LOGIN“Dia memang kuat, kamu sampai menggunakan kedua pedangmu … ini sangat jarang!” Gu Zia yang ada disana juga mengakui kalau putri naga kuat. Andai saja itu dia, Gu Zia tidak yakin seberapa lama bisa bertahan melawan wanita seperti itu. “Saudara Gu, menurutmu … apa mungkin indra naga sangat peka terhadap milik mereka?” Tanya Xiao Chen dengan ekspresi serius menatap Gu Zia. Gu Zia tidak terlalu paham dengan istana naga tapi jika itu putri naga, mungkin tidak terlalu peka terhadap sesuatu milik mereka. Tapi dia tidak tahu soal raja naga yang lebih kuat dan punya jiwa yang mengetahui banyak hal. Dia yakin kalau mereka berbohong atau menyembunyikan apapun di depan raja naga, tidak ada yang bisa mereka lakukan selain menyerah. Xiao Chen mengerutkan keningnya, dia mendengar apa yang dikatakan oleh raja naga tapi dia masih tidak yakin apa itu benar. Jika benar, mungkin Xiao Chen bisa kehilangan harta yang sudah dia dapatkan itu. “Kakak senior, bisakah kami masuk?” Dari luar formasi puncak, d
“Jika aku tidak turun tangan, kamu sudah pasti mati!” Kata raja naga dengan suara rendah, tapi Putri naga sontak terdiam. Memang dia bisa merasakan kalau serangan Xiao Chen bisa membunuh dirinya tapi apa memang sampai segitunya? Dia memandang ke arah Xiao Chen, untuk sesaat dia tidak bisa berkata-kata. Tapi setelah beberapa saat, akhirnya putri naga kembali ke wujud manusia dan berdiri di belakang raja naga dengan nafas berat. Pertarungan antara dia dengan Xiao Chen memang memakan banyak energi, dia juga dalam kondisi yang bisa di bilang paling buruk dalam hidupnya. Ini bisa dikatakan kekalahan pertama dalam hidupnya saat melawan generasi yang sama. Dan itu dari sekte Heaven yang dia tidak pandang sama sekali karena yakin kalau tidak ada generasi muda sebaik dirinya. Bahkan dia selalu berpikir nomor dua di bawahnya dapat bersaing dengan sepuluh peringkat atas di sekte Heaven. Tapi ternyata dia salah, sekarang sosok yang anomali ini muncul dan membawa kekalahan yang cukup menyedihkan
BOOOOMMM… “Haa… haa… haa…!” Xiao Chen yang baru saja keluar dari reruntuhan langsung memperlihatkan ekspresi lelah. Tapi matanya masih terlihat sangat sangar, seolah dia masih belum mau menyerah dalam pertarungan ini. “Menyerahlah, dalam wujud nagaku ini … kamu belum tentu punya kemampuan untuk mengalahkan ku!” Tegas sang putri naga memandang Xiao Chen dalam wujud naga besarnya. Dan sekarang Xiao Chen benar-benar sangat kecil di matanya sehingga dia benar-benar sudah meremehkan sosok itu.“Mengakui kekalahan? Hahaha, tidak mungkin … juniorku sedang jatuh cinta, dan mereka akan punya anak. Lalu aku mengaku kalah dan menyerahkan mereka padamu? Bermimpilah, sekte Heaven tidak selemah itu untuk menyerahkan murid ke orang luar!”“Tapi kau tidak punya jalan untuk menang!” “Hahahaha, dari dulu … aku selalu tidak punya jalan untuk menang. Tapi … aku membuat jalan itu sendiri, bukan dibantu oleh orang lain! Yah, meski hidupku berkat orang lain tapi … akan aku gunakan untuk melindungi segala
BOOOOMMM… Xiao Chen benar-benar berperang dengan gila, senyuman yang terlihat menakutkan itu membuat semua murid paham kalau di saat Xiao Chen benar-benar mendapatkan lawannya. Dia bukan takut, tapi malah terlihat menikmati pertempuran seperti itu dan ini menunjukan betapa kuatnya kakak senior laki-laki mereka. Serangan dan tebasan di lepaskan, bunyi dua pedang saling bertabrakan menjadi bukti kalau keduanya bertarung dengan sekuat tenaga mereka. Bahkan Gu Zia yang melihat itu tidak berkedip meski hanya satu kali, dia menggunakan itu sebagai tempat untuk meningkatkan kekuatannya sendiri. Jarang melihat kekuatan Xiao Chen dan dia juga sangat jarang melihat Xiao Chen menjadi lebih serius saat melawan seseorang yang selevel.BOOOOMMM…“Bajingan ini sangat kuat, aku harus menggunakan teknik itu. Jika aku kalah disini, nama istana naga pasti akan jadi bahan tertawaan!” Putri naga melihat kalau Xiao Chen tidak mudah ditundukkan, membuatnya hanya dapat menggunakan salah satu teknik terlaran
