แชร์

150. Sang Om

ผู้เขียน: CacaCici
last update วันที่เผยแพร่: 2026-07-06 22:26:49

Hari ini Aluna ke rumah orang tuanya untuk bertemu dengan orang tuanya yang sedang pulang—khusus untuk bertemu dengannya. Kaizen sendiri, pria itu hanya mengantar Aluna lalu setelah itu Kaizen ke kantor. Aluna sendiri tidak bekerja, libur sehari.

Nanti malam, orang tuanya mengadakan makan malam keluarga untuk merayakan kebahagiaan mereka yang akan menjadi calon kakek nenek.

Karena ini termasuk acara Aluna, dia mengundang teman di kantor, Inggita. Dia juga mengundang Shaka dan Nabila. Tak lu
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (2)
goodnovel comment avatar
CacaCici
Hihihi ... kelihatan cocok kah, Kak?(⁠つ⁠≧⁠▽⁠≦⁠)⁠つ
goodnovel comment avatar
Mean Da
Sama Inggita saja si Rama wkwkwk. Sepertinya cocok
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   320. (G) Suka Padaku, Nona Kai?

    Kaina berbaring di sofa kamarnya sambil mengotak-atik HP Sera yang ada padanya. Tadi, kakaknya langsung membawa Sera dan Sera lupa membawa HP-nya. Awalnya, Kaina hanya ingin meminjam hotspot Sera. Kuota internetnya sedang habis. Namun, saat dia menyalakan data internet Sera, tiba-tiba sebuah pesan masuk. Dari seseorang yang pernah disukai oleh sahabatnya tersebut. --Rangga--[Ra, bagiamana kabarmu sekarang?][Kita bisa bertemu? Ada yang ingin kukatakan padamu.][Ra, tolong balas pesanku. Aku benar-benar merindukanmu.]"Nih, anak masih nyimpan nomor si Bangsat. Kan aku sudah suruh supaya nomornya diblokir?" kesal Kaina saat membaca pesan dari Rangga. Alasan kenapa dia membenci Rangga, karena pria itu dulunya mempermainkan Sera. Saat mereka kuliah, semester tiga, Sera dan Rangga pernah dekat. Rangga salah satu famous di fakultas mereka, pria itu bukan hanya tampan akan tetapi kebanggaan para dosen. Kaina akui, Rangga memang punya visual yang charming. Selain itu juga punya citra yang

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   319. (G) Curhat

    "Kalau begitu cium aku, Darling."Cup' Sera dengan cepat mendaratkan bibirnya di atas bibir Xavier, membuat pria itu terkejut dan mendadak diam. "Sudah, Mas," ucap Sera setelah mencium Xavier.Xavier menaikkan kedua alis. Dia menyunggingkan smirk tipis. Cup' Xavier mencium bibir istrinya. Awalnya cukup lama dan bertenaga karena gemas pada Sera. Lalu setelah itu dia mencium kembali pipi perempuan itu secara tertubi-tubi. Lagi-lagi karena gemas. "Sekarang perasaan Mas sudah jauh lebih baik?" tanya Sera naif, setelah suaminya berhenti mencium pipinya. "Sedikit," jawab Xavier, mengelus pipi Sera dengan lembut dan halus. "Sedikit?" beo Sera, "a-apalagi yang harus kulakukan supaya perasaan Mas jauh lebih baik?""Bercinta denganku," ucap Xavier enteng."Nanti malam saja kalau itu. Setelah kita kembali ke Villa," jawab Sera cepat. Cukup gugup tetapi nadanya masih tegas dan lugas. Xavier menaikkan sebelah alis. Ekspresi wajahnya berseri tetapi tatapan matanya geli pada istrinya. Xavier

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   318. (G) Cium Aku Darling

    "Kalian lihat tadi, bukan? Anak itu begitu lancang menyebut Gabby perempuan gatal. Sebelumnya, dia melukai tangan Gabby.""Licik itu nama tengah Xavier. Tidak mungkin ada yang bisa berbuat licik padanya. Sekalipun ada, pasti mudah tercium olehnya. Dan sikap Sera, menurutku itu fine-fine saja." Darian berkata datar, menatap malas pada Gavin. Di antara mereka semua yang ada di sini, Darian lebih dekat pada Xavier. Jelas! Selain bersahabat, Xavier juga sepupunya, "untuk pernikahan Xavier dan Sera, sebaiknya jangan kita bahas. Itu bukan ranah kita. Yang harus kita bahas di sini adalah sikap Gabby. Gatal? Yah, dia memang terlihat seperti itu. Dia mengajak kita untuk jalan-jalan untuk menghiburnya di saat ada teman-teman perempuan di sini, itu sudah sangat salah.""Sudah kukatakan Gabby sedang bersedih dan para perempuan tidak mau berteman dengannya." Gavin berkata setengah menggeram. "Sudahlah, Kak Gavin. Aku tidak apa-apa. Jangan ribut lagi," ucap Gabby yang masih duduk di atas pasir. Ka

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   317. (G) Ketika Pria Bijak Berbicara

