Short
Bosku Adalah Pacar Rahasiaku

Bosku Adalah Pacar Rahasiaku

By:  ArturasCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
38Chapters
1.8Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Seluruh kalangan elite Kota Suarla tahu bahwa wanita di sisi Jacob selalu berganti. Tak ada satu pun yang mampu bertahan lebih dari satu tahun. Estelle adalah wanita yang paling lama berada di sisinya. Dia bukan hanya sekretaris utama Jacob, tetapi juga kekasih rahasianya. Pada hari ke-1.000 sejak menyandang dua identitas itu, Estelle dengan patuh menunggu Jacob yang sedang kencan buta dengan seorang sosialita. Di jalan layang, sosialita itu menelepon dan mengatakan mobilnya mogok. Jacob langsung menyuruh Estelle turun dari mobil, lalu memutar balik untuk menjemput wanita itu. Alasannya, dia takut wanita itu akan merasa tidak nyaman jika melihat Estelle. Saat itu juga, Estelle tiba-tiba ingin pergi meninggalkannya.

View More

Chapter 1

Bab 1

Di depan Hotel Julbe, sebuah Maybach hitam terparkir.

Di kursi belakang mobil, Estelle mengenakan setelan kerja hitam. Jari-jarinya yang putih dan panjang terus mengetik di kibor laptop, membalas berbagai pesan pekerjaan. Tiba-tiba, kotak masuk email kantornya memunculkan sebuah pesan berisi ucapan selamat ulang tahun.

Dia tertegun sejenak. Tanpa mengubah ekspresi, dia langsung menutup email itu, lalu menatap ke arah pintu masuk hotel dengan tatapan yang linglung.

Hampir saja dia lupa, hari ini adalah hari yang istimewa. Hari ulang tahunnya yang ke-25, sekaligus hari ke-1.000 sejak dia menjadi sekretaris utama Jacob.

Namun, saat ini dia justru sedang menunggu Jacob yang sedang kencan buta dengan wanita lain.

Estelle menunduk melirik jam tangannya. Berdasarkan pemahamannya tentang Jacob, jika pria itu tidak puas dengan lawan kencannya, seharusnya dia akan keluar sebentar lagi.

Benar saja. Detik berikutnya, sosok pria yang tampan luar biasa itu melangkah ke luar hotel. Di sampingnya berdiri seorang gadis cantik dengan penampilan khas putri keluarga kaya.

Keduanya tampak mengobrol cukup akrab. Wajah gadis itu dipenuhi rasa enggan berpisah. Dia menggenggam tangan Jacob, masih berusaha menahannya. Jacob tetap memasang senyum tipis seperti biasanya, tetapi alisnya berkerut samar.

Estelle langsung memahami maksudnya. Dia segera menutup laptop, membuka payung, lalu berjalan cepat menghampiri Jacob.

"Pak Jacob, kita sudah hampir terlambat rapat."

Mendengar itu, Jacob menoleh kepada gadis tadi dan tersenyum menyesal. Gadis itu pun akhirnya tidak lagi menahannya. Dengan berat hati, dia melepaskan tangan Jacob. Namun, ketika melihat Estelle, tatapannya dipenuhi rasa meremehkan dan penghinaan.

Tentu saja dia mengenal Estelle. Siapa di kalangan elite Suarla yang tidak tahu kalau di sisi Jacob ada seorang sekretaris utama yang cantik, bertubuh seksi, dan sangat cakap dalam bekerja? Bahkan dia bukan hanya sekretaris utama, tetapi juga kekasih rahasia Jacob.

Hanya saja, gadis itu sama sekali tidak menyangka Estelle, yang jelas-jelas tahu Jacob sedang kencan buta dengan calon pasangan yang dipilih oleh keluarganya, masih bisa menunggu dengan begitu tenang di luar.

Benar-benar anjing peliharaan Jacob yang patuh.