“Hahaha, kalian tidak perlu khawatir dengan kakak senior kalian ini. Dia tampaknya sudah cukup ingin mencari lawan yang cocok tapi karena tidak ada maka dia selalu menahan diri sampai sekarang!” kata-kata tetua agung ada benarnya, Gu Zia saja hanya dapat bersaing karena Xiao Chen menekan kekuatan sampai pada tingkat GU Zia sendiri. Andai saja Xiao Chen menggunakan kekuatan penuhnya sedikit lebih tinggi mungkin gu Zia akan kalah jauh lebih cepat daripada saat berada pada tingkat yang sama.“Baiklah, karena kamu juga sudah setuju. Bagaimana jika kita mulai?” Xiao Chen bertanya dengan pedang elemen sudah dipegang erat oleh Xiao Chen di tangan kanannya. “Manusia rendahan menganggap dirinya lebih baik daripada kami, jangan berpikir karena aku ada di daratan … kekuatan yang aku miliki malah berkurang. Sayang sekali …. Itu tidak akan sama dengan suku laut yang lain!” Setelah ucapan dari putri laut selesai, aura putri laut melambung tinggi. Dan Xiao Chen yang merasakan aura itu sadar kalau p
“Apa maksudmu nak? kamu berhadapan dengan putri naga dan sesama generasi muda kenapa aku harus ikut campur? Putuskan sendiri, aku akan mendukungmu soal ini!” Mendengar kata-kata tetua agung, wanita yang juga murid dalam tersebut langsung berbalik dan meminta bantuan dari Xiao Chen.“Kakak senior, aku minta tolong padamu …. Tolong, jangan pisahkan kami berdua, jika kami berpisah kali ini … kami mungkin tidak akan pernah bertemu lagi!” Murid wanita itu benar-benar berlutut dan meminta tolong pada Xiao Chen karena dia sendiri sudah memahami sifat dari istana naga. Terakhir kali pangeran naga pergi hanya untuk meminta restu tapi malah dikurung di istana naga oleh raja naga, beruntung pangeran punya teknik yang dapat membuatnya lari dari istana naga. Kalau tidak mungkin pangeran naga sudah tidak bisa lagi bertemu dengannya.“Apa sekte Heaven ingin menjadi musuh istana naga? Pelanggaran ini sudah sangat besar dan kami istana naga tidak bisa menerimanya, aturan yang dibuat juga dari leluhur
Tatapan Xiao Chen benar-benar membuat Xue Rong'er tidak dapat berkata-kata, pemuda ini memang melupakan banyak hal. Tapi matanya masih sama, dia masih bisa melihat sesuatu yang tidak dapat di lihat orang lain. Xue Rong'er membalas dengan senyuman, dia lalu menyentuh pipi Xiao Chen dengan kedua tang
“Kalian semua sudah berkumpul? Biyu, adakah yang tertinggal?” tanya tetua agung pada Mu Biyu yang telah diangkat menjadi pemimpin murid. Mu Biyu memeriksa dengan hati-hati dan mengatakan kalau semua murid yang akan ikut dalam kompetisi telah berkumpul. Tidak ada yang kurang dan mereka semua sudah a
“Achu! Kenapa hari ini dingin sekali? Apa ada yang terjadi di sekte selama kita pergi?” Xiao Chen merasa cuaca di sekitar sekte sedikit lebih dingin dari biasanya. Sehingga tubuhnya terasa dingin, sudah beberapa hari sejak dia kembali ke sekte. Dan saat ini dia bersama dengan Gu Zia yang telah kemb
Xiao Chen yang kembali ke penginapan di sambut dengan tatapan aneh oleh tetua pertama, seolah sedang menatap pelaku pencurian. Dan Xiao Chen juga menatap aneh kepada tetua pertama, baru saja datang tapi tetua pertama malah memberikan tatapan seperti itu padanya. Dia seolah telah melakukan kesalahan




![Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]](https://www.goodnovel.com/pcdist/src/assets/images/book/43949cad-default_cover.png)


