Short
Putra yang Tak Pernah Dipilih

Putra yang Tak Pernah Dipilih

By:  YunitaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8Chapters
3views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Setelah untuk yang kesembilan puluh sembilan kalinya aku memergoki Clarissa berselingkuh demi membalas dendam kepadaku, dia sengaja tidur dengan putra palsu yang selama ini dianggap sebagai pewaris keluarga kami. Saat memergoki mereka di atas ranjang, tak sedikit pun rasa bersalah terlihat di wajahnya. Sebaliknya, dia menatapku tanpa penyesalan sedikit pun. "Jevian, adik kamu jauh lebih memuaskan daripada kamu." Di kehidupan sebelumnya, kalimat itu menghancurkanku hingga aku mengamuk tanpa kendali. Aku menyebarkan foto-foto perselingkuhan mereka ke seluruh dunia. Clarissa tak sanggup menanggung tekanan itu dan akhirnya tetap menceraikanku. Orang tuaku pun benar-benar kehilangan harapan padaku dan mengusirku dari rumah. Aku kira diriku akan menjadi makin baik, tetapi kenyataan justru mematahkan anggapanku dan memaksaku untuk tumbuh dewasa. Delapan belas tahun tumbuh terlantar di desa membuatku tak pernah benar-benar memiliki kemampuan untuk bertahan hidup, meski akhirnya diakui kembali oleh keluarga. Ditambah pembalasan dari Keluarga Lunardi, aku hidup dalam kelaparan dari hari ke hari hingga beberapa tahun kemudian meninggal karena kanker. Sementara itu, pewaris palsu tersebut justru menikahi Clarissa dan berhasil masuk ke kalangan elite setelah pernikahan mereka. Sedangkan aku, mantan suaminya, menjadi bahan tertawaan semua orang. Ketika mataku terbuka lagi, aku telah kembali ke hari saat dia tidur dengan putra palsu itu.

View More

Chapter 1

Bab 1

"Jevian, kenapa diam saja? Cepat masuk dan lihat siapa perempuan jalang di dalam itu!"

Ibu mendesakku dengan nada tergesa-gesa. Wajahnya tampak penuh kecemasan, seolah begitu mengkhawatirkanku.

Namun kini aku tahu, sandiwara penggerebekan perselingkuhan ini sejak awal memang merupakan rencana mereka berdua, ibu dan putra palsu itu.

Di kehidupan sebelumnya, saat aku sedang berlibur, ibu sengaja datang mencariku untuk memberi kabar itu.

Aku yang diliputi amarah langsung pulang dan berkelahi dengan mereka.

Bahkan aku sampai main tangan terhadap Clarissa hingga dia keguguran.

Meski Ibu berpura-pura sedih, pada akhirnya semua kesalahan justru dilimpahkan kepadaku.

Begitulah, karena ibu kandungku sendiri memilih membiarkan semuanya terjadi, aku kehilangan anakku, kehilangan pernikahanku, bahkan kehilangan pijakan terakhir dalam hidupku.

Aku memejamkan mata yang terasa panas sejenak, menahan rasa sakit yang menyesakkan di dada, lalu berbalik dan melangkah pergi.

Di kehidupan ini, akhirnya aku mengerti. Cinta bukanlah hal yang paling penting. Uanglah yang paling berarti.

Melihatku pergi seolah semua itu bukan lagi urusanku, mata Ibu membelalak karena terkejut. Dia menggertakkan gigi sebelum mendobrak pintu kamar tidur.

Sesaat kemudian, jeritan nyaring pun terdengar dari dalam.

Kevin buru-buru menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. Wajahnya dipenuhi kepanikan dan penyesalan.

"Bu, aku ... aku mabuk. Aku benar-benar nggak sengaja ...."

Ibu berpura-pura terkejut. Dia berlari menghampiri sambil menunjuk-nunjuk kepala Kevin, memarahi pria itu sambil menangis.

Sementara itu, Clarissa sama sekali tidak panik. Dia mengenakan jubah mandi dengan santai, menyalakan sebatang rokok.

Dia menatapku, nada suaranya terdengar mengejek.

"Sekarang, kamu mau lakuin apa lagi?"

Dulu, saat pertama kali memergoki perselingkuhannya, aku memukuli pria itu hingga telanjang bulat sebelum mengusirnya keluar.

Kedua kalinya, aku menggores wajah asistennya sampai rusak.

Ketiga kalinya, aku bahkan mendatangi perusahaannya dan membuat harga saham mereka anjlok pada hari itu.

Aku sudah tak ingat berapa kali semua itu terjadi. Yang kuingat hanyalah suaraku yang serak karena terus berteriak dan wajahku yang selalu dipenuhi amarah.

Sampai-sampai, setiap kali melihatku, semua orang hanya menunggu tontonan menarik sambil mencibir, "Si gila itu datang lagi buat mergokin perselingkuhan."

Sementara itu, tingkah Clarissa justru makin menjadi-jadi.

Namun di kehidupan ini, aku benar-benar telah melepaskannya. Yang kuinginkan hanyalah hidup tenang dan nyaman.

Tiba-tiba terdengar bunyi gedebuk ketika Kevin berlutut di hadapanku dengan wajah penuh ketakutan.

"Kak, semua ini salahku. Jangan salahin Clarissa. Kalau memang harus nyalahin seseorang, salahin aku saja."

Dia tampak begitu berani dan bertanggung jawab, mati-matian melindungi wanita yang dicintainya.

Benar saja, ekspresi Clarissa sedikit melunak, tetapi tatapannya kepadaku justru makin tajam.

"Jevian, masalah ini aku yang …."

"Kalau sudah nggak ada urusan lagi, aku pergi dulu. Aku sudah ada janji sama temanku."

Sebelum dia sempat menyelesaikan ucapannya, aku langsung memotongnya.

Usai berkata begitu, aku berpura-pura tidak melihat wajah Clarissa yang membeku karena terkejut, lalu berbalik pergi.

Ibu panik dan segera mengejarku, tetapi saat dia keluar, aku sudah berjalan jauh, meninggalkannya terpaku dengan wajah tercengang.

Tak seorang pun menyangka aku akan bereaksi seperti ini.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
8 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status