LOGINKepergian suami tercinta untuk selama-lamanya membuat seorang Aprilia Alexander terpaksa harus merelakan kehilangan lelaki itu dari hidupnya. Belum usai kesedihannya meratapi kepergian sang suami, ia dihadapkan pada masalah ekonomi keluarga hingga membuatnya terpaksa harus mengambil alih kepemimpinan perusahaan peninggalan suaminya, Alan Dawson. Dalam pencarian cintanya untuk menemukan sang suami yang ia yakini masih hidup, muncul lelaki misterius yang sangat mirip dengan suaminya yang telah menghilang. Serta kedatangan seorang pesaing bisnis yang ternyata sahabat lamanya dan telah lama menaruh hati pada wanita itu, namun juga memiliki sebuah rahasia besar yang berhubungan dengan suaminya. Sanggupkah April menguak cerita sebenarnya dibalik hilangnya sang suami? Akankah ia bisa berpaling dari suaminya dan menerima kehadiran lelaki lain dalam hidupnya? Ataukah ia akan bertahan menanti keajaiban bahwa suaminya akan kembali padanya dan putri kecil mereka? Ikuti kelanjutan kisah cinta mereka ya, yang ingin tahu perjuangan kisah cinta April dan Alan sebelumnya baca dulu cerita “CEO Cantik Terjebak Cinta Kakak-Adik" ini merupakan sekuel dari cerita tersebut. Akan ada kemunculan pasangan lain juga dari cerita sebelumnya yang semakin menambah keseruan cerita ini. Hope you enjoy guys ^_^
View MoreJASMINE’s POV
There were loud bangs and crashes everywhere. I was already familiar with the chaos, which meant only one thing.We were under attack again!"They are back," Lyria, one of the pack housemaids, whispered in fear."How many this time?" I asked worriedly."Can't tell. But they're armed," she replied, the fear in Lyria’s voice evident.“Come, we have to find somewhere to hide until the fight is over,” Lyria urged.“Where is my father? I can’t leave him to fight alone,” I said worriedly.“The alpha has ordered that we protect you by all means. The intruders are out for blood this time,” Lyria warned.After my mother’s death, things started going downhill here at Red Star Pack. My mother, the pack’s Luna, has been the one keeping the pack in order.Since her death, my father failed to manage the pack properly and started borrowing from other packs, leaving us in a debt we had no means of paying.Attacks from the three other neighboring packs were the order of the day.“I’m going out there,” I said with finality and ran out of my bedroom.“No, please don’t. You could get killed,” Lyria called after me, but I paid no attention to her.Outside, Claws clashed with swords, and fangs met flesh. The air was filled with the sound of growls and the scent of blood.“What are you doing here???” My father, Alpha Kane, yelled at me as soon as he sighted me.He pulled me outside from the battlefield and took us to hide behind the pack house.“You could have gotten yourself killed! What is wrong with you??” He shouted angrily.“I was-“ I tried to defend myself, but I was quickly interrupted.“Alpha, they are retreating!” Nile, the pack’s beta, announced.“Huh? Why?” My father replied; he looked shocked but very relieved.“Some men are here to make a deal with you; they are from Eclipse pack,” Nile said.My father simply nodded, and they both walked away, going to my father’s office.I tried resisting the urge to follow them, but my curiosity got the best of me, so I walked silently behind them to my father’s office.His door was shut, so I perched at the corner, trying to eavesdrop on them.“We have a peace deal to offer you,” I heard an unfamiliar voice say.“Go on,” the faint voice of my father resonated.“The Lycan Kings has offered to pay off your debt.”My ears perked at the mention of the lycan kings.I had heard so many rumors of the lycan kings who ruled over all three neighboring packs, including ours. They were said to be very cruel and dangerous and had no ounce of empathy in them.“What do they want in return?” my father responded, the worry evident in his voice.“Your daughter”A loud gasp escaped my lips on hearing the insane request. My father had only one child, which was me- his daughter!My gasp must have announced my presence since the office door was abruptly opened by Nile, making me fall flat in front of everyone present in the office.I quickly stood to my feet and brushed the dust from my clothes.