Punya 74 Anak, Aku Mendapat Sistem Miliarder Bapak Asuh

Punya 74 Anak, Aku Mendapat Sistem Miliarder Bapak Asuh

last updateLast Updated : 2026-10-09
By:  olionUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
Not enough ratings
8Chapters
16views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

“Punya tiga istri saja sudah merasa paling jantan dan paling kaya?” Satu kalimat balasan dan unggahan Kartu Keluarga membuat hidup Reno berubah dalam semalam. Kurir miskin yang selama ini berjuang menghidupi 74 anak di panti asuhan itu mendadak viral, dituduh melakukan eksploitasi anak, dan terancam kehilangan keluarga yang mati-matian ia lindungi. Ketika uangnya habis dan semua jalan tertutup, sebuah suara asing muncul di kepalanya. [Sistem Bapak Hebat berhasil diaktifkan.] Sejak saat itu, setiap rupiah yang Reno keluarkan untuk anak-anaknya mendatangkan imbalan di luar nalar. Uang, rumah, perusahaan, hingga kemampuan misterius mulai jatuh ke tangannya. Namun, kekayaan baru itu juga menarik perhatian orang-orang berbahaya. Mereka mengenal identitas anak-anaknya. Lebih mengerikan lagi, mereka memanggil Reno dengan sebuah nama yang bahkan tidak ia ingat. Siapa sebenarnya Reno? Mengapa sistem memilihnya? Satu hal yang pasti, siapa pun yang mencoba merebut anak-anaknya akan segera mengetahui bahwa mereka telah mengusik ayah yang salah.

View More

Chapter 1

Bab 1: Senggolan Di Media Sosial

"Susu formula buat adik-adik bayi tinggal dua kaleng lagi, Ren," ucap Sarah seraya meletakkan secangkir teh hangat di atas meja kayu yang sudah lapuk.

Reno mengusap wajahnya yang kasar dan lelah setelah seharian mengantar puluhan paket dengan sepeda motor tuanya. Pria itu menghela napas panjang melihat lembaran tagihan listrik dan resep obat anak-anak panti yang menumpuk di tepi meja. Panti Asuhan Kasih Bunda tempatnya tumbuh besar kini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Reno setelah kepala panti terdahulu meninggal dunia dua tahun lalu. Sarah, kekasihnya yang setia dan berparas manis, duduk di sampingnya sambil meremas jemari Reno dengan lembut, memberikan kekuatan tanpa perlu banyak kata.

"Uang sisa gaji minggu ini cuma cukup buat beli susu tiga hari ke depan," kata Reno sambil menatap layar ponselnya yang retak.

"Jangan dipikirkan sendiri. Esok pagi aku bisa coba cari jahitan sampingan lagi," sahut Sarah manis.

"Kamu sudah terlalu lelah, Sar. Seharusnya di usiamu sekarang kamu fokus menyelesaikan kuliah, bukan malah ikut pusing mengurus tujuh puluh empat anak di sini."

"Mereka semua adik-adik kita, Ren. Kamu yang mendaftarkan nama mereka ke dalam Kartu Keluarga supaya mereka bisa sekolah gratis dan dapat bantuan medis, kan? Itu tindakan paling berani yang pernah aku lihat."

Reno tersenyum tipis merespons ucapan Sarah, meski beban di pundaknya terasa semakin berat setiap harinya. Setelah Sarah pamit ke belakang untuk mengecek kamar anak-anak balita, Reno menyandarkan punggungnya di kursi plastik dan menyalakan aplikasi media sosial untuk melepas penat. Beranda akunnya langsung dipenuhi oleh postingan sebuah unggahan yang sedang viral dari seorang influencer bernama Taufik. Di foto itu, Taufik berdiri di tengah tiga istrinya yang sedang hamil tua dengan pakaian mewah, sambil memamerkan deretan mobil spor di latar belakang.

Reno membaca kuisi unggahan Taufik yang penuh kesombongan. Taufik menulis bahwa pria sejati adalah pria yang sanggup beristri tiga dan menafkahi puluhan orang, sementara pria monogami yang cuma punya satu istri adalah pria lemah yang tidak berani mengambil risiko. Kolom komentar unggahan tersebut dibanjiri puji-pujian dari para pengikutnya yang mengagungkan Taufik sebagai simbol pria idaman. Rasa panas seketika menjalar di dada Reno saat membaca balasan-balasan Taufik yang merendahkan pria-pria kelas bawah.