    "A-aku yang terlalu lebay ka-karena masih berharap jadi istrimu," lanjut Gabby, berkata lemah sambil menatap penuh luka dan menyedihkan pada Xavier. Yah, benar! Sampai saat ini dia masih berharap menjadi istri Xavier. Dia juga tak terima ketika Xavier menolak perjodohan mereka waktu itu dengan alasan telah menikah. "Aku tidak peduli!" dingin Xavier, menatap tajam pada Gabby. "Jika besok kau dan Gavin tak angkat kaki dari pulau ini. Kupastikan kalian berdua jadi pupuk untuk salah satu pohon di sini," ancamnya. Xavier meraih pergelangan tangan Sera lalu menarik Sera supaya ikut dengannya. Namun, di dengan jalan, Xavier tiba-tiba memilih menggendong istrinya. "Karena acaranya sudah terlanjut hancur, aku cabut," ucap Sera, segera bangkit lalu beranjak dari sana dengan langkah cepat. "Ngerusuh terus kerjaannya," gumam Nakilla, bangkit dari tempatnya lalu pergi dari sana. Elzeren dan Aiden sama-sama ikut bangkit, menyusul Nakilla. Gavin menatap ke arah Nakilla, dia berniat mengh

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   316. (G) Diusir dari Pulau

    "Wow, Dude! Aku tidak menyangka kalian akan seperti ini," ucap Gavin, menatap teman-temannya dengan ekspresi wajah tak percaya campur kecewa mendalam, "bisa-bisanya kalian diam-diam membuat acara tanpa kami. Ini namannya diskriminasi, tindakan jahat!""Kau dan Gabby sepertinya salah paham," ucap Darian, meraih gelas lalu minum secara santai. Setelah itu, dia kembali menatap ke arah Gavin, "ini acara pada perempuan. Kami juga tidak tahu dengan acara ini.""Ya, kami di sini saja karena mencari-cari pasangan kami yang mendadak menghilang. Ternyata mereka sedang membuat acara barbeque-an di sini," tambah Rezvan, "kemari dan bergabunglah."Gavin menghela napas dan berbuat bergabung. Akan tetapi tiba-tiba Gabby menggenggam tangannya secara erat, seolah tak membiarkannya bergabung ke sana. Wajah Gabby terlihat kecewa dan marah, matanya berkaca-kaca—terlihat ingin menangis. "Acara yang dibuat oleh para perempuan?""Ya." Rezvan, Arlond, Darian, dan Aiden menganggukkan kepala secara bersamaan.

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   315. (G) Acara Tanpa Aku

    "Ma-Mas Xavier," gumam Sera lagi. Nadanya terbata-bata karena gugup dan was-was. Ekspresi wajah suaminya terlihat tak bersahabat, tatapan Xavier padanya juga terasa menusuk dan membunuh. Sera berdiri lalu senyum kaku pada suaminya. "Hai, Mas," sapa Sera sambil mengangkat tangan, melambikan tangan secara pelan—dengan gerakan kecil pada suaminya. "Apa yang kau lakukan di sini?" dingin Xavier, berjalan maju ke arah istrinya. Sera meneguk saliva secara kasar, bergerak mundur karena panik saat Xavier mendekatinya. Namun, tangannya tiba-tiba dicekal cukup kuat oleh Xavier. Pria itu menyentak pergelangan tangannya sehingga Sera berakhir menabrak dada bidang suaminya. "Jawab!" dingin Xavier. "Main," jawab Sera sambil menunjukkan cengiran pada Xavier. "Ra, kamu …- Huaa … Kak Xavier!" teriak Kaina tiba-tiba, shock dan kaget saat mendongak ke arah Sera ternyata kakaknya sudah ada di sana. "Kemari!" dingin Xavier pada Kaina. Kaina segera berdiri lalu menghampiri kakaknya. "Kau yang menga

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   4. Pertemuan

    Kaizen menatap mamanya dengan ekspresi flat, tetapi dengan sorot mata yang intens. Dia diam cukup lama untuk mempertimbangkan sesuatu hingga pada akhirnya mengangukkan kepala sebagai tanda setuju. Naia tiba-tiba membalik tubuh, wajah galaknya langsung hilang, bersama dengan senyuman senang yang m

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   3. Nikahi Dia, Kaizen!

    Di sisi lain, Aluna yang panik langsung bersembunyi dalam selimut. Sedangkan wanita yang masuk ke kamar ini, tiba-tiba saja berlari keluar. Di dalam selimut, Aluna mencoba menangkan diri. Namun melihat pria di sebelahnya hanya mengenakan celana pendek, Aluna semakin panik. Rasa paniknya lebih tak

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   2. Malam Panjang

    Kaizen segera memeriksa mobilnya, mencari keberadaan sumber suara tersebut. Saat Kaizen menoleh ke belakang mobil, dia tidak menemukan apapun. "Sssst … mmm …." Akan tetapi suara itu jelas dari arah jok belakang. Kaizen memutuskan lebih teliti memeriksa, membuka pintu jok belakang untuk melihat

  • Perjodohan: Suami Dinginku Sangat Hot!   1. Jebakan dan Pertolongan

    "Aku sudah memasukkan obat perangsang ke dalam minumanmu, Aluna Sayang." Aluna Rasya Adam (24 tahun), melebarkan mata saat mendengar ucapan pria tersebut. Ia menatap takut campur panik pada seorang pria yang saat ini berdiri di hadapannya. Pria itu menjulang tinggi, memperlihatkan senyuman miring

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status