Share

Bab 111 Ingatan Rhea

Penulis: Aira Tsuraya
last update Tanggal publikasi: 2026-03-03 12:00:00

"Aku ingin langsung tidur, Rhea," ucap Elowen begitu tiba di kamar.

Rhea mengangguk dan tergesa menyiapkan tempat tidur untuk Elowen.

Beberapa kali Elowen terlihat menghela napas. Bahunya naik turun dengan teratur dan kadang disertai dengan decakan kasar. Rhea memperhatikan ulah Elowen dengan sudut matanya.

"Apa semua baik-baik saja, Putri?" tanya Rhea.

Elowen menoleh, mengulum senyum kemudian mengangguk.

"Iya, semua baik saja. Aku hanya kesal dengan Livia."

Rhea
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 272 Bahagia Selamanya

    Kael masih berdiri menatap kapal yang membawa Vertex berlayar. Angin laut musim dingin menerpa wajah Kael. Sebuah senyuman terus terukir di wajah tampannya. Ia tidak menduga semua kejadian dalam hidupnya saling terhubung. “Apa Yang Mulia masih ingin bertahan di sini?” Sebuah suara lembut membuyarkan lamunan Kael. Ia menoleh dan melihat Elowen mendekat ke arahnya bersama Eryndor dalam gendongannya. “Ayo, kita pulang!!” Kael merengkuh Elowen dan meminta Eryndor dari gendongannya. Bocah kecil itu selalu kegirangan setiap berada dalam pelukan ayahnya. “Apa kita jadi ke Asterra?” tanya Elowen begitu kereta sudah bergerak. Kael mengangguk. “Ya. Kita akan ke Asterra.” Perjalanan menuju Asterra tidak memakan waktu lama. Hanya beberapa jam saja. Meski demikian, sepanjang perjalanan, wajah Elowen terlihat jauh lebih hidup dibanding biasanya. Ia terus memandangi pemandangan di luar jendela kereta. Hutan bersalju, perbukitan. Dan jalan-jalan lama yang dulu pernah ia lewati bersama ayahnya.

  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 271 Kaisar Kael Dravion Aurelian

    BUGH!! Tubuh Lucan kembali terpental di atas salju. Darah hitam memenuhi sudut bibirnya sementara suara teriakan massa terus menggema di telinganya. “Dasar sampah!” “Pencuri!” “Bunuh saja dia!” Lucan mencoba bangkit. Tangannya gemetar menopang tubuhnya sendiri. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia merasakan dinginnya ketakutan yang benar-benar nyata. Kabur. Ia harus kabur. Namun penglihatannya semakin gelap. Racun itu terus menggerogoti tubuhnya dari dalam. Lucan terhuyung meninggalkan kerumunan saat badai salju mulai turun semakin deras. Orang-orang perlahan berhenti mengejarnya karena takut cuaca malam itu makin memburuk. Sementara itu Lucan terus berjalan tanpa arah. Satu langkah. Dua langkah. Hingga akhirnya tubuhnya roboh di tengah hamparan salju putih. BRUK!! Napasnya memburu. Tubuhnya mulai membeku perlahan. Lucan tertawa lirih. Matanya menatap langit gelap Valtoria. Seumur hidup, ia selalu berhasil lolos dari maut. Selalu menjadi orang yang mempermainkan manusi

  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 270 Akhir Tragis Lucan

    Lucan masih tersenyum puas setelah menghabiskan anggur terakhirnya. Tubuhnya bersandar santai di kepala ranjang sambil memandangi api lilin yang bergoyang pelan.“Lumayan juga keramahan lelaki tua itu,” gumamnya pelan.Namun beberapa detik kemudian, kening Lucan berkerut.“Hm?”Perutnya terasa panas. Bukan rasa kenyang. Bukan pula efek alkohol. Seperti ada sesuatu yang membakar organ dalamnya perlahan.Lucan langsung duduk tegak. Napasnya mulai berat. Tatapan matanya menajam penuh kewaspadaan.“... Racun?”Tubuhnya mendadak limbung. Segelas anggur di tangannya jatuh pecah ke lantai.Lucan mencengkeram meja kuat-kuat sambil menahan gejolak aneh di dalam tubuhnya. Pembuluh darah di lehernya perlahan menghitam.“Kurang ajar...!”Ia segera merogoh kantong jubahnya dan mengeluarkan beberapa pil penawar racun. Tanpa ragu, Lucan menelannya sekaligus.Namun—