"Cuma punya tiga istri dan menangung beberapa anak saja sombongnya setengah mati," gumam Reno dengan rahang mengeras.

Tanpa berpikir panjang, Reno langsung mengetikkan komentar di unggahan viral itu. "Punya tiga istri belum tentu paling bertanggung jawab. Kalau cuma nafkah materi hasil pamer konten, anak SMA juga bisa."

Reno juga melampirkan foto dokumen Kartu Keluarga miliknya yang menunjukkan statusnya sebagai kepala keluarga dengan jumlah tanggungan fantastis. Tulisan di dokumen itu tercetak jelas "Jumlah Anggota Keluarga: 75 Orang" dengan nama Reno di urutan pertama dan 74 nama anak-anak panti di bawahnya.

Awalnya Reno hanya berniat menyentil kesombongan Taufik, namun dalam hitungan tiga puluh menit, pemberitahuan di ponselnya meledak tanpa henti. Ribuan notifikasi masuk bersamaan, membuat ponsel tua milik Reno sempat membeku beberapa detik. Unggahan komentar Reno diisi oleh gempuran puluhan ribu komentar netizen yang terbagi menjadi rasa tidak percaya dan amarah. Taufik bahkan menyematkan komentar Reno di urutan paling atas dan membuat video tanggapan khusus untuk mempermalukan Reno.

"Lihat pria halu ini, dia memalsukan Kartu Keluarga demi kelihatan keren di media sosial!" seru Taufik dalam video siaran langsungnya yang ditonton ratusan ribu orang.

"Dasar penipu! Mana ada pria miskin punya anak tujuh puluh empat!" tulis salah satu netizen di kolom komentar.

"Ini pasti skema eksploitasi anak atau perdagangan manusia! Laporkan akun ini ke dinas sosial dan kepolisian!" timpal netizen lainnya.

"Kasihan sekali ceweknya mau saja dibodohi pria gila seperti ini," tambah yang lain.

Kepanikan mulai menyerang Reno saat beberapa akun besar ikut membagikan foto KK miliknya tanpa menyamarkan alamat panti asuhan. Ponsel Reno terus berdering dari nomor-nomor tidak dikenal yang melontarkan makian dan ancaman pembunuhan. Beberapa jam kemudian, sebuah pesan singkat dari pengurus lingkungan setempat masuk, mengabarkan bahwa petugas dinas sosial dan pihak kepolisian akan datang besok pagi untuk memeriksa dugaan tindak pidana penelantaran anak.

Sarah kembali ke ruang tamu dengan wajah pucat setelah melihat kehebohan di media sosial dari ponselnya sendiri. "Ren, kenapa orang-orang di internet bilang kamu mau ditangkap? Maksud mereka apa?"

"Maafkan aku, Sar. Aku cuma emosi sama orang sombong itu, aku tidak menyangka bakal jadi seperti ini," jawab Reno dengan suara bergetar dan kedua tangan mengepal erat.

"Bagaimana kalau panti ini disegel? Anak-anak mau tinggal di mana?" bisik Sarah dengan mata berkaca-kaca, memegang lengan Reno ketakutan.

Reno terduduk lemas di lantai, merasa menjadi pria paling tidak berguna di dunia karena kecerobohannya telah mempertaruhkan masa depan puluhan anak yatim yang bergantung padanya. Di tengah keputusasaan yang meremukkan dadanya, pandangan Reno mendadak kabur dan waktu di sekitarnya seolah terhenti secara instan.

Sebuah suara mekanis yang dingin dan jernih tiba-tiba bergema tepat di dalam kepala Reno, menggantikan bisingnya suara jangkrik di luar panti.

【Bip! Pemindaian Kelayakan Selesai. Subjek Memenuhi Syarat Utama: Menanggung 74 Anak dengan Kesetiaan Mutlak.】

【Selamat! Sistem Bapak Hebat Berhasil Diaktifkan!】

【Misi Pertama: Belanjakan uang terakhir Anda untuk kebutuhan anak-anak dalam waktu 1 jam. Hadiah: Cashback 1000% tunai dan Hak Milik Kompleks Perumahan Mawar Asri!】

Reno terbelalak menatap panel transparan berwarna biru muda yang mendadak muncul melayang tepat di depan matanya.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
8 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status