“How dare you come here and make sure stupid requests,” I snarled to the unfamiliar man who I believed was the one talking earlier.“Shut up, Jasmine,” my father scolded, glaring at me.“Sorry for her behavior,” my father apologized to the man.“So what do you say? Are you taking my master’s offer?” the man asked, his face devoid of emotion.“Yes, of course, I’ll gladly take it. Thank you so much,” my father replied with a huge smile.My heart felt like it was about to explode as I watched my father happily sell me away.“Wh- what?” I stuttered.“This is a joke, right? I mean, you can’t be serious,” I asked, my eyes getting blurry from my tears threatening to spill.I couldn’t believe my father would sell me away for money in a heartbeat.“When can the deal be finalized? She can go today if you want,” my father said hastily, completely ignoring my presence.“Once you sign the deal, I’ll be on my way. Together with your daughter, of course,” he replied, handing over a contract to my father.“Stop!!” I yelled and rushed to snatch the contract away from him.“You can’t just sell me away like I’m some object!!” I shouted.“Hand over the contract,” my father ordered coldly, staring at me in annoyance.“No!” I retorted.My father’s hand shot out, delivering a stinging slap across my face.My tears, which I’ve been struggling to hold back, dropped freely down my cheeks as I stared at my father in shock and so much hurt.“Stop being a spoiled brat! At least this is something you can be finally useful for,” my father deadpanned and yanked the contract file away from me.I watched in shock as my father scribbled his signature on the contract and handed it back to the other man.“You belong to the Lycan kings now, and that’s final!”“Give us a minute,” my father said, and Nile and the other man exited the office.“Dad- how could you?” I whispered.“This is for the betterment of everyone; stop being selfish,” my dad said irritatedly.“Now listen, don’t you dare reveal you haven’t gotten your wolf yet and can’t shift,” my father warned darkly.I flinched at the painful reminder of my misfortune. Even though I turned 20 recently, way past the age of every werewolf shift, I had yet to meet my wolf and was unable to shift.My weakness had become a well-guarded secret that only me and my father knew. This was because anyone above 18 without a wolf was seen as very weak and unworthy to be a pack member and was usually cast away to become a rouge.To avoid damaging my father’s reputation and for my safety, this was kept a secret.I could tell my father feared that if the Lycan Kings found out, they might not want me anymore and would deny paying the pack’s debts.“I won’t tell them,” I replied, already accepting my fate.Well, I had no idea how long I could hide my secret before the Lycan Kings eventually found out.“Now leave,” my father said coldly.I was trying to believe a part of him regretted what he was doing, but the greed evident in his eyes quenched my hope. How could my father turn into a monster in the blink of an eye?Heartbroken, I exited his office. Ready to accept my new fate.It was a new beginning…“Cla—Clara ....”Panggilan dari Luna membuat semua mata tertuju pada dirinya dan Clara yang mau tak mau menoleh padanya. Clara menatap Luna dengan pandangan datar dan sorot mata yang begitu menyimpan luka. Luna sangat tahu hal itu, untuk itu ia ingin meminta maaf dan memperbaiki hubungan mereka.“Clara aku ingin ... meminta maaf padamu,” ucap Luna hati-hati dengan pandangan sendunya pada Clara.Clara hanya menghela napas dalam lalu mengangguk perlahan. “Kamu ... mau memaafkanku?” tanya Luna lagi karena tak kunjung mendapat jawaban dari Clara. “Aku tahu semua ini tak mudah untukmu dan juga aku, tapi aku harap ... kamu mau berbesar hati memaafkan aku dan kita bisa bersahabat seperti dulu lagi,” ucapnya penuh harap.Clara berdiri berhadapan dengan Luna, lalu dengan sedikit canggung memeluk wanita itu membuat semua dalam ruangan tersenyum melihat mereka.“Aku bukan malaikat, tapi aku juga bukan makhluk yang tak berperasaan. Aku sudah memaafkanmu, aku juga ingin hubungan kita bisa m