  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 269 Makan Malam Terakhir

    Semua orang tertegun. Kael mengernyit menatap Elowen.“Apa?”Elowen meringis pelan sambil menahan sakit di tangannya yang berdarah.“Obat dewa yang asli tidak ada di dalam kotak itu.”Remus membelalakkan mata.“Lalu yang dibawa Lucan—”“Hanya ramuan tidur biasa.” Elowen menarik napas pelan. “Aku sudah menggantinya sebelum dia masuk kamar.”Hening sesaat menyelimuti halaman istana. Kemudian—“Hah!” Remus langsung tertawa keras. “Bagus sekali!”Vertex sampai menggeleng tidak percaya.“Bahkan di situasi seperti itu Anda masih sempat memikirkan jebakan?”Elowen tersenyum tipis meski wajahnya pucat.“Saya sudah curiga sejak Remus mengatakan Lucan terlihat di istana.”Kael menatap istrinya lama. Campuran lega, marah, dan kagum memenuhi dadanya. Wanita ini benar-benar membuat jantungnya hampir berhenti. Kael segera mengangkat tubuh Elowen ke dalam pelukannya.“Kau terluka.”“Hanya goresan kecil.”“Ini bukan kecil.”Tatapan Kael jatuh pada darah di tangan dan leher Elowen. Rahangnya langsung m

  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 268 Obat Dewa

    BRAK!!Pintu kamar tertutup kemudian langsung dikunci dari dalam. Seorang pengawal tersenyum menyeringai sambil membuka topinya. Sepasang mata seperti mata iblis menatap Elowen dengan tajam.“Senang bertemu dengan Anda, Putri Elowen,” sapa sosok itu yang tak lain Lucan.Elowen hanya diam memandang pria di depannya tanpa rasa takut sedikit pun.“Tidak saya duga, ternyata Anda memang sangat cantik. Pantas saja Kael tidak mau secepat itu mati.”Sebuah senyum tipis tersungging di Elowen.“Jadi … Anda Tuan Lucan?”Lucan tersenyum sambil membungkukkan badan sekilas.“Benar sekali.”“Anda yang meracuni suami saya juga Kaisar Vorentis dan Alaric.”Lucan berjalan mendekat sambil menggosok kedua tangannya.“Tepat, Putri. Suatu kebanggaan bisa menunjukkan karya indah saya pada mereka semua.”“Karya?”“Elowen

  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 267 Penyamaran Lucan

    Keadaan istana semakin sibuk menjelang siang.Para pelayan mondar-mandir membawa kain, bunga, dan makanan. Prajurit berjaga lebih ketat dari biasanya. Aula utama bahkan mulai dihias untuk menyambut kepulangan Kael dan para petinggi perang.Di tengah kehiruk-pikukan itu, Lucan berjalan tenang bersama rombongan tabib Tanah Utara. Jubah abu-abunya menutupi tubuhnya dengan sempurna. Wajahnya sedikit ditutupi kain dan rambutnya sengaja dibuat berantakan seperti tabib pengelana.Tatapan matanya menyapu setiap sudut istana.Ia mendengar percakapan beberapa tabib di dekat lorong.“Aku dengar Yang Mulia Kael hampir mati karena racun bunga cabang lima.”“Benar. Untung ada ramuan milik Putri Elowen.”“Katanya hanya wanita itu yang tahu cara menetralisir racun tersebut.”Langkah Lucan perlahan terhenti. Sorot matanya langsung berubah tajam.“Ramuan?” gumamnya pelan.Jadi dugaann

  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 102 Teman versus Istri

    “Livia! Kamu dari mana saja? Ayah mencarimu sejak tadi.” Tuan Tiberon langsung berseru begitu melihat Livia datang. “Aku hanya baru mengunjungi beberapa teman. Tidak kusangka banyak yang berubah usai kepergianku.” Tuan Tiberon menghela napas sambil menatap Livia dengan sendu. “Apa kamu sedan

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-31
  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 82 Cemburu yang tak Diundang

    “Selamat pagi, Jenderal,” salam Raja Arshak menyapa Kael.Kael gegas bangkit dari duduknya, memberi salam sambil menganggukkan kepala. Usai mengamati Elowen di taman tadi, Kael memilih kembali ke ruangannya.Raja Arshak tersenyum, berjalan menghampiri kemudian duduk di d

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-28
  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 62 Kenyataan Baru

    Alis Kael mengernyit samar dengan mata yang menatap bingung. Seolah ia tidak tahu apa maksud ucapan Elowen kali ini.Elowen tersenyum sambil menatap Kael lama, seakan menimbang sesuatu di dadanya sendiri. Lalu ia menghela napas pelan, suaranya turun menjadi nyaris bisikan.“Je

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • Pernikahan Skandal dengan Sang Jenderal   Bab 14 Kecurigaan Elowen

    Kael mendengkus kasar, mempercepat langkahnya sambil menggeleng.Sementara itu Elowen sudah tiba lebih dulu di kamar. Ia langsung duduk di depan perapian sambil menggosokkan tangan. Tak disangka musim dingin datang lebih awal. Ia benar-benar tidak tahan dengan udara dingin ini.&ldq

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-17
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status