Estelle menangkap permusuhan dan penghinaan di mata gadis itu, tetapi dia tidak menunjukkan reaksi apa pun. Dengan tenang, dia menerima jas Jacob, lalu keduanya masuk ke mobil. Setelah pintu ditutup, Maybach itu melaju pergi meninggalkan hotel.

Di kursi belakang, keduanya duduk dengan sedikit jarak. Meski begitu, Estelle tetap bisa mencium aroma parfum yang menempel di tubuh Jacob. Kemungkinan besar itu milik gadis tadi.

Ekspresinya sempat membeku sesaat sebelum kembali seperti biasa.

"Pak Jacob, Bapak juga nggak puas dengan Bu Alice?"

Jacob meliriknya. "Menurutmu kami cocok?"

Estelle menjawab sejujurnya, "Bu Alice berasal dari keluarga yang baik, penampilannya juga cantik. Dia sangat layak mendampingi Bapak."

Entah sejak kapan Jacob sudah bergeser lebih dekat ke arahnya. Tanpa menarik perhatian, tangannya mencubit pelan pinggang Estelle. Dengan suara rendah yang terdengar mesra, dia berkata, "Masa? Tapi, menurutku dia nggak secantik kamu."

Pinggang Estelle terasa geli. Dia refleks ingin menjauh sedikit.

Melihat penolakannya, alis Jacob sedikit berkerut. Suasana di dalam mobil seketika menjadi hening.

Jacob tidak punya banyak tenaga untuk memikirkan isi hati Estelle. Dia baru saja pulang dari London, ayahnya sudah memaksanya menghadiri kencan buta. Dia memejamkan mata. Rasa lelah begitu jelas tergambar di wajahnya.

Namun, belum sampai lima detik Jacob memejamkan mata, sepasang tangan ramping sudah menyentuh pelipisnya dan memijatnya dengan lembut.

Estelle telah mendampinginya selama hampir tiga tahun. Sering kali, hanya dengan satu tatapan dari Jacob, dia sudah tahu apa yang diinginkannya dan apa yang dibutuhkannya.

Pewaris Keluarga Hartawan yang biasanya dingin dan tanpa belas kasihan itu kini bersandar dengan santai di pelukan Estelle, menikmati pijatan lembut darinya.

Perjalanan masih cukup jauh. Setelah memijatnya selama lebih dari sepuluh menit, Estelle mendapati napas Jacob mulai teratur. Dia mengira pria itu sudah tertidur.

Baru saja hendak menarik kembali kedua tangannya, Jacob tiba-tiba membuka mata. Dia mengulurkan tangan dan menggenggam pergelangan tangan kanan Estelle yang ramping, lalu memainkannya dengan santai.

Tatapannya yang biasanya tajam kini tampak jauh lebih lembut karena sedang rileks. Dengan suara pelan, dia bertanya, "Aku ingat hari ini ulang tahunmu, 'kan?"

Mendengar itu, sebersit keterkejutan melintas di mata Estelle. Dia tidak pernah berharap Jacob mengingat hari ulang tahunnya.

Estelle mengangguk dengan tenang. Detik berikutnya, pria itu kembali melontarkan pertanyaan, "Mau hadiah apa?"

Sepertinya suasana hatinya sedang sangat baik, sampai-sampai dia bertanya dengan nada yang memberi ruang untuk memilih.

Biasanya kalau hendak memberi hadiah, dia hanya menyuruh bawahannya membelikannya, lalu langsung mengirimkannya.

Estelle menunduk, menatap mata Jacob yang sedang fokus memandanginya. Ada sesuatu yang sebenarnya ingin dia katakan besok di kantor. Namun, dia memutuskan untuk mengatakannya sekarang.

"Pak Jacob ... aku ingin mengundurkan diri."

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

Meidy Mindra
Meidy Mindra
ceritanya bagus...luv it. coba dipanjangin dikit sampe punya anak. seru tuh
2026-08-29 20:46:58
0
0
M--G
M--G
tumben..happy ending
2026-08-22 20:12:01
0
0
38 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status