Lima tahun berlalu...Ada yang pernah mengatakan bahwa waktu dapat menyembuhkan luka. Hal itu ternyata benar adanya, seiring berjalannya waktu Clara dapat menerima kenyataan bahwa suaminya memiliki anak dari perempuan lain. Kini, ia telah memaafkan dan menerima kembali Dafa untuk menjadi suaminya.Waktu benar-benar mengubah segalanya, perlahan namun pasti Luna diterima dengan tangan terbuka oleh ibu mertuanya. Bu Amelia sadar, dirinya tak bisa egois karena kekuatan cinta Andrew dan Luna dapat meruntuhkan kerasnya hati wanita paruh baya itu. Kini, mereka hidup bersama saling menyayangi satu sama lain. Ditambah dengan kehadiran buah hati Luna dan Andrew, meski bukan keturunan langsung dari keluarga mereka. Namun tetap tak mengurangi kasih sayang untuk gadis kecil yang diberi nama Anna Dawson tersebut.Sekali lagi waktu telah membuktikan bahwa dengan kesabaran dan keikhlasan untuk menerima segala ujian, dapat membuat Emily terbebas dari penyakitnya dan kini dirinya tengah mengandung a
“Terima dan akui saja kesalahan Anda, mungkin dengan begitu Anda bisa mendapat sedikit keringanan hukuman. Bukan begitu Bapak ... Stefan?” sindir Alan dengan tersenyum sinis.“Kurang ajar kamu! Kamu pasti sengaja menjebakku kan!” tuding Stefan pada Alan yang kini sedang merangkul April. “Tolong percaya padaku Pril ... ini semua tidak benar, aku tidak bersalah. Ini hanya jebakannya saja,” pintanya dengan memelas.April menggeleng pelan. “Maaf Stefan, awalnya memang aku tidak percaya kamu sejahat itu. Tapi suamiku telah menunjukkan semua buktinya, selamat menikmati masa hukuman kamu yang sudah membuatku berpisah dari suamiku selama ini,” balasnya dengan wajah datar.“Tidak Pril, kumohon tolong bebaskan aku ...” pinta Stefan dengan tatapan sendunya.“Segera bawa dia, Pak,” pinta Alan dan petugas segera memasukkan Stefan ke dalam mobil polisi.“Tidak, saya tidak bersalah! April tolong ....”Mobil pun berlalu, April dan Alan saling berpelukan. Akhirnya kejahatan Stefan telah berakhir
“Maksud kamu apa?” tanya Andrew yang tidak sengaja lewat dan mendengar pembicaraan April dengan Stefan.“Kak Andrew?” “A—Andrew?”April dan Stefan sama-sama terkejut dengan kedatangan Andrew yang tiba-tiba. Namun April merasa beruntung karena kakak iparnya itu selalu datang di waktu yang tepat. Andrew berjalan menghampiri mereka lalu mengulangi kembali pertanyaan yang ia ajukan sebelumnya pada Stefan.“Ti—tidak ada maksud apa pun hanya bercanda,” kilah Stefan dengan gugup diiringi senyuman yang dipaksakan.“Jangan kamu kira bisa seenaknya bercanda di sini ya, terlebih dengan April. Berani kamu menggodanya lagi, kamu akan berurusan denganku,” tutur Andrew dengan tatapan tajamnya.Stefan hanya bisa mengangguk tanpa membantah, kemudian pria itu pun berpamitan untuk kembali ke kamarnya.“Sudah Kak, aku rasa ini hanya salah paham. Tapi ... terima kasih sudah membelaku,” ucap April tulus.“Ingat kataku dulu? Jangan pernah ucapkan terima kasih padaku, sudah seharusnya aku melakukan
Kini anggota keluarga Dawson dan Alexander tengah berkumpul di ruang tamu—rumah milik keluarga Dawson. Semua mata tertuju pada Luna yang hanya bisa menunduk sambil menangis dengan tersedu, sementara April duduk di samping wanita itu sambil berusaha menenangkannya.“Sudah tidak perlu berakting lagi, c
Seperti pembicaraan mereka kemarin, akhirnya April dan Alana kembali pulang ke Jakarta bersama dengan Stefan. Sementara itu, Alan memilih tetap tinggal di London untuk mencari bukti kejahatan Stefan. Diam-diam, Alan juga meminta anak buahnya agar selalu mengikuti serta menjaga April dan Alana dari k
April dan Alan telah mengambil keputusan bahwa mereka harus merahasiakan penyamaran Alan termasuk pada Alana, mereka khawatir gadis kecil itu akan kelepasan bicara nantinya. Untuk itu, keduanya sudah sepakat akan merahasiakan semua ini untuk sementara waktu.“Mami cama Om papi jangan tinggalkan aku l
“Hmm ... ya baiklah. Oh ya, besok lusa aku dan Alana akan kembali ke Jakarta. Kamu akan ikut bersama kami, kan?” tanya April dengan menatap lekat wajah suaminya. Alan menggeleng pelan, seraya mengelus kepala April dengan lembut. “Tentu tidak Cintaku, kalau aku ikut rencana kita bisa berantakan nanti












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.