun dan gumpalan asap hitam. Di tengah-tengah struktur melingkar dari batu hitam purba, Rafaela terikat pada sebuah pilar kristal yang mengisap daya hidupnya secara brutal. Setiap detik, cairan emas murni, esensi dari Esensi Cahaya Purba milik Rafaela terperas keluar dan mengalir menuju cawan-cawan tembaga di sekeliling pilar. "Ugh... a-ampun..." rintih Rafaela dengan suara yang kian menipis. Pandangannya mulai buram, dan pendaran cahaya jiwanya kian meredup mendekati titik padam. Pengawas Barok tertawa terkekeh dari balik topeng tengkoraknya seraya mengangkat kedua tangannya ke udara. "Hahaha! Sempurna! Tinggal sedikit lagi Esensi Cahaya Purba ini disedot total, maka Formasi Kehampaan Abadi di Pusat Kota Abadi akan bangkit sempurna! Musnah kau, Wadah Cahaya!" Namun, belum sempat Barok menyelesaikan mantranya— BOOOOOOOOOOOOOOMMMM! Puncak altar batu hitam itu hancur berantakan dalam satu ledakan dahsyat yan

  • Pengendali Sistem Terkuat   1020. KEDATANGAN SANG DEWA API DAN PENYELAMATAN KILAT

    Di saat yang sama, jauh di luar penjara bawah tanah,di atas langit perbatasan Pusat Kota Abadi, sebuah pendaran garis kilat keemasan murni melesat membelah awan dengan kecepatan yang sanggup meruntuhkan ruang dan waktu. Aura kemurkaan Martis yang telah mencapai puncaknya kini berada semakin dekat untuk membakar seluruh isi Kota Abadi. Pusat Kota Abadi yang megah mendadak mencekam. Langit biru di atas benteng utama terbelah dua oleh gumpalan awan keemasan yang berputar hebat, memancarkan gelombang panas jutaan derajat yang melumat habis formasi sihir pelindung milik Sekte Bayangan Abadi dalam hitungan detik. BOOOOOOOOOOMMMM! Tanpa ada peringatan, atap penjara bawah tanah yang terbuat dari lautan batu kehampaan tebal hancur berkeping-keping! Sinar matahari yang amat silau menerobos masuk, menyapu bersih lautan kegelapan di dalam koridor bawah tanah. Di tengah puing-puing batu yang beterbangan dan kepulan asap emas, sesosok pria melayang turun dengan anggun. Rambut keemasannya me

  • Pengendali Sistem Terkuat   30. Lawan tambahan

    Martis memukuli Marco tanpa henti. Tiap pukulan itu kini mulai terasa berat bagi Marco."Ada apa dengan Anak ini? Sial! Kenapa kekuatannya sangat terasa berbeda?" gumam Marco.Tapi Marco masih sanggup menangkis dan menahan semua pukulan Martis. Martis belum berhasil melukai Marco."Boost!" gumam Martis

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   17. Bekerja sama

    Martis memukuli wajah Anton sampai wajah Anton menjadi babak belur.Beberapa menit kemudian Martis berhenti untuk menarik nafas sejenak.Ternyata Anton belum juga kalah. Anton masih bisa bangkit. Namun sayangnya, Martis tidak membiarkan Anton untuk memulihkan dirinya. Martis takut kalau Anton mengguna

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   16. Serangan bertubi-tubi

    Kali ini Martis terlihat agak kesulitan mengindari serangan dari Anton.Nampaknya kekuatan elemen api Anton berbeda dari kekuatan elemen api yang biasanya. Bagaimana tidak? Martis sudah mencoba elemen tanah dan elemen besi untuk menghalau kekuatan api Anton. Akan tetapi, hasilnya tetap sama saja. Api

    last updateLast Updated : 2026-03-17
  • Pengendali Sistem Terkuat   961. Aidit terluka

    Jeritan minta tolong itu menggema di tengah derasnya hujan dan gemuruh petir. Martis berlari sekencang mungkin ke arah sumber suara dengan jantungnya yang berdebar-debar. Saat Martis tiba, ia melihat tenda Aidit sudah porak-poranda, kainnya terkoyak dan tercabik-cabik oleh tubuh raksasa anaconda it

    last updateLast Updated : 2026-04-05
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status